Kata Mutiara

Jadilah yang terbaik di antara yang baik atau setidaknya menjadi yang baik di antara yang tidak baik

Aturan Tugas Belajar dan Ijin Belajar

Tugas belajar adalah penugasan yang diberikan oleh pejabat yang berwenang kepada PNS untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau yang setara baik di dalam maupun di luar negeri, bukan atas biaya sendiri, dan meninggalkan tugas sehari-hari sebagai PNS.

Selain tugas belajar, PNS dapat pula melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau pendidikan yang setara atas biaya sendiri. Adapun Syarat bagi PNS yang akan belajar atas biaya sendiri adalah:

  1. biaya pendidikan dan fasilitas penunjang lainnya ditanggung oleh yang bersangkutan;
  2. tidak meninggalkan tugas kedinasan dan atau tugas pekerjaan sehari-hari;
  3. tidak menuntut kenaikan pangkat penyesuaian ijazah;
  4. mempunyai DP3 minimal 2 (dua) tahun terakhir yang setiap unsur penilaian sekurang-kurangnya bernilai baik; dan
  5. mendapatkan rekomendasi dari atasan langsung mengenai bidang studi yang akan ditempuh sesuai dengan tugas pekerjaannya.

Untuk mengetahui apa dan bagaimana pengaturan tentang tugas belajar Anda dapat membaca Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik  Indonesia Nomor 48 Tahun 2009 tentang Pedoman Pemberian Tugas Belajar bagi Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Departemen Pendidikan Nasional pada link berikut: permen_48_2009

Ketentuan operasional tentang Pemberian Tugas Belajar dan Ijin Belajar bagi Pegawai Negeri Sipil diperjelas dengan dikeluarnya Serat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia No 04 tahun 2013,  silahkan dibaca : surat edaran menpan2013_0042-1.

204 Responses to “Aturan Tugas Belajar dan Ijin Belajar”

  • Ekosusilo:

    Bagaimana pak kalau kepala badannya tidak memberi izin belajar dgn alasan yg tidak jelas

  • @eko susilo: Kalau kepala badan tidak memberi ijin ya jadi persoalan, karena status sekolahnya nantinya tidak diakui dan tidak bisa digunakan utk penyesuaian ijasah dll

  • Deri:

    Bagaimana pak jika di institusi pendidikan jadwal perkuliahan hanya dilaksanakan jum’at dan sabtu.. sementara saya tetap bekerja sebagai PNS selama mengukiti pendidikan.. apakah saya bisa mendapatkan tugas belajar?? (bukan ijin belajar) mohon penjelasan..

  • Hafni:

    Boleh tidak seorang guru melanjutkan pendidikannya di luar negeri, karena mengikuti suami yang juga sedang mengikuti pendidikan di luar negeri? Terimakasih

  • menta:

    apakah ada ketentuan tugas belajar yang mewajibkan harus 1 tahun dalam pangkat trakhir?persoalannya PNS dlm pgkt.Gol ruang Pengatur muda tk.I (II/b) lum 1 thn dlm pgkt tsbt tdak dizinkn sdgkn PNS gol.ruang II/a msa krja 3 thn dperbolehkn..

  • @Deri & Menta: berkaitan dengan apa yang Anda hadapi, semua tergantung persyaratan atau hasil negosiasi dengan BKD atau atasan. boleh tidaknya sekolah sangat tergantung atasannya masing2.

  • @Hafni: bisa saja asal mendapat ijin atau cuti diluar tangungan negara

  • fatin:

    Saya PNS dgn masa kerja 6thn,gol II/b saya sudah mendaftar S2 di universitas negeri yg jam belajarnya bentrok dgn jam kerja,mohon saran bapak sebaiknya saya mengambil cuti diluar tanggungan negara atau ijin belajar…..terimahkasih

  • @fatin: Saran saya, lebih baik Anda melalui ijin belajar atau tugas belajar agar ajazah S2 yang nanti Anda peroleh bisa digunakan untuk penyesuaian, karena jika tidak ada ijin maka pendidikan lanjut tidak bisa digunakan utk meningkatkan jenjang karier (kecuali kalau Anda punya tujuan lain)

  • Ranti:

    bagaimana pak untuk mendaptkan ijin belajar dari perguruan tinggi swasta??

  • yuni nurjanah:

    Benarkah PNS gol IIA dengan masa kerja 4 th tidak boleh studi lanjut S2? Dg alasan tsb, apakah bisa seorang PNS calon penerima beasiswa dibatalkan tugas belajarnya mesikipun sudah dpt ijin dekan dan rektor serta mendapat beasiswa dari Dikti?

  • @yuni: Setahu saya tidak ada larangan utk sekolah karena alasan masa kerja kurang, hal demikian biasanya hanya atas dasar kesepakatan internal institusi.

  • @ranti: Untuk ijin belajar dosen/karyawan perguruan tinggi swasta biasanya dari atasan langsung, direktur/rektor dan/atau ketua yayasan. Peraturan tentang tugas belajar/ijin belajar yang saya sampaikan di atas lebih ditujukan kepada Pegawai Negeri Sipil

  • udin:

    saya lulusan d3 dan telah melanjutkan kuliah S1 dengan jurusan sama,waktu daftar pns saya menggunakan ijazah d3 dan diterima apakah ijazah S1 saya bisa digunakan untuk penyetaraan??? atau saya ijin belajar lagi untuk ambil S2 supaya bisa penyetaraan kalau ijin belajarnya untuk S1 kan saya sudah punya,terima kasih tanggapannya

  • fika:

    Apakah bisa PNS Kabupaten Semarang (hanya contoh)diberi besiswa Provinsi lain Provinsi Tegal,karena provinsi terkait tidak memberikan beasiswa, kalau boleh mungkin ada aturannya yang kami bisa minta untuk kami pedomani

  • Umbu Djama:

    saya adalah PNS lulusan SMK, saya ingin melanjutkan studi ke S1.. dari BKD menanyakan adakah aturan yang mengatakan bahwa dari SMK bisa langsung kuliah ke jenjang S1? mengapa tidak melalui pendidikan diploma terlebih dahulu…makasi

  • Irma:

    Umr saya 26 pns thun 2009,gol IIC ingin melanjutkan s1,apakah bs tugas belajar smntra masa kerja saya d.angkat mnjdi PNS masi 1 thn.

  • Arfan:

    Sy PNS Gol. II/b yg sedang mengikuti pendidikan D3 dan mendapat beasiswa dari Kementerian PU,dari BKD di daerah sy hanya diberikan izin belajar sementara dari Pusdiklat Kementerian PU menyarankan sy mendapatkan tugas belajar dengan alasan jika sy telah selesai kuliah tidak bisa langsung penyesuaian ijazah, beda dengan tugas belajar yg bisa langsung penyesuaian jika sy telah menyelesaikan kuliah sy..adakah aturan yg bisa jadi acuan buat sy untuk bermohon mendapatkan tugas belajar?..

  • ADHI:

    Pak, status saya perpanjangan tugas belajar, karena selama saya tugas belajar saya mengalami kecelakaan yang mengharuskan saya untuk istirahat 1 tahun penuh, sekarang saya tahap menyelesaikan tugas akhir, pertanyaan saya apakah bisa status saya berubah dari tugas belajar ke ijin belajar, karena selama 4 semester ini, saya mengeluarkan biaya sendiri untuk kuliah, dan sementara pembimbing saya sering berada di luar negeri. terima kasih

  • arthur:

    Pak, saya PNS thn 2009 sebelumnya saya kuliah di Universitas Swasta tapi bukan di daerah saya melainkan di propinsi lain tapi sampai sekarang blm keluar ijin belajar dengan alasan karena Universitas Jauh, sedangkan sebelum saya jadi PNS saya sdh kuliah dan tinggal melanjutkan sampai selesai bagaimana ada kah aturan supaya diterima ?…terima kasih.

  • @udin: Kalau ijasah Anda nantinya diharapkan bisa digunakan utk penyesuaian, sebaiknya Anda harus mendapatkan ijin dulu baru Anda melanjutkan pendidikan.

  • @fika: Kalau Anda bisa mendapatkan beasiswa dgn model seperti itu, saya rasa tidak masalah, yang penting Anda mendapatkan ijin dari atasan. Namun belajar dari pengalaman, kok rasanya kurang logis

  • @umbu: Untuk masuk ke perguruan tinggi, persyaratannya adalah lulusan dari SMA atau sederajat, artinya memungkinkan lulusan dari SMK utk mengambil jenjang S1. Jalur pendidikan vokasi (diploma) adalah sebuah pilihan lain.

  • @irma: @: Dalam hal ini Anda sebaiknya menghubungi atasan Anda atau badan yang memberi ijin kepada Anda guna menyampaikan keinginan Anda tersebut, karena merekalah penentu kebijakan. Hemat saya, perubahan tersebut bisa dilakukan jika memenuhi persyaratannya

  • @umbu: Untuk masuk ke perguruan tinggi, persyaratannya adalah lulusan dari SMA atau sederajat, artinya memungkinkan lulusan dari SMK utk mengambil jenjang S1. Jalur pendidikan vokasi (diploma) adalah sebuah pilihan lain.

  • @arfan: aturan yang terkait dengan tugas belajar dan ijin belajar sudah sangat jelas. Silahkan Anda pilih yang sesuai dengan kondisi Anda dan arahan yang Anda terima dari institusi terkait
    @Adhi: memang konsekuensi yang harus Anda tanggung adalah jika masa beasiswa habis maka Anda harus menanggung sendiri pembiayaan yang dibutuhkan sampai dengan kuliah selesai. Sepengetahuan saya, jika Anda dari awal menggunakan Tugas Belajar maka ditengah jalan tidak bisa dirubah dengan ijin belajar. Saran saya, sebaiknya Anda serius mencurahkan waktu agar cepat selesai. Media untuk konsultasi dengan dosen sekarang ini tidak terbatas tatap muka, tetapi banyak media lain yang tersedia, seperti via internet (email dll).
    @Arthur: sebaiknya Anda menggunakan pilihan tugas belajar, agar ijasah Anda nanti diakui untuk penyesuaian ijasah..Aturan yang menyangkut tugas belajar dan ijin belajar sdh tersedia, silahkan Anda baca.

  • bambang m hasan:

    mohon saran dan masukannya pak, saya bekerja di Pemerintah daerah Kab.Dompu, golongan II/a, masa kerja saya 6 tahun status CPND (diangkat dengan data base tahun 2010), saya mau tugas belajar…?

  • @bambang: Ketika Anda sekolah sebaiknya Anda sdh berstatus tidak lagi CPND tetapi sudah PNS atau sudah selesai pelatihan pra-jabatan. Boleh tidaknya Anda untuk studi lanjut tergantung dari atasan Anda/BKD, karenanya sebaiknya Anda sebelum berangkat sebaiknya Anda mengurus surat ijin atau tugas belajar agar ijazah yang Anda peroleh nantinya dapat digunakan untuk penyesuaian.

  • Budy Azis:

    Mohon masukannya pak kalau kita tugas belajar dari pemda setempat apakah kita masih boleh terima TTP (Tunjangan Tambahan Penghasilan)??kalau boleh,peraturan pemerintahkah itu?atau cuma kebijakan pemda masing2 daerah?knp tman2 saya dari daerah cirebon masih dpat TTP sampai bulan ke6,sedangkan sya tdk?Mohon bantuan informasinya pak,Terima Kasih

  • hana:

    pak,saya PNS gol IId, dl pngngkatan dr DIII Bhs Inggris thn 2006.krn ditmpt saya gak ada jurusan S1 Bhs Inggris umum saya ngambil dr nol jurusan S1 Ilmu Pemerintahn di UT, tugas bljr tlh dikeluarkn dr BKD n saya udah lulus ujian dinas Tk. 1. pertnyaan:apakah saya bs pnysuaian dg ijazah S1 IPEM ktika saya lulus nntinya?trims

  • @Budy aziz: Berdasarkan permendiknas tentang tugas belajar, maka tunjangan apapun selain tunjangan belajar termasuk TPP, uang makan dll, tidak lagi diterimakan kepada kepada pegawai yang sedang dalam tugas belajar, kecuali yang bersangkutan menggunakan jalur ijin belajar (karena sesuai ketentuan ybs tidak meninggalkan tugas)

  • @hana: Jika Anda sudah mendapatkan ijin tugas belajar maka ijazah pendidikan yang nanti diperoleh akan bisa digunakan untuk penyesuaian. Hanya saja untuk jabatan fungsional, biasanya ijazah yang dipersyaratkan adalah dari bidang pendidikan yang sesuai dengan bidang profesi/keilmuannya.

  • nenny:

    saya bingung, saya pns dan sekarang sedang sekolah di luar negeri, dengan permendiknas tentang tugas belajar keluar negeri dan aplikasi di kpn setelah 6 bulan saya hanya terima 50% gaji pokok.

  • @nenny: Siapapun yang sedang kuliah, terlebih jika yang bersangkutan kuliah di luar negeri dengan beasiswa dari Diknas (Dalam Negeri) memang harus bersiap mengencangkan ikat pinggang. Diperlukan pesiapan yang memadai, tidak hanya dari segi mental, tetapi juga dari aspek finansial. Jika Bu Nenny sudah berangkat dengan beasiswa Diknas, saran saya konsentrasi penuh dalam belajar agar cepat selesai dan segera pulang ke tanah air. Coba Anda tanyakan ke Institusi dimana Anda bekerja apakah ada tambahan bantuan khusus bagi karyawan yang tugas belajar. Sejumlah institusi (perguruan tinggi), ada yang secara khusus memberikan tambahan bantuan keuangan bagi pegawainya yang menempuh pendidikan lanjut. Selamat berjuang, semoga sukses.

  • rahma:

    duh…. sy bingung pak beda antara ijin belajar dgn tgs belajar.. sy guru SMP dah PNS. sy ingin nerusin s2.. krn tmpat ngjr jauh dr kmpus g mungkin sy kuliah+ngajar… mhn solusinya pak secepatny d respon…

  • Saya sudah membaca Permendiknas No. 48 tahun 2009. Pada hal 8 disampaikan bahwa pegawai pelajar berhak mendapatkan kenaikan pangkat. Namun, sampai saat ini saya sering mendengarkan keluhan teman-teman bahwa pegawai pelajar (terutama di luar negeri)tidak diperkenankan mengajukan kenaikan pangkat. Apakah ada aturan yang lebih mutakhir dari Permendiknas No. 48 tahun 2009 yang mengatur bahwa pegawai pelajar tidak boleh mendapat kenaikan pangkat?
    Terima kasih

  • RIyani:

    Yth. Pak Suyatno,
    Bagaimana dng short course di luar negeri yg hanya 1 bulan. Apakah short course itu termasuk tugas/ijin belajar yg hrs mmnuhi persyaratan 2 thn PNS dulu? Sedangkan definisi tugas belajar dlm Permen 48/2008 adalah penugasan yang diberikan oleh pejabat yang berwenang
    kepada PNS untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau yang setara. Mohon penjelasannya. Terima kasih.

  • @rahma: Beda antara ijin dan tugas belajar adalah dalam hal ybs meninggalkan tugas atau tidak. Tugas belajar berrarti ybs dibebas tugaskan dari jabatan dan tugas selama ini di kantor dan fokus menyelesaikan kuliah, sedangkan untuk ijin belajar maka ybs tidak meninggalkan tugas sehari-hari. Masing2 melekat hak dan kewajiban sesuai yang ada di Permendiknas. Kalau tempat kuliahnya jauh maka memang Anda harus membuat pilihan. Studi Lanjut kuliah ada sebuah pilihan, jika Anda memang fokus ke sana ya untuk sementara harus rela meninggalkan tugas2 selama ini dan meminta ijin belajar. Karena beberapa BKD/Instansi tidak mengakui ijasah yang diperoleh dari ijin belajar jika tempat kuliahnya lebih dari 60-80 km dari tempat kerja…

  • @Zulham: Kalau Anda sebagai Dosen maka kenaikan pangkat masih boleh (mis: dari III-c ke III-d dst) yang tidak boleh adalah kenaikan jabatan fungsional (mis: lektor ke lektor kepala dst). Karena dalam pengajuan angka kredit, komponen pendidikan selama Anda kuliah kan tidak boleh dihitung. Untuk dosen kenaikan pangkat dan jabatan fungsional saling berkaitan, yaitu jabatan fungsional harus naik dulu sebelum proses kenaikan kenaikan pangkat dilakukan. Jika anda sebelum berangkat sekolah sudah sempet mengurus kenaikan jabatan fungsional, maka pada saat Anda pada posisi sekolah kenaikan pangkat Anda bisa tetap diproses.

  • @Riyani: Kursus atau short couse tidak termasuk dalam katagori studi lanjut, sehingga tidak perlu Anda mengurus ijin atau tugas belajar. Anda cukup meminta surat penugasan dari atasan/instansi dimana Anda bekerja. Jika Anda sedang memegang jabatan tertentu, maka biasanya sementara jabatan tersebut bisa dialihkan sementara waktu oleh pelaksana tugas sementara (plt). Sukses untuk Anda.

