Kata Mutiara

Jadilah yang terbaik di antara yang baik atau setidaknya menjadi yang baik di antara yang tidak baik

Author Archive

Beasiswa Waseda University, Jepang melalui “Admission to International Graduate Program (AIGP)”

Fakultas Teknik dan Sains Waseda University, Jepang, menawarkan beasiswa melalui “Admission to International Graduate Program (AIGP)” untuk periode akademik September 2011. Total beasiswa yang disiapkan bagi pelajar Internasional melalui program tersebut sebanyak 15 beasiswa untuk program Doktoral dan Master.

Adapun jalur untuk mendapatkan beasiswa tersebut bisa dilakukan melalui dua pintu. Pertama dari Pemerintah Jepang melalui MEXT atau Ministry of Education, Culture, Sports, Science and Technology. MEXT menyediakan 9 beasiswa Doktoral dan Master di Waseda University.

Kedua, melalui Asia Special Scholarship (ASS). ASS menyediakan 6 beasiswa program Doktoral dan Master untuk periode September 2011.

Bagi yang berminat, pendaftaran beasiswa ini akan ditutup 7 Januari 2011. Informasi mengenai syarat dan skema beasiswa bisa diunduh di http://www.sci.waseda.ac.jp.

Beasiswa Pemerintah Belanda melalui Nuffic Neso Indonesia (NNI)

Pemerintah Belanda melalui Nuffic Neso Indonesia (NNI) kembali membuka kesempatan kepada para pelajar Indonesia meraih Beasiswa Huygens tahun akademik 2011/2012. Program beasiswa ini disiapkan untuk menjaring mahasiswa berprestasi dan berbakat yang sedang menempuh pendidikan di tahun terakhir program S-1 atau S-2, dan ingin melanjutkan studinya ke Belanda.

Beasiswa Huygens merupakan salah satu program beasiswa paling kompetitif di Belanda dan ditujukan hanya untuk para mahasiswa berprestasi dari seluruh dunia, termasuk Indonesia. Data NNI menunjukkan, Indonesia adalah salah satu negara yang masuk dalam penerima tertinggi program beasiswa ini. Pada 2010, dari 92 pelamar asal Indonesia, 12 orang di antaranya berhasil memperoleh Beasiswa Huygens.

Untuk periode 2011, NNI menetapkan syarat, pelamar harus masuk dalam jajaran 5 % yang terbaik berdasarkan IPK di program studi-nya di jenjang S-1. Beasiswa ini tidak mensyaratkan pengalaman bekerja terlebih dahulu, sehingga peserta fresh graduate pun diperbolehkan segera mendaftar.

Sebagai sebuah program beasiswa penuh, Beasiswa Huygens akan menanggung biaya kuliah serta biaya hidup selama menjalankan studi di Belanda. Beberapa persyaratan umum lain di antaranya adalah kelulusan di bawah satu tahun telah menerima admission letter dari salah satu universitas di Belanda. Maksimum usia pada saat program studi dimulai tak lebih dari 35 tahun, serta menerima nomination letter dari universitas yang dituju di Belanda.

Bagi yang berminat, batas akhir pendaftaran Beasiswa Huygens adalah 1 Februari 2011. Informasi terlengkap tentang program beasiswa ini sudah dapat diakses melalui http://www.nuffic.nl/huygens.

Beasiswa Erasmus Mundus

Erasmus Mundus kembali membuka beberapa program beasiswanya, baik yang lama ataupun baru untuk tahun ajaran 2011/2012. Pilihan beasiswa bisa dilihat pada program Erasmus Mundus Master Course dan Erasmus Mundus Joint Doctorate.

Hanya, perlu disadari, beberapa program baru bisa jadi belum ditambahkan di kedua daftar program resmi tersebut. Dengan tambahan ini, total ada 124 master courses dan 22 joint doctorates yang telah disiapkan Erasmus Mundus.

Adapun program beasiswa Erasmus Mundus Masters Courses (EMMCs) akan ditawarkan sebagai program selektif yang baru ditawarkan pada tahun akademik 2011/2012. Beberapa bidang studi yang dibuka untuk program ini adalah Perikanan dan Peternakan, Teknik, Konstruksi dan Manufaktur, Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial, Sastra dan Humaniora, Sains, Matematika dan Komputer, Ilmu-ilmu Sosial, Bisnis dan Hukum.

Sementara itu, Erasmus Mundus Joint Doctorates (EMJDs) juga ditawarkan untuk tahun akademik 2011/2012. Program beasiswa studi dan penelitian tingkat doktoral ini menawarkan kepada calon kandidat berupa bantuan pembiayaan selama tiga tahun menyelesaikan program doktornya. Beberapa bidang yang masuk kategori ini adalah Perikanan dan Peternakan, Teknik, Konstruksi dan Manufaktur, Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial, Sastra dan Humaniora, Sains, Matematika dan Komputer, Ilmu-ilmu Sosial, Bisnis dan Hukum.

Bagi para peminat, informasi dan format aplikasi program beasiswa (EMMCs) bisa dilihat dan diunggah di http://eacea.ec.europa.eu/mastercourse, sementara EMJDs bisa dilihat di http://eacea.ec.europa.eu/jointdoctorates.

Beasiswa S-2/S-3 Luar Negeri dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementrian Diknas

Pendaftaran beasiswa S-2/S-3 Luar Negeri dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementrian Pendidikan Nasional (Dikti Kemdiknas) sudah dibuka untuk gelombang 6 alokasi tahun 2011. Program beasiswa ini diperuntukkan bagi dosen Tetap PTN, dosen DPk dan dosen tetap yayasan (PTS) di lingkungan Kementerian Pendidikan Nasional, terutama untuk program S-3 (PhD).

Bagi yang berminat, pendaftaran beasiswa secara online bisa dilakukan melalui situs http://beasiswa.dikti.go.id/. Melalui pendaftaran secara online ini, setiap pendaftar akan memperoleh nomor registrasi online.

Selanjutnya, untuk mengklarifikasi informasi yang telah disampaikan secara online itu, pelamar harus mengirimkan berkas-berkas lamaran berupa:

-Nomor Registrasi Online

-Surat keterangan dari Rektor dan/atau Kopertis

-Form A Dikti

-Letter of Acceptance dari perguruan tinggi yang terakreditasi

-Foto kopi ijazah S-1 bagi pelamar jenjang S-2 dan ijazah S-2 bagi pelamar jenjang S-3

-Bukti kemampuan berbahasa Inggris (TOEFL/IELTS), Jerman, Perancis, Jepang atau bahasa lain sesuai negara tempat perguruan tinggi yang dituju (tidak lebih dari 2 tahun terakhir)

-Surat rekomendasi (3 buah)

-Proposal penelitian

Seluruh berkas tersebut di atas dimasukkan dalam amplop coklat dengan menuliskan nama, alamat, serta nomor registrasi online pengirim dan dikirim ke alamat: Direktorat Ketenagaan Ditjen Pendidikan Tinggi Kompleks Kemdiknas Gedung D Lantai 5 Jln. Jenderal Sudirman, Pintu 1 Senayan, Jakarta.

