Kata Mutiara

Jadilah yang terbaik di antara yang baik atau setidaknya menjadi yang baik di antara yang tidak baik

Akreditasi Perguruan Tinggi, pentingkah?

Kesiapan perguruan tinggi untuk membangun sistem penjaminan mutunya dinilai masih sangat minim. Dari 55 perguruan tinggi yang mengikuti akreditasi institusi tahap I, hanya lima di antaranya yang telah meraih nilai sangat baik atau A.

Kelima perguruan tinggi itu adalah Universitas Indonesia, Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.

Memang tidak ada kaitan perolehan nilai A ini dengan reputasi internasional yang kebetulan dimiliki kelima perguruan tinggi negeri (PTN) ini. Tetapi, secara faktual, kita tidak bisa membohongi diri kalau kelima perguruan tinggi ini punya kualitas lebih.

Ketidaksanggupan perguruan tinggi lain meraih nilai A lebih karena faktor ketidaksiapan diri. Serta, belum membangun sistem penjaminan mutu yang memadai.

Setiap program studi maupun perguruan tinggi negeri wajib untuk mengikuti akreditasi, dan perguruan tinggi bisa kena pidana jika tidak segera memiliki akreditasi. Menurut Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, jika perguruan tinggi tidak terakreditasi, maka perguruan tinggi tersebut tidak boleh meluluskan mahasiswa. Ketentuan ini akan efektif berlaku selambat- lambatnya tahun 2012 mendatang.

Di dalam Peraturan Pemerintah tentang Penyelenggaraan Pendidikan, hanya perguruan tinggi berakreditasi minimal B yang bisa meluluskan mahasiswa.

Bagaimana dengan Universitas Diponegoro, alhamdulillah universitas ini berhasil memenuhi kualifikasi yang dipersyaratkan, karena mendapat akreditasi B….

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

*

This blog is kept spam free by WP-SpamFree.

Skip to toolbar