  • rido:

    Bagaimana dengan tugas belajar biaya sendiri, karena keterbatasan anggaran daerah untuk membiayai, mohon petunjuk untuk aturannya

  • @Rido: Tugas belajar biasanya dengan dana beasiswa atau penugasan instutusi. Jika Anda ingin membiayai sendiri saya rasa tidak masalah, yang penting Anda mendapatkan Surat Tugas/Ijin Belajar dari atasan/instansi yang berwenang memberikannya (BKD, Bupati, Menteri Pendidikan atau yang lain). Silahkan Anda mencoba untuk mencari informasi tersebut di tempat Anda bekerja.

  • Yudi agus f:

    saya umur 25 th cirebon, pns gol III A dgn masa kerja 2th 6 bln, S1 sy pend.geografi dan saat ini sdg melanjutkan S2 di UPI jurusan Pend.Geografi jg,izin belajar dr sekolah dan Dinas pendidikan tidak ada masalah tetapi sy bermasalah dgn izin belajar dr pihak BKD sbg institusi tertinggi daerah, dgn alasan karena sy kuliah senin selasa, dan sy dianjurkan kuliah di daerah, tetapi menurut sy untuk apa sy kuliah S2 tp tidak sesuai jurusan S1 dan kualitasnya pun sangat kurang, bukankah kt kuliah lg untuk meningkatkan kompetensi sbg seorang pendidik?,,yg ingin sy tanyakan apakah ada peraturan dr menteri mengenai izin belajar, menteri lebih tinggi dari BKD dan jika ada peraturan dr menteri, itu bs jadi senjata ampuh buat sy mengkick BKD.thx

  • @Yudi Agus: Sejauh ini terkait dengan peraturan perihal jarak yang diijinkan bagi mereka yang mengambil ijin belajar memang tidak ada yang spesifik menyebut harus tidak boleh di luar kota, beberapa ada yang menterjemahkan tidak lebih dari 80 km dst. Hanya saja logika yang harus dipahami adalah, jika tempat kuliahnya jaraknya jauh, maka mereka yang mengambil ijin belajar tentu akan terpaksa meninggalkan tugas dan kewajiban terkait pekerjaan sehari-hari. Padahal esensi dari ijin belajar adalah ijin untuk melanjutkan kuliah tetapi tidak mengganggu tugas dan pekerjaan sehari-hari. Coba Anda baca Permendiknas No 48 tahun 2009 tentang Pedoman Pemberian Tugas Belajar di Lingkungan PNS di lingkungan Kemendiknas. Saran saya, Anda sebaiknya mengambil saja tugas belajar agar tidak ada masalah di kemudian hari terkait dengan penyesuaian ijazah.

  • Dini:

    pak saya PNS dan sudah 6 tahun 9 bulan bekerja, awalnya saya masuk dengan ijazah smu dan telah mengikuti penyesuaian ijazah sehingga menjadi gol III/a dengan pengurangan masakerja sebanyak 5 tahun, yang ingin saya tanyakan adalah :
    apakah bila saya mengikuti suami yang bertugas di negara lain dan saya mengambil cuti di luar tanggungan negara (CLTN), bila saya kembali nanti ada kemungkinan saya diberhentikan/ digeser oleh orang lain? dan apabila saya putuskan untuk kuliah di luar negeri atas biaya sendiri (bukan CLTN)apakah prosesnya lebih mudah dan pasti? yang mana yang sebaiknya saya pilih? terima kasih pak atas sarannya

  • ahmad fanani:

    Istri saya pns kesehatan, dulu masuknya pake ijazah d3 padahal sdh memiliki ijazah d4. Dia berencana kuliah S2 dan mendaftar di PTN dg biaya sendiri, ternyata diterima tahun ini. Model apa yg memungkinkan utk dipakai? apakah ijin belajar atau tugas belajar? Jadwal kuliah penuh (reguler) senin-jumat shg tdk bs dengan bekerja, apalagi jarak kampus sekitar 100 km. Mohon solusi yg tepat. terima kasih

  • @dini: aturan cuti diluar tanggungan negara memang demikian, Anda bisa kehilangan jabatan Anda jika nanti kembali. Karena itu baca dan cermati dengan baik-baik sebelum Anda memutuskan
    @ahmad fanani: membaca keterangan Anda, sebaiknya istri menggunakan fasilitas tugas belajar, selain karena faktor jarak yang jauh, juga dengan fasilitas ini Istri Anda akan lebih cepat dapat menyelesaikan pendidikan S2-nya. Ijin belajar hanya untuk mereka yang belajar tanpa meninggalkan tugas dan pekerjaannya.

  • dina:

    Tks Pak, sekarang saya sdh tahu beda ijin belajar & tugas belajar. Apa bpk punya info untuk program akta 4. Adik saya lulusan S1 UNESA ingin mencoba tes CPNS. tapi syaratnya harus punya akta 4.

  • Ubaid:

    Mohon penjelasan, apakah Tugas belejar dan Izin belajar juga terkait dengan jarak tempuh (min. brp kilo meter) tempat kuliah dengan tempat tugas? terimakasih

  • Asidigisianti:

    Saya dosen sedang studi. Apakah artikel yang tulis di jurnal pada masa studi bisa dimasukkkan sebagai angka kredit. Saya mohon penjelasan permen nya.

  • Rasti:

    selamat siang pak,
    saya baru cpns TMT 01 januari 2011. saya ingin melanjutkan S2,kira2 harus menunggu berapa lama untuk dapat mengajukan tugas belajar/ijin belajar. insyaallah, klo tidak ada halangan saya ingin mengambil beasiswa ke luar negeri,kira2 pengurusan surat tugas belajar lama tidak? apa saja kelengkapannya? sesudah dan sebelumnya saya ucapkan terima kasih.

  • asep nugraha:

    dengan hormat,
    pak sy seorang guru SMA. sy sedang dalam tugas belajar di UGM program S-2. sy pernah mendengar bahwa pemberhentian tunjangan funfsional dilakukan di bulan ke-7 setelah srt tugas belajar ditandatangani. artinya selama 6 bulan pertama dalam masa tugas belajar, hak tunjangan fungsional akan tatap saya dapatkan. apakah benar ? mohon penjelasannya.
    kl tidak keberatan mhn dkrim via email saya pak. terima kasih

  • @Rasti: keinginan untuk melanjutkan sekolah adalah hal yang positif, tatapi jika status anda masih cpns sebaiknya ditunda dulu sampai dengan anda selesai mengikuti prajabatan dan mendapatkan status pns. Kira-kira anda membutuhkan waktu 2 tahun untuk mendapatkan status pns. Apabila anda melanjutkan studi S2 dengan status cpns maka jika nanti anda kembali ada sejumlah masalah administrasi yang harus anda selesaikan, terlebih apabila masa studi S2 anda di luar negeri dan butuh waktu lama. Beasiswa ke luar negeri banyak jenisnya dan biasanya memiliki prasyarat yang berbeda, anda bisa mengikuti prasyarat yang telah ditentukan. Untuk proses pengurusan tugas belajar Anda dapat menghubungi kantor BKD setempat atau kalau Anda seorang dosen dapat menghubungi pihak rektorat (PR/Pudir II). Selamat berjuang.

  • @asep nugraha: sesuai permendiknas, memang betul pak, bahwa tunjangan fungsional akan diberhentikan pada bulan ke 7 dan akan diganti dengan dengan tunjangan tugas belajar, hanya prosesnya butuh waktu…

  • Ina:

    Ass wr wb, malam pak suyatno… Sy guru PNS di SMP. Ingin melanjutkan s2 dalam/luar negri. Utk ijin tugas belajar, apa sy hanya perlu minta ke atasan langsung (kepala sekolah) ? atw ke dinas pendidikan saja? Atw ke BKD juga? Trims info nya pak..

  • @Ina: Silahkan anda langsung menghubungi kepala dinas dimana Anda bertugas dengan membawa surat pengantar dari atasan langsung Anda.

  • Fitri:

    Salam Pak.
    Saya PNS Gol.IIc pendidikan D3 dengan TMT CPNS Maret 2009 dan TMT PNS Juni 2010. April 2010 tanpa ijin belajar saya menempuh pendidikan S1 dan sekarang tinggal tahap pengerjaan skripsi. Di Daerah saya pengajuan ijin belajar dapat diproses dengan masa kerja PNS minimal 2 tahun dan pegawai tidak boleh kuliah duluan. Setahu Bapak apakah ada keringanan untuk kasus saya ini? Terima kasih atas jawaban Bapak

  • Tata:

    Selamat Malam Pak Suyatno,
    Saya PNS Gol III/a. Saya Berencana ingin mengambil S2 di PTS dengan biaya sendiri di pulau Jawa, domisili saya sekarang berada di luar pulau Jawa. 
    Yang ingin saya tanyakan dengan Pak Suyanto, apakah bisa saya mengajukan permohonan Tugas Belajar Mandiri ke BKD/atasan saya? Apakah ada aturannya untuk Tugas Belajar Mandiri? Mohon arahannya, terimakasih. Salam

  • Sumiatik:

    Pak sy PNS glongan ll.a thn 2009.sya diangkt ijazh SMA.sya ingin kuliah di pekanbaru,krn suami sya jg PNs disna.bisakah saya mengikuti tugas belajar disana dgn ijazah SMa ini,krn jark tmpuh dr kediaman sya 242 km.

  • @tata: tugas belajar bisa diurus dengan persetujuan atasan langsung, jika Anda pegawai Pemda sebaiknya silahkan Anda ke BKD setempat untuk melihat syarat dan ketentuan yang berlaku.

  • @Sumiatik: Anda bisa mengajukan tugas belajar, tetapi semua itu harus atas iijin atasan dimana Anda bekerja. Silahkan Anda mengadakan pendekatan dengan atasan langsung, dan Jika Anda pegawai Pemda silahkan Anda juga ke BKD setempat

  • WINDI:

    saya staf dosen di satu akbid swasta di jakarta,saya sedang mengajukan beasiswa untuk studi s2 saya. yang ingin saya tanyakan apa ada syarat dan ketentuan yang mungkin sudah baku dalam mengajukan beasiswa tersebut, dan berapa lama masa bakti saya bekerja di kantor tersebut jika memang ada ketentuan bakunya . trimakasih pa.

  • @windi: untuk masing-masing beasiswa biasanya memiliki persyaratan yang sudah ditentukan oleh pihak pemberi. Silahkan Anda mengisi form yang disediakan dan sertakan dokumen yang diperlukan sesuai persyaratan yang diminta. Karena Anda bekerja sebagai dosen, sebenarnya punya kesempatan untuk mengakses biasiswa yang berasal dari Dikti-Depdikbud, seperti BPPS, biasiswa unggulan dsb, dan untuk hal tersebut silahkan Anda membaca ketentuannya di situs dikti.go.id atau Anda bisa langsung menghubungi program studi di perguruan tinggi yang Anda inginkan.

  • lina:

    saya mendapat tugas belajar Nopember 2009 di Pascasarjana di PTN Jatim. Saat ini study saya sudah selesai. Saat keberangkatan kami dinyatakan tidak akan kehilangan tunjangan funsional sebagai guru. Akan tetapi bulan Oktober kami mendapat surat untuk mengembalikan tujangan funsional sejumlah 18 dengan perhitungan pemutusan tunjangan pada bulan ketujuh setelah saat tugas belajar. Apakah permendiknas 2010 berlaku surut sehingga saya harus mengembalikan tunjangan fungsional? Terima kasih bantuannya pak.

  • @Lina: Sesuai aturan memang demikian, setelah bulan ketujuh maka tunjangan fungsional diputus, dan jika masih diterimakan maka dikemudian hari harus mengembalikan di kemudian hari. Tunjangan tersebut selanjutnya digantikan dengan Tujangan Tugas Belajar (namun pengurusan tunjangan pengganti ini biasanya butuh waktu). Ketentuan tentang hal tersebut sudah berlaku pada peraturan permendiknas sebelumnya, tidak ada yang berubah.

  • isin:

    saya mendapat tugas belajar dan mulai kuliah akhir bl september kmrn.
    ada beberapa pertanyaan yg saya ajukan
    1. saat tugas belajar kita akan kehilangan tunjangan fungsional sbg guru pada bl ke 7, apa yg dimaksud bl ke 7? bl 7 dlm 1 tahun atau bl 7 terhitung mulai qt kuliah?
    2. hak qt hilang, tp bagaimana kewajiban qt sbg guru? apakah benar2 dibebastugaskan? krn saat ini walaupuun saya kuliah, saya tetep diberi tugas sbg wali kelas. intinya sya tetep bolak-balik t4 kerja-kuliah dan itu bukan jarak yg dekat (jogja-madiun)
    tolong beri penjelasan ttg hak + kewajiban qt dan seharusnya sya hrs gmn? matur nuwun

  • @isin: pada bulan ke-7 setelah mulai perkuliahan/sesuai tugas belajar maka tunjangan fungsional akan dihentikan, dan berdasarkan ketentuan maka dengan adanya tugas belajar maka boleh Anda tidak lagi mengerjakan tugas rutin Anda (bisa bebas dari tugas). Dengan format bebas dari tugas ini maka Anda diharapkan bisa konsentrasi tugas belajar dan bisa menyelesaikan studi sesuai dengan tengat waktu yang ditentukan (untuk studi S2 selama 5 semester dengan kemungkinan tambahan waktu perpanjangan 1 semester). Meskipun demikian, banyak juga dari peserta tugas belajar yang masih diminta memantu tugas mengajar dan lain-lain, tetapi itu tergantung kebijakan pimpinan masing-masing.

  • heri purwoko:

    pak, hari ini tgl 29 nov 2011, saya mndapat SK PNS tertanggal 1 nov 2011, gol II/b karna melamar dengan ijazah D2. tetapi 5 hari yang lalu tgl 24 nov 2011 saya telah dinyatakan lulus dan wisuda S1 dari unuversitas terbuka,dan saya tidak punya ijin belajar, karna saya melanjutkan S1 sebelum melamar menjadi PNS.saya kuliah tidak mengganggu kerja karna belajar hanya hari minggu dan 8 pertemuan dalam 1 semester, apakah ijazah S1 saya bisa digunakan, dan harus bagaimana saya sekarang?

  • @heri purwoko: Sesuai dengan ketentuan permdiknas jika seseorang melanjutkan kuliah tanpa ijin/tugas belajar maka ijasah yang Anda peroleh tidak bisa digunakan untuk penyesuaian. Bahkan mereka yang kuliah/sekolah dengan ijin belajar saja ada ketentuan bahwa nanti kalau lulus tidak boleh menuntut untuk pengakuan Ijasah atau untuk kenaikan jabatan , meskipun faktanya hampir semua bisa untuk penyesuaian (kalau dengan tugas belajar secara otomatis bisa). Namun demikian, untuk lebih jelasnya maka saya sarankan Anda mencari informasi ke atasan Anda atau ke BKD (jika Anda pegawai pemda) siapa tahu ada kebijakan yang bisa menjadi solusi bagi permasalahan Anda.

  • RETNO:

    pak sy PNS di kota kupang SK CPNS sy 1januari 2010 dan Sk PNS sy 1 agustus 2011 apakah sy sdh bs mlnjutkn SI dan mndptkn ijin blajr

  • sri budiarti:

    Pak Suyatno, yth.
    Saya PNS, guru SD. Kuliah transfer ke S1 (dari D2PGSD) melalui jalur PJJ UM masuk melalui seleksi tahun 2008, dan lulus tahn 2011. Biaya kuliah beasiswa DIKTI selama 6 semester. Teman-teman telah memproses dan mendapatkan ijin belajar. Saya kok kurang setuju dengan pengurusan ijin belajar karena beberapa point dalam surat keterangan bertentangan dengan faktanya antara lain dalam hal pendanaan bukan atas biaya sendiri. Intinya saya menginginkan surat tugas belajar tapi kok berjuang sendirian. Sulitkah mengurusnya pak? apakah tidak terlambat mengingat saya sudah lulus. dan saat saya masuk kuliah dulu status masih CPNS. Rumit kan pak? Mohon bantuan bagaimana seharusnya yang saya lakukan. Terimakasih.

  • sri budiarti:

    Pak Suyatno, yth.
    Saya PNS, guru SD. Kuliah transfer ke S1 (dari D2PGSD) melalui jalur PJJ UM masuk melalui seleksi tahun 2008, dan lulus tahn 2011. Biaya kuliah beasiswa DIKTI selama 6 semester. Teman-teman telah memproses dan mendapatkan ijin belajar. Saya kok kurang setuju dengan pengurusan ijin belajar karena beberapa point dalam surat keterangan bertentangan dengan faktanya antara lain dalam hal pendanaan yang bukan atas biaya sendiri. Intinya saya menginginkan surat tugas belajar tapi kok berjuang sendirian. Sulitkah mengurusnya pak? apakah tidak terlambat mengingat saya sudah lulus. Pada saat saya masuk kuliah dulu status masih CPNS. Rumit kan pak? Mohon bantuan bagaimana seharusnya yang saya lakukan. Terimakasih.