Batas akhir pengiriman berkas pendaftaran paling lambat diterima 30 Januari 2011 pukul 15.00 WIB. Informasi bisa disampaikan melalui email: blndikti@gmail.com.

Beasiswa Taiwan International Graduate Program (TIGP)

Taiwan International Graduate Program (TIGP) saat ini kembali membuka penawaran beasiswa meraih PhD untuk periode akademik 2011. Pendaftaran online beasiswa ini dibatasi hanya sampai 31 Maret 2011.

Program beasiswa yang dibuka sejak 2002 oleh Academia Sinica, sebuah lembaga riset terkemuka di Taiwan, berupa skema beasiswa senilai 11.000 dollar AS per tahun yang diberikan selama tiga tahun.

Adapun program beasiswa ini hanya terbuka untuk 8 bidang studi, yaitu Chemical Biology and Molecular Biophysics, Molecular Science and Technology, Molecular and Biological Agricultural Sciences, Bioinformatics, Molecular and Cell Biology, Nano Science and Technology, Molecular Medicine, dan Earth System Science.

Bagi yang berminat, informasi selanjutnya bisa segera diakses melalui situs mereka di http://tigp.sinica.edu.tw/. Batas akhir pengiriman aplikasi untuk program beasiswa ini sebelum 31 Maret 2011.

Program beasiswa double degree UNESCO-IHE

Asian Institute of Technology (AIT) dan UNESCO-IHE Institute for Water Education (UNESCO-IHE) bekerjasama untuk menawarkan program beasiswa double degree bidang Teknik Manajemen Air Bersih di Perkotaan.

Bagi yang berminat dengan program beasiswa UNESCO-IHE, kandidat bisa mengisi formulir aplikasi beasiswa MSc. Batas waktu pendaftarannya mulai 1 November 2010 sampai 1 Februari 2011.

Untuk AIT, Bangkok, kandidat bisa mengunduh formulir aplikasinya di situs http://www.ait.ac.th/admissions/application.html dan menyerahkan formulir yang telah dilengkapi dengan dokumen yang diperlukan. Batas waktu pendaftarannya sampai Januari 2011.

Beasiswa IFP atau Ford Foundation International Fellowships

IFP atau Ford Foundation International Fellowships Program merupakan program beasiswa terbesar dari The Ford Foundation, yaitu organisasi nirlaba berpusat di New York, Amerika Serikat (AS). Di Indonesia, IFP dikelola oleh The Indonesian International Education Foundation (IIEF). Tak lain, sebuah lembaga pendidikan nirlaba swasta di bidang pengembangan dan pertukaran pendidikan, serta pelatihan.Pengalaman IIEF cukup banyak dalam pengelolaan berbagai program beasiswa yang didanai oleh lembaga donor internasional. Khusus program ini, IIEF menyalurkan IFP untuk menyediakan beasiswa pascasarjana bagi anggota masyarakat yang kurang memiliki kesempatan menempuh pendidikan tinggi. Penduduk di daerah terpencil, masyarakat adat, masyarakat terpinggirkan, masyarakat di kawasan konflik atau pasca konflik pun berhak dan berkesempatan besar meraih beasiswa ini.

Memang, untuk itulah IFP disiapkan. Selain itu, mereka yang juga diberikan kesempatan sama adalah para mahasiswa dari golongan minoritas etnik, penderita cacat fisik atau sensorik, serta kaum perempuan.

Persyaratannya tidak sulit. Para pelamar harus berkewarganegaraan Indonesia dan menetap di Indonesia. Selain harus sudah menyelesaikan program studi sarjana S-1 atau S-2 dengan prestasi berkategori sangat baik, Anda pun harus berperan aktif dalam masyarakat, memiliki rencana kerja untuk menerapkan pelajaran sesuai tujuan atau visi dan misi Ford Foundation.

Komitmen melaksanakan rencana kerja itu pun harus tinggi setelah Anda kelak menyelesaikan masa studi. Dan, –semoga ini merupakan kabar baik, disebutkan pula di persyaratan penerima beasiswa, bahwa pelamar perempuan sangat dianjurkan untuk mendaftar.

Anda tertarik? Berikut ini daftar bidang minat Ford Foundation yang dapat dipilih, sementara kriteria daftar disiplin atau program studi ditentukan sendiri dan disesuaikan dengan bidang minat tersebut, yaitu antara lain:

* Pengembangan Masyarakat (Community Development)
* Lingkungan dan Pembangunan (Environment and Development)
* Keuangan Pembangunan dan Sekuritas Ekonomi (Development Finance and Economic Security)
* Pengembangan Angkatan Kerja (Workforce Development)
* Anak, Pemuda, dan Keluarga (Children, Youth and Families)
* Seksualitas dan Kesehatan reproduksi (Sexuality and Reproductive Health)
* Hak Azasi Manusia (Human Rights)
* Kerjasama Internasional (International Cooperation)
* Pemerintahan (Governance)
* Masyarakat Madani (Civil Society)
* Reformasi Pendidikan (Educational Reform)
* Pendidikan Tinggi dan Keilmuan (Higher Education and Scholarship)
* Agama, Masyarakat dan Budaya (Religion, Society and Culture)
* Media (Media)
* Kesenian dan Budaya (Arts and Culture)

Untuk lebih jelasnya, Anda yang tertarik ingin mendaftar atau sekadar hanya ingin membagikan informasi ini ke masyarakat, bisa mengunjungi alamat situs mereka di: http://www.iief.or.id/ifp/faq.html#top. Gali lebih jauh informasi di dalamnya, dan manfaatkan sebaik-baiknya untuk menyongsong masa depan Anda dan mereka yang memerlukan

Renungan bagi Para Ayah yang Sibuk

Seperti biasa Rudi, Kepala Cabang di sebuah perusahaan swasta terkemuka di Jakarta, tiba di rumahnya pada pukul 9 malam. Tidak seperti biasanya, Imron, putra pertamanya yang baru duduk di kelas dua SD yang membukakan pintu. Ia nampaknya sudah menunggu cukup lama.

“Kok, belum tidur?” sapa Rudi sambil mencium anaknya. Biasanya, Imron memang sudah lelap ketika ia pulang dan baru terjaga ketika ia akan berangkat ke kantor pagi hari. Sambil membuntuti sang ayah menuju ruang keluarga, Imron menjawab, “Aku nunggu Ayah pulang. Sebab aku mau tanya berapa sih gaji Ayah?”

