Kata Mutiara

Jadilah yang terbaik di antara yang baik atau setidaknya menjadi yang baik di antara yang tidak baik

Apa Manfaat Anda Mempelajari Ilmu Gizi

Jelaskan manfaat yang Anda peroleh setelah mempelajari Ilmu Gizi terkait dengan kompetensi Anda sebagai seorang Ahli Kesehatan Masyarakat.

Tuliskan pendapat Anda di Kolom Komentar.

Komentar Anda akan muncul setelah Anda melakukan Submit dan dikonfirmasi oleh mederator.

Perhatian: Cukup Sekali saja Anda melakukan Submit.

Pertanyaan ini diperuntukkan bagi peserta kelas ujian hari Senin

141 Responses to “Apa Manfaat Anda Mempelajari Ilmu Gizi”

  • Annisa Ayu Qonita
    nim : 25010111120042
    sangat membantu dalam kehidupan sehari2 apalagi bagi cwe yang sangat memperhatikan bentuk tubuh, dan sekarang ini tidak hanya kaum muda saja yang sadar akan pentingnya kesehatan. jadi mengetahui tentang ilmu gizi sangat membantu dalam hal tersebut.
    terlebih semakin maraknya produk-produk yang mengeklaim sebagai produk sehat, sehingga kita dapat memilah produk mana yang benar2 sehat maupun tidak :D

  • Fathin Faridah:

    Awalnya, memang dari kecil sudah menyukai hal-hal tentang gizi makanan. Tak jarang membaca artikel tentang apa-apa saja makanan yang bagus untuk dikonsumsi, dampaknya bagi tubuh, dan pernah membaca buku terjemahan tentang diet makanan yang baik sesuai golongan darah.
    Ketika mempelajari Ilmu Gizi, memang tidak jauh berbeda dari anggapan saya. Berhubung saya memang sudah suka dari kecil, ilmu ini makin memperkaya pengetahuan. Ketika pulang ke rumah, atau sedang berkumpul keluarga besar, sering ditanya tentang apa-apa saja yang boleh dimakan saat usia 40an, makanan yang baik dan tidak, atau soal kesehatan lainnya. Dan menurut saya, sebagai seorang mahasiswa Kesehatan Masyarakat, asalkkan memang sesuia kurikulum, itu memang perlu.

  • ALFI NUR AINI / 20003 / A:

    Nama : Alfi Nur Aini
    NIM/Kelas : 25010111120003/A

    Ilmu gizi adalah salah satu cabang ilmu pengetahuan yang khusus mempelajari hubungan antara makanan yang dimakan dan kesehatan tubuh. Menurut Sediaoetama (2008) bahwa “Pada mulanya Ilmu Gizi merupakan bagian dari Ilmu Kesehatan Masyarakat, tetapi kemudian mengalamai perkembangan yang sangat pesat sehingga memisahkan diri menjadi disiplin ilmu tersendiri.”
    Seorang SKM (Sarjana Kesehatan Masyarakat) adalah seorang dokter masyarakat, yang berarti SKM bertugas untuk memperbaiki dan “menyembuhkan” kondisi, kebiasaan dan pengetahuan masyarakat mengenai kesehatan. Masalah kesehatan yang perlu mendapat perhatian dalam masyarakat bukan hanya tentang safe sex, rokok, maupun gaya hidup yang kurang tepat, namun yang justru sering terabaikan adalah mengenai keadaan gizi masyarakat. Oleh karena itu, seorang ahli Ilmu Kesehatan Masyarakat dirasa tetap perlu mempelajari bidang ilmu ini dikarenakan lmu Gizi tetap merupakan bagian dari bidang Ilmu Kesehatan Masyarakat yang juga penting untuk menunjang peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
    Banyak kasus yang terjadi di Indonesia mengenai buruknya status gizi dalam masyarakat yang untuk saat ini, tindakan yang dilakukan pemerintah adalah memberikan suplai makanan bergizi dalam kurun waktu tertentu, namun sedikit yang memperhatikan tentang pentingnya memberikan kesadaran pada masyarakat tentang gizi itu sendiri. Rasanya kurang tepat jika masyarakat hanya diberikan bantuan berkala namun tidak ada kesadaran individu mengenai pentingnya menjaga status gizi dalam asupan makanan yang dikonsumsi setiap hari.
    Dengan mempelajari gizi, SKM dapat menjadi sarana dalam menciptakan masyarakat yang sehat, berkecukupan nutrisi, dan terbebas dari penyakit yang diakibatkan kekurangan gizi sesuai dengan konsep awal seorang SKM yang menekankan pada tindakan promotif dan preventif agar tercipta masyarakat yang sehat dan peduli pada kesehatan.

  • manfaat yang saya peroleh setelah mempelajari ilmu gizi terkait dengan kompetensi saya sebagai ahli kesehatan masyarakat adalah hal pertama yang saya dapat, saya dapat lebih waspada dengan setiap makanan yang saya konsumsi (kandungan lemak, protein dll). Saya lebih berhati-hati memilih makanan agar terhindar dari resiko yang mungkin di dapatkan dari makanan atau minuman tertentu. contohnya saya tidak pernah lagi mengkonsumsi es teh bersamaan dengan nasi dan berusaha sebisa mungkin untuk mengkonsumsi serat dan buah. Kemudian, keluarga adalah masyarakat terdekat yang bisa saya bantu agar terhindar dari resiko makanan. suatu hari nanti saya pun dapat mengaplikasikan di masyarakat yang sebenarnya. Sekian pendapat saya terima kasih :)

  • Linda Anjani Kasih:

    Nama : Linda Anjani Kasih
    NIM : 25010111140350
    Kelas : E 2011
    Sebagai ahli kesehatan masyarakat, ilmu gizi sangat bermanfaat. Manfaatnya kita dapat mengetahui hubungan antara makanan yang kita makan dengan kesehatan tubuh kita. Kita juga dapat mengetahui porsi makan yang baik untuk tubuh kita sehari-hari. Mengetahui akibat yang timbul bila kelebihan dan kekurangan zat makanan yang diperlukan tubuh, dan mengetahui zat apa saja yang dibutuhkan tubuh secara cukup. Ilmu yang didapat tidak hanya bisa digunakan untuk diri sendiri, namun bisa digunakan untuk keperluan orang lain menyangkut masalah gizi masyarakat.

  • Amalinda Kris Wijayanti:

    Nama : Amalinda Kris Wijayanti
    NIM : 25010111140355
    Kelas : E 2011
    Sebagai ahli kesehatan masyarakat, ilmu gizi sangat bermanfaat. Manfaatnya kita dapat mengetahui peristiwa yang terjadi di dalam tubuh, keadaan-keadaan yang ditimbulkan oleh masuknya makanan ke dalam tubuh kita. Kita juga dapat mengetahui hubungan antara makanan yang kita makan dengan kesehatan tubuh kita. Kita dapat mengetahui makanan dan zat gizi yang dibutuhkan tubuh secara cukup, porsi makan yang baik untuk tubuh kita, proses pencernaan dalam tubuh, metabolisme, penyerapannya dalam tubuh, fungsi dan berbagai akibat kekurangan dan kelebihannya bagi tubuh kita. Ilmu gizi sangat bermanfaat bagi diri kita sendiri serta orang lain.

  • Ajeng Sri Pujasari:

    Nama : Ajeng Sri Pujasari
    Nim : 25010111140308
    Kelas : E – 2011

    Manfaat yang dapat diambil setelah mempelajari ilmu gizi sangat banyak karena dengan mempelajari ilmu gizi kita dapat mengetahui cara pola makan dan memilih makanan yang baik, selain itu kita tahu kandungan apa saja yang terkandung dalam makanan, apalagi kita sebagai calon SKM harus memahami komposisi makanan yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, agar tubuh kita mendapat asupan yang sesuai. Seperti kutipan “you are what you eat” yang artinya bahwa apa yang kita makan berarti mencerminkan bagaimana kita sendiri. Contohnya, orang yang terlalu makan makanan yang berlemak, orang tersebut akan mengalami obesitas. Untuk itu setelah mempelajari ilmu gizi kitahrus bisa mengatur asupan makanan agar kandungan makanan yang masuk dalam tubuh tidak kurang dan tidak berlebih.

  • Rini Solekhati:

    Dengan mempelajari ilmu gizi sangat bermanfaat untuk meningkatkan kmpetensi sebagai ahli kesehatan masyarakat karena saya bisa lebih memahami memahami gizi yang baik dan yang buruk dan dapat mengknsumsi makanan yang sesuai dengan gizi seimbang. dengan adanya ilmu gizi saya dapat lebih mengerti tentang gizi yg baik karena dengan itu dapat lebih meningkatkan kesehatan masyarakat nantinya setelah saya menjadi ahli kesehatan masyarakat. Terima kasih Bapak Suyatno atas mata kuliah ilmu gizi yang telah diberikan.

  • Khanifa Fedianti / 25010111120010 / A:

    Nama : Khanifa Fedianti
    Nim : 25010111120010
    Kelas : A
    Email : fediantikhanifa@yahoo.co.id

    Manfaat yang Saya peroleh setelah mempelajari Ilmu Gizi terkait dengan kompetensi Saya sebagai seorang Ahli Kesehatan Masyarakat adalah :
    Saya berkeinginan besar dapat menjadi seorang tenaga pengelola program kesehatan yang pandai dalam menekan dan memecahkan masalah kesehatan masyarakat, salah satunya yaitu masalah gizi kesehatan. Di Indonesia banyak KLB atau Kasus Luar Biasa mengenai masalah gizi kesehatan diantaranya kurang gizi / gizi buruk, anemia, kekurangan zat besi ,yodium dan vitamin A yang kebanyakan menimpa anak – anak.
    Terima Kasih

  • Manfaat Mempelajari Ilmu Gizi bagi Peningkatan Kompetensi sabagai Ahli kesehatan Masyarakat
    Oleh : Temi Chintia Risva/ 25010111120009 – Kelas A FKM UNDIP 2011

    “You are what you eat” – semboyan ini rasanya sudah tidak asing lagi bagi masyarakat terutama yang menggeluti dunia kesehatan. Dilihat dari aspek ilmu pengetahuan makanan memang memiliki peranan penting dalam penentuan kualitas kesehatan suatu individu. Dengan kata lain, dapat dikatakan bahwa “mereka yang yang terbiasa dengan pola makan sehat akan cenderung memiliki tubuh yang sehat pula” pernyataan ini kemudian menimbulkan pertanyaan mengenai kriteria makanan yang disebut sehat.
    Banyak cara yang dapat ditempuh untuk dapat memperoleh tubuh yang sehat misalnya dengan berolah raga, cukup istirahat, mengkonsumsi suplemen untuk meningkatkan imunitas dan masih banyak lagi. Namun diantara cara-cara tersebut, metode paling efektif untuk memperileh tubuh yang sehat adalah melalui makanan. Untuk menunjang pengetahuan mengenai makanan yang sehat, diperlukan adanya ilmu yang mempelajari tentang makanan terutama nutrisi yang terkandung didalamnya dan manfaatnya bagi tubuh atau yang sering disebut sebagai ilmu gizi. Lalu, apa manfaat mempelajari ilmu gizi bagi seorang ahli kesehatan masyarakat?
    Kesehatan masyarakat yang berorientasi pada pencegahan dan promosi kesehatan memiliki tanggung jawab yang besar dalam mewujudkan masyarakat yang sehat. Seorang ahli gizi umumnya menjadi konselor pada masyarakat yang memiliki kebutuhn kusus dan mebutuhkan diet sesuai dengan kondisinya. Yang perlu digaris bawahi adalah ahli gizi hanya memberikan konseling gizi kepada orang-orang tertentu, bukan kepada masyarakat umum. Padahal pengetahuan mengenai gizi sangat erat kaitannya dengan status kesehatan masyarakat sehingga konseling gizi seharusnya tidak hanya diberikan kepada mereka yang memiliki kebutuhan khusus, melainkan kepada seluruh masyarakat. Disinilah peran kesehatan masyarakat sangat diperlukan. Dalam hal ini, seorang ahli kesehatan masyarakat dapat menjadi fasilitator untuk mentransformasikan pengetahuannya mengenai gizi kepada masyarakat secara luas.
    Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM) sendiri sesuai amanah UU Kesehatan no. 36 tahun 2009 adalah sumberdaya kesehatan strategis untuk melaksanakan Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) bidang promotif dan preventif. Lalu apa kaitan antara ilmu gizi dan peranan seorang searjana kesehatan masyarakat?
    Upaya preventing adalah upaya untuk mencegah sakit. Seperti yang telah dijelaskan diawal, upaya paling efektif untuk memperoleh tubuh yang sehat adalah melalui pola makan yang sehat. Dengan mempelajari ilmu gizi, seorang ahli kesehatan masyarakat dapat melakukan upaya preventing melalui promosi kesehatan dengan menitik beratkan pada pemberdayaan pola hidup sehat. Upaya ini dapat dilakukan misalnya melalui sosialiasi gizi kepada masyarakat. Dengan meningkatnya pengetahuan masyarakat tentang ilmu gizi, diharapkan akan terbentuk pola hidup sehat dikalangan masyarakat sehingga derajat kesehatan masyarakat akan meningkat.
    Singkatnya, mempelajari ilmu gizi bukanlah kebutuhan bagi para dokter atau ahli gizi saja. Meskipun tidak memiliki peran kuratif seperti dokter serta tidak bertugas untuk memberikan konseling gizi dan menyusun menu diet, mempelajari ilmu gizi sangat besar manfaatnya bagi seorang ahli kesehatan. Selain untuk mendukung upaya preventing dan promoting, imu gizi juga dapat menjadi media bagi seorang ahli kesehatan masyarakat untuk mewujudkan pola hidup sehat demi tercapainya derajat kesehatan masyarakat yang baik.

  • NURUL AINI FADILAH (25010111130233) A 2011:

    Ilmu gizi sangat bermanfaat bagi peningkatan kompetensi saya sebagai calon Ahli Kesehatan Masyarakat. karena salah satu upaya preventif yang dilakukan dan dipromosikan seorang Ahli kesehatan masyarakat adalah dengan konsumsi makanan yang sehat dan bergizi seimbang. selain mendapat pengetahuan tentang nilai gizi yang terkandung dalam setiap makanan dan bahan makanan, saya juga dibekali dengan pengetahuan tentang sifat dan aspek klinis setiap sumber gizi. sehingga bisa diketahui bagaimana cara pengemasan, pemasakan, pengolahan serta penyimpanan setiap sumber gizi agar nilai gizinya terjaga dan dapat diserap tubuh secara optimal. tentunya pengetahuan ini akan sangat bermanfaat jika bisa disampaikan secara luas melalui upaya promotif (spesific nutrition). diharapkan semua pengetahuan ini bisa menjadi bekal untuk menjawab permasalahan yang ada di masyarakat.

  • Anissa Nurul Amallia:

    Anissa Nurul Amallia
    25010111140325
    Kelas E

    Manfaat dari pembelajaran ilmu gizi yang paling saya rasakan saat ini adalah bahwa gizi sangat berkaitan erat dengan kesehatan. Dimana saat seseorang mengkonsumsi makanan tanpa memperhatikan asupan gizi yang ada di dalam makanan tersebut, bisa jadi efek yang ditimbulkan adalah ketidak seimbangan gizi. Gizi yang tidak seimbang, baik kekurangan maupun kelebihan, dapat menyebabkan masalah kesehatan. Yang saya misalkan hanya satu orang, bagaimana apabila ternyata masyarakat Indonesia tidak memperhatikan gizi makanan mereka?? Ini bisa menimbulkan masalah gizi dalam jangkauan yang luas. Untuk itu, materi kuliah ilmu gizi ini menurut saya perlu untuk membuat gizi kesehatan masyarakat Indonesia lebih baik ke depannya. Paling tidak, memulai memperhatikan konsumsi asupan gizi dari diri sendiri dan keluarga kemudian ke lingkungan sekitar dan semoga ke masyarakat umumnya.

  • Tiara Asyfia Sidik:

    Nama : Tiara Asyfia Sidik
    Nim : 25010111140317
    Kelas : E – 2011

    Menurut saya manfaat yang diperoleh setelah mempelajari ilmu gizi terkait dengan kompetensi sebagai seorahg ahli kesehatan masyarakat yaitu ahli kesehatan masyarakat mencakup prevent atau mencegah dengan ditingkatkan nya kompetensi dapat meningkat kemampuan ahli masyarakat dalam proses penyuluhan dalam kegiatan memberi kesadaran pentingnya komposisi makanan bergizi pada tingkat keluarga dan masyarakat umum dan membuat masyarakat menjadi menyadari pentingnya asupan gizi yang seimbang dan dari asupan komposisi makanan yang sesuai dengan gizi maka secara tidak langsung dapat meningkatkan derajat kesehatan dapat menurunkan kesakitan, terutama untuk ibu hamil dan anak karena pada saat tersebut waktu yang rentan sekali terhadap penyakit. Jadi sebagai ahli ilmu kesehatan masyarakat harus menambahkan kompetensinya dalam ilmu gizi karena secara tidak langsung berdampak luas. Sekian terimakasih

  • Ritana Dwi Cahyani:

    Nama : Ritana Dwi Cahyani ( 25010111130232 ) kelas A

    manfaatnya adalah
    1. dapat membantu masyarakat dalam peningkatan gizi masyarakat terutama gizi Ibu dan anak
    2. Membantu salah satu anggota keluarga sendiri yang terkena penyakit tertentu sehingga mengetahui tentang makanan apa saja yang perlu dihindari atau di kurangi agar penyakit tersebut tidak semakin parah
    3.Dapat memberikan informasi tentang nutrisi apa saja yang baik dan makanan apa saja yang perlu dihindari kepada saudara yang sedang hamil atau memiliki bayi sehingga nutrisinya optimum.

  • ISMI ELYA WIRDATI:

    manfaat yang saya peroleh dalam mempelajari ilmu gizi yaitu kita bisa mengetahui akan asupan gizi baik dan mana itu yg buruk bagi tubuh.

    Dalam mempelajari ilmu gizi itu sendiri saya pun bisa memanage makanan sehari hari saya dalam makanan kosan , dari yang sering makan serba instan sekarang lebih mengurangi dan memperbanyak konsumsi jus dan buah, walaupun masih terkadang buat mi ataupun instan lainya seenggaknya sudah ada niat dan perbuatan untuk mengurangi mengkonsumsinya.

    saya juga lebih tahu ukuran porsi yang dimana agar tidak menimbulkan penyakit obesitas pada saat masa2 remaja seperti ini.
    bnyak penyakit yang timbul akibat kelebihan kekurangan vitamin ataupun mineral, karbohidrat, protein, air ,dsb

    Dari sinilah ilmu gizi sangat penting dalam kehidupan sehari hari,dan perlunya akan pemateri yang lebih banyak lagi. karna kita pun tidak akan tahu kelak tua kita seperti apa.

    ^_^

    NIM : 25010111140364
    KELAS : E R2-2

  • NAMA : ERLIN FITRIA DEWI
    NIM : 25010111130231
    KELAS : A 2011

    Ilmu gizi mempunyai banyak sekali manfaat, di dalam ilmu gizi kita mempelajari banyak sekali zat-zat gizi yang berperan penting bagi fungsi tubuh kita selain itu juga bagaimana kekurangan dan kelebihan zat-zat tersebut, manfaatnya, sampai ke cara pengolahan yang baik sehingga kandungan zat-zat yang penting tersebut tidak hilang dalam proses pengolahan tadi. Dengan demikian, ilmu pengetahuan kita dapat bertambah tentang bagaimana kita mengatur pola makan yang sehat, kemudian menerapkannya dalam kehidupan, selain itu kita juga dapat menularkan pengetahuan tersebut kepada orang-orang sekitar dalam hal ini masyarakat, karna nanti ranah seorang SKM adalah di masyarakat, sehingga mereka juga bisa tau dan bertambah ilmunya seperti kita. Juga kita dan orang-orang yang kita tulari ilmu tadi dapat menjaga kesehatan kita melalui konsumsi makanan yang sehat tersebut.

  • Dewi Mulyaningsih:

    Gizi itu menembus batas keilmuan, artinya di ilmu apapun gizi itu bisa dijadikan pedoman. Termasuk dalam ilmu kesehatan masyarakat, ilmu gizi sangat terkait dan berhubungan langsung dengan kualitas kesehatan masyarakat. Sehingga, manfaat ilmu gizi yang terkait dengan kompetensi saya sebagai ahli kesehatan masyarakat, yaitu mampu mencegah dan mengobati penyakit – penyakit yang rentan muncul akibat defisiensi gizi, serta mampu mempelajari perilaku dan pola hidup masyarakat yang berpedoman terhadap AKG (Angka Kecukupan Gizi).

    Nama : Dewi Mulyaningsih
    NIM : 25010111120015
    Kelas : A

  • Wisnu Ary Nugroho:

    manfaat yang saya peroleh setelah mempelajari ilmu gizi adalah saya dapat memahami seluk beluk makanan dari bermacam-macam kandungannya dari yang bermanfaat hingga yang merugikan. Nilai gizi suatu makanan juga dapat dihitung karena hal ini juga dapat menentukan status kesehatan. Dengan saya sebagai Sarajana Kesehatan maka saya dapat menyusun menu yang menyehatkan sesuai kebutuhan. Hal ini sangat penting diketahui.

    Wisnu Ary Nugroho
    Kelas A
    25010111120008

  • Rabiatul Amaliah:

    Nama : Rabiatul Amaliah
    Nim : 25010111120002
    Kelas : A

    Manfaat yg saya peroleh setelah mempelajari ilmu gizi terkait dengan kompetensi saya sebagai seorang ahli kesehatan masyarakat adalah :

    saya dapat mengetahui pengertian dari ilmu gizi dasar yaitu bagian dari ilmu kesehatan masyarakat yg mempelajari hubungan makanan dengan fungsi tubuh manusia , fungsi makanan , pengelompokan makanan serta nutrisinya , pengolahan makanan serta dampaknya bagi kesehatan pencernaan tubuh kita . Manfaat lain yg dapat saya peroleh adalah penilaian status gizi yang membahas tentang konsep dasar masalah gizi , penilaian status gizi secara langsung ( antropometri , klinis , biokimia , dan biofisik) dan secara tidak langsung ( survey konsumsi makanan , statistik vital ,dan faktor ekologi ) definisi , metode , macam macam prosedurnya dan prosesnya , kelebihan serta kelemahan nya , serta interpretasinya untuk masing masing metode penelitian status gizi . Juga dapat mengetahui macam macam zat gizi ( karbohidrat , lemak , vitamin , mineral dan air )serta derivatnya dan sumber sumber makanan untuk kebutuhan gizi manusia .
    sedangkan terkait dengan kompetensi sebagai seorang ahli kesehatan masyarakat maka diharapkan dapat mempunyai wawasan tentang cakupan dan peran ilmu gizi bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat , cara cara memperoleh informasi tentang status gizi dan kondisi perseorangan maupun masyarakat serta dapat menyusun program penyuluhan gizi atau penelitian yg disesuaikan dengan target atau sasaran yang akan dicapai

  • Febri Frans Pamungkas Sianturi:

    FEBRI FRANS PAMUNGKAS SIANTURI
    25010111120030
    KELAS A 2011

    Sebagai seorang ahli kesehatan masyarakat kita memerlukan pengetahuan yang luas tentang kesehatan, contohnya seperti Ilmu gizi. Ilmu Gizi adalah salah satu ilmu yang paling penting untuk di pelajari bagi seorang ahli kesehatan Masyarakat karena pengetahuan kita tentang gizi yang baik dapat menjadi alat untuk membantu masyarakat dalam mengingkatkan status gizi mereka. Di Indonesia banyak sekali permasalah – permasalah yang terkait dengan status gizi masyarakat yang buruk.Dan itu menjadi tugas kita sebagai sorang ahli kesehatan masyarakat untuk meningkatkan status gizi mereka. Kita dapat memberikan pengetahuan tentang status gizi yang baik kepada masyarakat dengan penyuluhan atau hal – hal promosi kesehatan yang lain. Dan Kompetensi kita sebagai seorang ahli kesehatan masyarakat akan meningkat. Karena kita mampu menyampaikan dan mengimplementasikan ilmu gizi yang kita pelajari tersebut sehingga status gizi masyarakat dapat berubah menjadi lebih baik.

  • Syilga Cahya Gemily:

    Syilga Cahya Gemily
    (25010111120001)
    Kelas A 2011

    Masalah yang terkait dengan gizi sudah sering terjadi di masyarakat, sudah tidak asing lagi adanya pemberitaan mengenai balita/anak2 yang mengalami gizi buruk ataupun bayi yang lahir cacat. Hal itu dikarenakan oleh tidak tercukupinya gizi balita/anak2 maupun ibu hamil yang mengakibatkan anaknya lahir cacat karena ibunya kurang mengkonsumsi zat gizi tertentu.