  • adi:

    pak, saya CPNS gol. II/c TMT 1 Januari 2010, mendaftar dengan ijazah D3, sementara saya sedang kuliah S1 sesuai jurusan D3 saya, dan Surat dari BKD adalah Surat Keterangan Belajar, dan saya sekarang sudah jadi PNS golongan II/c sejak tanggal 1 November 2011, januari 2012 saya wisuda S1, apakah ijazah S1 saya diakui dan bisa penyesuaian? jika bisa, kapan waktu penyesuaian ijazah tersebut? terimakasih..

  • Paijo:

    Ysh. Pak Suyanto

    Saya adalah seorang honorer di suatu PTN,menurut informasi terakhir pada tahun 2012 akan dilakukan pengangkatan untuk yang sudah lolos verifikasi, saya termasuk di dalamnya. Hanya saja pada saat verifikasi ijasah yang saya pakai adalah ijasah SMA atas permintaan dari pihak kepegawaian karena pada saat pertama kali jadi honorer saya masih lulusan SMA(Tahun 2005), sementara saat ini saya sudah ber-ijasah S1. Apakah saya masih bisa melakukan penyesuaian ijasah untuk S1 saya, walaupun saya lulus tahun 2010, sementara CPNS saya tahun 2012?

    Mohon pencerahannya pak

    Terima kasih sebelumnya ^_^

  • @Adi: silahkan Anda berkonsultasi dengan BKD setempat, tetapi yang secara umum berlaku bahwa hanya mereka yang melanjutkan kuliah dengan tugas belajar yang dapat menuntut untuk penyesuaian ijasah, sedang untuk mereka yang berangkat studi lanjut dengan ijin belajar/keterangan belajar ada klausul yang berlaku, yaitu “tidak boleh menuntut.
    @ Paijo: pada saat pemberkasan, ijasah S1 Anda dapat disertakan.

  • Rajudinsiraj:

    pak saya mohon penjelasan..saya sedang izin belajar atas biaya sendiri, apakah sanksinya juga sama dengan pegawai pelajar yang mendapat tugas belajar (dibiayai pemerintah)yang dimaksudkan permendiknas no 48 tahun 2009..?

  • Erma:

    Saya adalah salah satu guru PNS di SMK di, saya sekarang sedang melanjutkan S2 di kota lain, tp saya masih tetap mengajar. bisakah saya mengurus izin belajar? mengingat saya tidak bisa meninggalkan tugas krn tidak ada guru yang pengganti utk pelajaran saya.

  • Abu Syauqi:

    Assalamualaikum wr wb
    Yth. Bapak Suyatno, Sebelum menjadi PNS teman saya sudah mengikuti program studi S3 (doktoral) dan sedang menyusun disertasi dengan biaya sendiri. pada saat sedang berlibur ke Indonesia yang bersangkutan mendaftar sebagai PNS dan diterima. kemudian saat ini setelah setatusnya PNS yang bersangkutan mendapat panggilan dari kampus tempat ia belajar S3 untuk menyelesaikan studinya. apakah untuk kondisi yang seperti ini yang bersangkutan dapat memproses tugas belajar dan bukan sekedar izin belajar?

  • qoza:

    saya qoza… polhut… temen sya kuliah s1 terus setelah penyesuaian… jbatan fungsionalnya selesai… mohon penjelasannya…. apakah saya kalau kuliah nanti akan seperti itu… karena saya akan ajukan ijin belajar untuk s1 jurusan ilmu hukum sesuai dengan jbtan fungsional sy sbgai polhut…

  • pelajar:

    saya perawat lulusan SPK golongan IIb di Puskesmas Provinsi Bangkabelitung. saya sekarang melanjutkan studi S1 (S.Kep) dan profesi Ners di universitas swasta di tangerang. Saya sudah mengajukan tugas belajar secara mandiri tetapi tidak disetujui oleh Bupati dan BKD karena tidak ada dasar. Dan setelah Bupatinya ganti, Kepala BKD juga ganti, saya disuruh untuk mengajukan lagi tugas belajar secara mandiri. tetapi lagi-lagi tidak bisa diproses dengan alasan tidak memiliki dasar untuk diproses. saya bingung dengan aturan PNS yang kaku dan tidak memeberikan kesempatan kepada saya untuk berkembang dan lebih profesional. Tenaga perawat yang Ners juga di daerah saya masih sangat kurang. kenapa pemerintah tidak memberi saya sedikit saja kebijakan kepada PNS yang ingin sekolah dengan biaya sendiri karena menunggu biaya dari pemerintah sepertinya saya harus menunggu tanpa ada kepastian. saya sudah putus asa dengan hal ini, saya tidak menuntut ijasah S1 saya untuk penyesuaian, tetapi yang terpenting adalah mengapa aturan tugas belajar/ijin belajar bagi PNS sangat kaku dan mutlak sehingga orang yang punya keinginan kuat seperti saya untuk belajar dan mengmbangkan diri tidak diberi kesempatan. mohon pencerahannya apa yang harus saya lakukan untuk memperjuangkan hak saya untuk belajar. karena saya sudah mengalami jalan buntu. Pemda ngotot tidak memeberi ijin tersebut. terimakasih

  • mira:

    saya terangkat pns dgn ijazah D1 thn 2006; , saat ini sy lanjut pendidikan S1 tp saya mengambil jurusan yang tidak sesuai dengan fungsional. Apakah nantinya saya bisa menyesuaikan golongan tanpa merubah fungsional saya?

  • bapak…
    saya rika, saya tahun 2011 alhamdulilah lolos cpns, november 2012 ini suami saya pindah kerja di jepang kurang lebih 4 tahun… maksud kami saya akan lanjut s2 disana biaya sendiri sambil menemani suami.. apakah boleh mengajukan cuti juni 2012 ini??? prajab saya insyaallah bulan maret ini… mohon infonya… lg dilema… :( terimakasiih

  • agwi:

    siang,pak saya mau tanya universitas mana yang berkerja sama dengan instansi pemkot atau pemda untuk melaksakan tugas belajar,,khususnya jawa timur. supaya jelas ttg status sekolahnya di akui atau tidak. mohon penejelasanya.. terimaksih

  • tini:

    saya PNS (dosen)dengan pangkat/gol 3b fungsional 3c
    pada tahun 2010. Pertanyaannya apakah saya dapat langsung mengusulkan kenaikan pangkat reguler 3c, saya sementara saya masih dalam tugas belajar,terimakasih atas penjelasannya.

  • faisal m:

    pak..sebelum saya menjadi cpns saya sedang menyelesaikan tugas akhir (thesis)pada salah satu pasca sarjana terakreditas di sumatera, bagaimana nantinya agar ijazah S2 saya diakui..terima kasih sebelumnya atas solusi dari bapak

  • apa saja yg didapt oleh PNS yg mendapatkan tugas belajar? apa TPP/Tunjangan tetep dpt?

  • @Rika: tugas belajar sebaiknya dilakukan setelah status kepegawaiannya tidak lagi CPNS, jika Anda sudah berstatatus PNS maka Anda bisa mengajukan tugas belajar tetapi boleh tidaknya tergantung atasan Anda, jika Anda menggunakan fasilitas cuti maka berarti Anda ambil Cuti di Luar Tanggungan Negara, hanya konsekuensinya jika Anda ambil cuti ini maka setelah selesai studi belum pasti Anda bisa mendapat hak utk diterima kembali di instansi sebelumnya.
    @Tini: utk kenakan pangkat dari III-b ke III-c dapat diproses (apabila memang sudah memenuhi persyaratan jabatan fungsional dan sudah 2 tahun), yang menjadi kendala adalah apabila ingin mengajukan kenaikan jabatan fungsional krn dosen yang tubel maka kum pendidikannya nol atau tidak ada.
    @Faisal: silahkan langsung saja menghubungi atasan untuk meminta ijin belajar dari instansi tempat kerja Bapak.
    @Wawan: pagawai yang mengikuti Tugas belajar maka ybs dapat mengikuti studi lanjut dengan tenang tanpa diganggu dengan tugas rutin, dan karena ybs meninggalkan tugas rutin maka biasanya ybs harus melepaskan jabatan dan secara otomatis tidak berhak atas tunjangan jabatan (tunjangan fungsional biasanya masih)

  • INDRI:

    saya seorang guru SD, mengajukan surat izin belajar. waktu saya mengikuti ujian terakhir S1,saya dinyatakan lulus cpns. saya wisuda sebelum pelantikan pns.apakah ijazah saya bisa digunakan untuk penyetaraan golongan.katanya guru ada pengecualian,tolong jelaskan pak apa yang harus saya lakukan. saya sudah putus asa dengan masalah yang saya hadapi.terima kasih

  • Burhs:

    “Pegawai Negeri Sipil tidak berhak untuk menuntut penyesuaian ijasah ke dalam pangkat apabila
    formasi belum memungkinkan”.
    lucu juga pernyataan aturan diatas karena bila kaji lebih jauh, pernyataan diatas dapat menjadi “bila formasi memungkinkan, Pegawai Negeri Sipil berhak untuk menuntut penyesuaian ijazah…..”.
    Lucunya apa?.
    - Gila mungkin bila seorang PNS, NGOTOT menuntut penyesuaian ijazah dan jabatan sementara PNS tersebut mengetahui formasi tidak memungkinkan. PNS seperti ini baiknya dipecat aja pak!

  • Arif Gunawan:

    Assalam,,,
    Apakah boleh seseorang diberikan tugas belajar namun yg bersngkutan membiayai pendidikanx sendiri krn anggaran utk tugas bljar tdk ada d anggaran daerah
    Trimakasih, Wassalam….

  • @Buhanuddin: memang begitulah aturan dan kenyataan yang terjadi dan kita hadapi.
    @Arif Gunawan: Tugas belajar dan ijin belajar adalah jalur atau prosedur perijinan untuk studi lanjut. Pada umumnya mereka yang mendapat tugas belajar memperoleh dukungan pembiayaan beasiswa dari Pemda/kementerian/sumber lain, tetapi tidak tertutup kemungkinan juga bisa dengan beaya sendiri. Namun formatnya tetap sama, artinya jika Pak Arif memperoleh tugas belajar, maka tidak lagi terikat atau hasus meninggalkan tugas dan jabatan yang sebelumnya dilakukan/dijabat.

  • Anton Jiu:

    selamat siang pak, kenalkan saya Anton,saya pns di instansi kab. kutai barat prov. Kaltim. saya mau menanyakan beberapa hal;
    1.februari 2012 saya mengajukan permohonan tugas belajar ke dinkes, dan tgl 1 maret sudah mulai perkuliahan.apakah nanti tidak menimbulkan masalah, mengingat ijin tugas belajar masih dalam proses.
    2. tunjangan fungsional dan insentif daerah apakah saya masih terima sampai 6 bulan kedepan, mengingat bendaharawan terhitung maret ini tidak memberikan saya insentif daerah.
    3. apa beda akreditasi dgn SK dikti mengingat tempat saya kuliah masih dalam proses akreditasi. terima kasih atas jawaban dan saran bapak, salam hormat.

  • saya ingn menanyakan mengenai penyesuaian ijasah bila tahun ijasah tahun 2008 & pengangkatan PNS tahun 2009. Sya keterima PNS menggunakan D3 tapi saya juga punya ijasah S1 cuma pada saat itu tidak tersedia formasi untuk ijasah S1 saya. saya D3 Kimia & S1 Teknik kimia.
    Mohon bantuannya Pak, terimakasih

  • azzahra:

    saya PNS II/d masakerja 4 tahun, masuk dengan ijazah D3 saya punya jazah D4 tp kr syarat administrasi tertentu sy tdk bisa menyesuaikan ijazah,
    1. apakah saya nantinya bisa mengajukan tubel S2?
    2. apakah ad syarat golongan untuk ambil tubel S2?

  • Vai:

    Assalamu Alaikum Wr,Wb.
    Saya pegawai yang baru setahun di Gol.IIC pada sebuah institusi pendidikan tinggi, dan benrencana melanjutkan studi strata satu (S1) dgn biaya sendiri. Namun setelah membaca syaratnya pada point “3. tidak menuntut kenaikan pangkat penyesuaian ijazah” ini sanggat mengganjal di hati dan menjadi sebuah pertanyaan “Untuk apa meminta ijin melanjutkan studi atas biaya sendiri pula…Jikalau tidak bisa disesuikan untuk kenaikan pangkat..?” mohon pencerahannya dari bapak soalnya untuk menerbitkan surat ijin belajar saya di sodori surat pernyataan dgn syarat seperti aturan di atas. Terima Kasih sebelumnya atas pencerahannya.

  • Ephi:

    mau tanya pak, saya saat ini study lanjut dgn status tugas belajar dan beasiswa bpps. jika masa beasiswa bppsnya sdh berakhir dan kita belum selesai studi (biaya sendiri). apakah status tugas belajarnya dapat diubah menjadi izin belajar ? bagaimana prosedurnya ? atas informasinya saya ucapkan terima kasih.

  • yon:

    Pak Suyatno, saya sedang menyelesaikan studi s3 sejak 2001. Dan ketika memulai ada surat jaminan dari pimpinan (eselon 3) akan menanggung beasiswa selama 5 tahun. Beberapa kali kontak tahunan juga tetap menggunakan Sk jaminan itu.
    Saya sendiri mengusulkan 6 tahun karena saya harus matrikulasi 1 tahun di perguruan tinggi tersbut (saya alih jurusan) yang rata-rata kelulusan 4,5 tahun. Tetapi disanggupi lembaga 5 tahun saja.
    Nah, dengan keluarnya permendiknas tahun 2004 itu (setahu saya tidak berlaku surut), apakah kemudian membatalkan Sk pimpinan lembaga saya, sehingga saya harus menyelesaikan tugas belajar dalam 2 tahun terakhir dengan biaya sendiri? Sejujurnya jika ketika menerima tawaran beasiswa dari lembaga itu, beasiswa hanya untuk 3 tahun, saya tidak akan sanggup. Biayanya terlalu mahal untuk ditanggung sendiri. Bagaimana, pak? Mohon penjelasan .. sebelumnya terima kasih.

  • syafrida yanti, A.Md:

    pak, saya seorang pns dinas di RS dgn pangkat pengatur IIc sy lulus pns lulus dr D3 analis (fungsional) skrg sy diminta oleh RS bekerja dibagian keuangan krn sy mempunyai pengalaman kerja dibidang keuangan (struktural) ini selama 10 th. sy sgt ingin melanjutkan ke S1. mohon saran bapak jurusan apa yg sepatutnya sy ambil u perkembangan karis sy nantinya. terima kasih.

  • ning:

    sy PNS gol III/c. Sy diberikan SK tugas belajar pd saat sy masih CPNS tp lulus prajabatan. Pada saat pengusulan pangkat ke III/b sy melampirkan ijasah S2 sy tp SK sy terbit gelar MM sy tdk dicantumkan dgn alasan tdk bs dicantumkan krn wkt ambl s2 msh cpns bhkan pengusulan ke III/c pun ijasah sy tdk diakui. Mohon penjelasanx. Apa memang gelar MM sy tdk bs dipakai krn alasan tgs belajar msh cpns meskpn ada sk tgs belajar. Trima kasih

  • Etha:

    Mau tanya Pak, saya dr D-3 Keperawatan. Awalnya sy kepingin msk FKM karena hampir 11 thn sy bekerja di kantor dinkes, tp krn adanya aturan baru yg mengatakan pendidikan hrs linier, maka dgn sangat terpaksa, sy melanjutkan pendidikan di Fak. Keperawatan dan br selesai diwisuda. Tp sy tdk mau melanjutkan profesi. Apakah penyesuaian ijasah saya bisa mendptkan fungsional sebagai tenaga ahli walau tdk ikut profesi? Apakah bisa kalau suatu saat sy ingin melanjutkan ke s2 kesehatan masyarakat?Mksh banyak atas infonya…..

  • awang atma:

    pak sy seorang asisten apoteker(D3 farmasi) ingin melanjutkan program sarjana dan profesi sy sbg apoteker dan sy hrs meninggalkan tugas pns sy ( tugas belajar) .di daerah sy tidak ada anggaran untuk program seperti saya (alih jenjang), padahal d tempat ini masih kekurangan apoteker,..bagaimana kalau sy meggunakan 100% biaya sendiri pak? mohon petunjuknya pak.!!!