“Lho, tumben, kok nanya gaji Ayah? Mau minta uang lagi, ya?”

“Ah, enggak. Pengen tahu aja.”

“Oke. Kamu boleh hitung sendiri. Setiap hari Ayah bekerja sekitar 10 jam dan dibayar Rp 400.000,-. Dan setiap bulan rata-rata dihitung 25 hari kerja. Jadi, gaji Ayah dalam satu bulan berapa, hayo?”

Imron berlari mengambil kertas dan pensilnya dari meja belajar, sementara ayahnya melepas sepatu dan menyalakan televisi. Ketika Rudi beranjak menuju kamar untuk berganti pakaian, Imron berlari mengikutinya.

“Kalau satu hari ayah dibayar Rp 400.000,- untuk 10 jam, berarti satu jam ayah digaji Rp 40.000,- dong,” katanya.

“Wah, pinter kamu. Sudah, sekarang cuci kaki, bobok,” perintah Rudi. Tetapi Imron tak beranjak. Sambil menyaksikan ayahnya berganti pakaian, Imron kembali bertanya, “Ayah, aku boleh pinjam uang Rp 5.000,- nggak?” “Sudah, nggak usah macam-macam lagi. Buat apa minta uang malam-malam begini?
Ayah capek. Dan mau mandi dulu. Tidurlah.”

“Tapi, Ayah…” Kesabaran Rudi habis.

“Ayah bilang tidur!” hardiknya mengejutkan Imron. Anak kecil itu pun berbalik menuju kamarnya. Usai mandi, Rudi nampak menyesali hardikannya. Ia pun menengok Imron di kamar tidurnya. Anak kesayangannya itu belum tidur. Imron didapatinya sedang terisak-isak pelan sambil memegang uang Rp 15.000,- di tangannya.

Sambil berbaring dan mengelus kepala bocah kecil itu, Rudi berkata, “Maafkan Ayah, Nak. Ayah sayang sama Imron. Buat apa sih minta uang malam-malam begini? Kalau mau beli mainan, besok’ kan bisa. Jangankan Rp 5.000,- lebih dari itu pun ayah kasih.”

“Ayah, aku nggak minta uang. Aku pinjam. Nanti aku kembalikan kalau sudah menabung lagi dari uang jajan selama minggu ini.”

“Iya,iya, tapi buat apa?” tanya Rudi lembut.

“Aku menunggu Ayah dari jam 8. Aku mau ajak Ayah main ular tangga. Tiga puluh menit saja. Ibu sering bilang kalau waktu Ayah itu sangat berharga. Jadi, aku mau beli waktu ayah. Aku buka tabunganku, ada Rp 15.000,-. Tapi karena Ayah bilang satu jam Ayah dibayar Rp 40.000,-, maka setengah jam harus Rp 20.000,-. Duit tabunganku kurang Rp 5.000,-. Makanya aku mau pinjam dari Ayah,” kata Imron polos.

Rudi terdiam. Ia kehilangan kata-kata. Dipeluknya bocah kecil itu erat-erat.

Read more: http://www.resensi.net/qu-kangen-ayah/2007/12/#ixzz19TEegSWM

Kisah Alergi Hidup

Seorang pria mendatangi seorang Guru. Katanya : “Guru, saya sudah bosan
hidup. Benar-benar jenuh. Rumah tangga saya berantakan. Usaha saya kacau.
Apapun yang saya lakukan selalu gagal. Saya ingin mati”.

Sang Guru tersenyum : “Oh, kamu sakit”.

“Tidak Guru, saya tidak sakit. Saya sehat. Hanya jenuh dengan kehidupan.
Itu sebabnya saya ingin mati”.

Seolah-olah tidak mendengar pembelaannya, sang Guru meneruskan : “Kamu
sakit. Penyakitmu itu bernama “Alergi Hidup”. Ya, kamu alergi terhadap
kehidupan. Banyak sekali di antara kita yang alergi terhadap kehidupan.
Kemudian, tanpa disadari kita melakukan hal-hal yang bertentangan dengan
norma kehidupan. Hidup ini berjalan terus. Sungai kehidupan ini mengalir
terus, tetapi kita menginginkan keadaan status-quo. Kita berhenti di
tempat, kita tidak ikut mengalir. Itu sebabnya kita jatuh sakit. Kita
mengundang penyakit. Penolakan kita untuk ikut mengalir bersama kehidupan
membuat kita sakit. Usaha pasti ada pasang-surutnya. Dalam berumah-tangga,
pertengkaran kecil itu memang wajar. Persahabatan pun tidak selalu
langgeng. Apa sih yang abadi dalam hidup ini ? Kita tidak menyadari sifat
kehidupan. Kita ingin mempertahankan suatu keadaan. Kemudian kita gagal,
kecewa dan menderita”.

“Penyakitmu itu bisa disembuhkan, asal kamu benar-benar bertekad ingin
sembuh dan bersedia mengikuti petunjukku”, kata sang Guru.

“Tidak Guru, tidak. Saya sudah betul-betul jenuh. Tidak, saya tidak ingin
hidup lebih lama lagi”, pria itu menolak tawaran sang Guru.

“Jadi kamu tidak ingin sembuh. Kamu betul-betul ingin mati ?”, tanya Guru.

“Ya, memang saya sudah bosan hidup”, jawab pria itu lagi.

“Baiklah. Kalau begitu besok sore kamu akan mati. Ambillah botol obat
ini… Malam nanti, minumlah separuh isi botol ini. Sedangkan separuh
sisanya kau minum besok sore jam enam. Maka esok jam delapan malam kau
akan mati dengan tenang”.

Kini, giliran pria itu menjadi bingung. Sebelumnya, semua Guru yang ia
datangi selalu berupaya untuk memberikan semangat hidup. Namun, Guru yang
satu ini aneh. Alih-alih memberi semangat hidup, malah menawarkan racun.
Tetapi, karena ia memang sudah betul-betul jenuh, ia menerimanya dengan
senang hati.

Setibanya di rumah, ia langsung menghabiskan setengah botol racun yang
disebut “obat” oleh sang Guru tadi. Lalu, ia merasakan ketenangan yang
tidak pernah ia rasakan sebelumnya. Begitu rileks, begitu santai ! Tinggal
satu malam dan satu hari ia akan mati. Ia akan terbebaskan dari segala
macam masalah.

