Kata Mutiara

Jadilah yang terbaik di antara yang baik atau setidaknya menjadi yang baik di antara yang tidak baik

Kita Perlu Menghargai Aktivitas Ekstra Kurikuler Mahasiswa

Tidak mudah untuk mengurus mahasiswa, karena  karakteristik mereka beragam, kemauan mereka beraneka ria,  demikian halnya motivasi serta aktivitas mereka.  Tergantung orientasi dan tujuan masing-masing, ada sebagian dari mahasiswa yang demikian aktif di berbagai kegiatan, tetapi ada sebagian yang lain yang pasif, yang untuk menggerakkan keompok yang terakhir ini kadang harus dengan sedikit  ‘ancaman’ yang dikaitkan dengan nilai dan syarat kelulusan.

Tidak jarang, ketika saya membuka acara yang diselenggarakan oleh mahasiswa, jumlah peserta yang hadir hanya separuh bahkan kurang dari jumlah yang direncanakan.  Hanya untuk kegiatan yang dinyatakan oleh fakutas sebagai  ‘wajib diikuti’ , biasanya jumlah pesertanya memenuhi quota.

Dalam pandangan saya berbagai kegiatan kemahasiswaan sangat penting untuk meningkatkan soft skill mahasiswa dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam menghasilkan alumni yang berwawasan luas dan kompeten.  Ketidakadaan apresiasi dari institusi pendidikan terhadap setiap kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa menjadi penyebab munculnya sikap apatis pada sejumlah mahasiswa.

Berawal dari hal-hal tersebut maka saya berfikir perlunya dibangun sebuah sistem yang membuat mahasiswa merasa dihargai ketika melakukan berbagai macam kegiatan ekstra kurikuler. Dengan demikian mahasiswa menjadi tertarik dan berlomba-lomba  terlibat pada berbagai kegiatan ekstra kurikuler di fakultas ataupun universitas.  Saya berusaha keras untuk mencari dan menciptakan sistem yang dapat berfungsi sebagai faktor pendorong agar mahasiswa aktif mengikuti beragam kegiatan ekstra kurikuler.  Melalui diskusi dan telaah yang melibatkan mahasiswa, pendamping mahasiswa dan pimpinan fakutas maka pada tanggal 31 Januari 2010 Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat mengeluarkan Surat Keputusan tentang Pedoman penilaian Kegiatan Ekstra Kurikuler Mahasiswa.

Berdasarkan SK tersebut, setiap kegiatan yang dilakukan mahasiswa nantinya akan dihargai dengan satuan angka kredit yang disesuaikan dengan  bidang kegiatan, tingkat, dan bobot kegiatan yang dilakukan. Ruang lingkup Kegiatan Ekstra Kurikuler yang dihargai oleh fakultas meliputi segala aktivitas mahasiswa yang dilakukan dalam  bidang penalaran, minat bakat, dan pengabdian kepada masyarakat dalam lembaga kemahasiswaan yang ada pada tingkat fakultas, universitas maupun di luar universitas.

Untuk dapat mengimpementasikan ketentuan tersebut, jelas membutuhkan dukungan dan kerjasama semua pihak. Harapan saya sistem ini dapat diimpementasikan tidak hanya di tingkat fakultas, tetapi juga di tingkat universitas. Saya yakin apabila universitas mengadopsi sistem ini, prestasi ekstrakurikuer dan kiprah mahasiswa UNDIP akan berkibar di tingkat regional dan nasional. Semoga.

Be Sociable, Share!

Leave a Reply

*

This blog is kept spam free by WP-SpamFree.

Skip to toolbar