  • Muhammad:

    Saya mau Tanya,,sekarang kan saya bekerja di kantor A,,dan sedang mengikuti perkuliahan di luar jam kerja dan telah mendapatkan Izin Belajar dari BKD,,,dan di dalam izin belajar kan tertulis tempat kantor kita bekerja yaitu kantor A,,,yang ingin saya tanyakan apakah Izin belajar kita tetap bisa dipakai yang bertuliskan kantor A tersebut apabila kita telah pindah tugas ke kantor B? atau kita harus membuat izin belajar baru yang bertuliskan kantor B agar bisa mengikuti penyesuaian ijazah nantinya?/

  • yoki:

    assmlkm… mohon info dan jalan keluar mslh kenaikan pangkat….
    kronologisnya sprti ini “saya diterima sbg cpns pd 1 januari 2010 dg ijazah S1 farmasi,dan saya jg pd saat itu lg proses menyelesaikan kuliah Apoteker sktr 2 bulan lagi ttp dlm kurun wktu 2bln gak full krena cm bimbingn sesekali jd saya bolak balik bngkulu-jakarta dan saya sdh mengantongi surt izin blajar dr sekda… pd bulan september 2011 kmrin saya ikut ujian pnyesuaian ijazah dan lulus.. kmudian mngusulkn knaikan pangkt ke IIIB untuk periode 1 april 2012,tetapi di BKN nya ditolak dg alasan tidak mungkin kl saya tdk mnggnggu kerja krena kuliah jarak jauh BEngkulu-Jakarta ..mmng benar ttp pd saat itu saya ke jkrt untuk bimbingn itu lg gak dinas krena jdwal kami di Rumah Sakit bkn reguler ttp brdsarkn shift,kadng saya tukeran shift… nah kl posisi saya sprti ini Apkh msh mungkin Ijazah Apoteker saya bs di akui n disesuaikn pangkatnya,,, mhn jalan keluarnya…tks….

  • yoki:

    assmlkm… mohon info dan jalan keluar mslh kenaikan pangkat….
    kronologisnya sprti ini “saya diterima sbg cpns pd 1 januari 2010 dg ijazah S1 farmasi,dan saya jg pd saat itu lg proses menyelesaikan kuliah Apoteker sktr 2 bulan lagi ttp dlm kurun wktu 2bln gak full krena cm bimbingn sesekali jd saya bolak balik bngkulu-jakarta dan saya sdh mengantongi surt izin blajar dr sekda… pd bulan september 2011 kmrin saya ikut ujian pnyesuaian ijazah dan lulus.. kmudian mngusulkn knaikan pangkt ke IIIB untuk periode 1 april 2012,tetapi di BKN nya ditolak… nah kl posisi saya sprti ini Apkh msh mungkin Ijazah Apoteker saya bs di akui n disesuaikn pangkatnya,,, mhn jalan keluarnya…tks….

  • yajid:

    Bpk Suyanto, sy IIIa dan akan melanjutkan ke S2. Jika saya mendapat ijin belajar dari BKD, kapan pak ijasah S2 tersebut bisa dicantumkan? Apakah paka kenaikan pangkat berikutnya sudah bisa, atau harus menunggu? Suwun

  • Hairani:

    ass…. pak Suyatno, mf y pak ada yg ingin sy tanyakan,sy peg. di Pemprov. Kalbar diangkat memelalui Tenaga Honorer th 2009 dan tlh menyelesaikan S-1 th 2006, yg ingin sy tanyakan:
    1. Apakah Ijazah S-1 sy bisa disesuaikan? Kl Bisa syaratnya apa? kl tidak bisa sy harus gimana?
    2. Apakah kl ijazah S-1 sy blm Bisa disesuaikan sy bisa Kuliah ngambil S-2? tolong y pak arahannya demikian terima kasih.

  • mardani:

    pa,saya mau tanya, saya pernah mendapat informasi bahwa bagi seorang PNS yang sekolah di perguruan tinggi swasta/negeri yang menyelenggarakan pendidikan sekolah sabtu dan minggu/kelas jauh,maka ijazahnya tidak di akui oleh negara/ ijazahnya tidak bisa disesuaikan..? apakah ada PerMen/PP/Peraturan BKN/BKD yang menyatakan tentang hal tersebut…? terimakasih…

  • apriani:

    Ysh. Bp. Suyanto…
    Saya Guru Bukan PNS yang mengajar di MTs. swasta,berdasar SK inpassing saya golongan IIIa. Dan pada thn ajaran 2012/2013 nanti saya hendak mendaftar kuliah S2 Prodi Ilmu Lingkungan Unsoed Purwokerto.
    Pertanyaan saya:
    1. Jika dalam masa studi S2 tersebut saya diangkat PNS apakah akan menemui kendala sehubungan bahwa PNS yang hendak belajar harus ada ijin BKN?
    2. Apakah ijasah S2 tersebut bisa saya gunakan untuk mengikuti sleksi CPNS dikemudian hari?
    3. Apakah Ijasah S2 tersebut angka kreditnya dapat disesuaikan dengan SK inpassing yang sebelumnya yaitu IIIa?
    Hal ini sebagai bahan pertimbangan saya sebelum mendaftarkan diri pd program Pasca Sarjana, agar tidak ada pemasalahan dan lebih dapat bermanfaat. Untuk itu mohon jawaban secepatnya mengingat pendaftaran Pasca Sarjana berakhir bulan Juli 2012. Terima kasih.
    Wassalamu’alaikum wr. wb.

  • graha:

    Yth Bapak Suyatno, saya PNS yg telah selesai mengikuti pendidikan S2 dengan status tugas belajar biaya swadana, sebelum kuliah saya mengajukan permohonan tes melalui badan kepegawaian daerah dan mendapatkan rekomendasi untuk tes masuk perguruan tinggi dari bupati dan disetujui, setelah lulus saya mengajukan lagi permohonan kuliah dan disetujui kemudian mendapatkan SK tugas belajar dgn biaya swadana, setelah lulus saya mengajukan permohonan penyesuaian ijazah tetapi ditolak dengan alasan karena swadana, apakah status tugas belajar saya menyalahi peraturan, saya mohon arahannya pak, terimakasih

  • graha:

    Yth Pak Suyatno, saya seorang PNS di Dinas Pertanian yang telah menyelesaikan pendidikan S2. Saya kuliah dengan biaya swadana dengan status tugas belajar dan meninggalkan tugas selama 2 tahun. Juni 2009 saya mengajukan permohonan mengikuti tes masuk PT ke Kepala Dinas, kemudian Kadin mengajukan permohonan rekomendasi kepada bupati untuk mengikuti tes masuk tersebut. Setelah disetujui saya berangkat ikut tes kemudian diterima, setelah itu saya mengajukan permohonan kuliah berdasarkan surat penggilan masuk dari PT. Bulan Oktober 2009 saya mendapatkan SK Tugas Belajar dengan biaya swadana. Bulan November 2011 saya mulai masuk kerja lagi dan mengajukan permohonan penyesuaian ijazah, tetapi saya mendapat jawaban tidak bisa melakukan penyesuaian ijazah karena saya kuliah menggunakan biaya sendiri. Yang mau saya tanyakan 1.apakah peraturan yang mendasari penyesuaian ijazah dengan biaya sendiri, 2. Apakah SK saya tersebut menyalahi peraturan tentang tugas belajar. Terimakasih untuk jawabannya pak.

  • Semua pertanyaan yang Bapak/Ibu sampaikan, rasanya hampir memiliki kesamaan dan sebenarnya jawabannya sudah ada di dalam Permendiknas. Silahkan Bapak/Ibu membaca dengan cermat. Intinya jika seseorang mengambil tugas belajar maka ybs selama melanjutkan kuliah harus meninggalkan tugas rutin/jabatan fungsional/jabatan struktural, dan setelah lulus maka ijazah yang diperoleh dapat dipergunakan untuk penyesuai jabatan. Dalam pembiayaan, Tugas belajar bisa didasarkan pada beasiswa atau atas biaya sendiri. Apabila ijazah yang diperoleh dari tugas belajar dipergunakan Untuk penyesuai jabatan/golongan maka biasanya harus menyertakan surat tugas belajar. Tanpa melampirkan surat tsb maka proses penyesuaian tidak akan bisa dilakukan. BKN maupun BKD biasanya menggunakan aturan baku ini, dan jika ada penyimpangan dalam pelaksanaannya di daerah hanyalah terkait masalah interpretasi saja. Studi lanjut adalah hak kita, tetapi dalam pelaksanaannya harus sesuai dengan aturan yang berlaku. Oleh karena itu, sebaiknya sebelum berangkat studi sebaiknya berkonsultasi dengan BKD atau pihak2 yang terkait agar jika nanti sudah lulus tidak mengalami kesulitan dalam hal penyesuai ijazah atau untuk kenaikan jabatan. Salam untuk semua.

  • yani:

    Pak, saya seorang guru. tuntutan meningkatkan profesi sudah saya coba dengan melanjutkan belajar di UM. jurusan yang saya ambil sudah linier, tetapi jadwal mengambil kuliah sabtu -minggu karena tidak mungkin di hari kerja, selain itu tuntutan 37,5 jam seminggu. itupun melalui program kerja sama Dinas Pendidikan Kabupaten dengan UM. kuliah sudah berjalan 2 semester. saya mengajukan surat izin ternyata ditolak. apa yang harus saya lakukan?

  • @yani: Kebijakan untuk mengeluarkan surat ijin belajar ada ditangan atasan/pimpinan institusi/instansi atau di daerah biasanya lewat bkd, jika permohonan anda ditolak maka perlu ditanyakan alasannya. Sebaiknya sebelum anda memutuskan untuk berangkat sekolah, urusan ijin/tugas belajar harus beres dulu, jangan dibalik.

  • annisya:

    saya kuliah S2 tahun 2007, kemudian saya diangkat CPNS 01 jan 2009 namun study S2 saya blm selesai. selanjutnya saya menerima SK PNS terhitung 01 jan 2011. dan ijazah S2 saya keluar pada bulan okt 2011.pada tahun 2009 saat SK CPNS keluar saya mengajukan ijin belajar namun sampai sekarang blm terbit.yang saya tanyakan(1) perlukah saya mengajukan ijin belajar????(2) kira2 ijazah S2 saya diakui atau tidak tanpa disertai ijin belajar????

  • @Annisya: Silahkan Anda berkonsultasi dengan BKD setempat atau Bagian Kepegawaian di institusi Anda, jika ijasah yang Anda peroleh dari pendidikan lanjut (S2) setelah diangkat sebagai pegawai negeri maka untuk penyesuaian ijasah harus disertai dengan ijin/tugas belajar. Oleh karenanya, silahkan Anda terus melakukan upaya administrasi yang terkait dengan hal tersebut.

  • agus:

    pak mohon infonya maupun undang-undang yang terkait dengan tunjangan fungsional dokter yang lagi tugas belajar pada pendidikan spesialis soalnya ditempat saya di sulawesi tenggara ada yg dihilangkan tunjangan fungsionalnya ada juga tidak asalkan melampirkan surat keteranganari dosen yang menyatakan bahwa yg bersangkutan tetap menjalankan tugas fungsionalnya sebagai dokter karena khusus utk pendidikan dokter spesialis seorang dokter tetap menjalankan tugas fungsionalnya sebagai dokter dirumah sakit pendidikan yang di tunjuk oleh universitas

  • agus:

    Ass. wr. wb. Pak istri sy dokter PNS daerah skrg lagi lanjut pendidikan spesialis. yg sy tanyakan apa dasarnya sehingga tunjangan fungsional dokter dihilangkan ketika seseorang melanjutkan pendidikan ke jenjang spesialis dan kenapa pula ada sebahagian yang tdk dihilangkan tunjangan fungsionalnya, padahal semua sama2 PNS daerah dg status izin belajar.ini terjadi pada teman istri saya maupun seniornya yg lg lanjut pendidikan spesialis. sy pernah menanyakan kepada tmn istri sy yg tdk dihilangkan tunjangan fungsionalnya katanya bs tdk dihilangkan asalkan dia melampirkan surat keterangan melaksanakan tugas di BKD/Dinkes setempat karena walaupun dg status tugas belajar tetapi mereka tetap melaksanakan tugas fungsionalnya sbg dokter. yg ingin sy tanyakan apa dasar aturannya pak. trima kasih

  • Muh Rais:

    saya pertengahan pendidikan S2 kemudian lulus ujian pns, jd saya mengurus surat izin penyelesaian studi, tp ternyata harus PNS dulu,sekarang saya masih CPNS, kalau saya tunggu PNS berarti saya sudah di DO dikampus, tololng pencerahan…..

  • ratiman:

    pak saya sekdes PNS, sebelum diangkat sekdes menjadi PNS saya sudah berijasah S1. Bagaimana cara penyesuaian ijasah saya?

  • yanti:

    pak, apa bisa seorg dosen sdh diterbitkan SK tugas belajarnya (mendpt beasiswa)tp karena belum selesai S3 dari waktu yg ditentukan akhirx beasiswax dihentikan (habis) sehingga skr memakai biaya sndr. apa boleh dosen tersebut dibuatkan kembali sk izin belajar dan menduduki jabatan tambahan? terima kasih

  • kiki:

    pak kalau saya mau melanjutkan kuliah,
    dengan masa kerja 2tahun tapi 1 tahunnya CPNS dan 1 tahunny PNS.
    apa saya sudah bisa melanjutkan kuliah saya?

  • RUSTAM, A.Ma:

    PAK SY ADALAH PEGAWAI NEGERI SIPIL, INGIN MELANJUKADKAN KULIAH DI PROPISI TP KATA SEORG GURU TDK BS KELUAR DAERAH, TP KAN SY TDK MENINGGALKAN PROFISI SY BERKERJA SY KULIAHNYA PER 6 BULAN GIMANA APA BISA

  • akmal:

    pak boleh tidak surat tugas belajar berubah menjadi ijin belajar dan dasar hukumnya apa pak?

  • Dodik S:

    Saya PNS di UI mau S3 dengan biaya sendiri di Malaysia, setelah saya tanya SDM, katanya saya cukup dengan Izin Belajar dari Rektor sesuai dengan Permendiknas 48/2009 pasal 28. Jadi tidak perlu lapor Mendiknas atau Setneg atau Setgab? mohon masukannya

  • Erma:

    Pak, saya ingin bertanya? Saya adalah seorang guru di SMK dan sedang melanjutkan S2 pada kota yang berbeda. jadwal kuliah jumat dan sabtu, sedang kan sy mengajar dari senin sampai kamis. kepala sekolah tidak bisa memberikan tugas belajar krn kekurangan guru. saya mengurus izin belajar. dan sekarang sudah mempunyai izin beajar. apakah nantinya ljazah S2 saya bisa digunakan untuk penyesuaian ijazah atau pencantuman gelar?

  • Erma:

    Pak, saya ingin bertanya? pada ketentuan ijin belajar disebutkan tidak menuntut kenaikan pangkat penyesuaian ijazah, itu maksudnya bagaimana pak? apakah selesai studi ijazah tidak bisa kita pergunakan untuk pencantumana gelar ataupun penyesuaian?

  • @Kiki: studi lanjut seharusnya kalau status kepegawaiannya sudah PNS atau selesai pra-jabatan. Atau kalau dihitung dengan tahun sekitar dua tahun diterima sebagai CPNS. Namun demikian bisa tidaknya Anda studi lanjut juga ditentukan oleh ada-tidaknya persetujuan dari pimpinan dimana Anda bekerja

  • @Ratiman: Untuk proses penyesuaian ijasah bagi PNS di daerah akan diurus pemda setempat untuk diteruskan ke BKN, karenanya silahkan Anda menanyakan perihal prasyarat yang diperlukan di BKD yang ada di kab/kota dimana Anda bertugas

  • @Agus: jika seseorang melanjutkan studi dengan tugas belajar maka yang bersangkutan harus bebas dari tugas (meninggalkan tugas dan fokus menyelesaikan studi) dan berdasarkan ketentuan dengan sendirinya tunjangan yang melekat padanya akan diputus dan akan diganti dengan tunjangan tugas belajar (khususnya untuk dosen/PNS). Jika ybs masih dibebani dengan tugas-tugas kantor meskipun statusnya tugas belajar, maka itu menyalahi ketentuan yang ada.

  • Nirina Denisa:

    saya PNS S2 di pemda masa kerja 8 tahun. saya ingin mengajukan beasiswa S3 di diknas atau bapenas, tapi kemungkinan dinas saya tidak memberikan ijin untuk melepas pekerjaan. yang saya ingin tanyakan, mungkinkah mendapat beasiswa dengan status ijin belajar, sehingga tetap berkerja? dengan asumsi kalau S3 lebih banyak waktu untuk studi literatur dan menyusun desertasi, sehingga bisa tetap berkerja. terima kasih pak Suyatno untuk bantuannya.

  • Berapa besaran standar biaya dan jangka waktu/lama pemberian biaya studi S3 di lingkungan kemenkes? mulai dari biaya hidup, spp, biaya riset, buku, apa sama dengan bantuan biaya studi dari BU (biaya unggulan) dari dikti dan BPPS, bapenas?

  • Hilda:

    Aslmkm. Ysh Pak Suyatno. Sy PNS guru di lngkungan MTs kemenag. Bln juli 2010, sy mndapat beasiswa studi S2 di UPI dr ditpertais (direkomendasikan dr PTAIS tmpat sy mengajar sbgai dosen honorer). Saat itu status saya di MTs masih sebagai CPNS. TMT PNS saya terhitung tgl 1 januari 2011. Saat saya meminta ijin belajar dari atasan saya di MTs, tidak diberikan ijin. Akhirnya karena sayang, sy ttp melanjutkan studi tanpa ijin. Sekarang, studi S2 saya sudah selesai. Kira2, ada solusi agar ijazah saya bisa diakui dlm kepangkatan? Terimakasih banyak, Pak..