    Ilmu gizi merupakan cabang ilmu yang mempelajari hubungan antara makanan yang dimakan dengan kesehatan tubuh. Mempelajari ilmu gizi sangatlah penting bagi seorang ahli kesehatan masyarakat untuk mengurangi terjadinya masalah gizi tersebut di atas. Dengan metode promotif dan preventifnya, seorang ahli kesehatan masyarakat dapat menjadikan pengetahuan ilmu gizi yang diperolehnya menjadi acuan untuk melakukan promosi kesehatan sehingga dapat mengurangi masalah gizi yang ada di indonesia.

  • Kusumaningtyas Windi Astuti:

    Kusumaningtyas W.A.
    25010111140341
    Kelas E 2011

    Sebagai ahli kesehatan masyarakat tentu ilmu gizi sangat penting dalam peningkatan kompetensi karena dengan mempelajari ilmu gizi akan menambah pengetahuan dan ketrampilan ahli kesmas dalam dunia gizi yang sangat bereratan dengan kesehatan. Ilmu gizi sangat penting dalam kelangsungan hidup manusia. Dengan mempelajari ilmu gizi seorang ahli kesmas dapat menentukan status gizi masyarakat serta menyelesaikan masalah kesehatan di masyarakat yang berkaitan dengan gizi dapat diselesaikan melalui limu gizi yang sudah dikuasai. Ilmu gizi dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat, menjadikan manusia sehat secara jasmani. Nantinya seorang ahli kesmas sangat membutuhkan ilmu gizi karena kompetensi ahli kesmas juga dilihat dari ketrampilan dan pengetahuannya mengenai ilmu gizi.

  • APRILIA FATHUN NI'MAH:

    APRILIA FATHUN NI’MAH
    25010111120047
    KELAS A / 2011

    Manfaat Ilmu Gizi untuk meningkatkan kompetensi sebagai sarjana kesehatan masyarakat:
    Ilmu Gizi sangat berperan penting dalam kesehatan masyarakat untuk meningkatkan sekaligus memperbaiki status kesehatan di Indonesia. Meskipun Gizi kedokteran lebih menonjol ketimbang Gizi Kesehatan Masyarakat, setidaknya bagi SKM memiliki manfaat yang tidak kalah penting. Diantaranya adalah dari sisi preventif. Zaman sekarang banyak sekali makanan berkembang dengan berbagai macam jenis dan warna tetapi dari situlah semakin banyak orang mengabaikan kandungan makanan yang mereka konsumsi, mulai dari kandungan makanan yang bisa menjaga kesehatan orang tersebut atau sebaliknya bisa menjadikan penyebab penyakit nantinya.

    Melalui Ilmu Gizi Sarjana Kesehatan Masyarakat mampu mengatur pola makan masyarakat dengan berbagai bidang promosinya demi menjaga serta meningkatkan kesehatan masyarakat. Selain itu bisa menyusun komponen-komponen dari unsur gizi sesuai dengan kebutuhan tiap orang dalam satu produk makanan yang bisa dijangkau atau bahkan diaplikasikan sendiri oleh masyarakat dengan mudah.

  • Annisa Devi P:

    Annisa Devi P
    250101111200053
    A

    Setelah mempelajari Ilmu Gizi sebagai seorang Ahli Kesehatan Masyarakat manfaat yang saya peroleh menambah pengetahuan tentang bagaimana hubungan antara makanan yang kita makan dengan efek yang timbul dari makanan yang kita makan tersebut bagi kesehatan setelah makanan tersebut terjadi proses metabolisme dan mendapat manfaat juga cara untuk mencegah terjadinya kekurangan unsur-unsur makanan maupun faktor-faktor yang dapat menyebabkan seseorang tidak cukup memperoleh zat-zat gizi yang diperlukan tubuh yang nantinya akan mencegah timbulnya penyakit.

  • Yanuar Rasyid Muzzaki:

    Untuk seorang ahli kesehatan tentu saja banyak manfaat yang di dapat ketika belajar ilmu gizi. di Indonesia sendiri banyak penduduk yang status gizinya masih rendah, oleh karena itu sebagai ahli kesehatan masyarakat kita perlu tahu tentang ilmu gizi agar dapat berperan langsung memperbaiki status gizi masyarakat Indonesia. Selain itu mempelajari ilmu gizi juga dapat menambah pengetahuan tentang gizi yang harus terpenuhi oleh seseorang setiap harinya, status gizi berperan langsung dalam perbaikan tingkat kesehatan seseorang. jika seseorang kekurangan satu zat gizi saja maka dia akan terkena penyakit begitupun jika dia mengkonsumsi suatu zat secara berlebihan. oleh karena itu kita harus mempelajari ilmu gizi agar dapat menentukan jumlah konsumsi zat gizi yang tepat agar terhindar dari penyakit.

    Yanuar Rasyid Muzzaki
    25010111140329/E 2011

  • Nama : Kartika Yufi Arumning Melati
    NIM : 25010111120055
    Kelas : A

    Manfaat mempelajari Ilmu Gizi bagi peningkatan kompetensi saya nanti sebagai Ahli Kesehatan Masyarakat…
    Dengan mempelajari Ilmu Gizi kita mengetahui pengertian, kelompok, manfaat, fungsi, sumber zat gizi apa saja yang ada di dalam bahan dasar untuk menyusun makanan. Ada lima macam zat gizi yang kita kenal seperti : karbohidrat, lemak, protein, vitamin dan mineral. Masing-masing manfaat dari zat gizi tersebut tidak bisa saling menggantikan satu sama lain. Seperti contoh makanan empat sehat lima sempurna, merupakan contoh porsi makanan yang kandungan gizinya tidak dapat saling menggantikan.
    Dengan mengetahui semua manfaat keseimbangan zat gizi pada makanan maka dalam kehidupan sehari-hari kita dapat mengerti berapa banyak zat gizi yang seharusnya diperlukan oleh tubuh. Tidak kurang dan tidak lebih juga, karena bila kekurangan atau kelebihan dapat berdampak buruk bagi kesehatan kita. Dapat menyusun menu makanan setiap hari yang sesuai dengan kebutuhan kita sesuai dengan umur dan jenis kelamin. Bila apa yang kita makan memenuhi zat gizi seimbang maka tubuh kita akan memperoleh energi yang sesuai pula, sehingga kita dapat melakukan aktivitas atau pekerjaan dengan maksimal terhindar dari penyakit karena daya tahan tubuh kita terjaga dengan mengkonsumsi vitamin.
    Bagi yang perekonomiannya kurang dalam mengatasi masalah kekurangan gizi, bukan mimpi bagi mereka bila ingin mendapatkan gizi yang baik untuk kehidupannya. Makanan bergizi tidak harus mahal. Bahan-bahan makanan seperti tahu, tempe, dan telur merupakan contoh dari makanan bergizi yang harganya terjangkau.
    Masalah terhadap pemenuhan gizi kerap sekali disepelekan, padahal jika didiamkan masalah tersebut akan berdampak buruk bagi kehidupan yang lebih luas. Anak-anak yang kekurangan gizi akan tumbuh menjadi anak yang cenderung intelegensinya rendah. Saya sebagai Ahli Kesehatan Masyarakat selalu berusaha untuk memberitahukan kepada masyarakat awam mengenai pentingnya gizi dalam pertumbuhan dan kesehatan.
    Terima kasih…

  • Sarah Astari-25010111140362-kelas E/2011:

    Sarah Astari
    25010111140362
    kelas E 2011

    Manfaat mempelajari Ilmu Gizi bagi peningkatan kompetensi sebagai seorang Ahli Kesehatan Masyarakat adalah Sarjana Kesehatan Masyarakat memiliki keterampilan khusus di bidang gizi untuk menanggulangi yaitu baik yang overnutrition(Gizi lebih) maupun yang undernutrition(gizi kurang)dan mampu mengelola program gizi baik di bidang gizi institusi maupun gizi kesehatan masyarakat mulai dari perencanaan gizi nya sampai evaluasinya. Dan Sarjana Kesehatan Masyarakat memiliki kemampuan dan pengetahuan untuk melakukan penyuluhan yang berkaitan dengan Gizi di masyarakat.

  • Dwi Puryani:

    Nama : Dwi Puryani
    Nim : 25010111120007
    Kelas : A 2011

    Manfaat mempelajari ilmu gizi bagi peningkatan kompetensi saya nanti sebagai ahli Kesehatan Masyarakat ?

    Menurut saya,dengan kita mempelajari ilmu gizi kita dapat mengetahui bagaimana mengatasi masalah kekurangan gizi atau masalah lain yang terkait dengan gizi. Karena kita tahu bahwa di Indonesia ini masih banyak terjadi kasus kekurangan gizi. Dengan kita mempelajari ilmu gizi kita dapat menjadikan pedoman untuk mengatasi masalah- masalah tersebut yang terjadi dalam masyarakat.
    Kita juga dapat mengetahui makanan – makanan yang baik itu seperti apa,dapat menyesuaikan makanan sesuai apa yang kita butuhkan dan sesuai dengan umur dan kondisi kita. Sehingga kita dapat membuat progam – progam untuk meningkatkan gizi masyarakat, dan untuk mengurangi presentase anak balita yang kekurangan gizi. Dengan ini maka akan terwujud masyarakat yang sehat dan sejahtera.

  • Adhiana Aysha R (25010111140354) Kelas E-2011:

    Adhiana Aysha R (25010111140354) Kelas E-2011
    Manfaat yang saya peroleh setelah mempelajari ilmu gizi adalah sangat banyak pertama saya menjadi tau bagaimana penilaian status gizi yg baik apakah itu termasuk kurang gizi atau kelebihan gizi.Menjadi lebih tau mengenai banyak macam vitamin manfaat serta makanan yang menjadi sumber vitamin bagi tubuh.

  • Anggita Novia Ristaningrum:

    Nama : Anggita Novia Ristaningrum
    Nim : 25010111120045
    Kelas : A 2011

    Manfaat mempelajari ilmu gizi bagi peningkatan kompetensi saya nanti sebagai ahli Kesehatan Masyarakat ?

    Untuk mengetahui masalah- masalah kekurangan gizi di masyarakat beserta dengan faktor- faktor penyebabnya. Dengan mengetahui masalah dan faktor penyebab kekurangan gizi di masyarakat, saya sebagai ahli Kesehatan Masyarakat akan mampu membuat progam peningkatan gizi yang mencakup setiap lapisan masyarakat secara menyeluruh

  • Dita Tiara Anggriani:

    Ilmu gizi merupakan salah satu bagian dari bidang ilmu kesehatan masyarakat. Gizi adalah proses makhluk hidup menggunakan makanan yang dikonsumsi secara normal melalui proses penyerapan, metabolisme dan pengeluaran zat-zat yang tidak digunakan. Ilmu gizi didefinisikan sebagai suatu cabang ilmu yang mempelajari proses pangan setelah dikonsumsi oleh manusia, masuk ke dalam tubuh, mengalami pencernaan, absorpsi, transportasi, penyimpanan, metabolisme serta pengeluaran zat-zat yang tidak digunakan yang berguna untuk pertumbuhan dan perkembangan yang sehat serta gigi yang sehat pula. Ilmu gizi mempelajari hal-hal penting untuk menunjang kesehatan diri sendiri dan masyarakat, antara lain ilmu gizi berperan dalam kesehatan tubuh makhluk hidup yaitu memelihara proses tubuh dalam pertumbuhan atau perkembangan serta mengganti jaringan tubuh yang rusak, memperoleh energy guna melakukan kegiatan sehari-hari, mengatur metabolisme dan mengatur berbagai kesimbangan air mineral dan cairan tubuh yang lain, berperan dalam mekanisme pertahanan tubuh terhadap berbagai penyakit, ilmu gizi juga berguna agar kita dan masyarakat tahu, mengerti proporsi makan kita dan masyarakat agar tidak terjadi malnutrisi dan juga meningkatkan kualitas makanan yang dimakan, kesehatan dan kualitas hidup. Itulah guna seorang kesehatan masyarakat dalam mempelajari ilmu gizi agar kita mengerti pentingnya gizi bagi tubuh sehingga dapat menyampaikan kepada masyarakat bagaimana proporsi serta tata cara makan seseorang yang benar dan sehat.

  • Nurulia Unggul P. R.:

    Nama: Nurulia Unggul P. R.
    NIM: 25010111140313
    Kelas: E

    Untuk kelangsungan hidupnya, manusia pasti membutuhkan makanan. “We are what we eat”. Istilah tersebut dapat berarti bahwa apa yang kita makan akan berdampak pada diri kita.
    Sebagai ahli kesehatan masyarakat nantinya, mempelajari ilmu gizi dapat membantu kita untuk lebih mengenal masyarakat, mengetahui pola makannya yang dapat mencerminkan gaya hidupnya, apa yang dimakan dapat menyebabkan dampak apa saja bagi kesehatan masyarakat nantinya, dan apa yang menjadi pantangan untuk dikonsumsi oleh masyarakat tersebut, dan sebagainya.
    Jadi, dengan mempelajari ilmu gizi, setidaknya kita bisa tahu makanan mana yang dibutuhkan dan baik buat diri kita sendiri maupun orang-orang terdekat kita, sebelum melangkah ke masyarakat.

  • Putri Arida Ipmawati
    NIM: 25010111120059
    Kelas : A / 2011
    Semester : III

    Sebagai seorang ahli kesehatan masyarakat nantinya, kita dituntut berperan langsung kepada masyarakat. Tidak hanya sebagai sosok tenaga kesehatan yang mampu memberikan penyuluhan, tapi saya dituntut untuk dapat menguasai bidang kesehatan masyarakat secara keseluruhan.
    Ilmu Gizi mengajarkan dan memberikan manfaat yang luar biasa kepada saya. Saya tidak hanya mampu mengetahui bagaimana kaitan ilmu gizi dengan kehidupan saya, tapi saya mampu memberikan hal – hal yang penting yang dapat saya salurkan kepada masyarakat kelak.
    Ilmu Gizi yang telah menjadi salah satu mata kuliah pokok, akan membantu kita kelak menjadi salah satu ahli gizi masyarakat yang profesional, yang tidak melulu menjadi tenaga gizi profesional pada bidang pendidikan, namun kami dituntut menjadi ahli gizi profesional di pasaran dan di lapangan nantinya yang mampu bersaing dengan tenaga kesehatan lainnya.

    Dengan menjadi tenaga kesehatan yang kompeten, saya dapat mengatasi masalah pangan yang terjadi dan mengancam kesehatan mayarakat. Sebagai tenaga kesehatan yang ahli dalam bidang gizi kita dapat merumuskan masalah kesehatan yang terjadi dan nantinya kita dapat memberikan alternatif jalan keluar yang terbaik bagi masyarakat agar terlepas dalam masalah kesehatan terutama dalam hal gizi.

    Gizi bukan hanya hal yang melulu mempelajari perihal makanan yang harus kita cerna , makanan pokok yang harus ada setiap harinya ataupun makanan yang hanya mengenyangkan. Tapi Gizi juga dapat memberikan informasi mengenai bagaimana kita menyediakan makanan yang berstandar mutu terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan fisik maupun mental dari manusia.

    Sebagai mahasiswa semester awal seperti saya , Ilmu Gizi yang saya terima dari bangku perkuliahan sangatlah bermanfaat bagi kehidupan saya sendiri maupun untuk saya bagikan kepada keluarga dan beberapa kalangan masyarakat. Saya merupakan salah satu anggota BEM FKM Departemen Pengabdian Masyarakat, melalui beberapa program kerja dari departemen saya sendiri, saya kini dapat menyalurkan beberapa ilmu kesehatan saya untuk menjalankan serta mempraktekkan secara nyata kepada masyarakat melalui program – program pengabdian . Misalnya saja melalui pengadaan Health Expo , program Posyandu Kita Bersama, dan program Pengabdian kepada balita – balita di desa Rowosari , saya dan teman – teman saya kini sering melakukan sedikit penyuluhan mengenai kesehatan khususnya mengenai penyediaan makanan yang bergizi bagi balita, bayi, anak – anak , ibu hamil dan menyusui serta kepada manula. Dengan saya mendapat ilmu Gizi seperti halnya tersebut, saya merasa itulah cara pertama saya untuk dilatih menjadi seorang ahli kesehatan masyarakat.

    Proses belajar merupakan salah satu proses agar kita dapat merubah perilaku kita yang tadinya negatif menjadi positif. Salah satu hal positif setelah memperlajari ilmu gizi adalah ” Gaya Hidup Sehat “, yang merupakan salah satu wujud dan penerapan dari hasil belajar ilmu gizi kesehatan. Banyak aspek yang harus dilakukan oleh seseorang setidak – tidaknya memahami bagaimana dia mengelola kehidupannya baik jasmani dan rohani agar sehat dan peda gilirannya menyebabkan hidupnya berkualitas

  • Tri Ningsih:

    Nama: Tri Ningsih
    Nim : 25010111120056
    Kelas : A

    Sebagai Ahli Kesehatan Masyarakat mempelajari ilmu gizi sangatlah penting. Banyak manfaat yang diambil misalnya saja yang berkaitan dengan pencegahan terghadap penyakit akibat kekurangan gizi, di Indonesia sendiri Angka Kekurangan Gizi sangat tinggi. Nah,disini peran seorang SKM untuk mencegah dan mengurangi Angka Kekuranga Gizi dengan berbagai cara misalnya dengan memberi penyuluhan kepada masyarakat tentang bagaimana konsumsi makanan yang sesuai dengan AKG. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan bagi masyarakat.

  • RIZQA DESI AMALIA_25010111120048_KELAS A:

    manfaat ilmu gizi bagi peningkatan kompetensi saya sebagai calon sarjana kesehatan masyarakat yaitu dengan mempelajari ilmu gizi saya dapat mengetahui gizi yang baik yang dibutuhkan oleh tubuh yang sehat, mengetahui angka cakupan gizi dan sejenisnya. dengan pengetahuan tersebut saya dapat memperkiakan menu dan pola makan yang baik bagi tubuh sehingga dapat dijadikan contoh pola makan yang sehat bagi masyarakat atau orang lain teruatama orang terdekat saya,sehingga dengan adanya pola makan yang sehat tersebut dapat membantu mengurangi angka penyakit yang timbul akibat pola makan yang sehat.

  • RIZQA DESI AMALIA_25010111120048_KELAS A:

    manfaat mempelajari ilmu gizi bagi peningkatan kompetensi saya sebagai calon sarjana kesehatan masyarakat yaitu saya dapt mengetahui angka cakupan gizi yang baik, mengetahui pola makan yang baik untuk tubuh yang sehat, sehingga dengan pengetahuan tersebut saya dapat menerapkan kedalam kehidupan sehari – hari dengan pola makan yang sehat, sehingga itu dapat memberikan contoh untuk orang lain terutama orang terdekat kita seperti keluarga, sehingga dapat mengurangi angka penyakit yang timbul akibat asupan gizi yang buruk

  • Sagita Eldawati:

    NAMA : SAGITA ELDAWATI
    NIM : 25010111120049
    KELAS: A

    Ilmu Gizi merupakan salah satu ilmu yang sangat penting untuk diketahui dan dipelajari lebih dalam oleh seorang calon SKM (termasuk saya, amin.), karena dalam mata kuliah Ilmu Gizi ini banyak sekali manfaat yang akan didapatkan oleh calon SKM dalam menjalankan tugasnya nanti di masyarakat, sehingga diharapkan dapat mempermudah terwujudnya tujuan SKM untuk memperbaiki dan meningkatkan derajat kesehatan di Indonesia.
    adapun manfaat yang didapatkan dalam mempelajari ilmu gizi adalah :
    1. Mendapatkan pengetahuan tentang proses pangan, fungsi zat gizi untuk kesehatan manusia serta macam-macam zat gizi.
    2. Mendapatkan pengetahuan tentang permasalah gizi utama yang ada di masyarakat seperti Kekurangan Energi Protein (KEP), MARASMUS, OBESITAS, KWASHIORKOR, KOLESTEROL , serta gangguan akibat kekurangan Vitamin dan Mineral.
    3. Mengetahui cara atau upaya penanggulangan yang harus dilakukan dalam menangani permasalahan-permasalahan gizi terutama yang terjadi di Indonesia.
    4. Mendapatkan keterampilan bagaimana cara mengukur lingkar lengan , membaca KMS, dan cara menghitung IMT.
    5. Mendapatkan pengetahuan bagaimana cara memantau status gizi yang baik pada bayi, balita, remaja, orang dewasa, dan lansia.
    Dan masih banyak lagi manfaat dari mata kuliah ilmu gizi ini yang saya dapatkan, diatas hanyalah beberapa point penting saja. Tentunya diharapkan manfaat yang saya dapatkan dari mata kuliah Ilmu Gizi ini nantinya bisa saya salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

  • NERY ERMAYA:

    Sebagai ahli kesehatan masyarakat sangat perlu dibekali berbagai ilmu yang diantaranya ilmu dasar gizi, hal ini akan sangat berguna dalam pemberian penyuluhan ilmu kepada masyarakat terkait dengan kompetensi SKM dalam bidang upaya preventif dan promotif kesehatan yang tentunya digunakan sebagai bekal dalam penyampaian penyuluhan kepada masyarakat

    Nery Ermaya
    25010111120026
    A 2011

  • ANGGY DWI PUTRIANDANI:

    NAMA : ANGGY DWI PUTRIANDANI
    KELAS : E SEMESTER 3
    NIM : 25010111140356
    IlmuGizi adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara makanan yang kita makan dengan kesehatantubuh. Disamping mempelajari berbagai peristiwa yang terjadi di dalam tubuh, keadaan-keadaan yang ditimbulkan oleh masuknya makanan kedalam tubuh, juga dipelajari hal-hal lain baik yang menyangkut cara untuk mencegah terjadinya kekurangan unsur-unsur makanan maupun faktor-faktor yang dapat menyebabkan seseorang tidak cukup memperoleh zat-zat makanan yang diperlukan tubuh. Ruang lingkup cukup luas, dimulai dari cara produksi pangan, perubahan pasca panen (penyediaan pangan, distribusi dan pengolahan pangan, konsumsi makanan serta cara pemanfaatan makanan oleh tubuh yang sehat dan sakit). Ilmu gizi berkaitan dengan ilmu agronomi, peternakan, ilmu pangan, mikrobiologi, biokimia, faal, biologi molekular dan kedokteran.
    Informasi gizi yang diberikan pada masyarakat, yang meliputi gizi individu, keluarga dan masyarakat; gizi institusi dan giz iolahraga.Ilmu gizi sudah berkembang di dunia. Hal itu ditandai dengan banyaknya penelitian-penelitian tentang ilmu gizi yang dilakukan oleh para ilmuwan dunia. Selain itu,manfaat mempelajari ilmu gizi sangat banyak, gizi tidak hanya mencakup masalah klinis tapi juga mencakup kehidupan masyarakat luas. Gizi juga memegang peranan besar bagi tubuh dan kehidupan manusia, karena dengan gizi yang baik kita bisa mewujudkan hidup sehat dan seimbang. Bagi kesehatan masyarakat imu gizi sangat sangat penting untuk menilai status gizi masyarakat di suatu daerah dan sangat berguna untuk mewujudkan untuk Indonesia sehat.

  • NIZARIFA NADIA FATHARIQ:

    mengetahui tentang berbagai komponen gizi yang dibutuhkan dalam makanan sehari-hari untuk dapat memenuhi angka kecukupan gizi.
    memperoleh pengetahuan tentang menu seimbang, manfaat yang diperoleh dari menyusun menu seimbang adalah kebutuhan zat gizi dapat terpenuhi,dapat memilih bahan makanan yang baik, dan sesuai dengan keadaan sosial, ekonomi dan budaya, mengurangi kehilangan zat gizi selama penyiapan makanan,serta mengurangi kebosanan akan menu makanan.
    sebagai ahli kesehatan masyakat, mempelajari ilmu gizi juga sangat membantu untuk menentukan status gizi masyarakat dan permasalahan tentang gizi di dalamnya.
    masalah gizi seperti kekurangan atau ketidakseimbangan asupan energi dan protein. Manifestasi dari masalah gizi bila terjadi pada wanita usia subur dan ibu hamil yang Kurang Energi Kronis (KEK) adalah berat badan bayi baru lahir yang rendah (BBLR). Bila terjadi pada anak balita akan mengakibatkan marasmus, kwashiorkor atau marasmic-kwashiorkor dan selanjutnya akan terjadi gangguan pertumbuhan pada anak usia sekolah. Anak balita yang sehat atau kurang gizi secara sederhana dapat diketahui dengan membandingkan antara berat badan menurut umur atau berat badan menurut tinggi, apabila sesuai dengan standar anak disebut Gizi Baik. Kalau sedikit di bawah standar disebut Gizi Kurang, sedangkan jika jauh di bawah standar disebut Gizi Buruk. Bila gizi buruk disertai dengan tandatanda klinis seperti ; wajah sangat kurus, muka seperti orang tua, perut cekung, kulit keriput disebut Marasmus, dan bila ada bengkak terutama pada kaki, wajah membulat dan sembab disebut Kwashiorkor. Marasmus dan Kwashiorkor atau Marasmus Kwashiorkor dikenal di masyarakat sebagai “busung lapar”. ada juga masalah gizi Kurang Vitamin A, Anemia Gizi Besi, dan Gangguan Akibat Kurang Yodium.
    setelah mengetahui itu kita dapat menentukan solusi untuk meningkatkan gizi. Dengan berbagai asupan makanan, yang tidak harus mahal, asal kandungan gizi dalam makanan sesuai.
    masalah kelebihan gizi pun tidak kalah pentingnya untuk diperhatikan.
    semoga nantinya setelah lulus dapat mengaplikasikan ilmu gizi dengan baik dan benar, dapat menjadi tabungan ilmu untuk dibagikan dalam pemecahan masalah terkait gizi.