Malam itu, ia memutuskan untuk makan malam bersama keluarga di restoran
Jepang. Sesuatu yang tidak pernah ia lakukan selama beberapa tahun
terakhir. Ini adalah malam terakhirnya. Ia ingin meninggalkan kenangan
manis. Sambil makan, ia bersenda gurau. Suasananya amat harmonis. Sebelum
tidur, ia mencium istrinya dan berbisik, “Sayang, aku mencintaimu” . Sekali
lagi, karena malam itu adalah malam terakhir, ia ingin meninggalkan
kenangan manis.

Esoknya, sehabis bangun tidur, ia membuka jendela kamar dan melihat ke
luar. Tiupan angin pagi menyegarkan tubuhnya. Dan ia tergoda untuk
melakukan jalan pagi. Setengah jam kemudian ia kembali ke rumah, ia
menemukan istrinya masih tertidur. Tanpa membangunkannya, ia masuk dapur
dan membuat dua cangkir kopi. Satu untuk dirinya, satu lagi untuk
istrinya. Karena pagi itu adalah pagi terakhir, ia ingin meninggalkan
kenangan manis! Sang istripun merasa aneh sekali dan berkata : “Sayang,
apa yang terjadi hari ini ? Selama ini, mungkin aku salah. Maafkan aku
sayang”.

Di kantor, ia menyapa setiap orang, bersalaman dengan setiap orang.
Stafnya pun bingung, “Hari ini, Bos kita kok aneh ya ?” Dan sikap mereka
pun langsung berubah. Mereka pun menjadi lembut. Karena siang itu adalah
siang terakhir, ia ingin meninggalkan kenangan manis! Tiba-tiba, segala
sesuatu di sekitarnya berubah. Ia menjadi ramah dan lebih toleran, bahkan
menghargai terhadap pendapat-pendapat yang berbeda. Tiba-tiba hidup
menjadi indah. Ia mulai menikmatinya.

Pulang ke rumah jam 5 sore, ia menemukan istri tercinta menungguinya di
beranda depan. Kali ini justru sang istri yang memberikan ciuman kepadanya
sambil berkata : “Sayang, sekali lagi aku minta maaf, kalau selama ini aku
selalu merepotkan kamu”. Anak-anak pun tidak ingin ketinggalan : “Ayah,
maafkan kami semua. Selama ini, ayah selalu tertekan karena perilaku
kami”.

Tiba-tiba, sungai kehidupannya mengalir kembali. Tiba-tiba, hidup menjadi
sangat indah. Ia mengurungkan niatnya untuk bunuh diri. Tetapi bagaimana
dengan setengah botol yang sudah ia minum, sore sebelumnya ?

Ia mendatangi sang Guru lagi. Melihat wajah pria itu, rupanya sang Guru
langsung mengetahui apa yang telah terjadi dan berkata : “Buang saja botol
itu. Isinya air biasa. Kau sudah sembuh. Apabila kau hidup dalam kekinian,
apabila kau hidup dengan kesadaran bahwa maut dapat menjemputmu kapan
saja, maka kau akan menikmati setiap detik kehidupan. Leburkan egomu,
keangkuhanmu, kesombonganmu. Jadilah lembut, selembut air. Dan mengalirlah
bersama sungai kehidupan. Kau tidak akan jenuh, tidak akan bosan. Kau akan
merasa hidup. Itulah rahasia kehidupan. Itulah kunci kebahagiaan. Itulah
jalan menuju ketenangan”.

Pria itu mengucapkan terima kasih dan menyalami Sang Guru, lalu pulang ke
rumah, untuk mengulangi pengalaman malam sebelumnya. Konon, ia masih
mengalir terus. Ia tidak pernah lupa hidup dalam kekinian. Itulah
sebabnya, ia selalu bahagia, selalu tenang, selalu HIDUP !

Semoga bermanfaat…

HATI SEORANG AYAH

Suatu ketika, ada seorang anak wanita bertanya kepada
Ayahnya, tatkala tanpa sengaja dia melihat Ayahnya sedang mengusap
wajahnya yang mulai berkerut-merut dengan badannya yang terbungkuk-
bungkuk, disertai suara batuk-batuknya. Anak wanita itu bertanya
pada ayahnya: Ayah , mengapa wajah Ayah kian berkerut-merut dengan
badan Ayah yang kian hari kian terbungkuk?” Demikian pertanyaannya,
ketika Ayahnya sedang santai di beranda.

Ayahnya menjawab : “Sebab aku Laki-laki.” Itulah jawaban
Ayahnya. Anak wanita itu berguman : ” Aku tidak mengerti.”

Dengan kerut-kening karena jawaban Ayahnya membuatnya tercenung rasa
penasaran. Ayahnya hanya tersenyum, lalu dibelainya rambut anak
wanita itu, terus menepuk nepuk bahunya, kemudian Ayahnya
mengatakan : “Anakku, kamu memang belum mengerti tentang Laki-laki.”
Demikian bisik Ayahnya, membuat anak wanita itu tambah kebingungan.

Karena penasaran, kemudian anak wanita itu menghampiri
Ibunya lalu bertanya :”Ibu mengapa wajah ayah menjadi berkerut-merut
dan badannya kian hari kian terbungkuk? Dan sepertinya Ayah menjadi
demikian tanpa ada keluhan dan rasa sakit?”

Ibunya menjawab: “Anakku, jika seorang Laki-laki yang benar
benar bertanggung jawab terhadap keluarga itu memang akan demikian.”
Hanya itu jawaban Sang Bunda.

Anak wanita itupun kemudian tumbuh menjadi dewasa, tetapi
dia tetap saja penasaran.

Hingga pada suatu malam, anak wanita itu bermimpi. Di dalam mimpi
itu seolah-olah dia mendengar suara yang sangat lembut, namun jelas
sekali. Dan kata-kata yang terdengar dengan jelas itu ternyata suatu
rangkaian kalimat sebagai jawaban rasa penasarannya selama ini.

“Saat Ku-ciptakan Laki-laki, aku membuatnya sebagai pemimpin
keluarga serta sebagai tiang penyangga dari bangunan keluarga, dia
senantiasa akan menahan setiap ujungnya, agar keluarganya merasa
aman teduh dan terlindungi. ”

“Ku-ciptakan bahunya yang kekar & berotot untuk membanting
tulang menghidupi seluruh keluarganya & kegagahannya harus cukup
kuat pula untuk melindungi seluruh keluarganya. ”

“Ku-berikan kemauan padanya agar selalu berusaha mencari
sesuap nasi yang berasal dari tetesan keringatnya sendiri yang halal
dan bersih, agar keluarganya tidak terlantar, walaupun seringkali
dia mendapatkan cercaan dari anak-anaknya. ”

“Kuberikan Keperkasaan & mental baja yang akan membuat
dirinya pantang menyerah, demi keluarganya dia merelakan kulitnya
tersengat panasnya matahari, demi keluarganya dia merelakan badannya
basah kuyup kedinginan karena tersiram hujan dan hembusan angin, dia
relakan tenaga perkasanya terkuras demi keluarganya & yang selalu
dia ingat, adalah disaat semua orang menanti kedatangannya dengan
mengharapkan hasil dari jerih payahnya.”