  • muhammad el hakim:

    Saya dapat tugas izin belajar, dengan persyaratan setiap semester memberikan laporan secara tertulis hasil akhir akademik, yang ingin saya tanyakan bahwa saya pernah kuliah di sekitar 8 tahun yang lalu namun tidak sampai selesai dan saya stop kuliah disemester 5 pada saat saya mendaftar di universitar yang sama ternyata nilai KHS selama saya kuliah masih berlaku di Universitas tersebut sehingga saya tinggal melanjutkan Mata kuliah yang tersisa, namun apakah BKD dapat menerima hasil tersebut, atau saya harus mengulang mulai dari awal kuliah saya, kalau tidak mengulang terus laporan akademik saya ke BKD bagaimana sehingga secara aturan izin belajar saya tidak cacat

  • @muhammad el hakim: saya kira tidak masalah dengan adanya pengakuan krs tersebut, silahkan beri laporan sesuai dengan semester yang anda tempuh ke BKD setempat dan mengikuti perkuliahan sesuai dengan ketentuan di institusi penyelenggara pendidikan. Jangan lupa Anda pastikan sebelum mengikuti studi lanjut tersebut ijin belajar Anda sudah beres

  • @Hilda: semua yang terkait dengan pengusulan kenaikan pangkat atau penyesuaian ijazah sudah ada prosedur dan aturan yang jelas terutama bagi pegawai yang mengambil ijin/tugas belajar. Silahkan Anda hubungi bagian kepegawaian di institusi Anda.

  • @sugeng: mohon maaf pak, sy tidak bisa menyampaikan besaran beasiswa dari skema beasiswa yang Anda tanyakan secara persis. Jika asal beasiswa dari pemerintah (BPPS, Bappenas, BSU) maka kisarannya tidak berbeda jauh. Hanya utuk BSU memang lebih tinggi.
    Sedangkan lamanya jangka waktu beasiswa S3 diberikan selama 3 tahun dan S2 selama 2 tahun.

  • @nirina denisa: baik beasiswa diknas atau bappenas mensyaratkan penerimanya harus tugas belajar artinya harus melepaskan tugas/tanggung jawab pekerjaaan selama masa studi agar ybs fokus pada studi dan bisa lulus tepat waktu. Namun demikian, jika ada beberapa instansi yang masih meminta penerima beasiswa untuk tetap membantu pekerjaan di kantor/instansi itu adalah urusan lain.

  • Bambang:

    Ass. wr. wb
    Yth Pak Suyatno saya mau tanya, sebelum saya masuk PNS saya sudah kuliah S1, saya masuk PNS dengan ijazah D3 dan sekarang saya sudah PNS dan ijazah saya sudah keluar, rencananya saya mau ikut penyesuaian ijazah yang jadi pertanyaan apa saya harus buat surat ijin belajar atau surat keterangan sedang menyelesaikan pendidikan dari pejabat yang berwenang, kalau ada contoh surat keterangan sedang menyelesaikan pendidikan dari pejabat yang berwenang, apa saya bisa minta contoh surat untuk diemailkan, bamspras88@gmail.com
    sekian terima kasih atas perhatiannya.

  • kartika:

    Selamat siang bapak,
    ijin menanyakan jika saya seorang dosen di semarang ingin melanjutkan studi S3 dengan program by research di PTN di luar kota (jakarta/surabaya) yang hanya 2 minggu sekali ada tatap muka perkuliahan selama 3 hari, mohon saran dari bapak untuk ambil ijin belajar atau tugas belajar saja?

    kemudian, untuk melanjutkan studi dengan biaya sendiri apa bisa diakui untuk kenaikan jabatan?

    terima kasih atas perhatiannya.

  • Ricky:

    sy PNS PTN Maluku Status tugas belajar S2 dikti,Lulus dan diterimah,tp tdk menerimah BPPS,oleh PTN jatim nilai TPA,423 TOEFL,520. Apakah syarat untuk mendapatkn BPPS juga harus titentukan oleh PTN penyelengara? mengingat syarat PTN tersebut TPA,450< sementra standard dikti TPA 400. mohon penjelasan dan solusinya krn sy sangat membutuhkan DANA BPPS tsb. Ttims pak..GBU

  • Jawab:
    Untuk BPPS tahun 2012, penentunya adalah berdasarkan usulan PTN Penyelenggara yang kuota dan seleksinya ditentukan dikti.

  • Jawab:
    @Kartika: syarat dan ketentuan ijin dan tugas belajar sudah jelas, demikian pula dengan konsekuensinya. Saya rasa sesuai permendiknas kalau Anda ingin tidak kehilangan jabatan dan tunjangan fungsional adalah dengan ijin belajar.

  • @Bambang: untuk mengurus penyesuaian ijazah salah satu syarat yang harus disertakan adalah surat tugas belajar atau ijin belajar. Adapun Keterangan telah menyelesaikan pendidikan atau surat pengembalian tugas belajar yang mengeluarkan adalah pejabat institusi penyelenggaran pendidikan S1 Anda, silahkan Anda menghubungi bagian akademik fakultas dimana Anda menempuh pendidikan S1.

  • yani:

    Pak, penerapan ijin belajar dan tugas belajar di lapangan sangat membingungkan. Sy sedang S3 di UGM, tugas belajar karena institusi asal saya memang jauh. Tapi ada teman yang juga jauh, statusnya ijin belajar (supaya bisa naik pangkat n jabatan), tetapi dapat beeasiswa BPPS dan serdos.Sementara teman dari UGM statusnya tugas belajar, dapat BPPS, tetap mengajar jadi bisa naik pangkat n jabatan serta menerima serdos

  • suryo:

    ass.Pak Suyanto,saya pns dr honorer,capeg 2010,pns 2011,masa kerja dihitung dr honor 10than.tp waktu honor saya sekolah s1keprwt sesuai ijazah d3 waktu honor,tp sekolah s1 selesai pas waktu aku pns 1th,untuk izin br diurus, tp sekolah sdh selesai.kira2 bisa persamaan tdk pak?

  • hasan:

    mohon penjelasan pa, apakah PTS dg akreditasi c, ijazah lulusannya bisa untuk penyetaraan pendidikan bg pns.

  • sepri:

    peraturan yang mengatur tentang tugas belajar atau ijin belajar, diatur secara nasional apa hanya daerah saja, jika nasional apa nama aturan tersebut…?
    saya telah mengajukan permohonan tubel dah 4x, yg 1 berkasnya hilang, 2 tdk di ACC bupati karena waktu mengajukan yg 1 bkn dalam periode beliau, 3 tetap tdk bisa dg alasan tdk jelas, yg 4 tetap tdk bisa dgn alasan tdk jelas, sementara saya telah menjalani kuliah 2 tahun… bagaimana solusinya, jika kita merasa di diskriminasi kemana kita mengadu atau minta dukungan…???
    terima kasih…

  • Erda:

    Ass wr wb pak Suyatno.
    Saya lulus PNS dengan ijazah D3. Kemudian selang 4 tahun saya melanjutkan S1 tanpa izin belajar (dan tentunya tetap bekerja seperti biasa). Setelah memperoleh Ijazah S1 dan naik ke Gol III/a apakah saya boleh menerima Tugas Belajar S2? Misalkan saya menerima Beasiswa S2 ke luar negeri begitu.
    Maksud saya apakah itu diperbolehkan secara aturan?
    Mohon pencerahannya pak,
    Terima kasih..

  • Aturan yang terkait studi lanjut baik dengan ijin belajar dan tugas belajar sudah sangat sangat jelas. Bagi mereka yang melakukan studi lanjut tanpa menggunakan ijin belajar/tugas belajar maka ybs tidak terikat akan hak dan kewajiban yang tercantum di SK Mendiknas atau dengan kata lain gelar yang diperoleh tidak dapat dipergunakan/diajukan untuk penyesuaian dll.

  • Dedi. K:

    yth. Pak Ir.Suyatno, MKes
    Sy sekdes PNS gol II.a dgn MKG 8 tahun pd tahun 2012 ini dan sy memiliki ijazah S1 sebelum diangkat menjadi PNS sekdes. Apakah sekdes seperti sy ini bisa mengikuti ujian penyesuaian (ijazah S1-nya) sementara info dr BKD sbb:
    1. sekdes yg akan ikut ujian penyesuaian harus pindah dulu dari jabatan sekdes jika sudah 6 tahun sejak diangkat PNS. Alasannya sekdes tidak boleh dijabat oleh PNS yg bergolongan III.a keatas.
    2. Jika sekdes mengajukan pindah, maka sekdes tsb harus mencari pengganti yaitu PNS yg golongannya masih gol II jg,
    3. penyesuaian ini hanya bagi sekdes yg MKG-nya minimal 8 tahun atau lebih.
    Mohon penjelasan yang sejelas-jelasnya atas hal penyesuai ini mengingat banyak sekdes yg sudah memiliki ijazah S1 pada saat ini. Terima kasih atas penjelasannya.

  • kokO:

    ketentuan belajar itu tergantung dari peraturan kepala daerah masing-masing….pada umumnya tugas belajar itu biayanya ditangung oleh pemerintah daerah yang mengusulkan yg bersangkutan

  • slamet:

    maaf mengganggu,Saya mau tanya aturan tentang pemberian ijin belajar yang saya baca pada Permen no48 th 2009 didalamnya pemberiaan ijin diberikan kepada PNS yang mempunyai minimal 2X DP3 dan bernilai baik.
    1.Tapi pada saat saya mengajukan ijin belajar dari pihak kepegawaian ada persyaratan nilai DP3 82.5 apakah benar persyaratan itu ada?
    2.apakah ada perubahan atau permen yang baru?

    mohon pencerahannya.

  • listiani:

    mohon infonya pak,,saya lulus D3 analis kesehatan th 2011 saya sblm kuliah dpt surat ijin dari bupati,,setelah lulus ijasah saya kok tidak diakui,,saya sempat sock,,katanya kuliah saya lebih dari 60 km padahal disurat ijin dicantumkan saya akan sekolah dimana,,yg saya sesalkan knp sy wkt itu diberi ijin kalau toh setelah lulus saya tidak diakui ijasah saya,,dimana saya harus mengadu ,,mohon sarannya trimakasih

  • ani:

    sy skg lgi lanjut S2 di mks n sy bekerja di sidrap, sy kuliah jumat dan sabtu di UNM tapi ternyata surat sy tidak di berikan ijin belajar oleh BKD krn jarak tempat sy kuliah dengan tempat sy bekerja lewat dari 35 km padahal sy sdh di berikan izin dari kepsek dan dinas pendidikan sy mohon penjelasannya dan apa yang harus sy lakukan

  • @ani dkk, perihal pengakuan terhadap ijazah hasil studi lanjut bagi pegawai di daerah adalah tergantung kepala daerah yang direpresentasikan melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Oleh karena itu sebelum berangkat studi lanjut melalui ijin belajar, sebaiknya anda harus berkonsultasi dengan BKD setempat. Hanya saja tentang batasan ‘jarak’ tempat pendidikan yang dipilih sangat beragam tafsirnya. Studi lanjut dengan format Ijin belajar Yang penting sebenarnya bukan pada variabel ‘jarak’ . tetapi pada jaminan bahwa selama menjalankan ijin belajar yang bersangkutan tidak meninggalkan tugas dan tetap bisa lakukan tupoksinya. Jalan keluarnya agar ijazah anda dapat diakui, silahkan anda melakukan pendekatan dengan Kepada Daerah atau BKD setempat

  • elmin wahidi:

    saya pns menggunakan ijazah d3 keperawatan.saya selesai kuliah d4 tgl 8 desember 2011. kenaikan pangkat terakhir tmt 1 april 2011 dgn golongan IIIa fungsional. bisakah saya mengajukan kenaikan pangkat sekaligus penyesuaian ijazah tmt 1 april 2012? mohon solusinya dan tolong dikirim ke email saya. wahidelmine@yahoo.com.

  • sri pujiati:

    pak ,saya mau ijin belajar ke S1 sekolahnya masuk jumat-sabtu. kenapa sekarang peraturannya dari BKN gak bisa dipakai untuk persamaan ijasahnya

  • Sheeny:

    Mlm pak suyatno, sy minta tolong penjelasannya, sy pns TMT 01 januari 2010, ikut pns dgn ijazah D3 Farmasi, pd saat lulus cpns sy lg tahap penyelesaian S1Farmasi. Pd bulan JULI sy wisuda S1 farmasi. Sy sudah menyerahkan surat2 dari kampus yg menyatakan bahwa sy lagi tahap penyelesaian kuliah utk d berikan ke dinas dan BKD dhn harapan dpt surat ijin, tp semua menolak, dgn mengatakan itu tdk perlu krn jalurnya beda dan jurusannya sama. Sy mencoba utk penyasuaian ijazah tdk d terima krn tdk ada ijin belajar,sy terima kemudian dinas memberikan sy usul utk lanjut apoteker lagi2 BKD tdk memberi. Dgn alasan tdk mungkin ada pegawai yg gol 2c langsung jd 3b krn penyesuaian apoteker. Kemudian alasan mrk, tdk boleh tugas belajar klo yg d tuju univ. Swasta. Dan yg ke 3 alasan mrk, ijazah S1 harus penyesuaian dulu, sementara formasi utk S1 farmasi tdk ada pak. Sy mohon solusi dr bapak. Trimakasih

    Jawab:
    Sekarang ini memang ada aturan bahwa pendidikan lanjutan harus linier dengan pendidikan sebelumnya. Ijin belajar memang menjadi prasyarat untuk penyesuaian ijasah. Adapun prosedur untuk penyesuaian iijasah, kadang2 bisa berbeda-beda antar daerah.instansi tergantung penafsiran biro/badan kepegawaian terhadap aturan yang ada. Bahkan ada sejumlah instansi yang mengadakan test khusus atau persyaratan khusus untuk mendapat penyesuaian ijasah.
    untuk tugas belajar, sebaiknya anda harus perhatikan akreditasi dari perguruan tinggi yang Anda tuju, biasanya minimal adalah B.

  • devi:

    saya pns gol IIc di pemkab magelang. saya mau bertanya. apakah jika saya mendapatkan beasiswa dari kementrian lain atau semisal dari seamolec, saya bisa mengajukan tugas belajar? terima kasih

    Jawab:
    Jika persyaratan yang Anda miliki memenuhi, saya rasa bisa.

  • mat siang bapak,mat berhari minggu semoga Tuhan memberkati.saya mau tanya sekarang saya sudah pns diangkat tahun 2009 dengan pangkat gol Ic dan sekarang saya sudah ada ijazah paket c setara SLTA dan sekarang saya belum penyesuaian ijasah ke IIa apakag saya boleh kuliah?makasih Tuhan memberkati.

    Jawab:
    Utk bisa kuliah maka ada dua hal yang harus Anda tempuh yaitu mengurus ijin/tugas belajar dan mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi untuk mendapat surat bahwa Anda diterima kuliah di PT tersebut. Syarat masuk PT adalah lulus SLTA atau sederajat. Jika Anda bisa lolos keduanya saya yakin Anda bisa melanjutkan pendidikan ke PT

  • isrina:

    pak z PNS (guru)dsultra , z terangkat sbg CPNS SK 01 januari 2010 dan PNS SK 01 april 2011,z telah mengabdi dskolah selama 5 semester, skrg z telah lanjut S2 dUNM semester 1 dan telah mendapatkan tugas belajar dri walikota kendari, apakah z bisa mengurus kenaikan pangkat dan setelah z selasai S2 nanti bisa langsung penyesuaian?

    Jawab:
    Pengurusan kenaikan pangkat sebaiknya dilakukan setelah lulus S2

  • ningsih:

    Mohon info ya Pak.Saya CPNS sebagai dokter umum RSUD April 2006,PNS April 2008.Belum sempat mengurus fungsional saya sekolah spesialis per Juli 2008.Lulus Juni 2012.Bertugas lagi di RS yg sama sbg dokter spesialis.Bagaimana mengurus tunjag.fungsionalnya dan penyetaraan ijazahnya ya?.Terimakasih

    Jawab:
    Untuk pengusulan tunjangan fungsional dan penyetaraan ijazah adalah dua hal yang berbeda. Untuk pengusulan tunjangan fungsional syarat dan ketententuan pengusulan dapat ditanyakan dan diurus di melalui dinas/skpd masing-masing. Untuk penyetaraan ijazah, salah satu syaratnya harus ada surat ijin atau tugas belajar, dan kelengkapan berkas dan prosedur dapat ditanyakan di BKD atau melalui bagian kepegawaian daerah/instansi masing-masing.