    Nizarifa Nadia Fathariq
    25010111140305
    Kelas E / 2011

  • Gadis Wulandari:

    Nama : GADIS WULANDARI
    NIM : 25010111120041
    Kelas : A

    Dengan mempelajari limu gizi, saya dapat mengetahui masalah – masalah gizi yang ada di masyarakat serta faktor – faktor penyebabnya. Dengan dasar ini sebagai ahli kesehatan masyarakat nantinya dapat merumuskan dan melaksanakan program – program peningkatan gizi masyarakat yang diperlukan.

  • NI L.G. Eka Nugrahaning W.S (25010111140323) E-2011:

    Dengan kita mempelajariilmu gizi, kita sebagai seorang ahli kesehatan masyarakat yang mempunyai peran sebagai pencegah ternyadinya penyakit bisa memberikat penjelasan bagaimana ilmu gizi tersebut. bagaimana mengatur pola makan, asupan gizi yang baik, makanan apa saja yang dibutuhkan tubuh, dan masih banyak lagi. dengan kita memberi tahu kepada masyarakat tentang hal itu, kita sudah berperan dalam pencengahan masyarakat jika masyarakat mengitu saran dan pengetahuan yang kita beri

  • DWI HARDIANTI:

    Nama : DWI HARDIANTI
    NIM : 25010111120037
    Kelas : A

    Sebagai ahli kesehatan masyarakat, penting sekali untuk mempelajari ilmu gizi. Karena dengan mempelajari ilmu gizi, banyak sekali manfaat yang kita dapatkan, antara lain, kita bisa menggunakan ilmu yang kita dapat selama kuliah di FKM untuk penyuluhan kesehatan masyarakat. Sebagai contohnya penyuluhan untuk ibu hamil, bayi dan balita di Posyandu. Selain itu, bisa digunakan untuk membuat perencanaan program. Misalnya, di suatu wilayah terjadi kasus gizi buruk. Maka, peran kita sebagai ahli kesehatan masyarakat adalah membuat program perencanaan untuk menanggulangi kasus gizi buruk, misalnya program penyuluhan, program pemberian suplementasi gizi, dll.

  • IKA DINA AMIN:

    Ika Dina Amin (25010111120005)
    Kelas A

    Manfaat mempelajari ilmu gizi untuk meningkatkan kompetensi sebagai sarjana kesehatan masyarakat.

    Masalah gizi, ketersediaan pangan dan penyakit seolah tidak pernah ada habisnya diindonesia. Setiap hari seolah tidak pernah absen kita mendengar berita tentang kasus balita yang meninggal akibat busung lapar, bayi yang lahir cacat karena ketidakcukupan asupan gizi yang masuk saat si bayi berada dalam kandungan ibunya dan masih banyak lagi. Keadaan ini menuntut adanya tenaga ahli di bidang gizi yang mampu, handal, tanggap dan professional dalam menanggapi masalah gizi ini baik dalam skala nasional maupun internasional. Disinilah peran seorang sarjana kesehatan masyarakat sangat dituntut untuk terlibat dalam mengantisipasi masalah gizi ini karena seorang sarjana kesehatan masyarakat nantinya akan terlibat langsung dan terjun ke dalam masyarakat. Untuk itulah mengapa ilmu gizi penting untuk dipelajari dalam meningkatkan kompetensi sarjana kesehatan masyarakat karena Ilmu gizi sebagai suatu cabang ilmu yang mempelajari hubungan antara makanan yang dimakan dengan kesehatan tubuh yang diakibatkannya serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Dengan mempelajari ilmu gizi ini seorang sarjana kesehatan masyarakat dapat memperoleh berbagai manfaat diantaranya mampu mengkaji secara menyeluruh keterkaitan gizi, kesehatan dan pangan dalam suatu sistem; mampu mengkaji, menilai, dan mengidentifikasi keadaan gizi individu, kelompok atau masyarakat; mampu membuat perencanaan serta melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi intervensi dan pelayanan gizi; mampu melakukan promosi gizi dan melakukan mobilisasi sosial untuk pencegahan dan penanganan masalah gizi; memahami pentingnya kerjasama lintas sektor, lintas disiplin, dan lintas profesi dalam menangani masalah gizi; mampu melakukan persiapan- persiapan yang diperlukan untuk kegiatan advokasi dalam menangani masalah gizi sehingga diharapkan masalah gizi khusunya di indonesia dapat ditangani dengan segera.

  • ANISA RIKA HAPSARI:

    NAMA : ANISA RIKA HAPSARI
    NIM : 25010111120058
    KELAS : A / 2011

    Manfaat mempelajari ilmu gizi bagi peningkatan kompetensi anda sebagai ahli kesehatan masyarakat?
    Sebagai ahli kesehatan masyarakat kita tentunya dituntut untuk mampu menyelesaikan beberapa masalah kesehatan yang mengacam masyarakat denagn memberikan alternative jalan keluar yang paling efisien dan ekonomis. Pada era globalisasi seperti ini masalah kesehatan yang timbul di masyarakat sudah mencakup aspek multidimensional dengan kata lain masalah timbul dari berbagai aspek dan mengancam kesehatan masyarakat luas.
    Salah satu contoh masalah kesehatan saat ini adalah masalah gizi. Saat masalah gizi tidak saja mencakup makanan /zat gizi namun juga mencakup proses pencernaan , metabolism dan penyerapannya dalam tubuh dan berbagai akibat kekurangan serta kelebihannya dalam tubuh. Salah satu masalah gizi masyarakat di Indonesia dikenal dengan masalah gizi ganda mengapa demikian? Yaah, hal ini terjadi karena di Negara kita tercinta ini terdiri dari berbagai elemen masyarakat yang tentunya memiliki latar belakang yang berbeda satu sama lain.
    Masyarakat yang memiliki latar belakang kurang mampu , masalah gizi yang sering timbul adalah kurangnya asupan nutrisi yang kemudian menyebabkan ganguan pada pertumbuhan , fungsi organ dan keadaan yang paling parah adalah kematian. Sedangkan, untuk masyarakat yang notabene memiliki latar belakang keluarga mampu masalah gizi yang timbul justru sangat berkebalikan, sebagian orang mampu (kaya) di Indonesia mengalami salah asupan gizi yang kemudian menyebabkan obesitas dan tentunya akan berimbas pada penyakit degenerative seperti Diabetes Melitus dll.
    Masalah gizi seperti ini tidak lepas dari Pola makan masing-masing individu dan pola makan memang sangat menentukan kualitas kesehatan seseorang sehingga ada slogan “we are what we eat” dimana kualitas hidup kita ditentukan dari apa yang kita makan.
    Nah dari pengatar diatas tentunya kita dapat menyimpulkan manfaat apa yang akan kita dapatkan setelah mempelajari materi kuliah ilmu gizi ini , menurut saya pribadi materi kuliah ilmu gizi dasar ini sangat bermanfaat mengingat sebagai seorang ahli dalam kesehatan masyarakat yang kompeten kita harus mampu mengatasi masalah-masalah gizi kini dan akan datang dengan memberikan jalan keluar yang terbaik serta efisien. Apabila kita mampu mengatasi masalah gizi itu berarti juga kita ikut meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia Indonesia yang masih terpuruk. Sehingga harapannya kita sebagai generasi penerus bangsa mampu menjadikan bangsa kita ini selangkah lebih maju dari bangsa lain karena memiliki sumber daya manusia yang sehat dan terbebas dari masalah-masalah gizi.
    Tenaga ahli kesehatan masyarakat juga dituntut untuk mampu mengelola program gizi dan kesehatan baik di bidang institusi maupun masyarakat mulai dari perencanaan hingga evaluasi dengan dilandasi pemahaman teoritis yang kuat. Itulah mengapa kita harus mempelajari dasar ilmu gizi seperti saat ini. 

  • Vita Rizky:

    Vita Rizky Pradani S
    25010111120038
    Kelas A

    Mempelajari ilmu gizi memberikan manfaat yang begitu banyak bagi ahli kesehatan masyarakat. Dengan mempelajari ilmu gizi, ahli kesehatan masyarakat bisa mengetahui kandungan zat gizi dalam makanan beserta fungsi dari masing-masing zat gizi. Harapannya, ahli kesehatan masyarakat dapat memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang makanan yang sehat dan layak untuk dikonsumsi. Penyampaiannya bisa melalui penyuluhan, media massa seperti iklan, pamflet, poster dll. Dengan demikian derajat kesehatan masyarakat akan meningkat.

  • Laila Maulida M:

    Nama : Laila Maulida Mubarokah
    NIM : 25010111120023
    Kelas : A-2011

    Dengan mempelajari ilmu gizi, pada akhirnya nanti kita sebagai ahli kesehatan masyarakat dapat mengetahui mengenai macam-macam unsur zat makanan, kadar gizi yang dibutuhkan oleh tubuh, dsb. Selain itu, dapat sebagai bekal dalam merencanakan menu makanan yang bergizi seimbang. Dari mempelajari ilmu gizi, dapat dijadikan bekal pengetahuan dan pengalaman oleh ahli kesehatan masyarakat dalam menyampaikan mengenai pentingnya gizi dalam kehidupan kepada masyarakat. Dengan mempelajari ilmu gizi, kita dapat menerapkan pengetahuan dan keterampilan di bidang gizi dalam kegiatan pendidikan, penelitian serta pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat. Dan dalam masyarakat dapat berperilaku profesional dalam melaksanakan tugas.

  • isnaini avia nita:

    NAMA : ISNAINI AVIA NITA
    NIM / KELAS : 25010111120061 / A

    Manfaat mempelajari Ilmu Gizi bagi peningkatan kompetensi saya sebagai ahli Kesehatan Masy arakat nantinya yaitu kita dapat mengetahui seberapa jauh pengetahuan masyarakat akan kesehatan terutama dalam hal asupan gizi. apabila didapatkan suatu kesimpulan bahwa gizi orang –orang yang ada dalam masyarakat itu kurang,sehingga akan memacu i kita sebagai ahli kesehatan masyarakat untuk melakukan suatu upaya bagaimana penanganannya, dengan cara apa agar masyarakat itu tahu akan pentingnya gizi bagi tubuh. Dan tentunya ini semua akan tercapai apabila :1) ahli KesMasy mampu mengidentifikasi keadaan gizi individu, kelompok atau masyarakat ;2) melakukan promosi gizi dan melakukan mobilisasi social untuk penyuluhan dan penanganan masalah gizi.
    Apabila itu udah terlaksana dengan baik ,maka derajat kesehatan akan asupan gizi masyarakat meningkat (baik).

  • Kurnia Sri Febrilina(25010111140318) kelas E-2011:

    Menurut saya, manfaat seorang ahli kesehatan masyarakat mempelajari ilmu gizi yaitu, sebagaimana peran seorang ahli kesehatan masyarakat berperan dalam pencegahan penyakit, dengan peran seorang ahli kesehatan masyarakat yang mempelajari ilmu gizi tersebut mereka dapat memberikan penjelasan tentang ilmu gizi itu sendiri, beserta kandungannya. Sehingga masyarakat dapat mengatur pola makan dan terhindar dari penyakit, karena telah mengetahui berapa banyak asupan gizi buat anak-anak dan berapa banyak asupan gizi buat dewasa.

  • annida khusnul mualifah:

    NAMA : ANNIDA KHUSNUL MUALIFAH
    NIM : 25010111120021
    KELAS : A/2011

    Komentar:

    Seperti yang telah kita ketahui, definisi mengenai ilmu gizi adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara makanan yang kita makan dengan kesehatan tubuh. Disamping mempelajari berbagai peristiwa yang terjadi di dalam tubuh, keadaan-keadaan yang ditimbulkan oleh masuknya makanan ke dalam tubuh, juga dipelajari hal-hal lain baik yang menyangkut cara untuk mencegah terjadinya kekurangan unsur-unsur makanan maupun faktor-faktor yang dapat menyebabkan seseorang tidak cukup memperoleh zat-zat makanan yang diperlukan tubuh. Tujuan Ilmu Gizi adalah mencapai, memperbaiki, dan mempertahankan kesehatan tubuh melalui konsumsi makanan. Dari tujuan tersebut merupakan salah satu latar belakang pentingnya Ilmu gizi yang merupakan kompetensi yang harus dimilik Sarjana Kesehatan Masyarakat dimana sarjana kesehatan masyarakat memiliki kewajiban dalam hal preventif di segala bidang khususnya bidang kesehatan masyarakat. Selain itu mahasiswa yg mengambil kekhususan Gizi harus mempunyai ketrampilan khusus dibidang gizi untuk menanggulangi masalah gizi ganda yaitu Overnutrition (gizi lebih) versus Undernutrition (gizi kurang). Selain itu akan mempunyai kemampuan untuk merencanakan dan mengevaluasi program gizi baik di bidang gizi institusi maupun gizi kesehatan masyarakat. Jadi dapat disimpulkan bahwa ilmu gizi itu memiliki manfaat sebagai preventif, promotif, dan meningkatkan derajat kesehatan dimana dengan ilmu gizi dapat memberikan pemahaman mengenai seluk beluk makanan yang bergizi, sejarah perkembangan ilmu gizi, ruang lingkup ilmu gizi, zat gizi, kandungan masing-masing makanan, pola makan yang baik, menegtahui kebutuhan gizi pada tubuh dan lain-lain. SKM yang berlatar belakang ilmu gizi dapat memonitoring gizi pada anak-anak ataupun seluruh masyarakat, meningkatkan serta memelihara masyarakat agar terpenuhi nilai gizi dan apabila nilai gizi dapat terpenuhi maka tidak ada lagi kasus undernutrition, masyarakat akan sehat dan terhindar dari berbagai penyakit seperti penyakit akibat pola makan yang kurang benar, secara otomatis derajat kesehatan akan meningkat apabila SKM berhasil membuat persepsi dan tindakan masyarakat untuk mengatur pola makan yang benar.

  • DHINA NURLITA NIVIASARI:

    NAMA : DHINA NURLITA NIVIASARI
    NIM : 25010111140300
    KELAS : A 2011

    Ilmu gizi adalah ilmu yang mempelajari segala sesuatu tentang makanan yang berhubungan dengan kesehatan optimal (Sunita Almatsier, 2009). Ilmu gizi sebagai suatu cabang ilmu yang mempelajari proses pangan setelah dikonsumsi oleh manusia, masuk ke dalam tubuh, mengalami pencernaan, absorpsi, transportasi, penyimpanan, metabolisme serta pengeluaran zat-zat yang tidak digunakan yang berguna untuk pertumbuhan dan perkembangan yang sehat serta gigi yang sehat pula. Gizi memiliki beberapa fungsi yang berperan dalam kesehatan tubuh makhluk hidup, yaitu: memelihara proses tubuh dalam pertumbuhan/perkembangan serta mengganti jaringan tubuh yang rusak, memperoleh energi guna melakukan kegiatan sehari-hari, mengatur metabolisme dan lainnya. Jadi menurut saya setelah mempelajari ilmu gizi kita bisa mengetahui berapa kalori yang diperlukan bagi tubuh, mengetahui mana makanan yang bergizi dan tidak, kandungan apa saja yang ada di dalam setiap jenis makanan dan banyak manfaat lainnya yang berhubungan dengan kesehatan, sehingga kita tahu mana saja makanan yang harus kita makan. Makanan erat hubungannya dengan kesehatan dan makanan yang sangat berguna bagi tubuh adalah makanan yang mengandung gizi yang memadai. Jadi ilmu gizi dalam ahli kesehatan masyarakat memegang peranan yang penting bagi masyarakat untuk dipublikasikan, supaya masyarakat bisa mengetahui bagaimana kandungan makanan yang akan dimasukkan dalam tubuh, sehingga tidak sembarangan makanan yang masuk yang dapat menyebabkan banyak penyakit seperti gizi buruk dan lainnya. Semoga bermanfaat dan terimakasih.

  • YOHANA RISWA D.:

    YOHANA RISWA DWIASTUTI_25010111120040_KELAS A
    Di semester 3 ini, dasar ilmu gizi merupakan salah satu mata kuliah pokok. Sebagai ahli kesehatan masyarakat kelak nantinya dan apapun peminatan yang diambil oleh ahli kesehatan masyarakat tidak terlepas dari ilmu gizi. Ilmu gizi tidak hanya diperlukan oleh ahli kesehatan masyarakat dengan peminatan gizi saja akan tetapi peminatan-peminatan yang lain juga. Misalnya saja di peminatan K3 kita akan menemui tentang gizi kerja, dipeminatan KIA juga tentang gizi bayi, anak dan ibu hamil, dan sebagainya. Selain itu dengan mempelajari ilmu gizi kita mendapat manfaat antara lain; dapat melakukan riset tentang gizi kesehatan di bidang kesehatan masyarakat, mengetahui macam-macam zat gizi dan sumbernya yang kiranya diperlukan oleh masyarakat, mengetahui cara pencegahan terjadinya malnutrisi, mengetahui bagaimana gizi yang baik, mengerti penyebab dan penanggulangan malnutrisi, mengelola program gizi baik dimasyarakat (misal, program pemberdayaan masyarakat melalui posyandu) maupun diinstansi-instansi tertentu misalnya di perusahaan dimana mencakup perencanaan hingga evaluasi, dsb. Manfaat-manfaat yang didapat tersebut tentunya sangat berhubungan dengan masalah gizi di masyarakat. Sebagai contoh pengelolaan program gizi yang baik melalui posyandu/puskesmas tentu tidak terlepas dari peran serta ahli kesehatan masyarakat, misalnya saja mereka berperan untuk memberikan penyuluhan tentang pemberian asupan gizi yg baik, dan jika ada masalah malnutrisi, mereka juga dapat memberikan penerangan dan solusi untuk menanggulanginya. Sedangkan dalam instansi-instansi tertentu misalnya perusahaan, ahli kesehatan masyarakat juga dibutuhkan untuk mengatur gizi kerja dalam perusahaan tersebut, sehingga jika gizi kerja baik maka produktivitas kerja juga akan meningkat. Jadi ilmu gizi sangat penting untuk dipelajari oleh ahli kesehatan masyarakat walaupun terbatas secara teoritis dan konsep yang didapat, namun setidaknya penguasaan ilmu gizi dapat berguna dalam memberikan solusi dari masalah gizi masyarakat maupun instansi-instansi terkait.

  • whawan bayu arusyid:

    whawan Bayu Arusyid
    25010111140366
    Kelas A

    Ilmu Gizi (Nutrience Science) adalah ilmu yang mempelajari segala sesuatu tentang makanan dalam hubungannya dengan kesehatan optimal/ tubuh.
    menurut saya ilmu gizi sangatlah penting karena ,makanan adalah hal yang membuat kita hidup ,hal yang membuat kita bisa beraktifitas dengan energi,namun apabila sembarangan makannya maka kita akan sakit, konsep itulah yang mendasari bahwa ilmu gizi bermanfaat bagi seorang ahli kesehatan masyarakat ,seorang ahli kesmasy harus tahu supaya dalam memberi konsultasi dan penyuluhan masyarakat seketika itu harus tahu mengenai seluk beluk ilmu gizi. Ahli kesehatan masyarakat menjadi ujung dari kesehatan gizi masyarakat Indonesia.

  • Gizi terkait dengan makanan, makanan adalah hal vital bagi manusia.
    Kedaan sehat ataupun sakit pada dasarnya berawal dari apa yang kita makan.
    Dalam ilmu gizi, dipelajari zat yang berguna dan berbahaya bagi tubuh.
    Zat apa saja yang terkandung dalam makanan, dan berapa kadar yang diperlukan tubuh.
    Hal ini sangat penting diketahui seorang Ahli Kesehatan Masyarakat, yang berperan sebagai sumber dan pelopor untuk menyehatkan masyarakat.
    Seorang AKM harus mampu menjadi trendsetter dalam menuju masyarakat sehat.
    Tentunya ilmu gizi yang dimiliki harus dibarengi dengan ilmu preventif, promotif, rehabilitatif lainnya agar seorang AKM semakin kompeten.

  • Adi Saputro:

    Nama: Adi Saputro
    Nim: 25010111120034
    kelas: A 2011

    Menurut saya manfaat mempelajari ilmu gizi sebagai seorang Ahli Kesehatan Masyarakat sangatlah banyak. Kita sebagai seorang ahli kesehatan masyarakat salah satunya dituntut dapat mencegah dan mengurangi suatu penyakit agar tidak menjangkiti masyarakat dan tentu saja mencegah terjadinya suatu kewabahan akibat penyakit tersebut (preventif). Dengan mempelajari ilmu gizi kita dapat melakukan hal tersebut yaitu salah satunya mencegah terjadinya penyakit akibat defisiensi zat gizi maupun kelebihan zat gizi terutama pada bayi, balita dan anak2, karena kita telah mempelajari standard gizi yang baik pada ilmu gizi.
    Selain itu dengan mempelajari ilmu gizi seorang ahli kesmas dapat menghitung status gizi pekerja yang dapat digunakan oleh perusahaan untuk memonitoring pekerjanya agar tidak terjadi kecelakaan kerja maupun penyakit akibat kerja akibat dari gizi pekerja yang tidak terpenuhi dengan baik sehingga perusahaan tidak terganggu dalam produksi perusahaan dan mendapatkan keuntungan.
    Sebenarnya masih banyak lagi manfaat yang dapat diperoleh seorang ahli kesehatan masyarakat apabila mempelajari ilmu gizi, namun yang terpenting adalah bagaimana cara kita sebagai seorang ahli kesehatan masyarakat menyalurkan ilmu-ilmu yang kita dapat itu agar bermanfaat bukan hanya untuk diri kita tetapi masyarakat sekitar bahkan masyarakat dunia.

  • Lutfiyah Rizqulloh:

    Lutfiyah Rizqulloh
    25010111140319
    Kelas E-2011

    Manfaat saya setelah mempelajari ilmu gizi ini adalah saya bisa lebih banyak tau mengenai asupan pemenuhan energi ditiap kandungan makanan yang terkadang masih kita sepelekan, apalagi saya dibidang kesehatan masyarakat jadi setidaknya harus paham dan mengerti asupan gizi yang baik bagi keberlangungan kesehatan diri sendiri dan dilingkungan masyarakat, kemudian dengan mempelajari ilmu gizi saya juga dapat memanage makanan yang tidak mengandung asupan gizi yang kurang baik. Karena mempelajari ilmu gizi memiliki peranan yang penting dalam menunjang kesehatan kita, apalagi dibidang kesehatan masyarakat mempelajari ilmu gizi sangat penting gunanya untuk mengurangi masalah gizi di masyarakat.

  • Anis Wardhaningrum:

    Nama :Anis Wardhaningrum
    NIM :25010111120029
    Kelas :A-2011
    Manfaat mempelajari ilmu gizi bagi peningkatan kompetensi sebagai ahli kesehatan masyarakat, menurut saya adalah :
    1.Agar mampu mengabdi dan menerapkan dasar-dasar ilmu dan keterampilan dalam bidang gizi pada masyarakat seperti, konsep dan prinsip AKG, gizi pada ibu hamil dan menyusui,bayi,balita,remaja,dewasa dan usia lanjut, serta mengkaji menu sehat seimbang.
    2.Agar mampu mengidentifikasi dan menjelaskan cara penyelesaian masalah gizi di masyarakat seperti, KEP,kekurangan vitamin A,Anemia Gizi Besi,dan yodium(GAKI)
    3.Agar mampu melakukan promosi gizi dan melakukan sosialisasi untuk pencegahan dan penanganan masalah kekurangan gizi di masyarakat.
    Sekian dan terima kasih

  • irene jesihka:

    Nama : Irene Jesihka
    Nim : 25010111120044
    Kelas : A/2011

    Menurut saya sebagai seorarang Ahli Kesehatan Masyarakat, Manfaat mempelajari ilmu Gizi adalah : Kita dapat mengetahui hubungan antara makanan yang kita makan dengan kesehatan tubuh. Disamping mempelajari berbagai peristiwa yang terjadi di dalam tubuh, keadaan-keadaan yang ditimbulkan oleh masuknya makanan ke dalam tubuh, juga dapat mengetahui hal-hal lain baik yang menyangkut cara untuk mencegah terjadinya kekurangan unsur-unsur makanan maupun faktor-faktor yang dapat menyebabkan seseorang tidak cukup memperoleh zat-zat makanan yang diperlukan tubuh.