“Ku berikan kesabaran, ketekunan serta keuletan yang akan
membuat dirinya selalu berusaha merawat & membimbing keluarganya
tanpa adanya keluh kesah, walaupun disetiap perjalanan hidupnya
keletihan dan kesakitan kerap kali menyerangnya. ”

“Ku berikan perasaan keras dan gigih untuk berusaha berjuang
demi mencintai & mengasihi keluarganya, didalam kondisi & situasi
apapun juga, walaupun tidaklah jarang anak-anaknya melukai
perasaannya melukai hatinya. Padahal perasaannya itu pula yang telah
memberikan perlindungan rasa aman pada saat dimana anak-anaknya
tertidur lelap. Serta sentuhan perasaannya itulah yang memberikan
kenyamanan bila saat dia sedang menepuk-nepuk bahu anak-anaknya agar
selalu saling menyayangi & mengasihi sesama saudara.”

“Ku-berikan kebijaksanaan & kemampuan padanya untuk
memberikan pengetahuan padanya untuk memberikan pengetahuan &
menyadarkan, bahwa Istri yang baik adalah Istri yang setia terhadap
Suaminya, Istri yang baik adalah Istri yang senantiasa menemani. &
bersama-sama menghadapi perjalanan hidup baik suka maupun duka,
walaupun seringkali kebijaksanaannya itu akan menguji setiap
kesetiaan yang diberikan kepada Istri, agar tetap berdiri, bertahan,
sejajar & saling melengkapi serta saling menyayangi.”

“Ku-berikan kerutan diwajahnya agar menjadi bukti bahwa Laki-
laki itu senantiasa berusaha sekuat daya pikirnya untuk mencari &
menemukan cara agar keluarganya bisa hidup di dalam keluarga bahagia
& BADANNYA YANG TERBUNGKUK agar dapat membuktikan, bahwa sebagai
laki-laki yang bertanggungjawab terhadap seluruh keluarganya,
senantiasa berusaha mencurahkan sekuat tenaga serta segenap
perasaannya, kekuatannya, keuletannya demi kelangsungan hidup
keluarganya. ”

“Ku-berikan Kepada Laki-laki tanggung jawab penuh sebagai
Pemimpin keluarga, sebagai Tiang penyangga, agar dapat dipergunakan
dengan sebaik-baiknya. dan hanya inilah kelebihan yang dimiliki oleh
laki-laki, walaupun sebenarnya tanggung jawab ini adalah Amanah di
Dunia & Akhirat.”

Terbangun anak wanita itu, dan segera dia berlari, berlutut
& berdoa hingga menjelang subuh. Setelah itu dia hampiri bilik
Ayahnya yang sedang berdoa, ketika Ayahnya berdiri anak wanita itu
merengkuh dan mencium telapak tangan Ayanya. ” AKU MENDENGAR &
MERASAKAN BEBANMU, AYAH.”

Dunia ini memiliki banyak keajaiban, segala ciptaan Tuhan yang
begitu agung,
tetapi tak satu pun yang dapat menandingi keindahan tangan Ayah…
With Love
to All Father ” JIKA KAMU MENCINTAI Ayah mu / sekarang merasa
sebagai AYAH KIRIMLAH CERITA INI KEPADA ORANG
LAIN, AGAR SELURUH ORANG DIDUNIA INI DAPAT MENCINTAI DAN MENYAYANGI
AYAHNYA & Dan Mencintai Kita Sebagai Seorang Ayah

“. Note: Berbahagialah yang masih memiliki Ayah. Dan lakukanlah yang
terbaik untuknya…. ……… ……… ……… …..

Berbahagialah yang merasa sebagai ayah. Dan lakukanlah
yang terbaik.
Buat keluarga kita…….. ……… ………

REGARDS

HAJI MABRURNYA TUKANG SOL SEPATU

HAJI MABRURNYA TUKANG SOL SEPATU

Sa’id Ibnu Muhafah, Tukang Sol sepatu yang mendapatkan pahala haji mabrur, padahal ia tidak haji, suatu ketika Hasan Al-Basyri menunaikan ibadah haji. Ketika beliau sedang istirahat, beliau bermimpi. Dalam mimpinya beliau melihat dua Malaikat sedang membicarakan sesuatu.
“Rasannya orang yang menunaikan haji tahun ini, banyak sekali” Komentar salah satu Malaikat
“Betul” Jawab yang lainya.
“Berapa kira – kira jumlah keseluruhan?”
“Tujuh ratus ribu”
“Pantas”
“Eh, kamu tahu nggak, dari jumlah tersebut berapa kira – kira yang mabrur”,
Selidik Malaikat yang mengetahui jumlah orang – orang haji tahun itu
“Wah, itu sih urusan Allah”
“Dari jumlah itu, tak satupun yang mendapatkan haji Mabrur”
“Kenapa?”
“Macam – macam, ada yang karena riyak, ada yang tetangganya lebih memerlukan uang tapi tidak dibantu dan dia malah haji, ada yang hajinya sudah berkali kali, sementara masih banyak orang yang tidak mampu, dan berbagai sebab lainnya’
“Terus?”
“Tapi Masih ada, orang yang mendapatkan Pahala haji mabrur tahun ini”
“Lho katannya tidak ada”
“Ya, karena orangnya tidak naik haji”
“Kok bisa”
“Begitulah”
“Siapa orang tersebut?”
“Sa’id bin Muhafah, tukang sol sepatu di kota Damsyiq”

Mendengar ucapan itu, Hasan Al-Basyri langsung terbangun. Sepulang dari Makkah, ia tidak langsung ke Mesir, Tapi langsung menuju kota Damsyiq (Siria). Sesampai disana ia langsung mencari tukang sol sepatu yang disebut Malaikat dalam mimpinya. Hampir semua tukang sol sepatu ditanya, apa memang ada tukang sol sepatu yang namanya Sa’id bin Muhafah.
“Ada, ditepi kota” Jawab salah seorang sol sepatu sambil menunjukkan arahnya. Sesampai disana Hasan Al-Basyri menemukan tukang sepatu yang berpakaian lusuh,
“Benarkah anda bernama Sa’id bin Muhafah?” tanya Hasan Al-Basyri
“Betul, kenapa?”