  • Al VIC:

    Askm pak. saya mau tanya, bagai mana jika Istri saya (PNS) melanjutkan sekolah keluar negeri, tetapi saya juga PNS, dan intansi saya sangat susah mendapatkan izin belajar, tapi saya tidak tega melepaskan istri saya sekolah keluarnegeri dengan mambawa seorang anak umur 2 tahun. ada peraturan pemerintah untuk cuti PNS sementara dan tidak ditanggung negara?. terimakasih sebelumnya

    Jawab:
    Anda bisa mengajukan Cuti Diluar Tanggungan Negara, hanya saja ada sejumlah konsekuensi yang harus anda terima jika Anda mengajukan cuti ini. Untuk lebih jelasnya, silahkan tanyakan persyaratan dan konsekuensi ke BKD/Bagian kepegawaian di instansi Anda

  • fitri:

    Asw…pak saya fitri dinas di DKK padang.sekarang sdg mengikuti pendidikan D4 bidan pendidik di bukittinggi.saya mau tanya mengenai aturan pemutusan tunjangan tugs belajar pak.kapan mulai diputusnya pak?apa ada UU /PP yang mengaturnya..saya tgs bljr biaya sendiri.dan tunjangan yang saya trima tunj.fungsional umum.apa benar klu kita tgs belajar pemutusan tunjangan nya lgsg saat kita sudah mengikuti perkuliahan.saya mhn penjelasannya pak.Trimakasih seblmnya pak…

    Jawab:
    Pemutusan tunjangan pendidikan bagi mereka yang mengambul tugas belajar sesuai dengan peraturan dilakukan pada bulan ke-7. dan biasanya sejak saat itu dapat diganti dengan tunjangan beasiswa (ini format beasiswa BPPS Dikti begitu), tetapi jika atas biaya sendiri berarti tidak ada pengganti. Pengembalian tunjangan dilakukan setelah ada surat pengembalian dari institusi penyelenggara pendidikan (setelah dinyatakan lulus atau DO/mengundurkan diri) dan yang bersangkutan aktif bekerja kembali (surat pengaktifan kembali). Tugas belajar adalah kegiatan studi lanjut dengan meninggalkan jabatan dan tugas rutin, artinya yang bersangkutan tidak lagi terikat dengan pekerjaan, dengan atau tanpa adanya beasiswa dari pihak lain. Apabila instansi yang bersangkutan tidak melakukan pemutusan tunjangan jabatan/fungsional dengan alasan tertentu, maka ini akan menjadi temuan jika ada pemeriksaan dari instansi pengawas (spt: bawasda/bpkp, irjen).

  • yunita:

    Saya tugas belajar atas biaya sendiri untuk S2 waktu gol 3 b. waktu mau naik pangkat 3 c, ijazah S2 saya tidak bisa disesuaikan.. apakah benar begitu ??? mohon respon nya

    Jawab:
    Untuk penyesuaian ijasah ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi. Bisa atau tidaknya untuk dilakukan penyesuaian ijasah tergantung dari kelengkapan persyaratan yang dibutuhkan. Tugas Belajar baik dengan beasiswa atau biaya sendiri, tidak ada bedanya, karena inti dari Tugas Belajar adalah selama kuliah Anda meninggalkan pekerjaan/jabatan rutin Anda. Silahkan Anda tanyakan ke bagian kepegawaian atau BKD, syarat apa yang masih belum bisa Anda penuhi.
    Salam: Suyatno.

  • arie prayudhi:

    saya ingin melajutkan pndidikan s2 tapi katena keterbatasan dana pemerintah kabupaten maka saya mengunakan biaya sendiri tetapi jurusan yang sesuai dengan basic s1 saya tidak ada di propinsi saya dan mengharuskan saya menempuhnya di luar propinsi sehingga otomayis saya meningalkan tupoksi saya sebagai pegawai mohon pendapat dan saran atas masalah yang saya hadapi. terima kasih

    Jawab:
    Berkaitan dengan kondisi yang Anda hadapi, menurut saya sebaiknya Anda melanjutkan pendidikan menggunakan format Tugas Belajar. Jika perguruan tinggi yang Anda pilih masih terjangkau atau tidak jauh, maka Anda bisa menggunakan Ijin Belajar. Sejumlah BKD sangat ketat sekali, bahkan menggunakan ukuran jarak, untuk mengakui format studi lanjut dengan Ijin Belajar. Namun demikian, alangkah baiknya jika Anda berkonsultasi dengan BKD setempat terkait dengan rencana yang akan Anda pilih.
    Salam: Suyatno

  • vensca:

    Pak,,, mohon penjelasan saya kuliah s2 tahun 2009 tapi saya diterima sbg cpns dgn tmt 1 jan 2010. Saya mengajukan permohonan ijin belajar namun ditolak, saya kemudian lulus s2 thn 2011 namun tmt pns saya 1 jan 2012,,,,apakah saya bisa menggunakan gelar s2 saya? Saya tidak menuntut penyetaran hanya penggunaan gelar saya,,, apakah bisa pak, mohon penjelasannya,,,, terima kasih

    Jawab:
    Banyak kasus permohonan tugas belajar/ijin belajar ditolak oleh atasan dan yang bersangkutan nekad berangkat studi lanjut. Lantas bagaimana dengan nasib ijasah/gelar yang kemudian diperoleh? Dari aspek legal formal yang bersangkutan berhak menyandang atau mengenakan ijasah/gelar tersebut. Hanya dari aspek kedinasan, yang diakui atau yang tercatat di arsip/databased kepegawaian adalah ijasah/gelar sebelumnya. Databased hanya akan berubah jika yang bersangkutan bisa melakukan penyesuaian ijasah. Kalau Anda dosen, maka gelar/ijasah S3 yang diperoleh melalui kondisi yang demikian, tidak bisa dijadikan prasyarat dasar untuk pengajuan gelar profesor yang mana untuk pengajuannya membutuhkan prasyarat ybs harus memiliki gelar doktor.
    Dalam hubungannya dengan Penyesuaian Ijasah, khususnya untuk tugas belajar dan ijin belajar, dasar hukum yang dijadikan patokan yakni Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor SE/18/M.PAN/5/2004 tanggal 14 Mei 2004 tentang Pemberian Tugas Belajar dan Ijin Belajar Pegawai Negeri Sipil, diatur sebagai berikut:
    Ketentuan Pemberian Tugas Belajar:
    1. Pegawai Negeri Sipil yang telah memiliki masa kerja sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun sebagai Pegawai Negeri Sipil dan untuk bidang pendidikan yang langka dapat diberikan sejak diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil;
    2. Setiap unsur penilaian pelaksanaan pekerjaan dalam 2 (dua) tahun terakhir sekurang-kurangnya bernilai baik;
    3. Tidak sedang menjalani hukuman disiplin tingkat sedang atau berat;
    4. Tidak sedang menjalani pemberhentian sementara sebagai Pegawai Negeri Sipil;
    5. Pendidikan yang akan ditempuh sesuai dengan pengetahuan atau keahlian yang dipersyaratkan dalam jabatan pada organisasi;
    6. Usia maksimum 25 tahun untuk Program Diploma III dan Program Strata 1 (S1), usia 37 tahun untuk Program Strata II (S2) atau setara, dan usia 40 tahun untuk Program Strata III (S3) atau setara;
    7. Biaya pendidikan ditanggung oleh Pemerintah, Pemerintah Negara lain, Badan Internasional, atau Badan Swasta Dalam Negeri maupun Luar Negeri;
    8. Program pendidikan di dalam negeri yang akan diikuti telah mendapat persetujuan menteri yang membidangi pendidikan;
    9. Dalam memberikan tugas belajar, setiap instansi harus memberikan kesempatan yang sama bagi semua Pegawai Negeri Sipil sesuai dengan bidangnya;
    10. Pegawai Negeri Sipil tidak berhak untuk menuntut penyesuaian ijasah kedalam pangkat apabila formasi belum memungkinkan.

    Ketentuan Pemberian Ijin Belajar:
    1. Pegawai Negeri Sipil sudah bekerja sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun sejak pengangkatannya sebagai Pegawai Negeri Sipil;
    2. Setiap unsur pelaksanaan pekerjaan dalam 2 (dua) tahun terakhir sekurang-kurangnya bernilai baik;
    3. Tidak sedang menjalani hukuman disiplin tingkat sedang atau berat;
    4. Tidak sedang menjalani pemberhentian sementara sebagai Pegawai Negeri Sipil;
    5. Bidang pendidikan yang diikuti harus mendukung pelaksanaan tugas jabatan;
    6. Biaya pendidikan ditanggung oleh Pegawai Negeri Sipil yang bersangkutan;
    7. Program pendidikan di dalam negeri yang akan diikuti telah mendapat persetujuan menteri yang membidangi pendidikan;
    8. Pendidikan diikuti diluar jam kerja dan tidak mengganggu pekerjaan/tugas sehari-hari;
    9. Pegawai Negeri Sipil tidak berhak untuk menuntut penyesuaian ijasah kedalam pangkat apabila formasi belum memungkinkan

  • setya:

    saya lulusan (pendidikan jarak jauh) PJJ S1 pGSD Unmuh malang tahun 2011,beasiswa dari dikti tahun 2008. saya di angkat CPNS 2010 dengan golongan IIb,dan mendapatkan surat keterangan belajar. tetapi setelah saya lulus tahun 2011,ijazah saya tidak bisa untuk kenaikan pangkat. dengan alasan jarak jauh. padahal kita tahu PJJ di desain untuk guru agar bisa kuliah/meningkatkan kompetensi tanpa harus meninggalakan tugas dan kewajiban sebagai guru.yang aneh PJJ yang bisa untuk naik pangkat hanya UT. apakah bisa di terima alasan seperti itu. rasanya sia-sia jerih payah tenaga dan pikiran yang saya curahkan selama kuliah.mohon penjelasan

  • Jawab:

    Badan Kepegawaian Negara mengklasifikasikan, lulusan dari program pendidikan Kelas jauh, Kelas Eksekutif/ Kelas Sabtu Minggu, Kelas Jarak Jauh dan Kelas Khusus tidak bisa diproses dalam Penyesuaian Ijasah. Dimaksud Kelas Jauh : Lokasi universitas induk pada kota A sedangkan lokasi bekerja pada kota B, jarak tempuh > 60 Km. Kelas Eksekutif Sabtu-Minggu : Melaksanakan perkuliahan diluar hari kerja ( Senin s/d Jumat ) atau perkuliahan dilaksanakan pada hari Sabtu dan Minggu. Kelas Jarak Jauh : Lokasi universitas berjarak > 60 Km dari tempat bekerja. Kelas Khusus : Pendidikan kerja sama antara universitas swasta dan instansi tempat bekerja.

    Terdapat sejumlah peraturan yang berkaitan dengan pendidikan jarak jauh, antara lain (1) Permendiknas Nomor 20 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Program Studi di luar Domisili Perguruan Tinggi. (2) Kepmendiknas Nomor 107/U/2001 tentang Penyelenggaraan Program Pendidikan Tinggi Jarak Jauh. (3) SE Dirjen Dikti Nomor 2559/D/T/97 Tanggal 21 Oktober 1997 tentang Larangan Kelas Jauh. (4) SE Dirjen Dikti Nomor 2630/D/T/2000 tentang Penyelenggaraan Kelas Jauh. (5)SE Direktur Kelembagaan Depdiknas Nomor 595 /D5.1/T/2007 tanggal 27 Pebruari 2007 tentang Larangan Kelas Jauh. (6) Surat Dirjen Dikti yang ditujukan kepada Deputi Bina Kindang BKN nomor 1506/D/T/2005 tanggal 16 Mei 2005.

    Sesuai dengan Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 107/U/2011 tentang Penyelenggaraan Program Pendidikan Tinggi Jarak Jauh, yang dimaksud dengan Program Pendidikan Tinggi Jarak Jauh (PTJJ) adalah program pendidikan tinggi dengan proses pembelajaran yang dilakukan secara jarak jauh melalui penggunaan berbagai media komunikasi. Tujuan penyelenggaraan program pendidikan jarak jauh adalah terwujudnya tujuan pendidikan tinggi sebagaimana tercantum dalam Pasal 2 Peraturan Pemerintah Nomor 60 tahun 1999 tentang pendidikan tinggi, serta terciptanya kesempatan mengikuti pendidikan tinggi. Program pendidikan tinggi jarak jauh diselenggarakan oleh perguruan tinggi yang memenuhi persyaratan. Pendidikan Jarak Jauh dapat diselenggarakan pada semua jalur, jenjang, dan jenis pendidikan. Selain itu penyelenggara satuan pendidikan jarak jauh wajib mengembangkan sistem pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi.

    Sesuai dengan Edaran Dikti No. 595/D.1/T/2007 tanggal 27 Pebruari 2007 tentang larangan penyelenggaraan pendidikan kelas jauh/jarak jauh disebutkan: “ Termasuk dalam kategori kelas jauh yaitu in house dan kelas paralel yakni penyelenggaraan pendidikan diluar kampus tempat perguruan tinggi tersebut memperoleh izin penyelenggaraan dari pemerintah,dimana lokasi universitas induk pada kota A sedangkan lokasi bekerja pada kota B, jarak tempuh > 60 Km“

    Sesuai dengan SE Dirjen Dikti Nomor: 2559/D/T/97 Tanggal 21 Oktober 1997 perihal Larangan Kelas Jauh: “ Semua Perguruan Tinggi baik PTN,PTK, maupun PTS diseluruh wilayah Indonesia dilarang menyelenggarakan program pendidikan dengan cara pendidikan jarak jauh (kelas jauh/in house), kecuali oleh UT (Universitas Terbuka) atau perguruan tinggi lain yang telah diberi tugas untuk melakukannya.” Hal ini sesuai dengan Pasal 56 PP Nomor 30 Tahun 1990, yang menyatakan bahwa pendidikan jarak jauh hanya dapat dilakukan oleh Universitas Terbuka atau perguruan tinggi yang diberi tugas untuk melaksanakannya.

    Sesuai dengan Surat Dirjen Dikti Nomor 1506/D/T/2005 tanggal 16 Mei 2005, yang ditujukan kepada Kepala Badan Kepegawaian Negara, antara lain dinyatakan bahwa: Pendidikan jarak jauh yang diakui oleh pemerintah adalah yang hanya diselenggarakan oleh Universitas Terbuka. Kelas Jauh/Kelas Khusus/Kelas Eksekutif/Kelas Sabtu-Minggu bukanlah terminologi resmi Departemen Pendidikan Nasional. Dengan demikian Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi tidak mengenal istilah kelas khusus/kelas jauh/kelas eksekutif/ kelas sabtu – minggu, dan istilah tersebut hanya digunakan oleh perguruan tinggi dalam upaya menarik minat calon mahasiswa. Penyelenggaraan Kelas Jauh/ Kelas Khusus/ Kelas Eksekutif/ Kelas Sabtu-Minggu tidak sesuai dengan kaidah dan norma pendidikan tinggi.

    Terakhir, sesuai Surat Edaran Direktur Kelembagaan Dirjen Dikti No 595/D5.1/2007 tanggal 27 Pebruari 2007
    “ Direktoral Jenderal Dikti sejak tahun 1997 telah melarang penyelenggaraan pendidikan model “ Kelas Jauh dan Sabtu Minggu” dan menetapkan bahwa ijasah yang dikeluarkan tidak sah dan tidak dapat digunakan terhadap pengangkatan dan pembinaan jenjang karir / penyetaraan bagi pegawai negeri.”

    Hanya saja, berkaitan dengan upaya peningkatan kualitas guru sesuai dengan Permenpan 16 tahun 2009 tentang Jabfung Guru dan Angka Kreditnya yang mengisyaratkan bahwa Syarat Pengangkatan guru harus berijasah S1/D.IV dan bersertifikat pendidik, maka ada yang disebut Program (S1) kependidikan bagi guru dalam jabatan adalah program pendidikan yang secara khusus diperuntukkan bagi guru dalam jabatan. PT Penyelenggara program sarjana (S1) kependidikan bagi guru dalam jabatan dapat bermitra dengan peguruan tinggi lain yang berlokasi di wilayah tertentu dalam penyelenggaraan program studi tertentu, jika di wilayah tersebut tidak ada program studi yang ditugaskan untuk menyelenggarakan program sarjana (S1) kependidikan bagi guru dalam jabatan. Dalam hal tidak ada perguruan tinggi penyelenggara program pengadaan tenaga kependidikan yang memiliki program studi dalam bidang tertentu, perguruan tinggi penyelenggara program pengadaan tenaga kependidikan yang memiliki program studi satu rumpun dapat menyelenggarakan program sarjana (S1) kependidikan dengan bermitra dengan perguruan tinggi lain yang memiliki program studi relevan. Proses pembelajaran dalam program sarjana (S1) Kependidikan bagi Guru dalam Jabatan dilaksanakan melalui pengintegrasian kegiatan perkuliahan/ pembelajaran tatap muka di kampus dan atau perkuliahan termediasi dan kegiatan pembelajaran mandiri. Pembelajaran mandiri dilaksanakan dengan tutorial dan atau tanpa tutorial. Kegiatan Pembelajaran Program Sarjana (S1) Kependidikan bagi Guru dalam Jabatan ini dilaksakan secara tersendiri, dalam arti tidak boleh dilakukan secara bersama-sama dengan kegiatan pembelajaran kelas reguler. Tujuan penyelenggaraan program sarjana (S1) kependidikan bagi guru dalam jabatan yaitu untuk mendukung upaya percepatan peningkatan kualitas akademik bagi guru dalam jabatan. Program Sarjana (S1) kependidikan bagi guru dalam jabatan diselenggarakan oleh perguruan tinggi yang memenuhi persyaratan dan ditetapkan oleh menteri pendidikan dan kebudayaan. Persyaratan yang dimaksud meliputi perguruan tinggi yang telah memiliki: (1) Program studi S1 kependidikan yang memiliki ijin penyelenggaraan dari Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi. (2) Program studi S1 kependidikan yang terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi dengan nilai minimal B, kecuali untuk program studi S1 PGSD,PGTK,PGPAUD memiliki ijin penyelenggaraan dan mendapatkan penugasan dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi. (3) Perjanjian kerjasama antara perguruan tinggi dengan pemerintah daerah. (4) Perjanjian kemitraan dengan perguruan tinggi lain yang memiliki ijin dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh Dirjen Dikti. (5) Sarana dan prasarana penunjang sesuai dengan peraturan perundang undangan. (6) Bahan ajar untuk kepentingan perkuliahan tatap muka dan/ atau termediasi, dan pembelajaran mandiri. (7) Laporan evaluasi program studi berbasis evaluasi diri (EPSBED)sekurang-kurangnya 2 (dua) semester terakhir.