  • Dwi Utari Nugroho:

    Manfaat yang saya peroleh setelah mempelajari ilmu gizi adalah saya bisa berperan dalam mengantisipasi atau menanggulangi perkembangan masalah gizi di masyarakat agar mampu merencanakan dan mengevaluasi program gizi yang baik sebagai upaya promotif dan preventif guna meningkatkan status kesehatan dan kesejahteraan masyarakat melalui upaya perbaikan gizi.
    Dwi Utari Nugroho
    25010111140311
    Kelas E

  • pranita sekar miranti:

    Nama : Pranita Sekar Miranti
    NIM : 25010111120024
    Kelas : A-2011

    Ilmu gizi dalam kesehatan masyarakat mempelajari keadaan status gizi masyarakat secara umum. Beda halnya dengan ilmu gizi dalam kedokteran, yang lebih memusatkan pada keadaan status gizi individu. Ilmu gizi berkaitan erat dengan makanan dan kesehatan, sesuai dengan ungkapan we are what we eat. Disatu sisi, gizi mempelajari mengenai makanan, disisi lain gizi mempelajari tubuh manusia kaitannya dengan kesehatan. Dengan mempelajari ilmu gizi, dapat diketahui keadaan yang terjadi dalam masyarakat, kaitannya dengan kesehatan. Setelah diketahui status gizi dalam masyarakat, dapat diperoleh gambaran mengenai status kesehatan dalam masyarakat. Melalui gambaran mengenai status kesehatan masyarakat tersebut, dapat diidentifikasi upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah dan mengendalikan masalah kesehatan yang timbul akibat keadaan gizi masyarakat, baik karena kekurangan zat gizi maupun kelebihan zat gizi. Sesuai dengan bidang kerja seorang SKM yang berorientasi pada upaya preventif dan promotif. Sebagai contoh berdasarkan data di suatu tempat terjadi peningkatan jumlah kematian anak dan balita. Melalui penilaian status gizi ditempat tersebut, dapat diketahui status gizi masyarakat ditempat tersebut rendah dan cenderung buruk yang menimbulkan masalah kesehatan dan menyebabkan kematian. Setelah ditemukan akar dari permasalahan yang terjadi, pada akhirnya dapat dianalisis upaya yang dapat dilakukan dari permasalahan tersebut. Contoh lain misalnya terjadi peningkatan masyarakat yang menderita kelainan pertumbuhan otak pada janin didaerah pegunungan. Dengan penilaian status gizi dalam masyarakat dapat diketahui akar permasalahan kesehatan tersebut, yaitu karena kurangnya konsumsi omega-3 yang banyak terdapat pada ikan laut. Hal ini juga akan memudahkan dalam menemukan solusi dari masalah kesehatan tersebut.

  • Riska Auliawati Q:

    Nama : Riska Auliawati Quddusi
    NIM : 25010111120057
    Kelas : A

    Menjadi sarjana kesehatan masyarakat bukanlah hal yang mudah. Tugas seorang sarjana kesehatan masyarakat adalah mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera. Dengan berbekal ilmu serta softskill yang telah kita dapatkan selama kurang lebih 4 tahun, diharapkan seorang sarjana kesehatan masyarakat mampu mengemban tugas tersebut.
    Banyak ilmu yang harus dikuasai oleh seorang sarjana kesehatan masyarakat, salah satu diantaranya adalah ilmu gizi.
    Ilmu gizi berperan penting di dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan lebih berkualitas. Dengan kualitas gizi yang baik, tentu akan terjamin pula kualitas kehidupannya. Tingginya kasus gizi buruk di Indonesia, mendorong seorang sarjana kesehatan masyarakat untuk lebih bekerja keras secara maksimal serta dapat melakukan pendekatan kepada masyarakat untuk menyampaikan pentingnya pemenuhan gizi yang seimbang.
    Dengan dikuasainya ilmu gizi oleh seorang sarjana kesehatan masyarakat, diharapkan dapat berpengaruh dan dapat berkontribusi di dalam mewujudkan masyarakat indonesia yang lebih sehat nantinya.

  • Nur Syamsiyah:

    Nama : Nur Syamsiyah
    NIM : 25010111120062
    Kelas : A

    Ilmu gizi didefinisikan sebagai suatu cabang ilmu yang mempelajari hubungan antara makanan yang dimakan dengan kesehatan tubuh yang diakibatkannya serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Dampak globalisasi menuntut tenaga gizi yang handal dan profesional serta tanggap dalam mengantisipasi perkembangan masalah gizi baik nasional maupun internasional. Oleh karena itu diperlukan pengembangan sumberdaya manusia sebagai ahli gizi professional di Indonesia yang berkesinambungan dan mempunyai daya saing internasional.

    Manfaat mempelajari ilmu gizi bagi peningkatan kopetensi saya sebagai sebagai Ahli Kesmas nantinya adalah saya dibekali dengan pengetahuan, kemampuan dan ketrampilan untuk mengkaji secara menyeluruh keterkaitan gizi, kesehatan dan pangan dalam suatu sistem; mengkaji, menilai, dan mengidentifikasi keadaan gizi individu, kelompok atau masyarakat; membuat perencanaan serta melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi intervensi dan pelayanan gizi; melakukan promosi gizi dan melakukan mobilisasi sosial untuk pencegahan dan penanganan masalah gizi; memahami pentingnya kerjasama lintas sektor, lintas disiplin, dan lintas profesi dalam menangani masalah gizi; melakukan persiapan- persiapan yang diperlukan untuk kegiatan advokasi dalam menangani masalah gizi.

  • Dara Lutfiana:

    Nama : Dara Lutfiana
    Kelas : E 2011
    NIM : 25010111140326

    Menurut Charles G King ilmu gizi adalah ilmu yang membahas sifat-sifat nutrien yang terkandung dalam makanan, pengaruh metaboliknya serta akibat yang timbul bila terdapat kekurangan zat gizi (Soekirman, 2000).
    Melihat perkembangan yang begitu pesat baik dalam skala nasional maupun internasional, badan dunia WHO membagi ruang lingkup ilmu gizi kedalam tiga kelompok besar, yaitu kelompok gizi biologik dan metabolik, kelompok gizi perorangan dan terakhir kelompok gizi masyarakat.
    Ilmu Gizi Kesehatan Masyarakat atau Public Health Nutrition adalah gizi masyarakat yang berkaitan dengan gangguan gizi pada kelompok masyarakat, oleh sebab itu sifatnya lebih ditekankan pada pencegahan (preventif) dan peningkatan (promotif). Termasuk juga tentang bahan tambahan makanan (pewarna, penyedap dan bahan-bahan kontaminan lainnya).
    Ilmu Gizi Kesehatan Masyarakat ini menjadi bekal bagi saya nantinya sebagai ahli Kesehatan Masyarakat untuk mengetahui prinsip-prinsip dan ruang lingkup ilmu gizi, permasalahan gizi di masyarakat dan cara penanggulangannya, penilaian status gizi baik langsung maupun tidak langsung serta menganalisis masalah gizi di masyarakat dan merencanakan program sebagai bentuk upaya pencegahan dan peningkatan gizi masyarakat.

  • Ervina Fidia Damayanti:

    Nama : Ervina Fidia Damayanti
    NIM : 25010111140314
    Kelas : E 2011

    Ilmu gizi merupakan bagian dari ilmu kesehatan masyarakat, ilmu gizi dalam kesehatan masyarakat mempelajari tentang gizi pada suatu masyarakat. Dengan demikian yang dipelajari adalah tentang status konsumsi pangan serta status gizi masyarakat dan bukan perorangan. Bagian yang paling banyak dipelajari adalah faktor-faktor yang mempengaruhi keadaan konsumsi dan status gizi masyarakat.
    Masalah kesehatan yang terkait gizi di Indonesia semakin kompleks dalam beberapa dekade mendatang, karena Indonesia masih memerlukan waktu yang panjang untuk memerangi kemiskinan yang erat kaitannya dengan kekurangan gizi (undernutrition). Lambatnya pemulihan ekonomi dari krisis yang berkepanjangan, telah menambah kompleksnya masalah gizi di Indonesia. Disisi lain, prevalensi gizi lebih (overnutrition) dan segala implikasinya pada kesehatan dari waktu ke waktu cendrung naik seiring dengan derasnya arus global yang mempengaruhi budaya dan pola makan masyarakat Indonesia
    Untuk bisa mengatasi masalah gizi yang semakin kompleks dengan sumber daya dan dana yang terbatas, diperlukan pengetahuan dan keterampilan yang memadai bagi ahli gizi dalam manajemen pelayanan gizi baik pasien maupun pada tingkat instalasi gizi rumah sakit. Di samping usaha-usaha promotif dan edukatif dengan melibatkan partisipasi masyarakat luas juga harus menjadi bagian terpadu dari penanganan masalah gizi di Indonesia.
    Manfaat yang saya peroleh setelah mempelajari ilmu gizi terkait dengan kompetensi saya sebagai seorang Ahli Kesehatan Masyarakat yaitu saya telah mempelajari dasar-dasar ilmu gizi yang merupakan bagian dari ilmu kesehatan masyarakat. Sebagai seorang ahli kesehatan masyarakat tentu lingkup gizi bukan hanya masalah perorangan tetapi kelompok. Dalam kesehatan masyarakat ilmu gizi juga akan terkait dengan disiplin ilmu kesehatan masyarakat lainnya seperti Epidemiologi, Biostatistik, Kesehatan Kerja, Kesehatan Lingkungan, PKIP. Hal ini terlihat misalnya ketika pada suatu kelompok masyarakat yang terkena malnutrisi tentu dapat dipelajari penyebaran, determinan, frekuensi dari masalah kesehatan (epidemiologi). Data penduduk serta masalah malnutrisi tersebut juga disebabkan oleh faktor-faktor lingkungan (kesling) serta dapat diketahui datanya menggunakan pengukuran Biostatistik. Masalah-masalah tersebut dapat dicegah dengan melakukan penyuluhan-penyuluhan terkait masalah gizi bagi masyarakat (PKIP). Bisa juga masalah gizi yang terkait dengan lingkungan kerja atau disebut dengan gizi kerja (K3). Jadi, ilmu gizi memberikan manfaat bagi seluruh aspek disiplin ilmu kesehatan masyarakat.
    Manfaat yang saat ini telah saya rasakan yaitu menjadi lebih mengerti tentang zat gizi pada makanan sehingga bisa menerapkan gaya hidup sehat dengan konsumsi makanan menurut ilmu gizi yang saya pelajari. Sehingga, sebelum ke masyarakat bisa juga memberikan penyuluhan dalam lingkup kecil terlebih dahulu seperti teman dan keluarga.

  • Desty Sari Paramudita (321 kelas E):

    Manfaat yang di peroleh setelah mempelajari Ilmu Gizi terkait dengan kompetensi sebagai seorang Ahli Kesehatan Masyarakat adalah mahasiswa diharapkan mempunyai ketrampilan khusus dibidang gizi untuk menanggulangi masalah gizi ganda yaitu Overnutrition (gizi lebih) versus Undernutrition (gizi kurang)yang sering terjadi di lingkungan masyarakat. Selain itu mereka akan mempunyai kemampuan untuk merencanakan dan mengevaluasi program gizi baik di bidang gizi institusi maupun gizi kesehatan masyarakat sehingga masalah gizi bisa terselesaikan.

  • Arlisa Bayu Pratamaningtyas:

    TUGAS ILMU GIZI
    Nama : Arlisa Bayu Pratamaningtyas
    NIM : 25010111140340
    Kelas : E 2011

    Manfaat mempelajari ilmu gizi bagi peningkatan kompetensi Anda nanti sebagai ahli kesehatan masyarakat ?
    1.Dengan mempelajari ilmu gizi kita dapat mengetahui apa saja manfaat kandungan gizi makanan yang bermanfaat bagi tubuh sehingga sebagai seorang ahli kesehatan masyarakat kita dapat mencegah timbulnya penyakit bahkan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui makanan yang masuk ke dalam tubuh manusia.
    2.Didalam ilmu gizi kita dapat menyusun menu gizi seimbang sehingga makanan yang kita konsumsi sesuai dengan asupan gizi yang dibutuhkan dan sebagai seorang ahli kesehatan masyarakat hal itu dapat kita gunakan sebagai jalan untuk meningaktan derjat kesehatan masyarakat.
    3.Dengan mempelajari ilmu gizi kita sebagai ahli kesehatan masyarakat dapat menciptakan makanan yang lebih sehat konsumsi untuk masyarakat.

  • Rify Rosmahelfi:

    Nama : Rify Rosmahelfi
    NIM : 25010111140339
    Kelas : E/2011

    Pertanyaan :
    Manfaat mempelajari ilmu Gizi bagi peningkatan kompetensi anda nanti sebagai Ahli Kesehatan Masyarakat?

    Jawab :
    Sebagai Ahli Kesehatan Masyarakat nantinya, mempelajari ilmu Gizi, sangat bermanfaat bagi saya agar dapat memiliki kemampuan dan keterampilan untuk :
    1. Mengkaji secara menyeluruh keterkaitan gizi, kesehatan dan pangan dalam suatu sistem
    2. Mengkaji, menilai, dan mengidentifikasi keadaan gizi individu, kelompok atau masyarakat
    3. Membuat perencanaan serta melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi intervensi dan pelayanan gizi
    4. Melakukan promosi gizi dan melakukan mobilisasi sosial untuk pencegahan dan penanganan masalah gizi
    5. Memahami pentingnya kerjasama lintas sektor, lintas disiplin, dan lintas profesi dalam menangani masalah gizi
    6. Melakukan persiapan- persiapan yang diperlukan untuk kegiatan advokasi dalam menangani masalah gizi
    7. Dan dapat mensosialisasikan cara pemenuhan gizi yang baik kepada masyarakat.

  • Luthfiana Qonita:

    NamaLuthfiana Qonita

  • Rosita ramadhani:

    Nama :Rosita Ramadhani Kumalasari
    NIM :25010111120051
    Kelas :A-2011

    Manfaat mempelajari ilmu gizi bagi ahli kesehatan masyarakat menurut saya manfaatnya banyak sangatlah banyak,apalagi diera globalisasi ini ilmu gizi harus semakin ditingkatkan karena semakin banyak orang-orang yang bersaing dalam bidang makanan yang dalam hal ini selalu menggunakan cara pintas yang bisa merusak gizi para pengkomsumsi.untuk itu sebagai ahli kesehatan masyarakat sangatlah penting meningkatkan ilmunya khususnya memberi penyuluhan-penyuluhan pada masyarakat umum.Adapun masyarakat umum sendiri tidak begitu saja percaya dengan penyuluh tanpa adanya ilmu yang benar-benar memberi informasi yang excelent dalam hal gizi.Kompetensi para ahli kesehatan masyarakat harus teruji.

  • INDAH PRATIWI_E_40327:

    Sudah menjadi tugas semua ahli kesehatan masyarakat untuk menjadikan masyarakat sehat. salah satu indikator masyarakat yang sehat yaitu terpenuhinya kebutuhan gizi masyarakat. pelajaran ilmu gizi yang kita peroleh bermanfaat dalam membantu menentukan komposisi gizi yang diperlukan dan harus dikonsumsi masyarakat. dengan mengetahui kandungan gizi bahan makanan, maka kita mampu membuat daftar menu makanan sesuai dengan angka kecukupan gizi yang dibutuhkan masyarakat. sehingga apabila AKG masyarakat dapat terpenuhi, terciptalah generasi SDM penerus bangsa yang sehat,berkualitas dan mampu bersaing, berkontribusi untuk memajukan pembangunan bangsa dan negara. dengan mempelajari Ilmu gizi dan menerapkannya, kita sebagai ahli kesehatan masyarakat dapat berkontribusi dalam menyediakan SDM yang berkualitas.

  • Ifan Zanuar Ashary:

    Ifan Zanuar Ashary
    25010111120022
    Kelas A

    Penting kiranya seorang Ahli Kesehatan Masyarakat tahu prinsip-prinsip ilmu gizi dasar,sebab ilmu gizi meneliti bagaimana kondisi suatu jenis bahan makanan yang akan dikonsumsi. Baik atau tidakkah suatu makanan bagi masyarakat dan berbagai manfaat lainnya.Ilmu ini juga membantu kita dalam meneliti bagaimana kualitas hidup masyarakat tertentu dilihat dari tingkatan gizinya.juga dapat membantu mengambil keputusan atau suatu kebijakan yang tepat untuk membantu masyarakat itu sendiri.Untuk itu Sebagai Ahli Kesehatan Masyarakat perlu kita mempelajari hal tersebut terlebih kita mampu melakukan tindakan langsung atau observasi langsung ke masyarakat atau paling tidak keluarga kita sendiri,sebab gizi merupakan salah satu cara penentuan derajat kesehatan seseorang dalam masyarakat.

  • Asriati Wahidah:

    Mempelajari ilmu Gizi banyak sekali manfaatnya bagi seorang yang menjadi ahli kesehatan masyarakat nantinya. Sasaran seorang ahli masyarakat adalah menyehatkan masyarakat supaya jauh dari berbagai macam penyakit. Gizi merupakan faktor utama untuk kesehatan tubuh manusia. Mempelajari ilmu gizi jadi mengetahui porsi – porsi gizi yang baik dan seimbang yang dibutuhkan oleh setiap individu dan masyarakat. Terutama memperbaiki gizi diri sendiri, Keluarga, dan masyarakat nantinya. Dalam hal ini dengan mempelajari ilmu gizi, seorang SKM dapat mengetahui masalah – masalah gizi yang ada dimsyarakat, dan dapat mengetahui bagaimana mengatasi masalah gizi yang ada dimasyarakat. Baik dari segi peilaku masyarakatnya mengenai asupan gizinya,segi epidemiologisnya, serta menemukan pelayanan yang seperti apa untuk memperbaiki gizi masyarakat.
    Apalagi masalah gizi di Indonesia masih tinggi, banyak maslah gizi seperti Kekurangan energi protein, kurang vitamin A, anemia gizi akibat kekurangan zat gizi masih banyak. Dengan mempelajari ilmu gizi seorang ahli kesehatan masyarakat tidak akan buta karena mengetahui ilmunya. Inilah tugas para SKM untuk berkontribusi dan mengabdikan ilmunya kepada masyarakat

  • Rivia Puspareta Ika Saputri:

    Rivia Puspareta Ika S.
    25010111140304 / Kelas E

    Mempelajari ilmu gizi bagi seorang kesehatan masyarakat sangatlah penting. Sebagai seorang kesehatan masyarakat, tugas utama mereka adalah preventif (mencegah terjadinya penyakit). Salah satu cara yaitu dengan memperhatikan dan memenuhi kebutuhan gizi seseorang. Karena dengan pengetahuan mengenai ilmu gizi, mereka dapat membantu masyarakat untuk meningkatkan kesehatannya. Apabila kecukupan gizi masyarakat terpenuhi maka tingkat kesehatannya pun meningkat.
    Jadi manfaat mempelajari ilmu gizi adalah dapat menambah pengetahuan kita sebagai ahli kesehatan masyarakat sehingga mampu menerapkannya kepada masyarakat dalam hal pemenuhan kebutuhan gizi. Sehingga tingkat kesehatan meningkat dan menurunkan tingkat penyakit pada masyarakat.

  • Ulfah Hana Mustopa:

    Di semester 3 ini saya telah mempelajari ilmu gizi sampai bab penilaian status gizi.Sejauh apa yang sudah saya pelajari banyak hal atau pengetahuan yang belum saya ketahui padahal manfaat ilmu itu sangat penting bagi kehidupan kita.Setelah disimpulkan dari beberapa materi yang sudah saya pelajari menurut saya sebagai seorang ahli kesehatan masyarakat nantinya manfaat mempelajari ilmu gizi ini yaitu dimana mampu mi dengan kesehatan masyarakat,komposisi tubuh,energi,zat gizi,bahan makanan,anjuran kecukupan zat gizi analisis bahan makanan dan konsep penyusunan menu bagi masyarakat awam serta mengembangkan keterampilan khusus di bidang gizi untuk menanggulangi masalah gizi ganda yaitu Overnutrition (gizi lebih) versus Undernutrition (gizi kurang) dan mampu mengelola program gizi baik di bidang gizi institusi maupun gizi kesehatan masyarakat mulai dari perencanaan sampai dengan evaluasi dengan dilandasi pengetahuan teoritis dan konseptual yang memadai.

  • Winie Iriani Putri (A-2011):

    Melihat kondisi balita dan masyarakat Indonesia yang masih kekurangan gizi, saya sebagai calon SKM merasa pemberian mata kuliah Ilmu Gizi sangatlah penting. Banyak sekali manfaat yang dapat didapat. Salah satunya adalah kita mengerti standar gizi yang baik. Dan kita juga mengerti pentingnya gizi seimbang bagi tumbuh kembang anak.

    Mengapa ini menjadi penting dan bermanfaat? Disaat anak mendapatkan gizi seimbang, maka tumbuh kembang anak menjadi baik. Massalah kesehatan masyarakat pun akan berkurang. Dan juga prestasi calon penerus bangsa tak lagi diragukan. Ini juga bermanfaat untuk mengurangi angka kematian bayi dan angka kematian ibu melahirkan.

  • YUSTINA RETNO LARASATI:

    Nama : Yustina Retno Larasati
    NIM : 25010111140316
    Kelas : E – 2011

    Seorang Ahli Kesehatan Masyarakat dituntut untuk bisa melakukan tindakan preventif ketimbang rehabilitatif. Mencegah ketimbang mengobati. Setahu saya, penyakit itu bisa muncul dari makanan, terlepas dari bersih atau tidaknya makanan itu, ada beberapa makanan yang pada hakekatnya memang mengandung senyawa yang bisa memicu penyakit pada diri seseorang, misalnya saja makanan laut yang biasanya lebih gampang atau lebih cepat menimbulkan reaksi alergi dalam tubuh seseorang. Saya pribadi mempunyai beberapa alergi terhadap makanan laut, terutama kerang. Nah, melalui pelajaran Ilmu Gizi ini, saya jadi bisa mempelajari kandungan apa saja yang ada dalam kerang yang bisa menyebabkan alergi pada tubuh manusia, kemudian jika dipandang dari segi kesehatan masyarakatnya, saya jadi bisa mencegah timbulnya alergi pada tubuh saya yang diakibatkan oleh beberapa makanan. Nah, perilaku seperti ini juga saya lakukan ke keluarga dan teman-teman saya. Ketika sedang makan bersama, terkadang saya menganjurkan kepada keluarga ataupun teman dan saudara saya untuk tidak memakan suatu makanan yang mana makanan tersebut akan menyebabkan suatu reaksi pada tubuhnya. Sehingga, nantinya keluarga saya itu, ataupun teman dan saudara saya tidak perlu repot-repot pergi ke dokter atau ke apotek untuk mengobati reaksi tubuhnya akibat food disease itu. Ini merupakan salah satu bentuk preventif yang saya lakukan dalam masyarakat sempit.
    Selanjutnya, ilmu yang saya dapat dari mempelajari Ilmu Gizi ini, kelak akan saya praktekan juga ke masyarakat luas. Misalnya ketika nanti saya jadi pekerja di suatu puskesmas atau pekerja disuatu perusahaan, saya bisa membantu bagian urusan konsumsi pekerja dalam memberi masukkan untuk tidak memasukkan makanan-makanan yang dapat memicu reaksi negatif tubuh ke dalam daftar menu makanan pekerja. Sehingga nantinya kinerja para pekerja pun tetap optimal tanpa harus terganggu oleh penyakit yang disebabkan suatu makanan.

  • Annisa Nafisah Rais:

    Annisa Nafisah Rais
    25010111120014
    Kelas A-2011

    Manfaat Yang Diperoleh Setelah Mempelajari Ilmu Gizi Terkait Dengan Kompetensi Sebagai Seorang Ahli Kesehatan Masyarakat

    Gizi merupakan salah satu area kunci dalam agenda kesehatan masyarakat yang mencakup promosi kesehatan dan pencegahan penyakit. Peningkatan status gizi merupakan ukuran penting keberhasilan pembangunan suatu bangsa. Bertambah kompleksnya permasalahan gizi di Indonesia menumbuhkan pentingnya peningkatan kompetensi keahlian gizi dalam kajian kesehatan masyarakat yang memadai pula.
    Lulusan Kesehatan Masyarakat terutama yang mengambil kekhususan Gizi diharapkan mempunyai keterampilan khusus dibidang gizi untuk menanggulangi masalah gizi ganda yaitu overnutrition (gizi lebih) versus undernutrition (gizi kurang). Selain itu mereka akan mempunyai kemampuan untuk merencanakan dan mengevaluasi program gizi baik di bidang Gizi Institusi mapun Gizi Kesehatan Masyarakat.