Sejenak Hasan Al-Basyri kebingungan, dari mana ia memulai pertanyaanya, akhirnya iapun menceritakan perihal mimpinya. “Sekarang saya tanya, adakah sesuatu yang telah anda perbuat, sehingga anda berhak mendapatkan pahala haji mabrur, barang kali mimpi itu benar” selidik Hasan Al-Basyri sambil mengakhiri ceritanya.

“Saya sendiri tidak tahu, yang pasti sejak puluhan tahun yang lalu saya memang sangat rindu Makkah, untuk menunaikan ibadah haji. Mulai saat itu setiap hari saya menyisihkan uang dari hasil kerja saya, sebagai tukang sol sepatu. Sedikit demi sedikit saya kumpulkan. Dan pada tahun ini biaya itu sebenarnya telah terkumpul”
“Tapi anda tidak berangkat haji”
“Benar”
“Kenapa?”
“Waktu saya hendak berangkat ternyata istri saya hamil, dan saat itu dia ngidam berat”
“Terus?”
“Ngidamnya aneh, saya disuruh membelikan daging yang dia cium, saya cari sumber daging itu, ternyata berasal dari gubug yang hampir runtuh, disitu ada seorang janda dan enam anaknya. Saya bilang padanya bahwa istri saya ingin daging yang ia masak, meskipun secuil. Ia bilang tidak boleh, hingga saya bilang bahwa dijual berapapun akan saya beli, dia tetap mengelak.
Akhirnya saya tanya kenapa?.. “daging ini halal intuk kami dan haram untuk tuan” katanya
“Kenapa?” tanyaku lagi ,
“Karena daging ini adalah bangkai keledai, bagi kami daging ini adalah halal, karena andai kami tak memakanya tentulah kami akan mati kelaparan,”
Jawabnya sambil menahan air mata.

Mendengar ucapan tersebut sepontan saya menangis, lalu saya pulang, saya ceritakan kejadian itu pada istriku, diapun menangis, akhirnya uang bekal hajiku kuberikan semuanya untuk dia”

Mendengar cerita tersebut Hasan Al-Basyripun tak bisa menahan air mata.”Kalau begitu engkau memang patut mendapatkanya” Ucapnya.
———————————-
“Orang muslim adalah saudara bagi muslim yang lainnya, maka ia tidak boleh menganiaya dan menyerahkannya (kepada musuh). Barangsiapa menolong kebutuhan saudaranya, maka Alloh akan menolongnya untuk memenuhi kebutuhannya. Barangsiapa melepaskan suatu kesusahan dari seorang muslim (saudaranya), maka Alloh akan menghilangkan kesusahannya dari bermacam-macam kesusahan di hari qiamat. Dan barangsiapa menutupi kekurangan seorang muslim (saudaranya), maka Alloh akan menutup kekurangannya pada hari qiyanat. “(HR Bukhori dan Muslim)
http://www.rumah-yatim-indonesia.org/

Gender dan Pendidikan

Pendidikan Perempuan dan Gender
“Acuan-acuan untuk Pendidikan Perempuan dan Gender”

Acuan PKBG 2010

Acuan dan Pengelolaan Dana Program Pendidikan Keluarga Berwawasan Gender 2010

Download: Acuan PKBG (2010) (870.7 KB)

Acuan Kewirausahaan Perempuan 2010

Acuan dan Pengelolaan Dana Program Penyelenggaraan Kewirausahaan Perempuan Berbasis Potensi Lokal 2010

Download: Acuan kewirausahaan perempuan 2010.pdf (828.4 KB)

Acuan Bantuan Koran Ibu

Acuan dan Pengelolaan Dana Program Penyelenggaraan Peningkatan Budaya Tulis Melalui Koran Ibu

Download: Acuan Bantuan Koran Ibu.pdf (809.9 KB)

Acuan Bantuan Pengarusutamaan Gender Bidang Pendidikan Tingkat Kab/Kota Download: Acuan Bantuan PengUtGend(PUG) Kab-Kota15x21.pdf (853.4 KB)
Acuan Bantuan Pengarusutamaan Gender Bidang Pendidikan Tingkat Provinsi Download: Acuan Bantuan Peng tGend(PUG) Prov15x21.pdf (847.1 KB)
Acuan Bantuan Pendidikan Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang Download: Acuan Bantuan Pendd PPTPO15x21.pdf (818.5 KB)
Acuan Bantuan Pendidikan Keluarga Berwawasan Gender Download: Acuan Bantuan Pendd KeL Berws Gender(PKBG)15×21.pdf (869.7 KB)
Acuan Bantuan Pendidikan Pemberdayaan Perempuan Download: Acuan Bantuan Pemberdayaan Peremp15x21-sip.pdf (851.4 KB)

Materi Kuliah: Biokimia

1. Air-pH-elektrolit

2. Lemak

3. bioenergetika

 

Desember 2010 mulai Pendaftaran PSSB UNDIP 2011

Pendaftaran Mahasiswa Baru Undip Jalur PSSB angkatan 2011/2012 akan dimulai Bulan Desember 2010. Informasi ini disampaikan untuk para Siswa SMA/MA/SMK agar dapat mempersiapkan persyaratan – persyaratan Administrasi sebelum Pendaftaran Online dibuka. Mekanisme Proses Pendaftaran PSSB akan dilakukan secara Online untuk tahun 2011.

Mekanisme Pendaftaran :

  1. Calon Peserta mengambil PIN dari situs pendaftaran online PSSB untuk kunci pembayaran di Bank-bank yang ditunjuk oleh Undip. Ada 3 Bank yang rencananya melayani pendaftaran Online ini, yaitu Bank Mandiri (Melalui Teller, ATM, dan Internet Banking), Bank BTN (melalui Teller) dan Bank BNI ’46 (melalui teller)
  2. Calon peserta login untuk mengisi formulir dengan menggunakan PIN yang digunakan untuk membayar biaya pendaftaran.
  3. Calon peserta mencetak hasil isian formulir jika formulir telah lengkap terisi.
  4. Calon peserta juga wajib mengirimkan syarat-syarat berkas yang akan dijadikan bahan verifikasi oleh panitia. Berkas-berkas ini harus dikelola dan dikumpulkan oleh sekolah untuk dikirimkan ke panitia PSSB. Berkas-berkas yang dikirimkan diantaranya
    1. Foto kopi rapor dari kelas X sampai dengan kelas XII semester pertama dengan legalisir.
    2. Foto kopi bukti diri atau kartu tanda siswa
    3. pas foto 4×6 sebanyak 3 lembar.
    4. Foto kopi bukti-bukti lain seperti sertifikat prestasi yang didaftarkan dan lain-lain.
    5. Pihak sekolah juga mengisi formulir dan mengumpulkan bukti tertulisnya bersama berkas.
  5. Sekolah yang bisa mengikuti pendaftaran adalah sekolah-sekolah yang terpilih dan tidak di black list oleh Undip.