    Perguruan tinggi penyelenggara program S1 kependidikan bagi guru dalam jabatan dapat bermitra dengan perguruan tinggi lain yang berlokasi di wilayah tertentu dalam penyelenggaraan program studi tertentu, jika di wilayah tersebut tidak ada program studi yang ditugaskan untuk menyelenggarakan program S1 bagi guru dalam jabatan. Dalam hal tidak ada perguruan tinggi penyelenggara program pengadaan tenaga kependidikan yang memiliki program studi dalam bidang tertentu, perguruan tinggi penyelenggara program pengadaan tenaga kependidikan yang memiliki program studi satu rumpun dapat menyelenggarakan program sarjana (S1) kependidikan dengan bermitra dengan perguruan tinggi lain yang memiliki program studi relevan dan terakreditasi minimal B.

    Bagaimana dengan Penyelenggaraan Program Studi di Luar domisili Perguruan Tinggi? Menurut Permendiknas Nomor 30 Tahun 2009, yang dimaksud domisili perguruan tinggi adalah wilayah kabupaten/kota tempat penyelenggaraan perguruan tinggi yang ditetapkan dalam ijin pendirian dan kabupaten/atau kota yang berbatasan langsung dengan kabupaten/ kota tempat penyelenggaraan perguruan tinggi tersebut. Penyelenggaraan program studi diluar domisili adalah pelaksanaan kegiatan pendidikan tinggi oleh perguruan tinggi diluar domisili perguruan tinggi sebagaimana dicantumkan dalam ijin pendirian perguruan tinggi dan/atau ijin penyelenggaraan program studi yang ditetapkan oleh kementerian. Penyelenggaraan Progam Studi di luar domisili wajib memenuhi persyaratan diantara sebagai berikut: (1) Melaksanakan tridharma perguruan tinggi secara utuh, konsisten, dan berkelanjutan, yang antara lain tercermin dari penyediaan anggarannya, (2) Telah memperoleh Akreditasi A untuk program studi yang sama di domisili perguruan tinggi tersebut, (3) Program studi di luar domisili harus memperoleh peringkat akreditasi yang sama dengan program studi di domisili perguruan tinggi paling lambat 3 (tiga) tahun.

  • miningsih:

    mlm pak suyatno,saya PNS di SKPD pemda,gol saya sudah 3d tp belum pernah menduduki jabatan eselon. saya punya ijazah S2,apa saya tdk bisa naik ke golongan IV tanpa menduduki eselon?makasih ats jawabannya

  • Kenaikan pangkat pegawai negeri sipil diatur melalui:
    1. Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2000 tentang Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil.
    2. Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2002 tentang perubahan Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2000 tentang Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil.
    3. Keputusan Kepala Badan Kepegawaian Negara Nomor 12 Tahun 2002 tanggal 17 Juni 2002 tentang Ketentuan Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 99 Tahun 2000 tentang Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2002.

    Setiap pegawai baru yang dilantik atau diputuskan sebagai Pegawai Negeri Sipil / PNS baik di pemerintah pusat maupun daerah akan diberikan Nomor Induk Pegawai atau NIP yang berjumlah 18 dijit angka, golongan dan pangkat sesuai dengan tingkat pendidikan yang diakui sebagai mana berikut di bawah ini :
    1 Pegawai baru lulusan SD atau sederajat = I/a
    2 Pegawai baru lulusan SMP atau sederajat = I/c
    3 Pegawai baru lulusan SMA atau sederajat = II/a
    4 Pegawai baru lulusan D1/D2 atau sederajat = II/b
    5 Pegawai baru lulusan D3 atau sederajat = II/c
    6 Pegawai baru lulusan S1 atau sederajat = III/a
    7 Pegawai baru lulusan S2 sederajad/S1 Kedokteran/S1 Apoteker = III/b
    8 Pegawai baru lulusan S3 atau sederajat = III/c

    Masa kerja untuk kenaikan pangkat pertama Pegawai Negeri Sipil dihitung sejak pengangkatan sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil. Kenaikan pangkat dilaksanakan berdasarkan sistem kenaikan pangkat reguler dan sistem kenaikan pangkat pilihan. Kenaikan Pangkat Reguler Kenaikan pangkat reguler diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil yang tidak menduduki jabatan struktural atau jabatan fungsional tertentu dan diberikan sepanjang tidak melampaui pangkat atasan langsungnya. Kenaikan pangkat reguler ini diberikan sekurang-kurangnya telah 4 tahun dalam pangkat terakhir dan pangkat tertingginya ditentukan oleh pendidikan tertinggi yang dimilikinya.

    Kenaikan pangkat reguler juga diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil yang:
    1 Melaksanakan tugas belajar dan sebelumnya tidak menduduki jabatan struktural atau jabatan fungsional tertentu, dan
    2 Dipekerjakan atau diperbantukan secara penuh di luar instansi induk dan tidak menduduki jabatan pimpinan yang telah ditetapkan persamaan eselonnya atau jabatan fungsional tertentu.

    Kenaikan pangkat reguler tertinggi diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil sampai dengan pangkat:
    1 Pengatur Muda golongan ruang II/a, bagi yang memiliki Surat Tanda Tamat Belajar Sekolah Dasar.
    2 Pengatur golongan ruang II/c, bagi yang memiliki Surat Tanda Tamat Belajar Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama.
    3 Pengatur Tingkat I golongan ruang II/d, bagi yang memiliki Surat Tanda Tamat Belajar Sekolah Lanjutan Kejuruan Tingkat Pertama.
    4 Penata Muda Tingkat I golongan ruang III/b, bagi yang memiliki Surat Tanda Tamat Belajar Sekolah Lanjutan Tingkat Atas, Sekolah Lanjutan Kejuruan Tingkat Atas 3 Tahun, Sekolah Lanjutan Kejuruan Tingkat Atas 4 Tahun, Ijazah Diploma I, atau Ijazah Diploma II.
    5 Penata golongan ruang III/c, bagi yang memiliki Ijazah Sekolah Guru Pendidikan Luar Biasa, Ijazah Diploma III, Ijazah Sarjana Muda, Ijazah Akademi atau Ijazah Bakaloreat.
    6 Penata Tingkat I golongan ruang III/d, bagi yang memiliki Ijazah Sarjana (SI), atau Ijazah Diploma IV.
    7 Pembina golongan ruang IV/a, bagi yang memiliki Ijazah Dokter, Ijazah Apoteker, Ijazah Magister (S2), atau ijazah lain yang setara
    8 Diangkat menjadi Pejabat Negara;
    9 Memperoleh surat tanda tamat belajar atau ijazah;
    10 Melaksanakan tugas belajar dan sebelumnya menduduki jabatan struktural atau jabatan fungsional tertentu;
    11 Telah selesai mengikuti dan lulus tugas belajar; dan
    12 Dipekerjakan atau diperbantukan secara penuh di luar instansi induknya yang diangkat dalam jabatan pimpinan yang telah ditetapkan persamaan eselonnya atau jabatan fungsional tertentu.

  • Salahudin:

    mohon bantuan dan infonya pak,
    1.saya lulus cpns data base th 2009 pengangkatan Pendidikan DI/Gol. II-a dengan masa kerja 5 tahun 1 bulan, pada saat honor saya lanjut studi ke Sarjana-S1 dengan mendapatkan ijin Belajar dari Dekan, pada tahun 2010 saya Wisuda (dapat Ijazah), tahun 2011 saya PNS pertanyaan saya: Apakah saya bisa penyesuaian dari ijazah DI/Gol. II-a ke S1/Gol. III-a, terimakasih sebelumnya atas bantuanya.

    2. Apakah bisa di akui BKN penesuaian ijazah dengan ijin Dekan (atasan saya langsung) karena info dari Kepegawaian Rektorat sekarang harus ijin Rektor, dan mendapatkan ijazah S1 setelah PNS

    Jawab:
    Persyaratan untuk penyesuaian ijazah salah satunya memang harus ada ijin/tugas belajar, kalau di perguruan tinggi dalam hal ini dari Rektor/Ketua/Direktur PTN. Untuk jalan keluar terhadap permasalahan Anda silahkan berkonsultasi dengan biro kepegawaian di PTN tempat Anda bekerja.

  • HADI:

    SAYA DARI DAERAH,DAN DIANGKAT MENJADI PNS AWAL 2012, PERTENGAHAN TAHUN SAYA IKUT SELEKSI S2 BEASISWA KHUSUS KEMENTRIAN.A SAAT LULUS SAYA BARU MENGURUS TUGAS BELAJAR KARENA KANTOR DAN TEMPAT KULIAH BEDA PROVINSI. IZIN ATASAN, IZIN DINAS TERKAIT SAYA DAPATKAN. SAAT INI PERKULIAHAN SUDAH BERJALAN 1 SEMESTER NAMUN SRT TGS BELAJAR SAYA MASIH DALAM MASALAH. BKD TIDAK MENERIMA ATAU MEMPROSES BERKAS SAYA KARENA BELUM 2TH DR SK PNS MESKIPUN BEASISWA BUKAN DARI PEMDA. SEGALA USAHA DI DAERAH SAMPAI KE PEJABAT TERTINGGI SUDAH SAYA TEMPUH TETAP TIDAK ADA DUKUNGAN WALAU DENGAN ALASAN KHUSUS UNTUK KEPENTINGAN INSTANSI BUKAN PRIBADI. JIKA SAYA MUNDUR AKAN ADA SANGKSI DARI PERJANJIAN BEASISWA. MOHON SARAN DAN SOLUSI YANG HARUS SAYA TEMPUH….TRIMS

    Jawab:
    Alasan yang disampaikan oleh BKD di daerah tempat anda bekerja memang sesuai dengan aturan yang ada. Masalahnya adalah ada tidaknya ‘kebijakan’ dalam menerapkan aturan tersebut. Jalan keluarnya adalah Anda perlu melakukan pendekatan yang intensif dan strategis kepada pihak terkait di daerah. Jika peluang tersebut akhirnya tidak juga berhasil Anda peroleh, maka saran saya tetaplah Anda lanjutkan tugas belajar saat ini, karena ilmu dan gelar yang Anda peroleh akan meningkatkan kapasitas diri Anda.

  • Nurkhaerani:

    mohon info bapak:
    bagaimana cara melanjutkan study penyetaraan D4, dan apa saja persyaratannya… terima kasih

  • Irwansyah Basri:

    Sepertinya blog ini sangat menarik dan sangat aktif dalam tanya jawab, sampai saya tidak habis membacanya semua.
    Mohon arahannya Pak,
    - saya PNS daerah/kabupaten,
    - saya mendapat Tugas Belajar dari provinsi,
    - SK Tugas Belajar S2 dari kabupaten berakhir desember 2012,
    - sampai sekarang saya belum memegang SK Tugas Belajar dari Provinsi
    - biaya dan segala sesuatu menyangkut kuliah saya lancar Pak alhamdulillah
    - insyaAllah saya akan sidang viva pertengahan januari 2013, dan konvo/wisuda bulan oktober 2013

    yang jadi pertanyaan saya Pak,
    1. kalau saya tidak memperpanjang Tugas Belajar kabupaten, apa konsekuensinya Pak?
    2. menurut peraturan, kapan saya masuk kantor lagi Pak? apakah setelah selesai sidang viva? atau setelah wisuda?

    Terimakasih Pak,
    (kalau boleh, tolong Bapak kirim balasan ke email saya)

  • Irwansyah Basri:

    Blog yg sangat menarik Pak,
    Saya PNS daerah/kabupaten,mendapat beasiswa s2 dari provinsi.
    - SK Tugas belajar dari daerah/kabupaten berakhir desember 2012 (SK dari provinsi belum diberikan)
    - biaya ditanggung penuh dari provinsi dan sampai sekarang alhamdulillah masih lancar
    - Viva/sidang thesis tanggal 8 Januari 2013,
    - Konvo/wisuda oktober 2013
    yang jadi pertanyaan saya,
    1. menurut peraturan, perlukah saya memperpanjang SK Tugas Belajar dari kabupaten?
    2. kalau saya tidak memperpanjang SK kabupaten, kapan saya mesti masuk kantor lagi?setelah sidang atau setelah wisuda?

    Kalau boleh saya mendapat balasan ke email saya Pak, terimakasih.

  • Wahono Widodo:

    Pak, saya baru lulus CPNS kemenkumham tahun 2012 untuk formasi sipir gol.2a (sma) yang ditempatkan di lapas anak pria tangerang sedangkan saya lulusan s1 pendidikan biologi dr PTN. Pertanyaan saya adalah, apakah dapat dilakukan penyetaraan ijasah dr gol.2a ke gol.3b mengingat ijasah s1 saya turun sblm SK CPNS turun? Mohon pencerahannya Pak. Terima kasih.

  • abd rasyid hasan:

    saya guru SD mengajar mapel Seni Budaya dengan ijazah terakhir S1 PGSD ( guru kelas). sy berkeinginan utuk melanjutkan S2 jurusan Seni. Yang jadi permasalahan surat tugas belajar tidak boleh dikeluarkan karna batas usia untuk kejenjang S2 maksimal usianya 37 thn sementara usia sy sekarang 41 thn. Benarkah demikian?

  • DENI:

    SALAM PAK. SY MAU NANYA APAKAH UNTUK UNIVERSITAS TERBUKA ( UT) PERLU IZIN BELAJAR UNTUK PENYESUAIAN IJAZAH.

  • dahlia:

    askum.saya seorang pns yg sk pns nya baru 5 bulan saya dpatkan sya skarang s2..tapu saat mengajukan izin belajar..dri bkd nya hrus 2 tahun dari sk pns…padahal di tmpat laen kabupaten laen..malah 2 tahun dari cpns aturannya..artinya aturan itu tiap daerah laen ya??apakah memang bnar hrus 2 tahun dari sk pns mendpatkan izin beljar??trima ksih..

  • Ainal Mardhiah:

    Blok ini sangat menarik bagi saya pak.
    Saya PNS gol III/c dengan jabatan ka.si. non struktural di Pemkab Pidie Aceh sedang tugas belajar di UNSYIAH dengan perjanjian tidak menuntut biaya TB dari Pemkab, saya dapat aktif bekerja 4 hari dalam seminggu. Pertanyaan saya: bagaimana cara memperoleh tunjangan beasiswa seperti tersebut dalam Permenkes no. 48 th. 2009 pasal 14 ayat e? dan berapa jumlahnya? Apa benar bahwa jabatan saya sbg ka.si. akan terhenti secara otomatis setelah bulan ke 6? Apakah ada dasar hukumnya? Kalau boleh saya mendapat balasan ke email saya Pak, terimakasih.

  • Yth, Bapak/Ibu/Sdr-i Admin. Mohon Petunjuk. Saya punya masalah dalam Ijin Belajar saya. Masalahnya terdapat pada Poin 5. “Bidang pendidikan yang dikuti harus mendukung pelaksanaan tugas jabatan” (Surat Edaran Menpan No.SE/18/M.PAN/5/2004 ttg Pemberian Tugas Belajar dan Ijin Belajar bagi PNS) nahh begini pak, saya kan lulusan SMK Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan tahun lulus 2009, pada saat pengangkatan CPNS saya masuk sesuai formasi yakni Operator Komputer (II a). Pada saat saya kuliah saya ambil jurusan Sosial (skrg sudah masuk semester 7). nahh pada saat saya mau buat Surat Ijin Belajar ke BKDD saya di beritahu bahwa nantinya saya tidak bisa penyesuaian ijazah jika saya meneruskan kuliah di jurusan Sosial, karena tidak sesuai jabatan (katanya) Tapi kan Jabatan Saya di Instansi hanyalah staf pelaksana atau sekarang dikenal dgn fungsional umum. Apakah bisa jika saya lulus S1 nanti ada peluang untuk penyesuaian Ijazah. Kata pegawai dari BKDD sihh kalau cuma mengeluarkan Surat Ijinnya mereka bisa proses, tapi kalau nntinya mau penyesuaian ijazah mereka bilang tidak bisa. Apakah bisa jika saya lulus S1 nanti ada peluang untuk penyesuaian Ijazah?? Mohon bantuan dan jalan keluarnya. Trima kasih Salam Korps Pegawai RI !!