    Manfaat mempelajari ilmu gizi bagi bagi peningkatan kompetensi sebagai ahli kesehatan masyarakat:
    1. Menjelaskan prinsip-prinsip dan ruang lingkup Ilmu Gizi.
    2. Mengetahui permasalahan gizi utama di masyarakat dan upaya penanggulangannya.
    3. Mengaplikasikan cara penilaian status gizi di masyarakat secara langsung dan tidak langsung
    4. Mengaplikasikan perencanaan diit untuk berbagai penyakit.
    5. Menganalisis masalah gizi dan merencanakan program gizi.

    Sesuai dengan tujuan (RPJMN) Bidang Kesehatan (2005-2009) yaitu :
    a. Meningkatnya cakupan deteksi dini gizi buruk melalui penimbangan balita bulanan di Posyandu, Pusat Kesehatan Masyarakat (PUSKESMAS) dan jaringannya.
    b. Meningkatnya cakupan tatalaksana kasus gizi buruk di Rumah Sakit, Puskesmas dan Rumah Tangga.
    c. Meningkatnya kualitas tatalaksana kasus gizi buruk di Rumah Sakit, Puskesmas dan Rumah Tangga .
    d. Meningkatnya kemampuan serta ketrampilan keluarga dalam menerap-kan norma keluarga sadar gizi ,
    e. Meningkatnya fungsi sistem kewas-padaan pangan dan gizi .

    Ilmu Gizi merupakan bagian dari bidang ilmu kesehatan masyarakat, dengan kompetensi Ilmu Gizi, Sarjana kesehatan Masyarakat dapat menunjang kesehatan masyarakat.
    Dengan memiliki kemampuan-kemapuan diatas,
    Sarjana Kesehatan Masyarakat bisa berkontribusi besar dalam mencapai tujuan diatas, merencanakan program-program pencegahan dan meningkatkan status gizi hingga mengaplikasikannya melalui kebikajan-kebijakan kesehatan sehingga akhirnya bisa menunjang Kesehatan Masyarakat di Indonesia.

  • Luthfiana Qonita:

    Luthfiana Qonita
    25010111120017
    A.2011

    Ilmu Gizi adalah ilmu yang mempelajari hal ikhwal makanan yang dikaitkan dengan kesehatan tubuh.
    Kita sebagai ahli kesehatan masyarakat perlu mempelajari ilmu gizi. Tindakan preventif dan promotif kesehatan sangat erat kaitannya dengan kesehatan masyarakat, terutama dalam bidang ilmu gizi masyarakat yang notabene masyarakat Indonesia umum dengan keadaan kurang gizi atau gizi buruk.
    Keadaan gizi buruk yang familiar di masyarakat Indonesia telah menunjukkan bahwa pengetahuan masyarakat tentang gizi sangat rendah. Selain itu, asupan makanan masyarakat yang tidak bergizi dan buruk mendorong mereka khususnya anak-anak yang mengalami gizi buruk.
    Untuk itu, sebagai ahli kesehatan masyarakat kita tidak hanya mencegah kejadian tersebut, kita juga perlu mempromosikan makanan dengan gizi yang baik untuk masyarakat agar mereka tidak lagi mengalami masalah-masalah yang berkaitan dengan gizi.
    Sebagai ahli kesehatan masyarakat, manfaat dalam mempelajari ilmu gizi salah satunya kita dapat membantu pemerintah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Indonesia melalui perbaikan gizi dan nutrisi makanan. Sehingga dapat menurunkan angka penderita gizi buruk pada masyarakat terutama pada anak-anak. Selain itu, kita dapat mengatur pola makan dan komposisi bahan makanan yang bergizi dan diperlukan oleh tubuh minimal di tingkatan individu dan keluarga.

  • manfaat yang diperoleh setelah mempelajari ilmu gizi yaitu:
    dapat melakukan aktivitas sehari-hari dengan mengaplikasikan materi gizi yaitu makan makanan yang mengandung vitamin yang dibutuhkan setiap hari,memakan makanan yang rendah lemak, dapat memilih makanan yang baik dan sehat dan dapat memberitahukan ke teman-teman kost dan keluarga.

  • Dian Putri Nastiti:

    Ilmu Gizi adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara makanan yang kita makan dengan kesehatan tubuh. Tujuan Ilmu Gizi adalah mencapai, memperbaiki, dan mempertahankan kesehatan tubuh melalui konsumsi makanan. Manfaat yang saya peroleh setelah mempelajari Ilmu Gizi terkait dengan kompetensi saya sebagai seorang Ahli Kesehatan Masyarakat adalah saya dapat mengetahui dan memahami isu-isu utama tentang pencegahan dan penanggulangan masalah gizi dan kesehatan, Dapat Mengembangkan kemampuan dalam upaya penanggulangan masalah gizi, Meningkatkan sumber daya untuk melaksanakan upaya perbaikan gizi yang lebih efektif. Saya juga dapat mengetahui tentang :

    1. Gizi Masyarakat (community nutrition)
    Gizi masyarakat adalah gizi yang berkaitan dengan gangguan gizi pada kelompok masyarakat.
    2. Gizi Klinik (clinical nutrition)
    Gizi klinik adalah gizi yang berkaitan dengan masalah gizi pada individu yang sedang menderita gangguan kesehatan akibat kekurangan atau kelebihan gizi.

    Dan dengan kita mempelajari Ilmu Gizi, kita dapat mengetahui dan memahami peranan besar bagi tubuh dan kehidupan manusia, karena dengan mempelajari Ilmu Gizi kita bisa mewujudkan hidup sehat dan seimbang dengan asupan gizi yang seimbang dan sesuai.

    Nama : Dian Putri Nastiti
    NIM : 25010111140352/E

  • LINA IRFANI FAUZIYAH:

    Nama : LINA IRFANI FAUZIYAH
    NIM : 25010111120011
    Kelas : A

    Sebagai sarjana kesehatan masyarakat yang notabene bergerak di bidang preventif, ilmu gizi sangat penting untuk dipelajari. Dengan mengetahui ilmu gizi kita juga bisa tahu makanan apa saja yang boleh dan tidak boleh dikonsumsi oleh masyarakat dengan penyakit tertentu agar penyakit tersebut tidak kambuh lagi dan tidak bertambah parah. Dengan mempelajari ilmu gizi pula, kita dapat menyimpulkan suatu penyakit yang terjadi akibat makanan dan tahu bagaimana cara mencegahnya.

  • Khansa Maulidta Anantri:

    nama : KHANSA MAULIDTA ANANTRI
    KELAS : E
    manfaat yang saya dapat dari mempelajari ilmu gizi adalah saya dapat memiliki pengetahuan tentang kesehatan, serta dapat menerapkan hidup sehat untuk diri saya. Saya menilai mempelajari ilmu gizi sangatlah menyenangkan karena dalam setiap materinya mempelajari tentang asupan yang baik bagi tubuh kita sehingga memunculkan usaha untuk selalu hidup sehat. bukan hanya dirisendiri namun orang lain pun juga akan merasakan dampak yang baik dari penerapan ilmu gizi ini.
    saya mengambil contoh dari pengalaman saya mempelajari ilmu gizi : “Dulu saya tidak percaya bahwa mengatur pola makan dapat menurunkan berat badan dan terlihat lebih bugar namun setelah saya masuk materi karbohidrat dikatakan bahwa karbohidrat komplek harus lebih banyak dikonsumsi daripada karbohidrat sederhana dan serat lebih baik terpenuhi 20-30 gram perhari, saya mengganti asupan makanan dengan memperbanyak sayur dan mengurangi gula serta memperbanyak minum air putih , meninggalakan cemilan yg tidak perlu karena mengandung karbohidrat sederhana dan mengatur pola makan dengan teratur, sudah satu bulan saya lakukan hal tersebut hasilnya berat saya turun namun badan saya tetap terlihat bugar. semua yang saya lakukan itu mengikuti bagan Nilai Karbohidrat (KH) berbagai bahan makanan (gram/100 g)yang terdapat pada materi karbohidrat .
    mempelajari ilmu gizi sangatlah penting bukan hanya untuk orang kesehatan namun untuk semua orang sehingga mereka tahu indikator gizi yang baik untuk tubuh mereka serta dapat mewujudkan hidup yang sehat bagi diri mereka. harapannya ilmu gizi ini dapat berkembang di semua bidang studi dan dapat di publikasikan secara baik di masyarakat.

  • Khansa Maulidta Anantri:

    NAMA : KHANSA MAULIDTA ANANTRI
    KELAS : E
    NIM : 25010111140303
    Manfaat yang saya dapat dari mempelajari ilmu gizi adalah saya dapat memiliki pengetahuan tentang kesehatan, serta dapat menerapkan hidup sehat untuk diri saya. Saya menilai mempelajari ilmu gizi sangatlah menyenangkan karena dalam setiap materinya mempelajari tentang asupan yang baik bagi tubuh kita sehingga memunculkan usaha untuk selalu hidup sehat. bukan hanya dirisendiri namun orang lain pun juga akan merasakan dampak yang baik dari penerapan ilmu gizi ini.
    saya mengambil contoh dari pengalaman saya mempelajari ilmu gizi : “Dulu saya tidak percaya bahwa mengatur pola makan dapat menurunkan berat badan dan terlihat lebih bugar namun setelah saya masuk materi karbohidrat dikatakan bahwa karbohidrat komplek harus lebih banyak dikonsumsi daripada karbohidrat sederhana dan serat lebih baik terpenuhi 20-30 gram perhari, saya mengganti asupan makanan dengan memperbanyak sayur dan mengurangi gula serta memperbanyak minum air putih , meninggalakan cemilan yg tidak perlu karena mengandung karbohidrat sederhana dan mengatur pola makan dengan teratur, sudah satu bulan saya lakukan hal tersebut hasilnya berat saya turun namun badan saya tetap terlihat bugar. semua yang saya lakukan itu mengikuti bagan Nilai Karbohidrat (KH) berbagai bahan makanan (gram/100 g)yang terdapat pada materi karbohidrat” .
    mempelajari ilmu gizi sangatlah penting bukan hanya untuk orang kesehatan namun untuk semua orang sehingga mereka tahu indikator gizi yang baik untuk tubuh mereka serta dapat mewujudkan hidup yang sehat bagi diri mereka. harapannya ilmu gizi ini dapat berkembang di semua bidang studi dan dapat di publikasikan secara baik di masyarakat.

  • Dian Putri Nastiti:

    Ilmu Gizi adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara makanan yang kita makan dengan kesehatan tubuh. Tujuan Ilmu Gizi adalah mencapai, memperbaiki, dan mempertahankan kesehatan tubuh melalui konsumsi makanan. Manfaat yang saya peroleh setelah mempelajari Ilmu Gizi terkait dengan kompetensi saya sebagai seorang Ahli Kesehatan Masyarakat adalah saya dapat mengetahui dan memahami isu-isu utama pencegahan dan penanggulangan masalah gizi dan kesehatan. Dapat Mengembangkan kemampuan dalam upaya penanggulangan masalah gizi. Meningkatkan sumber daya untuk melaksanakan upaya perbaikan gizi yang lebih efektif. Saya juga dapat mengetahui tentang :

    1. Gizi Masyarakat (community nutrition)
    Gizi masyarakat adalah gizi yang berkaitan dengan gangguan gizi pada kelompok masyarakat.
    2. Gizi Klinik (clinical nutrition)
    Gizi klinik adalah gizi yang berkaitan dengan masalah gizi pada individu yang sedang menderita gangguan kesehatan akibat kekurangan atau kelebihan gizi.

    Dan dengan kita mempelajari Ilmu Gizi, kita dapat mengetahui dan memahami peranan besar bagi tubuh dan kehidupan manusia, karena dengan mempelajari Ilmu Gizi kita bisa mewujudkan hidup sehat dan seimbang dengan asupan gizi yang seimbang dan sesuai.

    Nama : Dian Putri Nastiti
    NIM : 25010111140352/E

  • Muhammad Saifuddin G:

    Nama : Muhammad Saifuddin Gehapasa
    NIM : 25010111130234
    Kelas : A

    ilmu gizi sangat terkait dengan kompetensi ahli kesehatan masyarakat karena gizi seseorang berpengaruh terhadap kesehatan seseorang. Dengan ilmu gizi, kita bisa tahu apa saja yang sebaiknya kita makan agar masyarakat menjadi sehat kemudian memberitahukannya kepada masyarakat. Sehingga masyarakat dapat tercegah dari penyakit.

  • ARI WIBOWO
    25010111120013 / KELAS A

    Menurut saya manfaat mempelajari Ilmu Gizi bagi peningkatan kompetensi saya nanti sebagai ahli Kesehatan Masyarakat adalah.. Sebelum itu mari kita tengok terlebih dahulu mengenai definisi ilmu gizi.
    Beberapa defenisi mengenai ilmu gizi:
    1.Ilmu yang mempelajari nasib makanan sejak ditelan sampai diubah menjadi bagian tubuh dan energi atau diekskresikan sebagai zat sisa. Dari definisi ini dapat diperkirakan nahwa Ilmu Gizi bersandar kuat sekali pada biokimia dan Ilmu Hayat. Tujuan Ilmu Gizi adalah mencapai, memperbaiki, dan mempertahankan kesehatan tubuh melalui konsumsi makanan. Dalam pelaksanaan untuk mencapai tujuan Ilmu Gizi dirasakan bahwa ruang lingkup studi terlalu sempit sehingga sukar untuk mencapai tujuan tersebut. Maka ruang lingkup diperlebar dan diberi definisi yang lebih luas, yaitu
    2.Ilmu Gizi adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara makanan yang kita makan dengan kesehatan tubuh. Disamping mempelajari berbagai peristiwa yang terjadi di dalam tubuh, keadaan-keadaan yang ditimbulkan oleh masuknya makanan ke dalam tubuh, juga dipelajari hal-hal lain baik yang menyangkut cara untuk mencegah terjadinya kekurangan unsur-unsur makanan maupun faktor-faktor yang dapat menyebabkan seseorang tidak cukup memperoleh zat-zat makanan yang diperlukan tubuh.

    Sudah banyak diketahui oleh masyarakat bahwa gizi itu memiliki peranan yang cukup penting dalam kesehatan tubuh manusia. Pemenuhan terhadap gizi bagi tubuh pun menjadi hal yang harus diperhatikan. Jika asupan gizi dianggap sepele hingga mengakibatkan tubuh kurang mendapatkan asupan gizi, bukan tidak mungkin hal itu akan berpengaruh terhadap kesehatan kita sendiri, sampai-sampai yang paling parah dapat mengakibatkan kematian apabila kekurangan gizi. Begitu pula apabila kita kelebihan gizi akan dapat menimbulkan obesitas dan dapat menyebabkan berbagai penyakit, yang paling parah seperti halnya kekurangan gizi, kelebihan gizi juga dapat menimbulkan kematian. Maka dari itu gizi dari seseorang haruslah seimbang tidak boleh kurang dan tidak boleh lebih. Nah dengan mempelajari Ilmu Gizi sebagai ahli Kesehatan Masyarakat kita bisa melakukan antisipasi untuk mencegah dan mengurangi kejadian obesitas dan gizi buruk, kemudian kita juga bisa melakukan transfer ilmu yang kita dapat kepada masyarakat yang belum paham akibat kekurangan dan kelebihan gizi sehingga dapat bermanfaat bagi rakyat, bangsa, dan negara bahkan sampai ke mancanegara. Mungkin itu dulu manfaat mempelajari Ilmu Gizi apabila dilanjutkan bakalan panjang komentar saya ini pak, harap maklum karena manfaat mempelajari Ilmu Gizi ini begitu banyak dan tidak selesai kalau dibicarakan secara terus-menerus. Sekian komentar saya, apabila ada kesalahan saya mohon maaf. Terima kasih. Wasalam…

  • Ulfah Hana Mustopa:

    Di semester 3 ini saya telah mempelajari ilmu gizi sampai bab penilaian status gizi.Sejauh apa yang sudah saya pelajari banyak hal atau pengetahuan yang belum saya ketahui padahal manfaat ilmu itu sangat penting bagi kehidupan kita.Sebagai seorang ahli kesehatan masyarakat nantinya manfaat mempelajari ilmu gizi ini yaitu dimana mampu mengaplikasikan kaitan gizi dengan kesehatan masyarakat,komposisi tubuh,energi,zat gizi,bahan makanan,anjuran kecukupan zat gizi,analisis bahan makanan dan konsep penyusunan menu pada manusia serta mengembangkan keterampilan khusus di bidang gizi untuk menanggulangi masalah gizi ganda yaitu Overnutrition (gizi lebih) versus Undernutrition (gizi kurang) dan mampu mengelola program gizi baik di bidang gizi institusi maupun gizi kesehatan masyarakat mulai dari perencanaan sampai dengan evaluasi dengan dilandasi pengetahuan teoritis dan konseptual yang memadai.

  • Verena Septasari 25010111140360 / Kelas E Semester 3:

    Ilmu gizi adalah ilmu yang mempelajari kaitannya tentang makanan dan kesehatan tubuh. Makanan tentunya mempunyai pengaruh yang besar terhadap kehidupan masyarakat terutama kesehatan dalam masyarakat itu sendiri. Di jaman sekarang banyak sekali timbul masalah kesehatan akibat faktor makanan. Masih banyak, orang belum sadar mengenai pentingnya gizi.
    Sebagai seorang ahli kesehatan masyarakat nantinya, kita dituntut berperan langsung kepada masyarakat. Tidak hanya sebagai sosok tenaga kesehatan yang mampu memberikan penyuluhan, tapi saya dituntut untuk dapat menguasai bidang kesehatan masyarakat secara keseluruhan.
    Salah satu ilmu gizi yang harus dikuasai yaitu ilmu gizi. Sumber makanan , bagaimana pengolahan yang baik, cara penyimpanan makanan dan segala sesuatu pengaruh makanan yang masuk ke dalam tubuh itulah yang dipelajari dalam ilmu gizi.
    Untuk saya pribadi ilmu ini berguna sekali untuk mengingatkan saya dalam menjaga pola makan yang baik dan sehat. Begitu juga bila nantinya saya terapkan di dalam masyarakat untuk selalu menjaga makanan – makanan yang akan masuk ke dalam tubuh mereka.
    Sebagai tenaga kesehatan yang ahli dalam bidang gizi kita dapat merumuskan masalah kesehatan yang terjadi dan nantinya kita dapat memberikan alternatif jalan keluar yang terbaik bagi masyarakat agar terlepas dalam masalah kesehatan terutama dalam hal gizi. Dengan kualitas gizi masyarakat meningkat maka tingkat kesehatan masyarakat pun juga meningkat.

    Verena Septasari Widodo
    25010111140360
    Kelas E

  • manfaat ilmu gizi setelah sebagai ahli kesehatan masyarakat yaitu dapat befrbagai informasi mengenai makanan yang dimakan tiap hari oleh orang-orang terdekat, dapat mengetahui makanan apa saja yang dibutuhkan tubuh dalam kehidupan sehari-hari sebagai anak kost.

  • Himma Sahulika:

    Nama : Himma Sahulika
    NIM : 25010111120043
    Kelas : A 2011
    Manfaat mempelajari ilmu gizi bagi peningkatan kompetensi sebagai ahli kesehatan masyarakat.
    Kesehatan merupakan segala-galanya bagi kehidupan. Sebagai calon ahli kesehatan masyarakat harus mempunyai modal pengetahuan dan ketrampilan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Salah satunya yaitu memiliki kompetensi dalam menangani masalah pangan yang mengancam kesehatan masyarakat serta tanggap dalam mengantisipasi perkembangan masalah gizi baik nasional maupun internasional. Oleh karena itu, mata kuliah ilmu gizi dasar sangat diperlukan untuk menyiapkan tenaga-tenaga ahli kesehatan masyarakat untuk mengahadapi dan mengatasi masalah gizi yang muncul di masyarakat.
    Gizi merupakan ilmu yg mempelajari hubungan antara makanan yang dimakan dengan kesehatan tubuh yang diakibatkannya serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Dengan mempelajari ilmu gizi, kita sebagai ahli kesehatan masyarakat dapat mengkaji, menilai, dan mengidentifikasi keadaan gizi individu, kelompok atau masyarakat, selain itu kita juga dapat memberi pelayanan terkait dengan rancangan penyajian menu makanan yang sesuai dengan perhitungan AKG untuk meningkatkan kualitas hidup individu atau masyarakat.
    Setelah mempelajari ilmu gizi, saya juga bisa menerapkan gaya hidup sehat terkait dengan kebutuhan gizi setiap hari dari makanan yang saya konsumsi sehari-hari. Sebenarnya banyak manfaat yang dapat diambil dari pembelajaran ilmu gizi dasar ini, selain contoh yang sudah disebutkan sebelumnya, contoh lainnya yaitu kita sebagai ahli kesehatan masyarakat dapat melakukan promosi gizi untuk pencegahan dan penanganan masalah gizi yang ada di masyarakat sehingga harapan akan derajat kesehatan masyarakat meningkat dapat tercapai.
    Pengetahuan akan kesehatan harus dimiliki oleh semua orang, kita sebagai ahli kesehatan masyarakat harus mampu menyalurkan pengetahuan kesehatan kepada masyarakat guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, perlu adanya proses pembelajaran yang terkait dengan kesehatan. Banyak aspek yang harus dimiliki oleh tenaga kesehatan masyarakat untuk menjadi tenaga kesehatan yang profesional. Karena pada dasarnya proses belajar adalah usaha untuk memperoleh suatu perubahan tingkah laku dari perilaku yang negative ke perilaku yang positive.

  • Milka Noviananda H (361):

    Sebagai seorang Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat, menurut saya ilmu gizi menyumbang banyak modal pengetahuan untuk pekerjaan seorang SKM. Ilmu gizi sebagai modal kita untuk memberikan pengetahuan dan pendidikan kepada masyarakat mengenai makanan yang sehat, cakupan gizi yang cukup, dan penyakit penyakit yang timbul akibat kekurangan gizi,mineral, vitamin, dan lain lain yang berkaitan dengan makanan. Keuntungan lain adalah untuk pribadi diri saya sendiri, dengan Ilmu gizi, saya menjadi tahu makanan dan kandungan gizi apa saja yang harus ada dalam menu sehari hari, tahu pentingnya sarapan, pentingnya vitamin dan mineral, tahu penyakit apa saja yang ditimbulkan jika kekurangan gizi.

  • Dewi Sarah:

    manfaat mempelajari ilmu gizi bagi saya sendiri sebagai seorang Ahli Kesehatan Masyarakat yaitu kita menjadi lebih mengerti tentang baik buruknya makanan dan minuman atau segala zat yang masuk kedalam tubuh kita. dari situ kita dapat mengerti bagaimana sebaiknya kita menyikapi penggunaan makanan/minuman sehingga kita bisa berhati-hati dan menjaga tubuh kita sebaik-baiknya. dan selain itu kita dapat mengajarkan/mengajarkan ilmu yang kita punya kepada orang-orang disekitar kita agar mereka lebih berhati-hati dalam menjaga kesehatan tubuh mereka.

  • Rizki Arbaiatusholeha (25010111140307):

    Saya merasakan manfaat dari adanya mata kuliah ilmu gizi ini. Dari ruang lingkup yg paling kecil, saya dapat mengontrol asupan gizi yang diperlukan untuk diri saya sendiri dan juga untuk mencegah penyakit kurang gizi. Melihat masalah gizi yang masih menjadi sorotan di Indonesia. Angka kecukupan gizi di masyarakat Indonesia masih sangat rendah, terutama di pedesaan. Disinilah peran para ahli kesehatan masyarakat dibutuhkan. Untuk menaikkan angka kecukupan gizi di Indonesia.
    Ilmu Gizi sendiri memiliki pengertian ilmu yang mempelajari hal ikhwal makanan dikaitkan dengan kesehatan tubuh. Disini, kesehatan masyarakat harus diperhatikan. Karena masyarakat merupakan cerminan dari suatu bangsa. Dan perkembangan dari suati bangsa dipengaruhi oleh SDM yg ada di dalamnya. Dengan mempelajari ilmu gizi, kita dapat membantu menaikkan derajat kesehatan yang ada di Indonesia.