Tautan Situs : PSSB Undip

Kita Perlu Menghargai Aktivitas Ekstra Kurikuler Mahasiswa

Tidak mudah untuk mengurus mahasiswa, karena  karakteristik mereka beragam, kemauan mereka beraneka ria,  demikian halnya motivasi serta aktivitas mereka.  Tergantung orientasi dan tujuan masing-masing, ada sebagian dari mahasiswa yang demikian aktif di berbagai kegiatan, tetapi ada sebagian yang lain yang pasif, yang untuk menggerakkan keompok yang terakhir ini kadang harus dengan sedikit  ‘ancaman’ yang dikaitkan dengan nilai dan syarat kelulusan.

Tidak jarang, ketika saya membuka acara yang diselenggarakan oleh mahasiswa, jumlah peserta yang hadir hanya separuh bahkan kurang dari jumlah yang direncanakan.  Hanya untuk kegiatan yang dinyatakan oleh fakutas sebagai  ‘wajib diikuti’ , biasanya jumlah pesertanya memenuhi quota.

Dalam pandangan saya berbagai kegiatan kemahasiswaan sangat penting untuk meningkatkan soft skill mahasiswa dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam menghasilkan alumni yang berwawasan luas dan kompeten.  Ketidakadaan apresiasi dari institusi pendidikan terhadap setiap kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa menjadi penyebab munculnya sikap apatis pada sejumlah mahasiswa.

Berawal dari hal-hal tersebut maka saya berfikir perlunya dibangun sebuah sistem yang membuat mahasiswa merasa dihargai ketika melakukan berbagai macam kegiatan ekstra kurikuler. Dengan demikian mahasiswa menjadi tertarik dan berlomba-lomba  terlibat pada berbagai kegiatan ekstra kurikuler di fakultas ataupun universitas.  Saya berusaha keras untuk mencari dan menciptakan sistem yang dapat berfungsi sebagai faktor pendorong agar mahasiswa aktif mengikuti beragam kegiatan ekstra kurikuler.  Melalui diskusi dan telaah yang melibatkan mahasiswa, pendamping mahasiswa dan pimpinan fakutas maka pada tanggal 31 Januari 2010 Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat mengeluarkan Surat Keputusan tentang Pedoman penilaian Kegiatan Ekstra Kurikuler Mahasiswa.

Berdasarkan SK tersebut, setiap kegiatan yang dilakukan mahasiswa nantinya akan dihargai dengan satuan angka kredit yang disesuaikan dengan  bidang kegiatan, tingkat, dan bobot kegiatan yang dilakukan. Ruang lingkup Kegiatan Ekstra Kurikuler yang dihargai oleh fakultas meliputi segala aktivitas mahasiswa yang dilakukan dalam  bidang penalaran, minat bakat, dan pengabdian kepada masyarakat dalam lembaga kemahasiswaan yang ada pada tingkat fakultas, universitas maupun di luar universitas.

Untuk dapat mengimpementasikan ketentuan tersebut, jelas membutuhkan dukungan dan kerjasama semua pihak. Harapan saya sistem ini dapat diimpementasikan tidak hanya di tingkat fakultas, tetapi juga di tingkat universitas. Saya yakin apabila universitas mengadopsi sistem ini, prestasi ekstrakurikuer dan kiprah mahasiswa UNDIP akan berkibar di tingkat regional dan nasional. Semoga.

Puisi: Anak

Oleh: Khalil Gibran

Dan seorang perempuan yang menggendong bayi dalam dakapan dadanya berkata, Bicaralah pada kami perihal Anak.

Dan dia berkata:
Anak-anakmu bukanlah anak-anakmu
Mereka adalah anak-anak kehidupan yang rindu akan dirinya sendiri
Mereka dilahirkan melalui engkau tapi bukan darimu
Meskipun mereka ada bersamamu tapi mereka bukan milikmu

Pada mereka engkau dapat memberikan cintamu, tapi bukan fikiranmu
Karena mereka memiliki fikiran mereka sendiri
Engkau bisa merumahkan tubuh-tubuh mereka, tapi bukan jiwa mereka
Karena jiwa-jiwa itu tinggal di rumah hari esok, yang tak pernah dapat engkau kunjungi meskipun dalam mimpi
Engkau bisa menjadi seperti mereka, tapi jangan coba menjadikan mereka sepertimu
Kerana hidup tidak berjalan mundur dan tidak pula berada di masa lalu

Engkau adalah busur-busur tempat anakmu menjadi anak-anak panah yang hidup diluncurkan
Sang pemanah telah membidik arah keabadian, dan ia merenggangkanmu dengan kekuatannya, sehingga anak-anak panah itu dapat meluncur dengan cepat dan jauh.
Jadikanlah tarikan tangan sang pemanah itu sebagai kegembiraan
Sebab ketika ia mencintai anak-anak panah yang terbang, maka ia juga mencintai busur teguh yang telah meluncurkannya dengan sepenuh kekuatan.

(Dari: Cinta, Keindahan, Kesunyian – Kahlil Gibran)

Studio Musik, mimpi jadi kenyataan (2)..

Mungkin sudah berpuluh kali saya memasuki ruang itu, ruangan yang biasa kami gunakan untuk rapat. Berbagai rapat pernah diselenggarakan di ruangan itu, dari sekedar diskusi ringan sampai dengan pertemuan yang serius. Fungsi dan peruntukannya pun berubah-ubah, dari semula markas tim SP4, sampai yang terakhir di peruntukkan sebagai ruang diskusi Unit Penelitian dan Pengabdian (sebelum unit-unit ini pindah di gedung baru). Di tempat itu, banyak dilahirkan pemikiran dan konsep pengembangan fakultas ke depan, serta diskusi serius tentang implementasi tridharma perguruan tinggi.

Kini ruangan berukuran 3 x 8 meter tersebut menjelma sebagai sebuah studio musik yang cukup eksotik, dengan disain kedap suara dan dilengkapi seperangkat alat band lengkap….. Saya yakin, ini merupakan satu-satunya studio musik yang ada di UNDIP saat ini, dan mungkin agak unik  karena fasilitas tersebut  dimiliki oleh fakultas yang core kompetensinya tidak sedikipun nyrempet bidang seni. Tetapi, seni memang sifatnya universal dan menjadi hak  setiap institusi untuk memberikan apresiasi dan perhatian tersendiri.