  • Yth, Bapak Admin.
    Saya punya masalah dalam Ijin Belajar saya. Masalahnya terdapat pada Poin 5. “Bidang pendidikan yang dikuti harus mendukung pelaksanaan tugas jabatan” (Surat Edaran Menpan No.SE/18/M.PAN/5/2004 ttg Pemberian Tugas Belajar dan Ijin Belajar bagi PNS)
    nahh begini pak, saya kan lulusan SMK Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan tahun lulus 2009, pada saat pengangkatan CPNS saya masuk sesuai formasi yakni Operator Komputer.
    Pada saat saya kuliah saya ambil jurusan Sosial. nahh pada saat saya mau buat Surat Ijin Belajar ke BKDD saya di beritahu bahwa nantinya saya tidak bisa penyesuaian ijazah jika saya meneruskan kuliah di jurusan Sosial, karena tidak sesuai jabatan (katanya)
    Tapi kan Jabatan Saya di Instansi hanyalah staf pelaksana atau fungsional umum. sedangkan kuliah saya tinggal menunggu menyusun skripsi. Apakah bisa jika saya lulus S1 nanti ada peluang untuk penyesuaian Ijazah. Kata pegawai dari BKDD sihh kalau cuma mengeluarkan Surat Ijinnya mereka bisa proses, tapi kalau nntinya mau penyesuaian ijazah mereka bilang tidak bisa. Apakah bisa jika saya lulus S1 nanti ada peluang untuk penyesuaian Ijazah??
    Mohon bantuannya dan jalan keluarnya thx

  • yeni:

    ass
    Yth bapak admin
    izin bertanya
    saya lulusan d4 kebidanan
    seandainya saya daftar pns menggunakan izasah d3 sedangkan saya telah memiliki izasah d4 apakah nanti jika saya di terima menjadi pns bisa penyetaraan ijasah d4 nya? dan bagai mana menurut bapak admin jika seandaikanya saya melanjutkan study s2? terimkasih

  • wahyu:

    apakah ijin belajar itu hanya diperbolehkan untuk kampus2 yang besar aja, soalnya kalau kampus besar itu biasanya biayanya mahal jadi banyak yang tidak bisa kuliah pak seperti saya, mohon petunjuknya.

  • herman turu:

    pak…ijin belajar untuk melanjutkan s2 dari dinas atau bupati…mohon penjelasannya

  • Tia:

    Apakah benar untuk penyesuaian ijazah dr gol.II.a ke gol.IIIa hrs tggu sampai IIc dl? sementara ijazah S1 sy tahun 2012 sdh keluar dan sy CPNS TMT januari 2010 dan sudah PNS TMT 2011,apakah hrs menunggu IIc dulu baru bisa disesuaikan ijazah S1 nya? Mohon penjelasannya dan solusinya pak,terima kasih..

  • Tia:

    Apakah benar untuk penyesuaian ijazah dr gol.II.a ke gol.IIIa hrs tggu sampai IIc dl? sementara ijazah S1 sy tahun 2012 sdh keluar dan sy CPNS TMT januari 2010 dan sudah PNS TMT 2011,apakah hrs menunggu IIc dulu baru bisa disesuaikan ijazah S1 nya?
    Sementara temen sy PNS thn 2006, Selesai S1 tahun 2010, tahun 2011 sdh langsung naik ke gol.IIIa.
    Mohon penjelasannya dan solusinya pak,terima kasih..

  • Tia:

    Apakah benar untuk penyesuaian ijazah dr gol.II.a ke gol.IIIa hrs tggu sampai IIc dl? sementara ijazah S1 sy tahun 2012 sdh keluar dan sy CPNS TMT januari 2010 dan sudah PNS TMT 2011,apakah hrs menunggu IIc dulu baru bisa disesuaikan ijazah S1 nya?
    Sementara temen sy PNS thn 2006, Selesai S1 tahun 2010, tahun 2011 sdh langsung naik ke gol.IIIa, sementara di daerah sy hrs nggu IIc dl..
    Mohon penjelasannya dan solusinya pak,terima kasih..

  • Saya PNS GOL IIB TMT 1 JAN 2010
    Pada tahun ini saya masuk UT Transfer D2
    Pertanyaan saya
    1. Apakah saya harus buat ijin belajar karena katanya kalau UT cukup Rekomendasi Kepala sekolah
    2. Apakah dengan ijazah S1 PGSD saya langsung usual Gol IIIA karena sampai saya wisuda Nanti saya bisa Gol IIC dan kebetulan ijazah saya D2 PGSD

    Jawab: untuk studi lanjut harus ada ijin belajar atau tugas belajar dari atasan, jika Anda di Pemda bisa melalui BKD setempat. Untuk dapat melakukan penyesuaian ijasah ada prasyarat yang harus dipenuhi sesuai ketentuan peraturan kepegawaian. Jika Anda tidak melakukan penyesuaian maka ijasah yang ANda peroleh tidak akan dimasukkan di databased kepegawaan Anda di BAKN.

  • Uwo':

    mau nanya Gan
    1.kalau blum mengantongi IZIN belajar trus udah kulia apa di pertenghan semester kita bisa mengurus izin belajar, ?
    2. apa seorang pejabat berhak memberhentikan perkulihan seseorang yang ingin maju dalam SDM ?
    Mohon petunjuk Ghan

    Jawab: surat ijin belajar bisa saja diurus ketika sudah proses belajar telah berlangsung, hanya saja lebih ideal bila pengurusan ijin diselesaikan sebelum kuliah di mulai, krn kadang pengurusan membutuhkan waktu. Yang terpenting adalah ketika nanti sdh terima ijasah sudah ada surat ijin/tugas belajarnya, karena untuk proses penyesuaian ijasah keduanya dibutuhkan keberadaannya. Untuk pertanyaan kedua, melanjutkan sekolah atau mengembangkan diri adalah hak setiap staf/karyawan dan atasan harus memberi kesempatan tersebut. Hanya saja untuk ijin/tugas belajar ada syarat-syarat yang harus dipenuhi. Selama prasyarat tersebut dipenuhi saya rasa staf/karyawan berhak untuk mendapat kesempatan studi lanjut.

  • pandi:

    Salam…
    Gan, saya kuliah Tahun 1996, karena kerusuhan maka saya melanjutkan kuliah di kota lain (seberang pulau), yg wisuda pada tahun 2012. sebelum tamat kuliah saya mengabdi sbg pegawai honorer tahun 2004 di kota lain pula dan tahun 2007 saya diangkat sebagai cpnsd Gol.II. yang ingin saya tanyakan, bagaimana dengan status kuliah saya? apa harus dibuat ijin atau tugas belajar? atau keterangan belajar dari pemda setempat? mengingat waktu masuk kuliah saya belum ada ikatan dinas dengan pemda. Mohon bantuannya. Terimakasih sebelumnya. Salam

    Jawab: Silahkan Anda datang ke BKD setempat untuk memperjelas status sekolah Anda. Untuk penyesuaian ijasah maka keberadaan ijin belajar menjadi salah satu prasyarat..

  • jaya:

    Assalamualaikum,
    pak saya ingin bertanya tentang ijin belajar. Saya lulusan SMA dan masuk pns berdasarkan pengangkatan honorer. TMT CPNS saya 2007, TMT PNS 2008, saya mendapat SK TUGAS BELAJAR tahun 2009 dan sekarang sy telah menyelesaikannya.
    Hanya saja ketika mengajukan kenaikan pangkat ke gol.IIIa, berkas saya dikembalikan dengan catatan klarifikasi :
    TUGAS BELAJAR 2009, D4, SELESAI 2012
    LULUS CPNS 2007, TAHUN MASA KERJA 3 TAHUN.
    menurut bkd mungkin karena SK TUBEL Tidak sesuai dengan aturan dimana minimal 2 thun dr TMT PNS. Apakah mmg demikian pak?
    Hanya saja menurut sy bukankah SK TUBEL itu urusan intern pemda dgn stafnya. Tentu ada pertimbangan dgn sk tsb.
    demikian pak.. mohon pencerahannya..

  • jaya:

    Assalamualaikum
    Pak, Saya lulusan SMA yang lulus PNS berdasarkan pengangkatan tenaga honorer. TMT CPNS saya 1-1-2007 dgn masa kerja 3 tahun 6 bulan, TMT PNS 1-1-2008.
    Pada bulan Februari 2009 saya mendapat Tugas belajar dengan SK TUBEL yang ditandatangani walikota.
    Saat ini saya telah menyelesaikan pendidikan itu dan mengajukan kenaikan pangkat. Namun berkas saya dikembalikan BKN dengan catatan KLARIFIKASI :
    “Tugas belajar 2009, DIV, Lulus 2012.
    CPNS 2007 Tahun Masa Kerja 3 Tahun.”
    Menurut BKD mungkin karena SK tubel saya tidak sesuai peraturan karena belum 2 tahun dr SK PNS, namun menurut saya bukankah itu merupakan intern pemda dengan stafnya, mengingat ada pertimbangan tentang SDM sesuai SK tsb.

    Mohon pencerahannya pak, apakah BKN menempatkan batasan masa kerja dalam perolehan sk tubel dalam proses kenaikan pangkat. Teman saya tidak mendapat masalah apa2, padahal berkasnya secara data sama dengan saya.

    terima kasih pak…

    Jawab
    Aturan yang terkait dengan ijin dan tugas belajar memang sudah jelas dan baku, tetapi dalam pelaksanaannya bisa saja terjadi deviasi karena personal pelaksana (BKD) mempunyai interpretasi dan kebijakan yang berbeda. Pada kasus Anda pada hemat saya yang mungkin untuk dilakukan adalah lobby atau pendekatan interpersonal. Karena anda tidak mungkin set back dari awal lagi, maka tanyakan bagaimana jalan keluarnya. Semoga ada jalan keluar, jika satu jalan tertutup jangan putus asa untuk mencari jalan-jalan yang lain. Semoga sukses

  • wawan:

    Salam.
    saya sedang tugas belajar s3 di UB malang, yang saya tanyakan adalah apakah kum B seperti seminar dsb saat tugas belajar nantinya bisa untuk kenaikan pangkat berikutnya, saat seminar saya menggunakan identitas dosen di tempat kami kerja, bukan identitas sebagai mahasiswa. intinya apakah saat kuliah bisa sambil mencari kum B ?

  • roby:

    aslmkm pak. saya mau tanya dan minta saran. alhamdulillah saya telah lulus beasiswa dari kementrian, tapi muncul permasalahan saat pengurusan sk tubel karena pns saya belum 4 th sesuai yg ditentukan dalam perwako,jadi tidak bisa bkd mengeluarkan sk tubel saya. pertanyaan saya
    1. saya diangkat pns dari tenaga honorer th 2010 tapi di sk terhitung masa tugas saya 5 th lebih, menurut saya itu tidak melanggar aturan,menurut bpk?
    2, jika sk tubel saya ditolak masih bisakah saya melanjutkan ambil beasiswa s2?
    3. jika saya melanjutkan tanpa sk tubel apakah bisa saya terhindar dari sanksi pp 53,karena saya sudah memiliki surat rekomendasi dari kepala kantor saya?
    trimakasih atas saran dan jawaban yg bapak berikan. harap di balas ke email saya. trimakasih.waslam

  • pujangga:

    aslmkm pak. saya mau tanya dan minta saran. alhamdulillah saya telah lulus beasiswa dari kementrian, tapi muncul permasalahan saat pengurusan sk tubel karena pns saya belum 4 th sesuai yg ditentukan dalam perwako,jadi tidak bisa bkd mengeluarkan sk tubel saya. pertanyaan saya
    1. saya diangkat pns dari tenaga honorer th 2010 tapi di sk terhitung masa tugas saya 5 th lebih, menurut saya itu tidak melanggar aturan,menurut bpk?
    2, jika sk tubel saya ditolak masih bisakah saya melanjutkan ambil beasiswa s2?
    3. jika saya melanjutkan tanpa sk tubel apakah bisa saya terhindar dari sanksi pp 53,karena saya sudah memiliki surat rekomendasi dari kepala kantor saya?
    trimakasih atas saran dan jawaban yg bapak berikan. harap di balas ke email saya. trimakasih.waslam

  • TomZ:

    Gan Mau Nanya :
    Saya PNS Di salah satu daerah Di indonesia, Saya D3 Keperawatan, Trus saya Kulia S1 Keperawatan(S.Kep.NS) Tapi Saya Tidak Mengambil Profesinya Hanya S1 Yaitu (S.Kep)
    apakah Bisa Disesuaikan untuk kenaikan Pangkat saya nantinya ?

    Jawab:
    Seorang PNS Untuk dapat masuk dalam jabatan fungsional harus memenuhi prasyarat minimal. Jika Anda sudah memenuhi syarat untuk jabatan tersebut maka proses kenaikan pangkat sesuai dengan aturan yang sudah ada, sesuai perhitungan kedit point yang telah ditentukan. Untuk penyesuai ijasah saya rasa bisa Anda lakukan selama Anda memenuhi persyaratan yang telah ditentukan Badan Kepegawaian.

  • Eriansyah:

    Saya PNS di Tanjung Jabung Barat Jambi.mengenai tunjangan fungsuional, apakah begitu melaksanakan tugas belajar secara otomatis tunjangan fungsional diputus??karena jika melihat aturannya 7 bulan setelah melaksanakan tugas baru diputus..sementara saya begitu melaksanakan tugas, tunjangan diputus..mohon petunjuknya..trims

    Jawab:
    Tunangan profesional adalah sebagai penghargaan kerja profesi kita, oleh karena itu ketika kita ‘off’ dari pekerjaan karena tugas belajar maka tunjangan tersebut untuk sementara waktu akan ditanggalkan atau tidak kita terima (setelah bulan ke-7).

  • yani ayu nur:

    ass,saya mohon bantuan pencerahan dgn masalah yg kami hadapi, saya pns saat data best msk masi ijasah slta, namun sebelum sk cpns turun saya kuliah fak admin pendidikan, saat sk cpns turun saya sudah tamat, namun dlm perjalanan waktu saat ikut UPKP ijasah tdk linier, selang waktu saya transfer kefak ekonomi ,yang jadi pertanyakan saya
    1.saat saya ikuti pendidikan di pts dan akan meng-
    ajukan izin belajar keluar permen syarat peng-
    ajuan izin belajar PTS harus terakreditasi B
    namun izin tetap saya ajukan
    2.bisakah izin belajar saya turun dan disetujui
    trimakasih atas bantuan pencerahan, selamat menjalankan ibadah puasa

    jawab:
    Biasanya dalam mengeksekusi usulan penyesuaian BKD atau BKN berpatokkan pada SK Menpan yang telah diberlakukan. Silahkan Anda mencari informasi kepada fihak terkait di instansi daerah Anda

  • Sita:

    Saya seorang PNS aktif di Kota Pagar Alam, Sum-sel. saya mohon pencerahan darai bapak. saya bersuamikan orang jerman dan tinggal disana, saya bermaksud melanjutkan study S2 saya atas biaya sendiri di jerman tanpa harus kehilangan status saya sebagai PNS.
    Terima kasih sebelumnya dan selamat menunaikan ibadah puasa

    Jawab: Anda bisa mengambil cuti di luar tanggungan negara.

  • Muji Prihajatno:

    Salam Hormat,
    Saya seorang dosen PNS yang bertugas di Akademi Perikanan Sorong, Kementerian Kelautan dan Perikanan. Kebetulan saya mendapat tugas belajar dengan biaya instansi. sebagai PNS tugas belajar tunjangan fungsional dosen saya sudah dihentikan sejak bulan ke-7 berjalan, tetapi sampai sekarang saya tidak mendapatkan tunjangan tugas belajar sesuai dengan Keppres No.57 Tahun 1986. yang mau saya tanyakan bagaimana cara pengurusan tunjangan tersebut? karena kata KPPN tunjangan dapat dibayarkan kalau ada SK tugas belajar dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, bagaimana cara pengurusan SK tersebut?
    Terima kasih sebelumnya atas jawaban bapak.

  • mulianah:

    sy Mulianah, PNS yang sudah bekerja hampir 3 tahun lamanay,, z berniat untuk melanjutkan kuliah S1 Keperawatan,,,, Apakah ada undang2 yang mengatur tentang masa kerja PNS baru boleh melanjutkan kuliah???

  • warman:

    ass…saya seorang pns dengan pangkat pengatur muda Tk.I/IIb sekarang saya kuliah dan sudah memasuki tahap penyusunan skripsi,tetapi ditengah perjalanan ini saya mendaptkan kabar bahwa apa bila mau mengajukan penyesuaian ijasah nanti kampus dimana saya kuliah harus memiliki akreditasi B sedangkan di tempat saya kuliah hanya memiliki akreditasi C. pertanyaan saya apakah ada dalam UU, Permen, Perpres atau aturan yang berlaku dinegri ini yang menyatakan demikian tersebut yang saya maksud, mohon pencerahanya karna ditempat saya banyak yang todak mau lagi untuk melanjutkan menyusun skripsi karna alasan tersebut yang diterima terima kasih mohon pencerahanya…

Leave a Reply

*

Spam Protection by WP-SpamFree

Switch to our mobile site