  • Vigia Gusfa Nulandari:

    NamaIlmu gizi memang sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari saya, mulai dari menjaga pola makan serta bisa menentukan mana makanan yang baik dan yang kurang baik bagi kesehatan tubuh saya. Tidak hanya untuk kepentingan pribadi saja, saya juga bisa menularkan pola makan yang naik kepada orang sekitar saya yang mungkin belum memahami tentang pentingnya gizi bagi tubuh. Selain itu saya juga bisa memberika masukan kepada orang-orang terdekat mengenai makanan apa yang arus dikonsumsi saat mereka menderita penyakit tertentu.

  • Rahmawati Nur Mutmainah:

    Nama : Rahmawati Nur Mutmainah
    NIM

  • Rahmawati Nur Mutmainah:

    Nama : Rahmawati Nur Mutmainah
    NIM : 25010111140357
    Kelas : E/2011

    Apa yang kita fikirkan ketika mendengar ilmu gizi? tentunya dibenak setiap orang mengaitkannya dengan makanan. Memang benar, tetapi bukan hanya sekedar ilmu yang membahas makanan saja, tetapi makanan dan interaksi dengan organisme yang mengonsumsinya dengan tujuan sebagai pemeliharaan dan peningkatan kesehatan organisme. Selain itu gizi juga merupakan kombinasi dari proses dimana semua bagian tubuh menerima dam memanfaatkan material yang dibutuhkan untuk menjalankan fungsinya dan juga untuk pertumbuhan permajaan komponen-komponen tubuh.
    Sebagai seorang yang memiliki peran dan fungsi sarjana kesehatan/ ahli kesehatan di masyarakat dan sistem pelayanan gizi dalam aspek promotif, preventif, rehabilitatif. Setidaknya biasa mengetahui tingkatan gizi diri sendiri, orang lain bahkan dia juga dapat memajukan tingkatan gizi di masyarakat. Selain itu manfaat yang saya peroleh setelah mempelajari ilmu gizi, antara lain :
    1. Dengan mempelajariilmu gizi, saya dapat mengetahui manfaat substansi – substansi yang dimasukkan dalam tubuh untuk memenuhi kebutuhan energi pemeliharaan kesehatan.
    2. Dengan menerima dan memanfaatkan zat- zat gizi esensial dalam proporsi yang sesuai dengan kondisi tubuh dan juga mampu menyediakan cadangan bagi tubuh.
    3. Dapat mengetahui status gizi setiap orang dengan perhitungan-perhitungan yang telah diajarkan.
    Sedangkan manfaat mempelajari ilmu gizi bagi peningkatan kompetensi yang nantinya saya akan menjadi seorang ahli kesehatan masyarakat. Saya merasa dengan melihat banyaknya masalah kesehatan kaitannya dengan kurangnya pemantauan mengenai gizi. Sehingga munculnya banyaknya penyakit dinegara Indonesia ini, seperti :busung lapar, penyakit gondok, kwasioskor dan lain- lainnya. Yang tidak bisa menyesuaikan slogan “ 4 sehat 5 sempurna” dengan kondisi nyatanya.
    Nah, ini lah yang saya rasakan setelah mempelajari ilmu gizi yang nantinya saya akan menjadi ahli kesehatan, antara lain:
    1. Karena pengetahuan masyarakat mengenai gizi kurang kita dapat menjelaskan secara benar ilmu dasar-dasar ilmu gizi dan kaitannya dengan kesehatan dan pangan.
    2. Kita dapat mengadakan penyuluhan dilapangan dengan mengkaji dan mengindentifikasi keadaan gizi individu, kelompok dan masyarakat.
    3. Melakukan promosi mengenai manfaat gizi yang dikaitan dengan pangan, fungsi organ dan kesehatan, dan melakukan mobilisasi sosial untuk mencegah penyakit dan penanganaan masalah gizi.
    4. Dengan kita mempelajari ilmu gizi kita dapat menerapkan hasil- hasil terbaru dari intervensi sehingga dapat meningkatkan pelayanan gizi pada masyarakat.

  • Vigia Gusfa Nulandari:

    Nama : Vigia Gusfa Nulandari
    NIM : 25010111140334
    Kelas: E 2011

    Ilmu gizi memang sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari saya, mulai dari menjaga pola makan serta bisa menentukan mana makanan yang baik dan yang kurang baik bagi kesehatan tubuh saya. Tidak hanya untuk kepentingan pribadi saja, saya juga bisa menularkan pola makan yang baik kepada orang sekitar saya yang mungkin belum memahami tentang pentingnya gizi bagi tubuh. Selain itu saya juga bisa memberika masukan kepada orang-orang terdekat mengenai makanan apa yang harus dikonsumsi saat mereka menderita penyakit tertentu.

  • ryani dwi rivyantanti:

    dengan mempelajari ilmu gizi, kita dapat mengetahui mengenai berbagai macam bahan makanan yang penting bagi tubuh, bagaimana efek bila defisiensi dan over konsumsi, bagaimana respon tubuh terhadap makanan tersebut untuk kemudian diolah menjadi energi, dsb. sehingga sebagai sarjana kesehatan masyarakat kita berupaya untuk meningkatkan kualitas serta kuantitas gizi masyarakat indonesia agar senantiasa tercukupi, sehingga derajat kesehatan masyarakat indonesia akan meningkat, dan tercipta SDM yang baik.

  • Ruth Siagian 25010111120031 (2011/A):

    Manfaat belajar ilmu gizi bagi seorang sarjana kesehatan masyarakat adalah bahwa ilmu gizi merupakan bagian dari bidang ilmu kesehatan masyarakat, dimana ilmu gizi mempelajari hal-hal penting untuk menunjang kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Karena kita ketahui bersama bahwa kesehatan masyarakat yang menjadi sorotan di Indonesia adalah gizi masyarakat, karena masih banyak masyarakat yang dalam pemenuhan gizinya belum mendekati normal, artinya banyak kecukupan gizi di masyarakat Indonesia terutama di pedesaan masih sangat rendah. Banyak masyarakat yang masih mengkonsumsi makanan satu macam sehingga nutrisinya tidak optimum. Maka dari itu, seorang sarjana kesehatan masyarakat perlu dibekali tentang ilmu gizi yang akan dipromosikan kepada para penduduk Indonesia agar mampu membawa masyarakat yang sehat dan cerdas dalam menjaga kesehatannya sendiri dan keluarga.

  • ryani dwi rivyantanti:

    nama: Ryani Dwi Rivyantanti
    nim : 25010111120018
    kelas A-2011

    dengan mempelajari ilmu gizi, kita dapat mengetahui mengenai berbagai macam bahan makanan yang penting bagi tubuh, bagaimana efek bila defisiensi dan over konsumsi, bagaimana respon tubuh terhadap makanan tersebut untuk kemudian diolah menjadi energi, dsb. sehingga sebagai sarjana kesehatan masyarakat kita berupaya untuk meningkatkan kualitas serta kuantitas gizi masyarakat indonesia agar senantiasa tercukupi, sehingga derajat kesehatan masyarakat indonesia akan meningkat, dan tercipta SDM yang baik.

  • anies yuniar:

    ANIES YUNIAR PURININGRUM
    25010111120035
    Kelas A – 2011

    manfaat yang diperoleh mempelajari ilmu gizi adalah untuk mengetahui manfaat bahan makanan bagi tubuh.
    dengan mengetahui zat – zat gizi, sebagai seorang sarjana masyarakat kita diharapkan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. peningkatan derajat kesehatan salah satunya dengan memberikan pengetahuan kepada masyarakat tentang pentingnya zat – zat gizi dan manfaatnya serta takaran (porsi)yang tepat bagi tubuh. hal itu bertujuan untuk menghindarkan masyarakat dari gangguan akibat defisiensi / over intake dari zat gizi tersebut, sehingga derajat kesehatan masyarakat menjadi setinggi-tingginya. :)

  • ELLA MARLIANI (E-2011):

    Ilmu Gizi merupakan ilmu yang mempelajari hubungan antara makanan yang kita makan dengan kesehatan tubuh. Dengan demikian, apa yang kita makan/konsumsi akan mempengaruhi kualitas tubuh kita. Alangkah baiknya kita menjaga pola hidup sehat, misalnya dengan menjaga kebersihan, mengurangi kegiatan yang mengakibatkan stress, dan asupan gizi seimbang. Gizi tidak hanya mencakup masalah klinis tapi juga mencakup kehidupan masyarakat luas. Gizi juga memegang peranan besar bagi tubuh dan kehidupan manusia, karena dengan gizi yang baik kita bisa mewujudkan hidup sehat dan seimbang. Kaitannya dengan hal tersebut Ilmu Gizi berperan penting, selain mempelajari berbagai peristiwa yang terjadi di dalam tubuh, keadaan-keadaan yang ditimbulkan oleh masuknya makanan kedalam tubuh, juga dipelajari hal-hal lain baik yang menyangkut cara untuk mencegah terjadinya kekurangan unsur-unsur makanan maupun faktor-faktor yang dapat menyebabkan seseorang tidak cukup memperoleh zat-zat makanan yang diperlukan tubuh.
    Menurut saya, dengan mempelajari Ilmu Gizi diharapkan kita tidak hanya menghafal materi namun juga dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari. Contoh kecil yang saya lakukan adalah ketika saya mendapat materi tentang vitamin dan Bapak Suyatno menyinggung mengenai kesemutan yang merupakan defisiensi vitamin B6 dan B12 saat dirumah saya beritahukan kepada orangtua tentang kesemutan dan asupan yang tepat untuk mencegahnya. Semoga dari hal kecil yang positif kita lakukan, dapat meningkatkan kesadaran, menjadi kebiasaan dan bermanaat kedepannya. Begitu juga di lingkungan masyarakat.
    Selain itu , Gizi mempengaruhi potensi ekonomi karena gizi berkaitan dengan otak, kemampuan belajar dan produktivitas kita.

    ELLA MARLIANI PERTIWI
    25010111140332
    E-2011

  • Lintang Sekar Langit:

    Nama : Lintang Sekar Langit
    NIM : 25010111140310
    Kelas : E

    Apa manfaat mempelajari ilmu gizi dalam peningkatan kompetensi SKM?
    Jawab :
    Seorang SKM perlu memepelajari ilmu gizi karena kebutuhan gizi sangat diperlukan untuk kesehatan setiap manusia. Bukan hanya untuk masyarakat yang perlu mengetahui tentang kebutuhan gizinya, tetapi untuk kesehatan pribadinya seorang SKM perlu mengetahui apa arti pentingnya ilmu gizi tersebut. Dengan mempelajarinya, SKM dapat menentukan pola hidup sehat melalui pola makannya, bisa merancang pemilihan menu yang tepat sesuai dengan pemenuhan status gizinya. Dan hal itu dapat sangat membantu orang-orang di sekitar kita untuk mendapatkan pemenuhan gizi yang baik.

  • erda nur purnama sari (331):

    Menurut saya manfaat mempelajari ilmu gizi bagai peningkatan kompetisi saya nanti sebagai ahli kesehatan masyarakat adalah bertujuan untuk menambah bekal dengan pengetahuan, kemampuan dan keterampilan untuk menkaji secara menyeluruh keterkaitan gizi kesehatan,dan pangan dalam suatu sistem : mengkaji,menilai,dan mengindentifikasi keadaan gizi individu,kelompok atau masyarakat. membuat perencanaan serta melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi intervensi dan pelayanan gizi; melakukan promosi gizi dan melakukan mobilisasi sosial untuk pencegahan dan penanganan masalah gizi; memahami pentingnya kerjasama lintas sektor, lintas disiplin, dan lintas profesi dalam menangani masalah gizi; melakukan persiapan- persiapan yang diperlukan untuk kegiatan advokasi dalam menangani masalah gizi di dalam kehidupan kita yang ada didepan mata kita.

  • EKY PURWANTI:

    NAMA: EKY PURWANTI
    NIM: 25010111120033
    KELAS: A

    Ilmu gizi merupakan ilmu yang mempelajari tentang hal ikhwal makanan dikaitkan dengan kesehatan tubuh. Mempelajari ilmu gizi sangat penting bagi peningkatan kompetensi sebagai ahli kesehatan masyarakat. Sebagai ahli kesehatan masyarakat kelak, kita dituntut untuk mengetahui semua permasalahan yang ada di masyarakat terkait dengan status kesehatan tak terkecuali masalah gizi masyarakat. Masalah gizi pada masyarakat perlu untuk dikaji lanjut agar dapat ditekan masalah serta akibat yang ditimbulkannya. Selain itu juga mempelajari ilmu gizi bagi ahli kesehatan masyarakat dapat digunakan untuk bekal intervensi ahli kesehatan masyarakat terkait masalah gizi.
    Masalah gizi yang terjadi pada masa tertentu akan menimbulkan masalah pembangunan di masa akan datang. Keterlambatan dalam memberikan pelayanan gizi yang berakibat kerusakan yang sulit bahkan mungkin tak dapat ditolong. Kiranya tidak terlalu berlebihan walaupun perlu studi yang mendalam, pakar gizi menyatakan bahwa krisis ekonomi yang terjadi di Indonesia 2002 ini juga belum ada tanda-tanda selesai telah menghilangkan potensi bangsa Indonesia satu generasi, artinya anak-anak yang hidup pada 5 tahun lebih masa krisis ekonomi ini dikhwatirkan tidak berkembang kemampuan intelektualnya sehingga pada 50 sampai 70 tahun mendatang ketika ia harus memimpin bangsa ini maka akan ada kemunduran kemampuan satu generasi. Penundaan pemberian perhatian pemeliharaan gizi yang tepat terhadap anak-anak akan menurunkan nilai potensi mereka sebagai sumber daya pembangunan masyarakat dan ekonomi nasional. Anak-anak memerlukan penanganan serius terutama jaminan ketersediaan zat-zat gizi sedini mungkin.
    Sebagai ahli kesehatan masyarakat yang peduli akan kesehatan masyarakat, masalah terkait diatas harus segera diselesaikan. Penyelesaiannya salah satunya dengan mempelajari ilmu gizi. Dengan ilmu gizi, kita dapat mengetahui faktor-faktor penyebab dan cara penanggulangannya sehingga masalah tersebut tidak menjadi masalah yang berkepanjangan yang berdampak pada masalah nasional.
    Mempelajari ilmu gizi adalah sebuah bekal atau awal untuk dapat melakukan survey gizi masyarakat yang itu tidak bisa dikesampingkan karena penting bagi upaya peningkatan status kesehatan masyarakat. Survey gizi masyarakat oleh ahli kesehatan masyarakat penting karena dengan survey tersebut, seorang ahli kesehatan masyarakat dapat mengetahui distribusi/ sebaran dan besarnya masalah gizi pada populasi manusia, menguraikan penyebab dari masalah gizi, menentukan hubungan sebab-akibat, serta dapat memberikan informasi yang dibutuhkan untuk merencanakan dan melaksanakan program pencegahan, kontrol dan penanganan masalah gizi masyarakat. Seorang ahli kesehatan masyarakat yang dapat melakukan hal tersebut dengan baik dan sempurna, dianggap telah memiliki kompetensi yang baik.
    Alasan di atas menjadi jawaban manfaat mempelajari ilmu gizi bagi peningkatan kompetisi ahli kesehatan masyarakat.

  • Mifta Rahmiza (25010111140346):

    Pada zaman sekarang banyak sekali orang yang kekurangan gizi atau mengalami gizi buruk. Ini merupakan salah satu masalah yang penting untuk diperhatikan, karena asupan gizi itu penting sekali bagi kelangsungan hidup manusia. Dengan gizi yang baik, manusia dapat hidup sehat karena dengan mengkonsumsi gizi yang baik dapat mencegah penyakit, meningkatkan daya tahan tubuh sehingga bisa terhindar dari berbagai penyakit.Kekurangan gizi ini bisa diakibatkan kurangnya pengetahuan masyarakat tentang gizi itu sendiri, dan bisa juga diakibatkan oleh kebiasaan-kebiasaan atau pantangan-pantangan yang dianut atau dipercaya oleh suatu masyarakat, dimana tidak boleh memakan atau mengkonsumsi suatu makanan yang justru mengandung banyak gizi.
    Untuk mengatasi permasalahan gizi tersebut, maka pentinglah bagi seorang SKM dalam mempelajarinya baik untuk dirinya sendiri maupun masyarakat. Ilmu gizi dapat membantu SKM dalam menggambarkan kepada masyarakat bagaimana sebenarnya gizi yang baik bagi tubuhnya dan makanan, mineral,protein, karbohidrat,dan vitamin apa saja yang baik untuk dikonsumsi untuk tubuh sesuai takarannya. Dengan mengetahui manfaat dari setiap makanan tersebut tentulah kita juga dapat mengetahui apa dampak yang mungkin akan timbul bila dikonsumsi secara berlebihan ataupun kekurangan dan bagaimana cara mengatasi permasalahan tersebut.

  • safirina aulia rahmi/25010111140302/kelas A:

    SAFIRINA AULIA RAHMI
    25010111140302
    kelas A

    ilmu gizi adalah ilmu yang mempelajari segala sesuatu tentang makanan dalam hubungannya dengan kesehatan optimal/ tubuh manfaat yang saya peroleh dari mempelajari ilmu gizi yang terkait dengan kompetensi saya sebagai seorang ahli kesehatan masyarakat adalah,saya dapat mempelajari hal- hal yang berkaitan dengan penggunaan energi makanan yang meliputi proses pernafasan, oksidasi dan kalorimetri. sayaa juga mempelajari pengaruh keturunan terhadap kebutuhan gizi, pengaruh gizi terhadap perkembangan otak dan perilaku,dan kemampuan bekerja dan produktivitas serta daya tahan terhadap penyakit infeksi. dengan mempelajari ilmu gizi yg terkait dengan kompetensi kami sebagai ahli kesehatan masyarakat adalah kemampuan untuk menempatkan diri dalam melakukan gerakan atau perubahan atau rangkaian gerakan, diantaranya terampil dalam menentukan menu makanan yang sehat setiap harinya sesuai dengan kebutuhan gizinya, ketrampilan dalam memvariasikan menu pada pemilihan makanan sehari- hari (memadukan makanan yang mengandung karbohidrat dan protein misalnya bubur ayam atau karbohidrat dengan lemak misanya pisang goreng), terampil dalam mengkombinasikan bahan makanan yang mengandung zat gizi agar kebutuhan mereka akan kecukupan gizi selama beraktifitas diluar rumah dapat terpenuhi (misalnya perpaduan antara hamburger dengan es jeruk, hamburger yang terdapat karbohidrat pada roti, lemak dan protein pada daging dan keju, dan vitamin dan mineral yang terdapat pada jus jeruk). selain itu kita juga dapat membuat suatu perubahan kecil yang ditujukan kepada naka- anak yang masih terkena busung lapar atau gizi buruk, dapat membagi pengetahuan kepada masyarakat tentang bagaimana menjaga tubuh dengan makan makannan yang bergizi, menjadi konsultan untuk masyarakat yang masih awam dengan bagaimana cara memenuhi kebutuhan gizi setiap harinya.

  • Shinta Permata:

    Shinta Permataningtyas_25010111140359_Kelas E 2011

    Pentingnya Ilmu Gizi bagi Sarjana Kesehatan Masyarakat

    Sarjana Kesehatan Masyarakat berperan secara aktif dalam kegiatan baik program kesehatan, kesehatan kerja, maupun promosi kesehatan yang berguna dalam upaya preventif, kuratif, dan rehabilitatif penyakit. Dalam kegiatan promosi kesehatan, seorang SKM membutuhkan setidaknya pengetahuan dasar ilmu gizi. Tujuannya adalah supaya dapat memberikan pengetahuan gizi kepada masyarakat. Pengetahuan gizi sangat penting mengingat di Indonesia sendiri masih banyak kasus penyakit gizi buruk khususnya pada anak dan balita. Selain itu juga angka kematian ibu melahirkan masih tinggi. Ini merupakan akibat dari kurangnya pengetahuan gizi pada masyarakat. Dengan mempelajari ilmu gizi, seorang SKM akan mampu memberi pengetahuan dan penjelasan mengenai pentingnya gizi bagi tubuh. Contohnya seperti baik buruknya suatu bahan makanan bagi tubuh maupun akibat kekurangan dan kelebihan nutrisi dalam tubuh. Pengetahuan gizi bagi masyarakat tersebut nantinya diharapkan dapat mengubah perilaku masyarakat dalam mengonsumsi bahan makanan. Tidak hanya sekedar pemenuhan kebutuhan pangan untuk proses metabolisme tubuh, tetapi juga masyarakat dapat mengatur kadar gizi yang cukup dan seimbang bagi tubuh.

  • BINTI SABRINA:

    NAMA : BINTI SABRINA
    NIM : 25010111120020
    KELAS : A 2011

    Di dunia ini, semua ilmu saling berkaitan dan senantiasa saling melengkapi. Jadi kita sebagai manusia harus menghargai dan bersikap bijak dalam menanggapi keberadan ilmu-ilmu yang lain. Dalam proses menuju seorang ahli kesehatan masyarakat, yang focus utamanya mempelajari tentang pengembangan kesehatan di masyarakat, kita membutuhkan ilmu-ilmu yang lain untuk menambah bekal dan pengetahuan kita di masa kini maupun masa mendatang. Salah satu ilmu itu adalah ilmu gizi. Ilmu gizi sangat penting dopelajari oleh seorang calon ahli kesehatan masyarakat. Karena Ilmu kesehatan sebagai ilmu pengetahuan terapan (applied science) yang mempelajari tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan usaha manusia untuk selalu dalam keadaan sehat, banyak aspek yang harus diperhatikan di sini, yang meliputi tahap pencegah atau menghindari penyakit dan penyebab penyakit/masalah, atau penyebab masalah kesehatan, perilaku dalam mengupayakan meningkatnya kesehatan. Ilmu gizi penting dipadukan dengan ilmu kesehatan masyarakat untuk memperkaya ilmu dalam kaitannya dengan peemeliharaan proses tubuh dalam pertumbuhan/perkembangan serta penggantian jaringan tubuh yang rusak, mengetahui proses metabolisme tubuh, pengaturan berbagai kesetimbangan air, mineral, dan cairan, serta pertahanan tubuh terhadap penyakit. Dengan dikuasainya ilmu gizi, seorang ahli kesehatan masyarakat dengan sasaran perorangan maupun kelompok masayarakat dapat mengidentifikasi dengan tepat masalah kesehatan yang ada di masyarakat sekaligus dapat dipilih solusi yang tepat untuk diaplikasikan.

  • Amallia Nur Hajjar:

    Nama : Amallia Nur Hajjar
    NIM : 25010111120016
    Kelas : A-2011

    Sebagai calon sarjana kesehatan masyarakat tentunya mempelajari Ilmu gizi yang merupakan salah satu ruang lingkup ilmu kesehatan masyarakat itu penting untuk dipelajari. Ilmu gizi didefinisikan sebagai suatu cabang ilmu yang mempelajari hubungan antara makanan yang dimakan dengan kesehatan tubuh yang diakibatkannya serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Di negara kita sendiri, gizi masyarakat menjadi sorotan khusus. Pembahasan mengenai gizi menjadi hal menarik yang perlu kita cermati, demi terciptanya masyarakat Indonesia yang sehat, yang berarti memiliki angka kecukupan gizi baik. Karena masih banyak masyarakat yang dalam pemenuhan gizinya belum mendekati normal. Untuk itu kita perlu mempelajari Ilmu Gizi untuk bekal pengetahuan kita pada saat kita terjun langsung di masyarakat. Karena sumber daya yang baik tentu dari masyarakat yang sehat. Dengan kita memiliki bekal Ilmu Gizi, setidaknya kita bisa mengurangi masalah gizi yang ada di masyarakat.

  • Dita Tiara Anggriani:

    Dita Tiara Anggriani
    25010111140328
    Kelas E
    Ilmu Gizi merupakan salah satu bagian dari bidang ilmu kesehatan masyarakat. Gizi adalah proses makhluk hidup menggunakan makanan yang dikonsumsi secara normal melalui proses penyerapan, absorpsi, transportasi, penyimpanan, metabolisme dan pengeluaran zat-zat yang tidak digunakan. Ilmu gizi didefinisikan sebagai suatu cabang ilmu yang mempelajari proses pangan setelah dikonsumsi oleh manusia, masuk ke dalam tubuh, mengalami pencernaan, absorpsi, transportasi, penyimpanan, metabolisme serta pengeluaran zat-zat yang tidak digunakan yang berguna untuk pertumbuhan dan perkembangan yang sehat. Ilmu gizi sangat penting untuk dipelajari karena Ilmu Gizi mempelajari hal-hal penting untuk menunjang kesehatan masyarakat. Berikut adalah beberapa fungsi gizi yang berperan dalam kesehatan tubuh makhluk hidup, yakni: memelihara proses tubuh dalam pertumbuhan atau perkembangan serta mengganti jaringan tubuh yang rusak, memperoleh energi guna melakukan kegiatan sehari-hari, mengatur metabolisme dan mengatur berbagai keseimbangan air, mineral dan cairan tubuh yang lain, berperan dalam mekanisme pertahanan tubuh terhadap berbagai penyakit. Sebagai seorang ahli kesehatan masyarakat banyak sekali manfaat yang dapat diambil dari kita mempelajari ilmu gizi diantaranya adalah mengetahui bagaimana proporsi makan yang baik bagi kita sehari-hari, karena jika proporsi makan kita tidak seimbang maka akan mengakitbatkan malnutrisi. Selain berguna bagi diri sendiri ilmu gizi yang telah didapat juga dapat disampaikan kepada masyarakat bagaimanan cara makan serta proposi makan yang ideal agar kualitas makanan meningkat dan diharapkan masyarakat dapat mengerti serta dapat mempraktikannya, jika kualitas makanan meningkat maka diharapkan juga kualitas hidup semakin meningkat dan berbagai penyakit malnutrisi juga dapat dikurangi ataupun dicegah.

  • rani widya:

    Secara umum ilmu gizi dapat dikatakan sebagai ilmu yang mempelajari tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan kesehatan serta makanan, seperti bagaimana cara menyediakan atau menyajikan makanan bermutu tinggi untuk pertumbuhan dan perkembangan baik fisik maupun mental manusia.
    Masalah kesehatan dan makanan itu sendiri merupakan permasalahan yang selalu ada di masyarakat sekitar. Oleh karena itu sebagai ahli kesehatan masyarakat yang nantinya akan berhubungan langsung dengan masyarakat, secara tidak langsung kita akan dituntut untuk menguasai bidang kesehatan secara menyeluruh pada umumnya dan ilmu gizi pada khususnya.
    Sebagai mahasiswa yang sedang mempelajari dasar ilmu gizi, mata kuliah ini sangatlah bermanfaat bagi kehidupan saya. Sedikit demi sedikit saya bisa merubah pola makan saya yang tadinya sembarangan seenak sendiri menjadi lebih terkontrol, memilah dan memilih makanan yang mengandung cakupan gizi yang dibutuhkan dan bukan asal kenyang. Pada nantinya sebelum terjun pada masyarakat secara langsung, saya akan mengimplementasikannya pada diri saya sendiri dan kemudian keluarga saya, dengan harapan ada perubahan positif terkait gaya hidup sehat sehingga terciptanya kehidupan yang berkualitas.

  • imam suhada (25010111140349):

    Sebagai calon SKM yang akan terjun langsung ke masyarakat dalam melakukan tindakan preventif dan promotif perlu kompetensi tentang gizi yang akan sangat membantu dalam mendukung preventif dan promotif. Tanpa makanan manusia tidak akan hidup dan manusia tercermin dari apa yang dia makan (we are whatw e eat). Maka dengan kompetensi gizi yang saya peroleh saya ingin menerapkannya pada diri saya, keluarga, dan masyarakat di sekitar saya. Dan nantinya kompetensi yang sudah saya dapatkan ini bisa merubah kebiasaan makan dari masyarakat menjadi lebih baik dan bijak. saya berharap kedepan kuliah ilmu gizi bisa lebih bisa dimengerti dengan simulasi atau dengan alat peraga. Karena ilmu itu akan lebih mdah terserap dengan beberapa metode yaitu audio, visual, dan audio-visual.

  • Nama: Zulfa Ayuningsih
    Nim: 25010111140309
    kelas: E 2011

    Sebagai seorang ahli kesehatan masyarakat nantinya, kita dituntut berperan langsung kepada masyarakat. Tidak hanya sebagai tenaga kesehatan yang mampu memberikan penyuluhan, tetapi kita diharuskan untuk dapat menguasai bidang kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

    Ilmu gizi adalah salah satu cabang dari ilmu kesehatan masyarakat yang mempunyai peran penting bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Ilmu ini digunakan untuk meneliti berbagai macam gizi yang berperan dalam tubuh manusia. Ilmu ini meneliti bagaimana peran gizi bagi tubuh, dengan melalui berbagai percobaan yang bertahap dengan menggunakan sample makanan. Sehingga kita mengetahui seberapa pentingnya makanan sehat itu dan kerugian dari konsumsi makanan yang tidak layak.

    Ilmu gizi meneliti bagaimana kondisi suatu jenis bahan makanan yang akan dikonsumsi. Baik atau tidakkah suatu makanan tergantung bagaimana hasil dari sebuah penelitian. Makanan yang yang akan kita konsumsi harus melalui tes uji lab dengan menggunakan ilmu gizi sebagai acuan utamanya. Didalam ilmu ini biasanya akan menerapkan berbagai pendapat para ahli kesehatan dan gizi sehingga output yang dihasilkan sesuai dengan nilai takaran. Meneliti bagaimana kandungan unsur kimianya, nilai gizinya, takaran penyajiannya hingga manfaat yang didapat. Semua itu melalui hasil tes uji coba pada sample makanan. Unsur-unsur yang kurang bermanfaat akan dibuang serta mengontrol terjadinya kembali unsur-unsur tersebut.

    Gizi bukan hanya hal yang melulu mempelajari perihal makanan yang harus kita cerna, makanan pokok yang harus ada setiap harinya ataupun makanan yang hanya mengenyangkan. Tapi Gizi juga dapat memberikan informasi mengenai bagaimana kita menyediakan makanan yang berstandar mutu terbaik untuk pertumbuhan dan perkembangan fisik maupun mental dari manusia.

    Contoh sederhana yang sudah saya terapkan sebagai mahasiswa semester 3 adalah dengan menyalurkan ilmu ini kepada keluarga dan ibu-ibu PKK dan posyandu, dengan demikian ketika ibu memasak ibupun tau bagaimana takaran gizi yang pas untuk keluarga kami sehingga tidak terjadi malnutrisi atau overnutrition. Begitu juga dengan ibu-ibu PKK, mereka menjadi tahu tentang pentingnya takaran gizi yang pas. Diposyandu, masalah gizi untuk bayi dan balita memang masalah yang sangat urgent oleh karena itu para kader posyandu harus memahami bagaimana menakar gizi yang seimbang untuk bayi dan balita.

    Tujuan dari semua ini adalah terciptanya “Gaya Hidup Sehat”, yang merupakan salah satu wujud dan penerapan dari hasil belajar ilmu gizi kesehatan. Banyak aspek yang harus dilakukan oleh seseorang setidak – tidaknya memahami bagaimana dia mengelola kehidupannya baik jasmani dan rohani agar sehat dan peda gilirannya menyebabkan hidupnya berkualitas

    Ilmu ini berkembang sangat pesat. Dan tentunya memiliki manfaat yang sangat besar dalam kehidupan manusia. Tanpa adanya ilmu ini maka kita tidak tahu apa saja manfaat suatu makanan, kandungan zatnya serta bahaya dari kerugian yang ditimbulkan. Untuk itulah peran ilmu gizi memang sudah diakui sejak dulu dan hak paten dalam setiap kondisi apapun

  • Juwita Pramodya Wardhani:

    Nama : Juwita Pramodya Wardhani
    Nim : 25010111120028
    kelas: A 2011
    Ilmu gizi bermanfaat untuk seorang ahli kesehatan masyarakat dalam hal meningkatkan status gizi masyarakat. ilmu gizi mempelajari tentang fungsi zat gizi dalam kesehatan, macam-macam zat gizi (karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral dan air), sumber makanan untuk zat gizi, serta kebutuhan dan kecukupan zat gizi untuk masyarakat. setelah kita mengetahui hal – hal tersebut kita dapat menyampaikannya kembali kepada masyarakat dalam bentuk penyuluhan gizi masyarakat, penyuluhan gizi masyarakat ini bertujuan menyadarkan masyarakat tentang pentingnya gizi dalam kesehatan. setelah masyarakat sadar akan pentingnya zat gizi dalam kesehatan, mereka akan berusaha untuk memenuhi kecukupan gizi. dengan semakin banyaknya masyarakat yang kecukupan akan gizi, maka status gizi masyarakat akan meningkat.

  • Nurul Aini (342) kelas E-2011:

    Ilmu gizi merupakan suatu cabang ilmu yang mempelajari hubungan antara makanan yang dimakan dengan kesehatan tubuh yang diakibatkannya serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Ilmu gizi juga dapat didefinisikan sebagai suatu cabang ilmu yang mempelajari proses pangan setelah dikonsumsi oleh manusia, masuk ke dalam tubuh, mengalami pencernaan, absorpsi, transportasi, penyimpanan, metabolisme serta pengeluaran zat-zat yang tidak digunakan yang berguna untuk pertumbuhan dan perkembangan yang sehat serta gigi yang sehat pula. Gizi memiliki beberapa fungsi yang berperan dalam kesehatan tubuh makhluk hidup, yaitu memelihara proses tubuh dalam pertumbuhan atau perkembangan serta mengganti jaringan tubuh yang rusak, memperoleh energi guna melakukan kegiatan sehari-hari, mengatur metabolisme dan mengatur berbagai keseimbangan air, mineral dan cairan tubuh yang lain, dan berperan dalam mekanisme pertahanan tubuh terhadap berbagai penyakit (protein). Sedangkan manfaat ilmu gizi bagi seorang kesehatan masyarakat terutama saya, yaitu dapat mengetahui kandungan setiap makanan sehingga dapat memenuhi gizi bagi tubuh, mengetahui kandungan makanan mana yang sehat dan tidak sehat bagi tubuh, mengetahui bagaimana cara menghitung jumlah kalori yang harus masuk ke dalam tubuh manusia, dengan mempelajari gizi kita juga mengetahui asupan gizi kita sesuai dengan pertambahan umur, mengontrol makanan yang masuk ke dalam tubuh manusia agar tidak terjadi defisiensi dan masih banyak hal mengenai makanan yang berkaitan dengan kesehatan. Dengan belajar ilmu gizi, seorang SKM dapat membantu masyarakat hidup sehat. Angka kematian anak dan angka gizi buruk yang tinggi di Indonesia menjadi pertanda bahwa masyarakat masih belum memahami pentingnya ilmu gizi untuk kehidupan sehari-hari. Diharapkan seorang SKM dapat membantu masyarakat hidup secara sehat dengan cara mensosialisasikan akan gizi makanan yang dibutuhkan oleh tubuh, demo masak dihadapan masyarakat, mensosialisasikan cara memilih makanan yang tepat untuk keluarga, dan masih banyak lagi yang lainnya. Selain pola makanan yang harus diperhatikan, pola hidup dan lingkungan yang sehat juga akan mempengaruhi kesehatan masyarakat itu sendiri. Sekian dan terima kasih..

  • Atika Noor Afifah:

    Atika Noor Afifah
    25010111140338
    Kelas E

    Ilmu gizi merupakan ilmu yang mempelajari tentang makanan dan dikaitkan dengan kesehatan tubuh serta kegunaannya. Jadi menurut saya mata kuliah ilmu gizi ini sangat penting untuk dipelajari karena gizi tersebut berhubungan dengan derajat kesehatan seseorang. Manfaat yang dapat kita peroleh dari mempelajari ilmu gizi yaitu kita sebagai ahli kesehatan masyarakat akan mengetahui dan bisa mengontrol konsumsi makanan yang bergizi dan sehat untuk tubuh sesuai dengan pedoman asupan gizi seimbang. Setidaknya, dengan mengetahui asupan gizi yang seimbang kita bisa mempraktekkannya kepada diri sendiri dan keluarga terlebih dahulu untuk selanjutnya di lingkungan sekitar dan masyarakat Indonesia pada umumnya. Sehingga sebagai ahli kesehatan masyarakat kita bisa membantu mengurangi masalah kesehatan di Indonesia yang berkaitan dengan gizi salah (malnutrition) yang meliputi kekurangan gizi dan kelebihan gizi seseorang. Dengan demikian, apabila masyarakat Indonesia sudah mulai memperhatikan asupan gizi seimbang yang baik untuk tubuh maka hal tersebut bisa membantu untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat.

  • Manfaat mempelajari ilmu gizi bagi peningkatan kompetensi Anda nanti sebagai ahli Kesehatan Masyarakat :
    1. Mengetahui banyak penyakit-penyakit yang terpapar di masyarakat akibat kelebihan dan kekurangan gizi sehingga kedepannya lagi para ahli kesehatan masyarakat dapat menghilangkan penyakit-penyakit tersebut secara perlahan-lahan dari masyarakat.
    2. Dengan mengetahui pentingnya gizi bagi setiap orang maka kedepannya para ahli Kesehatan Masyarakat dapat melakukan promosi,monitoring, dan melakukan mobilisasi sosial gizi bagi masyarakat.
    3. Dengan mengetahui standart-standart gizi yang harus di penuhi seseorang dalam hidupnya maka para ahli Kesehatan Masyarakat dapat melaksanakan intervensi dan pelayanan gizi bagi masyarakat

  • Amanatun nisa:

    menurut saya mempelajari ilmu gizi bagi kesehatan masyarakat sangat penting sekali,ini merupakan salah satu upaya preventif selain itu status gizi khususnya di indonesia belum cukup baik sehingga ini menjadi PR bersama para ahli kesehatan.ilmu gizi yang diperoleh di FKM harapannya akan mencerdasakan para calon ibu yang mayoritas ada di FKM untuk membina keluarga,paling tidak ini akan menjadi alternatif sendri bagi para ibu untuk memenuhi gizi keluarganya.

  • VIRONA WIDYA PRATIWI:

    VIRONA WIDYA PRATIWI_25010111120012_KELAS A

    Dewasa ini perkembangan Kesehatan Masyarakat sudah mengalami peningkatan. Salah satu hal yang berperan dalam perubahan pola masyarakat yang dinamis adalah keinginan dari masyarakat yang tinggi untuk merubah pola hidup. Tentunya hal tersebut didukung Sarjana Kesehatan Masyarakat dengan mempelajari Ilmu Gizi Kesehatan Masyarakat agar dapat menjadikan masyarakat lebih berpengetahuan untuk bersama-sama melakukan pencegahan, terutama bagi diri sendiri. Mempelajari ilmu gizi penting bagi seorang Ahli Kesehatan Masyarakat karena Ilmu Gizi mempelajari hal-hal penunjang kesehatan masyarakat. Ilmu gizi sendiri memiliki tingkatan yang sudah diklasifikasikan sedemikian rupa. Seorang Ahli Kesehatan Masyarakat harus mengetahui ruang lingkup Ilmu Gizi Dasar yang antara lain berguna sebagai acuan menyuluh dengan kondisi masyarakat yang tidak berada pada tingkat kondisi yang baik. Ilmu Gizi Dasar menjadi pokok acuan bagi seorang Ahli Kesehatan Masyarakat untuk dapat menganalisa permasalahan gizi utama yang ada di masyarakat dan bagaimana upaya penanggulangannya. Setelah diketahui permasalahan gizi yang ada di masyarakat, baru kemudian dapat dilakukannya penilaian status gizi di masyarakat secara langsung dan tidak langsung. Tentunya pengukuran tersebut berdasarkan masalah gizi yang sedang dialami oleh masyarakat. Selain itu, seorang Ahli Kesehatan Masyarakat juga diharapkan mampu mengaplikasikan sebuah perencanaan untuk berbagai penyakit. Misalnya, pengenalan standar makanan rumah sakit, cara perhitungan kebutuhan gizi individu, dan hubungan makanan dengan proses penyembuhan suatu penyakit. Semua hal diatas berguna sebagai arahan untuk melakukan prinsip-prinsip dasar program pangan dan gizi yang kaitannya dengan kebijakan pembangunan nasional dan daerah. Cara-cara mengidentifikasi masalah dan faktor-faktor penyebab, sumber daya yang ada mencakup formulasi dan seleksi rencana program, pelaksanaan serta pemantauan dan evaluasi. Dan yang paling penting bagi seorang Ahli Kesehatan Masyarakat untuk masyarakat adalah mampu menganalisis masalah gizi dan merencanakan program gizi untuk masa yang akan datang demi terubahnya pola kehidupan masyarakat yang diharapkan.

  • Genrecha:

    GENRECHA AYUDYA P
    250101111402899
    KELAS A

    Sebagai seorang ahli kesehatan masyarakat nantinya kita dituntut untuk berperan langsung bukan hanya sebagai tenaga kesehatan yang hanya memberikan penyuluhan namun juga menguasai bidang kesehatan secara menyeluruh. Ilmu gizi adalah Ilmu yang mempelajari hal ikhwal makanan dikaitkan dengan kesehatan tubuh (kegunaan). Sehingga makanan merupakan kebutuhan utama dalam kehidupan sehari-hari manusia. Merupakan kebutuhan utama semua masyarakat yang menjadi tempat dimana kita akan bekerja atau mengabdi. Karena itu makanan mempunyai pengaruh yang besar terhadap kesehatan dan kehidupan kita , antara lain timbulnya bermacam – macam penyakit sebagai akibat dari, makanan kurang memenuhi zat – zat gizi yang diperlukan oleh tubuh, makanan yang dimakan kurang memadai jumlahnya, makanan yang dimakan seringkali mengandung racun atau bibit penyakit. Dan juga bisa menyebabkan pertumbuhan badan kurang normal , badan kecil , kurus , beratnya kurang sebagaimana mestinya bila dibandingkan dengan umurnya.
    Setiap orang membutuhkan asupan gizi yang berbeda sesuai umur, jenis kelamin, jenis pekerjaan. Sebagai ahli kesehatan masyarakat yang nantinya akan terjun langsung dalam masyarakat harus mengetahui kebutuhan gizi yang cukup bagi masyarakat yang akan mencerminkan kesehatan masyarakat tersebut agar menghindari terjadinya hal-hal seperti anak kurang gizi, penyakit-penyakit akibat pola makan di dalam masyarakat. Contohnya disaat kita terjun ke masyarakat jika kita mengelola sebuah POSYANDU, jika kita tidak menguasai ilmu gizi bagaimana kita bisa memberikan arahan bagi ibu-ibu yang anak mereka mengikuti POSYANDU agar memiliki pola makan, pola gizi yang baik dan seimbang. Karena pasti akan dijumpai berbagai masalah didalam sebuah kegiatan tersebut seperti kasus anak kurang gizi, bayi dibawah garis normal. Sehingga yang turun langsung di POSYANDU tidak hanya seorang dokter atau bidan namun peran kita sebagai tenaga ahli kesehatan masyarakat yang mumpuni juga harus turun langsung. mka seorang ahli kesehatan masyarakat penting untuk mempelajari ilmu gizi sebagai bekal terjun di masyarakat.

  • Diah Surarti Wulandari:

    NAMA:DIAH SURATRI WULANDARI
    NIM:25010111120027
    KELAS:A

    Manfaat yang didapat setelah mempelajari gizi adalah kita dapat mengetahui makanan-makanan yang mengandung gizi dan berguna bagi tubuh. Dengan ilmu gizi, kita dapat mencapai kesehatan yang optimal dan dapat mengetahui status gizi tubuh kita. Kita dapat mempelajari nasib makanan yang kita makan mulai dari ditelan sampai diubah menjadi bagian tubuh dan energi serta diekskresikan sebagai sisa.

  • Kurnia Nur Latifa
    25010111120036
    Manfaat yang saya dapat setelah memperlajari ilmu gizi sangat banyak. Manfaat nyata yang saya rasakan ketika saya kemarin libur lebaran Idul Adha pulang kampung. Tetangga saya yang sedang dalam perawatan setelah mengalami kecelakaan bertanya kepada saya tentang makanan apa saja yang boleh dan tidak boleh dimakan. Setelah saya mempelajari dasar ilmu gizi saya jadi tau bahwa untuk orang yang sedang dalam masa penyembuhan maka disarankan memperbanyak mengkonsumsi protein. Saya kemudian menjadi tahu bahan makanan apa saja yang mengandung protein. Tidak hanya telur, tahu dan tempe saja, tapi variasi makanan yang lain. Saya kemudian bisa menyarankan variasi makanan lain yang mengandung protein sehingga tetangga saya tidak bosan.
    Upaya dalam membuat masyarakat tetap sehat bisa melalui apa yang dikonsumsinya sehari-hari. Makanan berkaitan langsung dengan masyarakat karena mereka mengkonsumsinya sehari-hari untuk beraktivitas. Kita tahu bahwa di dalam makanan terdapat satu unsur kimia yang dalam jumlah cukup berguna bagi masyarakat, tapi dalam jumlah terlalu seidkit atau sebaliknya bisa berakibat buruk. Masyarakat bisa saja sakit karena mengkonsumsi makanan. Bisa karena kurang mengkonsumsi makanan atau kelebihan mengkonsumsi makanan. Nantinya kita yang akan mengarahkan mereka untuk membuat pola makan yang sesuai dengan kebutuhan mereka agar mereka tetap sehat. Ilmu gizi sangat berperan di sini karena di dalamnya kita mempelajari seluk beluk makanan, kandungan di dalamnya, metabolismenya, kegunaan dan cara menyusunnya.

  • Ilmu gizi didefinisikan sebagai suatu cabang ilmu yang mempelajari hubungan antara makanan yang dimakan dengan kesehatan tubuh yang diakibatkannya serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Gizi merupakan salah satu area kunci dalam meningkatan kualitas sumber daya manusia yang tangguh dan mandiri serta dapat bersaing di era global.
    Lulusan sarjana kesehatan masyarakat dibekali dengan pengetahuan, kemampuan dan ketrampilan untuk mengkaji secara menyeluruh keterkaitan gizi, kesehatan dan pangan dalam suatu sistem, mengkaji, menilai, dan mengidentifikasi keadaan gizi individu, kelompok atau masyarakat dan membuat perencanaan serta melaksanakan kegiatan monitoring evaluasi intervensi serta pelayanan gizi, melakukan promosi gizi dan melakukan mobilisasi sosial untuk pencegahan dan penanganan masalah gizi, memahami pentingnya kerjasama lintas sektor, lintas disiplin, dan lintas profesi dalam menangani masalah gizi. Melakukan persiapan- persiapan yang diperlukan untuk kegiatan advokasi dalam menangani masalah gizi. Diharapkan kita sebagai sarjana Kesehatan Masyarakat memanfaatkan ilmu gizi dengan cara :
    1. Menjelaskan secara benar dasar-dasar ilmu gizi dan kaitannya dengan kesehatan dan pangan;
    2. Mengkaji secara menyeluruh keterkaitan gizi, kesehatan, dan pangan dalam suatu sistem;
    3. Mengkaji, menilai, dan mengidentifikasi keadaan gizi individu, kelompok, atau masyarakat;
    4. Membuat perencanaan intervensi dan pelayanan gizi yang sesuai dengan kebutuhan;
    5. Melaksanakan intervensi dan pelayanan gizi sesuai dengan rencana intervensi;
    6. Melaksanakan kegiatan monitoring pelaksanaan intervensi dan pelayanan gizi;
    7. Melaksanakan kegiatan evaluasi pelaksanaan intervensi dan pelayanan gizi;
    8. Melakukan promosi gizi dan melakukan mobilisasi sosial untuk pencegahan dan penanganan masalah gizi;
    9. Memahami pentingnya kerjasama lintas sektor, lintas disiplin dan lintas profesi dalam menangani masalah gizi;
    10. Melakukan persiapan-persiapan yang diperlukan untuk kegiatan advokasi dalam menangani masalah gizi;
    11. Merancang dan melaksanakan penelitian dibawah bimbingan seorang ahli atau kelompok ahli;
    12. Menerapkan hasil-hasil penelitian terbaru pada intervensi dan pelayanan gizi;
    13. Memutakhirkan diri dalam perkembangan ilmu dan teknologi bidang gizi.

  • Kurnia Nur Latifa
    25010111120036
    kelas A

    Manfaat yang saya dapat setelah memperlajari ilmu gizi sangat banyak. Manfaat nyata yang saya rasakan ketika saya kemarin libur lebaran Idul Adha pulang kampung. Tetangga saya yang sedang dalam perawatan setelah mengalami kecelakaan bertanya kepada saya tentang makanan apa saja yang boleh dan tidak boleh dimakan. Setelah saya mempelajari dasar ilmu gizi saya jadi tau bahwa untuk orang yang sedang dalam masa penyembuhan maka disarankan memperbanyak mengkonsumsi protein. Saya kemudian menjadi tahu bahan makanan apa saja yang mengandung protein. Tidak hanya telur, tahu dan tempe sajja, tapi variasi makanan yang lain. Saya kemudian bisa menyarankan variasi makanan lain yang mengandung protein sehingga tetangga saya tidak bosan.

    Upaya dalam membuat masyarakat tetap sehat bisa melalui apa yang dikonsumsinya sehari hari. Makanan berkaitan langsung dengan masyarakat karena mereka mengkonsumsinya sehari hari untuk beraktivitas. Kita tahu bahwa di dalam makanan terdapat satu unsur kimia yang dalam jumlah cukup berguna bagi masyarakat, tapi dalam jumlah terlalu seidkit atau sebaliknya bisa berakibat buruk. Masyarakat bisa saja sakit karena mengkonsumsi makanan. Bisa karena kurang mengkonsumsi makanan atau kelebihan mengkonsumsi makanan. Nantinya kita yang akan mengarahkan mereka untuk membuat pola makan yang sesuai dengan kebutuhan mereka agar mereka tetap sehat. Ilmu gizi sangat berperan disini karena di dalamnya kita mempelajari seluk beluk makanan, kandungan didalamnya, metabolismenya, kegunaan dan cara menyusunnya.

  • Promisetyaningrum Fitria Nurani (25010111140324:

    Manfaat mempelajari ilmu gizi bagi sarjana kesehatan masyarakat adalah untuk memberikan informasi kepada masyarakat tentang pemberian nutrisi yang baik dan seimbang untuk meningkatkan derajat kesehatan sehingga masyarakat terhindar dari masalah kesehatan karena zat gizinya tercukupi. Hal ini dikarenakan tidak semua makanan itu akan memberi efek sehat bila dikonsumsi berkepanjangan, maka dari itu pemilihan makanan yang baik adalah makanan yang mengandung unsure unsure zat gizi yang diperlukan oleh tubuh baik kualitas maupun kuantitasnya, dalam pelajaran ilmu gizi biasa disebut triguna makanan yaitu, makanan yang mengandung zat tenaga, pembangun dan zat pengatur. Apabila terjadi kekurangan atas kelengkapan salah satu zat gizi tertentu pada satu jenis makanan, akan dilengkapi oleh zat gizi serupa dari makanan yang lain.. Hal ini perlu disosialisasikan kepada masyarakat agar nantinya dapat disosialisasikan kepada keluarganya dan mencegah penyakit tertentu datang sehingga masyarakat dapat hidup sehat.

  • Maya Sari Aprilina (320/ kelas E 2011):

    Sebelum membahas manfaat yang saya peroleh setelah mempelajari Ilmu Gizi terkait dengan kompetensi saya sebagai seorang Ahli Kesehatan Masyarakat, saya akan menunjukkan perbedaan dan keterkaitan antara Ilmu Gizi dan Ilmu Kesehatan Masyarakat.
    Ilmu gizi merupakan ilmu yang digunakan untuk meneliti berbagai macam gizi yang berperan dalam tubuh manusia. Sementara Ilmu Kesehatan Masyarakat merupakan ilmu yang digunakan untuk mempromosikan perilaku sehat kepada masyarakat untuk mencegah terjadinya masalah-masalah kesehatan di dalam masyarakat.
    Disini peran yang saya emban sebagai seorang Ahli Keseehatan Masyarakat nantinya adalah mempromosikan hidup sehat di lingkungan masyarakat kota, daerah atau bahkan hingga masyarakat yang masih jauh tertinggal. Dan salah satu masalah kesehatan yang ada di masyarakat saat ini adalah masalah kekurangan gizi. Makanan dan penyakit dapat secara langsung menyebabkan gizi kurang. Timbulnya gizi kurang tidak hanya dikarenakan asupan makanan yang kurang, tetapi juga penyakit. Disinilah manfaat yang saya peroleh dalam mempelajari Ilmu Gizi saya dapat mengetahui manfaat suatu makanan, kandungan zat yang ada dalam makanan tersebut serta bahaya yang dapat ditimbulkan. Sehingga kita dapat mengetahui berbagai makanan sehat dan layak untuk dimakan dan makanan yang tidak layak.
    Dalam mempelajari Ilmu Gizi kita juga dapat belajar menyusun pola makanan yang sesuai dengan kebutuhan diri kita, tidak lupa juga dengan memperhitungkan zat yang terkandung dalam makanan yang akan kita konsumsi. Berawal dari mengatur kesehatan diri kita sendiri dalam hal gizi, kita juga sedikit demi sedikit mempengaruhi orang di sekitar kita seperti keluarga. Selanjutnya kita dapat mengimplementasikan ke teman-teman dan masyarakat sekitar sampai pada masyarakat umum dan kalangan masyarakat yang jauh tertinggal. Itu tugas kita kelak menjadi seorang Ahli Kesehatan yaitu mempromosikan perilaku sehat kepada masyarakat untuk mencegah terjadinya masalah-masalah kesehatan di dalam masyarakat. Dalam kaitannya dengan mempelajari Ilmu Gizi kita dapat mengurangi bahkan mencegah terjadinya gizi buruk di kalangan masyarakat.

  • Fauziah El Syani (363):

    Menurut saya, gizi mempunyai peranan yang sanagat penting bagi seorang ahli kesehatan masyarakat. Seorang ahli kesehatan masyarakat yang mempunyai kompetensi yang tinggi adalah seseorang yang mempunyai pengetahuan yang baik terhadap kesehatan masyarakat khususnya dalam bidang ilmu gizi yang terkait dengan makanan yang kita konsumsi sehari – hari. Seperti kata – kata bijak yaitu “kamu adalah apa yang kamu makan”.
    Manfaat yang saya peroleh dari mempelajari ilmu gizi adalah saya dapat mengetahui senyawa – senyawa bermanfaat dan merugikan yang terdapat dalam makanan sehingga dalam penerapannya saya dapat mencegah adanya kerugian yang dapat menimbulkan masalah kesehatan dalam diri saya dan mengetahui seperti apa makanan yang sehat untuk dikonsumsi. Penerapan ilmu gizi ini juga tidak hanya dapat saya aplikasikan terhadap diri saya saja namun juga terhadap orang – orang yang saya sayangi seperti keluarga dan teman – teman di sekitar saya.

  • Ilmu Gizi sangat bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari karena gizi mempelajari hal ikhwal makanan. Setiap makhluk juga membutuhkan makanan untuk asupan.
    Kita sebagai Ahli Kesehatan Masyarakat yang nantinya akan berhubungan langsung dengan masyarakat dan menjadi pemerhato masyarakat di bidang masyarakat harusnya mengetahui kebutuhan nutrisi masyarakat. Jangan sampai masyarakat terkena gizi buruk.

  • naomi batmomolin:

    manfaat yang saya peroleh setelah mempelajari ilmu gizi adalah saya bisa mengetahui komposisi gizi seimbang yang dibutuhkan tubuh, menambah pengetahuan saya tentang berapa takaran yang harus di konsumsi setiap hari untuk mencapai gizi seimbang, dan berbagai dampak yang timbul jika gizi dalam tubuh tidak terpenuhi (kekurangan atau pun kelebihan).

  • Widya KristianiDory Purba:

    Nama : Widya Kristiani Dory Purba
    NIM : 25010111120025
    Kelas : A/ 2011

    Sesuai dengan yang telah saya pelajari bahwa ilmu gizi (Nutrience Science) merupakan ilmu yang mempelajari segala sesuatu tentang makanan dalam hubungannya yang berkaitan dengan kesehatan tubuh. Dengan mempelajari ilmu gizi saya dapat mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan pangan yang berhubungan dengan kesehatan masyarakat , dimulai dari cara produksi pangan, perubahan pascapanen yaitu penyediaan pangan, distribusi serta pengolahan pangan hingga konsumsi makanan demikian pula cara pemanfaatan makanan oleh tubuh yang sehat maupun sakit. Tentu saja hal ini relevan dan bermanfaat dalam meningkatkan kompetensi saya sebagai ahli kesehatan masyarakat nantinya. Untuk mengetahui status gizi dari masyarakat saya harus memiliki pengetahuan yang terkait dengan ilmu gizi, sehingga dalam realisasi dimasyarakat sebagai ahli kesehatan masyarakat nantinya, saya tahu bagaimana status gizi dari masyarakat apakah gizi baik atau buruk, bagaimana meningkatkan status gizi masyarakat tersebut,sehingga masyarakat sejahtera dalam kesehatannya karena status gizi yang baik. Dengan status gizi yang baik diharapkan masyarakat bisa terhindar dari penyakit yang terjadi akibat gizi buruk. Sesuai dengan tujuan dari kesehatan masyarakat ialah pencegahan. Karena seperti peribahasa mengatakan “Mencegah lebih baik daripada mengobati.”

  • Adi Nur Rahman P.:

    Menurut saya, dengan mempelajari ilmu gizi, seorang ahli Kesehatan Masyarakat memiliki pengetahuan tentang gizi. Tidak hanya dokter saja mengerti tentang gizi, tetapi seorang ahli Kesehatan Masyarakat juga mengetahui tentang gizi. Pengetahuan itu meliputi macam-macam zat gizi penting yang dibutuhkan oleh tubuh, misalnya karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral, dll. Setelah mengetahui macam-macam zat gizi itu, kemudian dapat mengetahui juga sumber makanan apa saja yang mengandung zat gizi penting tersebut. Sehingga setelah mengetahui itu, kita dapat menentukan asupan makanan apa saja yang dibutuhkan oleh tubuh, jadi kebutuhan gizi dapat terpenuhi.
    Selain pengetahuan untuk diri sendiri, tetapi juga untuk keluarga dan orang-orang disekitar kita. Dan juga untuk masyarakat tentunya. Masyarakat masih awam dengan gizi. Untuk itu dengan kita memberikan pengetahuan kita mengenai gizi kepada masyarakat, setidaknya masyarakat akan lebih tahu apa pentingnya gizi itu untuk mereka. Semakin banyak masyarakat yang mengerti tentang gizi dan makan makanan yang bergizi, maka semakin banyak pula orang-orang yang sehat dan produktif serta tidak ada lagi yang menderita gizi buruk.
    Nama : Adi Nur Rahman P.
    NIM : 25010111120064
    Kelas : A

  • Dormani Peronika(250101111120054) Kelas A:

    NAMA:Dormani Peronika
    NIM :25010111120054
    Kelas :A

    Ilmu gizi sebagai peningktan kompetensi sebagai ahli kesehtan masyrakat

    Untuk dapat mengatasi masalah-masalah gizi kini dan akan datang, yang berarti juga meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia Indonesia yang masih terpuruk, diperlukan tenaga gizi yang mampu mengelola program gizi dan kesehatan baik di bidang institusi maupun masyarakat mulai dari perencanaan hingga evaluasi dengan dilandasi pemahaman teoritis yang kuat.Karena Masalah kesehatan yang terkait gizi di Indonesia semakin kompleks dalam beberapa dekade mendatang, karena Indonesia masih memerlukan waktu yang panjang untuk memerangi kemiskinan yang erat kaitannya dengan kekurangan gizi (undernutrition). Lambatnya pemulihan ekonomi dari krisis yang berkepanjangan, telah menambah kompleksnya masalah gizi di Indonesia. Disisi lain, prevalensi gizi lebih (overnutrition) dan segala implikasinya pada kesehatan dari waktu ke waktu cendrung naik seiring dengan derasnya arus global yang mempengaruhi budaya dan pola makan masyarakat Indonesia.
    Ilmu Gizi memberikan manfaat yang sangat luar bisasa bagi saya dan sebagai kompeten sebagai seorang ahli kesehatan masyrakat nantinya . Dengan Ilmu Gizi yang telah menjadi salah satu mata kuliah pokok, akan membantu kita kelak menjadi salah satu ahli kesehtan masyrakat yang profesional,untuk menanggulangi masalah gizi yang ada di Indonesia.
    Sebagai seorang ahli kesehatan masyarakat ,untuk bisa mengatasi masalah gizi yang semakin kompleks dengan sumber daya dan dana yang terbatas, diperlukan pengetahuan dan keterampilan yang memadai tentang ilmu gizi dalam manajemen pelayanan gizi baik masyrakat maupun pasien yang ada dirumh sakit. Di samping usaha-usaha promotif dan edukatif dengan melibatkan partisipasi masyarakat luas juga harus menjadi bagian terpadu dari penanganan masalah gizi di Indonesia.Sehingga dengan mempelajari Ilmu Gizi membantu saya dalam mengetahui prinsip-prinsip dan ruang lingkup ilmu gizi, mengetahui permasalahan gizi utama di masyarakat dan upaya penanggulangannya, mengaplikasikan cara penilaian status gizi di masyarakat secara langsung dan tidak langsung. Serta supaya dapat menganalisis masalah gizi dan merencanakan program gizi.sebagai uapaya utuk memperbaiki masalah gizi yang ada di Indonesia.

  • faddila purna dewi:

    NAMA : FADDILA PURNA DEWI
    NIM : 25010111140335
    KELAS : E

    Sebagai Sarjana Kesehatan Masyarakat yang ahli dalam berbagai bidang kesehatan harus mampu dan bisa menerapkan serta mengembangkan ilmunya, salah satunya adalah ilmu gizi. Ilmu gizi sangat erat kaitannya dengan kesehatan masyarakat, tanpa memepelajari ilmu gizi seorang ahli kesehatan masyarakat tidak akan memperoleh wawasan yang luas serta tidak akan mampu bersaing dengan sarjana kesehatan masyarakat lainnya. Contohnya saja, Sekitar 37,3 juta penduduk hidup di bawah garis kemiskinan, separo dari total rumah tangga mengonsumsi makanan kurang dari kebutuhan sehari-hari, lima juta balita berstatus gizi kurang, dan lebih dari 100 juta penduduk berisiko terhadap berbagai masalah kurang gizi. Indonesia sudah terikat dengan kesepakatan global untuk mencapai Millennium Development Goals (MDG’s) dengan mengurangi jumlah penduduk yang miskin dan kelaparan serta menurunkan angka kematian balita menjadi tinggal separo dari keadaan pada tahun 2000. Hal tersebut merupakan beberapa masalah yang ada di Indonesia yang seharusnya mampu diatasi oleh Sarjana Kesehatan Masyarakat.

  • DYAH AGUSTIN CATUR PUTRI:

    NAMA : Dyah Agustin Catur Putri
    NIM : 25010111120032
    KELAS :A – 2011

    Ilmu Gizi (Nutrition Science) adalah ilmu yang mempelajari hal ikhwal tentang makanan dan dikaitkan dengan kesehatan tubuh. Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan, aspek ilmu gizi semakin berkembang pesat dan berperan penting dalam pengembangan sumberdaya manusia yang semakin diakui. Cakupan ilmu gizi sangat luas, termasuk teori dan penerapan yang melibatkan hampir seluruh fakor kehidupan demi menyelesaikan masalah gizi yang semakin kompleks pula.
    Salah satu faktor kehidupan yang paling utama yaitu kesehatan, dimana kesehatan berkaitan dengan masalah gizi di negara berkembang seperti di Indonesia. Hingga saat ini seluruh masyarakat Indonesia memerlukan peningkatan pemenuhan zat gizi yang seimbang untuk mengatasi masalah kesehatan yang ada. Melalui kegiatan peningkatan dan pemenuhan kualitas gizi tersebut, maka akan menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas, tangguh, mandiri, dan kontributif dalam memberikan berbagai upaya pengembangan ilmu dan pelayanan kesehatan di berbagai bidang, termasuk bidang gizi sehingga dapat menyelesaikan permasalahan kesehatan di masyarakat.
    Selain kegiatan peningkatan dan pemenuhan kualitas gizi, terdapat lain yang perlu dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan kesehatan dimasyarakat, yaitu melalui pemberian pendidikan dasar ilmu gizi bagi masyarakat. Pemberian pendidikan dasar ilmu gizi ini telah didapatkan pada proses perkuliahan Strata Satu di Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Diponegoro. Dalam proses perkuliahan, mahasiswa FKM Undip mempelajari materi pendidikan dasar ilmu gizi kesehatan masyarakat yang memperhatikan masalah gizi dalam kelompok-kelompok tertentu di masyarakat yang berhubungan dengan kondisi (biologis atau sosial) nya dan dalam lingkungan (fisik, biologis, sosial) tertentu.
    Dengan mempelajari dasar ilmu gizi, mahasiswa mendapatkan pengetahuan mengenai ruang lingkup gizi yang cukup luas yaitu dimulai dari cara produksi pangan, penyediaan pangan, konsumsi makanan, dan cara-cara pemanfaatan makanan oleh tubuh dalam keadaan sehat dan sakit. Berdasarkan penjelasan tersebut, mahasiswa kesehatan masyarakat mampu menyelesaikan permasalahan yang berkaitan dengan gizi melalui bekal pengetahuan mengenai zat-zat gizi yang dibutuhkan oleh tubuh beserta cara penggunaannya (produksi, penyediaan, dan konsumsi), pemanfaatan makanan yang sesuai dengan standart gizi demi mencegah kesakitan akibat malnutrisi, dan cara untuk meningkatkan serta memelihara drajat gizi dimasyarakat guna tercapainya gizi seimbang di masyarakat.
    Mahasiswa kesehatan masyarakat yang telah mempelajari dasar ilmu gizi ketika harus terjun langsung dalam pengabdian di masyarakat mampu mengetahui kebutuhan gizi yang dibutuhkan demi terselenggaranya fungsi normal tubuh secara maksimal dan penggunaan makanan oleh tubuh yang bergantung pada pencernaan, penyerapan, dan metabolisme zat gizi. Tujuan akhir dari konsumsi dan penggunaan makanan oleh tubuh adalah tercapainya status gizi tubuh yang optimal.
    Berkaitan dengan penjelasan diatas, mahasiswa FKM dapat mengetahui upaya penyediaan pangan yang optimal agar tercapainya status gizi optimal dengan mengkonsumsi karbohidrat, lemak, protein, vitamin dan mineral sesuai dengan angka kecukupan gizi dalam rangka proses metabolisme, transformasi, dan interaksinya dengan zat lain demi tercapainya keseimbangan energi tubuh.
    Keseimbangan energi tubuh dapat dicapai melalui penggunaan zat gizi sesuai angka kecukupan yang telah dianjurkan. Ketika gizi tercukupi, maka kegiatan konsumsi zat gizi sangat bermanfaat bagi tubuh walaupun dapat menyebabkan gangguan kesehatan fungsi tubuh ketika zat-zat gizi, sistem pola pangan, penganekaragaman pangan, pola menu seimbang, dan angka kecukupan gizi tidak sesuai dengan yang telah dianjurkan.
    Keseluruhan materi yang telah diberikan kepada mahasiswa kesehatan masyarakat selama satu semester perkuliahan dasar ilmu gizi perlu dikembangkan dan diterapkan dalam kehidupan masyarakat melalui pelaksanaan penelitian dalam bidang ilmu gizi untuk pengembangan ilmu serta penerapannya bagi masyarakat, melaksanakan pengabdian kepada masyarakat sebagai upaya penerapan dan pengembangan ilmu pengetahuan, mengkaji status kesehatan masyarakat berdasarkan data, informasi dan indikator kesehatan untuk pengambilan keputusan dalam menyelesaikan masalah di bidang kesehatan masyarakat yang meliputi gizi kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan, administrasi kesehatan masyarakat, epidemiologi, biostatistika dan kependudukan, keselamatan dan kesehatan kerja, pendidikan kesehatan dan ilmu perilaku.
    Melalui penjelasan manfaat mempelajari ilmu gizi tersebut diatas, dapat meningkatkan kompetensi mahasiwa kesehatan masyarakat, digunakan sebagi bekal pengetahuan ahli kesehatan masyarakat serta mendukung pemenuhan kegiatan pencegahan penyakit, pemeliharaan kesehatan, dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat yang berhubungan dengan gizi kesehatan masyarakat.
    Sekian komentar saya mengenai manfaat yang saya dapatkan selama proses pembelajaran dasar ilmu gizi kesehatan masyarakat di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro. Wassalamu’alaikum Wr. Wb

  • Imani Lia Purnandias/ 25010111140312/ E:

    saya sebagai mahasiswa fakultas kesehatan masyarakat, menyukai dengan sistem pembelajaran dari Bp. Suyatno karena mata kuliah yang disampaikan dapat dipahami dan dimengerti, walaupun cara penyampaiannya terlalu cepat.
    mata kuliah yang terkait dengan ilmu gizi, saya jadi mengerti tentang arti pentingnya gizi dalam kesehatan.

  • ary mardalina 25010111120050
    selama mendapat mata kuliah ilmu gizi dasar, saya lebih tahu mengenai kandungan dan manfaat dari vitamin, mineral dsb.
    dari beberapa kali pertemuan saya juga merasa tertarik untuk mendalami ilmu gizi karena sangat dibutuhkan untuk diri sendiri ( kesehatan pribadi ) dan juga kesehatan masyarakat ( mewujudkan kualitas gizi masyarakat yang baik ).

  • Eva Neilfina Br.P:

    Tentu ada manfaatnya kesehatan masyarakat mempelajari ilmu gizi yaitu mampu mengidentifikasikan masalah keamanan pangan, mampu merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi program pencegahan serta penanggulangan masalah gizi dan masalah kesehatan yang berkaitan dengan gizi.

  • wida iswara a (E2A008217):

    manfaat mempelajari ilmu gizi untuk mengetahui hubungan makanan yang makan dengan kesehatan tubuh. keadaan-keadaan yang ditimbulkan masuknya makanan ke dalam tubuh, juga mempelajari hal-hal lain baik yang menyangkut cara untuk mencegah terjadinya kekurangan unsur-unsur makanan maupun faktor-faktor yang dapat menyebabkan seseorang tidak cukup memperoleh zat-zat makanan yang diperlukan tubuh

  • Sebagai seorang ahli kesehatan masyarakat kita harus berperan langsung terjun ke masyarakat.Kita tidak hanya sebagai tenaga penyuluh.Dalam hal ini kita di tuntut untuk mempelajari ilmu-ilmu kesehatan terutama mempelajari ilmu gizi.Definisi ilmu gizi adalah suatu cabang ilmu yang mempelajari hubungan antara makanan yang di makan dengan kesehatan tubuh yang di akibatkannya serta faktor-faktor yang mempengaruhinya.Manfaat mempelajari ilmu gizi adalah untuk mengubah gaya hidup yang tak sehat menjadi gaya hidup yang sehat seperti menjaga kesehatan jasmani kita dengan mengaplikasi kan pola makan sehat(empat sehat lima sempurna) dan juga dapat memberikan contoh bagaimana bergaya hidup sehat yang benar kepada masyarakat serta memberi informasi kesehatan gizi kepada masyarakat untuk menciptakan Indonesia Sehat.

  • LASRIKA S SINAGA:

    Kita tahu bahwa Ilmu Gizi didefinisikan sebagai suatu cabang ilmu yang mempelajari proses pangan setelah dikonsumsi oleh manusia, masuk ke dalam tubuh, mengalami pencernaan, absorpsi, transportasi, penyimpanan, metabolisme serta pengeluaran zat-zat yang tidak digunakan yang berguna untuk pertumbuhan dan perkembangan yang sehat serta gigi yang sehat pula.
    Untuk saya sendiri, setelah mempelajari Ilmu Gizi banyak sekali manfaat yang dapat saya terima, contohnya pada makanan, saya lebih mengetahui bahwa banyak sekali penggunaan bahan kimia seperti pestisida pada sayur – sayuran biarpun proses penanamannya organik tapi tidak luput dari yang namanya pestisida, sedangkan untuk buah – buahan sekarang serba import, buah yang diimport membutuhkan kurang lebih 1 bulan dalam proses distribusinya itu menyebabkan kandungan gizi dalam buah – buahan juga berkurang. Belajar dari ilmu gizi banyak hal yang akhirnya saya mengerti.
    Kemudian, jika dilihat dari permasalahan gizi di Indonesia yang semakin kompleks seiring terjadinya transisi epidemiologis. Berbagai permasalahan gizi kurang, menunjukkan angka penurunan seperti prevalensi Kurang Energi Protein (KEP) sementara itu dilain pihak masalah gizi lebih dan penyakit degenaratif justru menunjukkan peningkatan bahkan masalah gizi kurang saat ini cenderung tetap.
    Saya sebagai Ahli Kesehatan Masyarakat nantinya, semoga dari banyaknya manfaat yang saya terima dalam belajar ilmu gizi, saya juga mampu berpartisipasi untuk menanggulangi berbagai permasalahan gizi tersebut dengan bantuan tenaga kesehatan dan ahli gizi serta ilmuwan yang dinamis, mandiri dan menjunjung etik profesional yang tinggi sehingga dapat memberikan kontribusi dalam upaya berbagai pengembangan ilmu dan pelayanan kesehatan di berbagai bidang termasuk bidang gizi.
    Oleh karena itu, pemecahan masalah gizi ditempatkan sebagai ujung tombak paradigma sehat untuk mencapai Indonesia sehat pada masa mendatang diselenggarakan upaya kesehatan dengan pendekatan pemeliharaan, peningkatan kesehatan (promotif), pencegahan (preventif), penyembuhan penyakit (kuratif) dan pemulihan kesehatan (rehabilitatif) yang akan dilaksanakan secara menyeluruh, terpadu, dan berkesinambungan. Perbaikan gizi merupakan salah satu cara mewujudkan derajat kesehatan yang optimal sebagaimana tercantum dalam Pasal 11 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1992 tentang

Leave a Reply

*

Spam Protection by WP-SpamFree

Switch to our mobile site