Bukan pekerjaan mudah untuk mewujudkan fasilitas tersebut, butuh waktu lebih dari dua tahun untuk memperjuangkannya. Saya harus melobi banyak pihak, agar alat-alat musik yang dimiliki fakultas memiliki ruangan. Di tengah keterbatasan fasilitas yang dimiliki fakultas, jelas ide tersebut harus dikawal sedemikian rupa.  Meskipun tidak satupun alat musik yang bisa saya mainkan, tetapi ada keharuan tersendiri ketika fasilitas tersebut benar-benar menjadi kenyataan.

Saya sangat beruntung berada satu barisan dengan orang-orang yang menginginkan adanya media penyaluran potensi seni di kalangan civitas fakultas.  Bu Tinuk, Bu Chris dan Reza serta kawan-kawan dari UKK Studio 8 sangat luar biasa dalam memberi support dan mengapresiasi ide pengadaan fasilitas studio musik tersebut.

Semoga fasilitas tersebut dapat menghadirkan keindahan, membangkitkan bakat-bakat yang terpendam dan menjadikan fakultas ini tidak lagi garing dari suara-suara penuh kesyahduan.

Pedoman Penilaian Kredit Point Kegiatan Ekstrakurikuler Mahasiswa FKM UNDIP

Kegiatan kemahasiswaan merupakan komponen penting untuk  meningkatkan soft skill mahasiswa dan menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam menghasilkan alumni yang berwawasan luas dan kompeten. Sayangnya, selama ini apresiasi dari institusi pendidikan  terhadap setiap kegiatan yang dilakukan oleh mahasiswa kurang memadai dan hal inilah menyebabkan munculnya sikap apatis pada sejumlah mahasiswa terhadap beragam kegiatan ekstra kurikuler yang ditawarkan di kampus.  Faktor pendorong agar mahasiswa aktif mengikuti beragam kegiatan ekstra kurikuler perlu didesain, dan untuk keperluan itulah maka Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat mengeluarkan Surat Keputusan tentang Pedoman penilaian Kegiatan Ekstra Kurikuler Mahasiswa tertanggal 31 Januari 2010.

SK Dekan tersebut dibuat berdasarkan usulan/masukan dosen pendamping/pembina kemahasiswaan dan pengurus organisasi kemahasiswaan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro pada rapat koordinasi kegiatan kemahasiswaan tanggal 7 Januari 2010 dan didasarkan hasil Rapat Kerja Pimpinan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro tanggal 18 Januari 2009.  Berdasarkan SK tersebut, setiap kegiatan yang dilakukan mahasiswa nantinya akan dihargai dengan satuan angka kredit yang disesuaikan dengan  bidang kegiatan, tingkat, dan bobot kegiatan yang dilakukan.

Adapun maksud dan tujuan utama dari  SK Dekan tentang Pedoman Penilaian Kegiatan Ekstra Kurikuler adalah untuk :

  1. menilai tingkat keaktifan mahasiswa pada kegiatan ekstrakurikuler;
  2. memotivasi minat mahasiswa pada kegiatan ekstra kurikuler;
  3. menghasilkan alumni Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro yang berwawasan luas dan mampu bersaing pada dunia kerja.

Adapun ruang lingkup Kegiatan Ekstra Kurikuler yang dihargai oleh fakultas meliputi segala aktivitas mahasiswa yang dilakukan dalam  bidang  penalaran, minat bakat, dan pengabdian kepada masyarakat dalam lembaga kemahasiswaan yang ada pada tingkat fakultas, universitas maupun di luar universitas.

Kegiatan yang diikuti oleh mahasiswa baik pada tingkat bagian, fakultas, universitas, dan di luar universitas, nantinya akan dinilai dan  Komposisi persentase angka kredit yang harus dicapai oleh  mahasiswa pada penghitungan akhir untuk masing-masing kegiatan adalah sebagai berikut:

  • bidang Penalaran sekurang-kurangnya 20 %;
  • bidang Minat Bakat sekurang-kurangnya 20 %;
  • bidang Sosial dan Kemasyarakatan sebanyak-banyaknya 25 %;
  • bidang Kegiatan Khusus sebanyak-banyaknya 25%.

Jumlah angka kredit kumulatif yang (harus) diperoleh setiap mahasiswa, dapat dinyatakan dengan kriteria sebagai berikut:

-  Sangat Aktif:  > 150 point

-  Aktif              : 100 – 150 point

-  Cukup Aktif:  60 – 99 point

Seorang mahasiswa diwajibkan  mengumpulkan angka kredit minimal 5 angka kredit per semester dan  untuk diharapkan mencapai jumlah angka kredit minimal 60 point sebelum menempuh ujian akhir kesarjanaan (khusus untuk mahasiswa alih jalur jumlah angka kredit minimal 30 point).  Jika jumlah angka kredit sebagaimana dimaksud di atas belum terpenuhi, maka mahasiswa yang bersangkutan belum boleh mengikuti ujian kesarjanaan (ujian tugas akhir/skripsi) sampai mahasiswa yang bersangkutan memenuhi angka kredit Kegiatan Ekstra Kurikuler mahasiswa.  Untuk dapat memenuhi jumlah angka kredit sebagaimana dimaksud, maka bidang kemahasiswaan fakultas dapat memberikan bimbingan, pengarahan dan berbagai bentuk fasilitasi lainnya sesuai dengan program fakultas.

Untuk keperluan Penilaian Kegiatan Ekstra Kurikuler Mahasiswa, maka Fakultas  akan membentuk Tim Penilaian yang terdiri atas unsur-unsur dari pembina kemahasiswaan, Bagian Kemahasiswaan dan Pengurus Inti organisasi yang  ditetapkan oleh Dekan dalam  suatu Keputusan Dekan. Untuk melaksanakan tugasnya Tim Penilai mempunyai kewenangan dan berkewajiban sebagai berikut:

  1. memeriksa dan meneliti persyaratan dan bukti-bukti yang diajukan oleh mahasiswa pengusul angka kredit;
  2. melakukan penilaian terhadap angka-angka kredit yang diajukan pada setiap usul penetapan angka kredit;
  3. menyampaikan hasil penilaiannya kepada Dekan;
  4. melakukan tugas-tugas lain yang berhubungan dengan penetapan angka kredit.

Adapun Syarat dan Tatacara Penilaian Angka Kredit adalah sebagai berikut:

  1. Setiap mahasiswa Universitas Diponegoro yang akan dinilai, terlebih dahulu melakukan pengumpulan data kegiatannya sendiri sesuai dengan butir kegiatan sebagaimana tersebut dalam lampiran SK Dekan.
  2. Setiap mahasiswa mengisikan angka kredit ke dalam blangko transkrip Kegiatan Ekstra Kurikuler sementara setiap semester.
  3. Setiap kegiatan yang diikuti oleh setiap mahasiswa harus dibuktikan dengan surat tugas/sertifikat/piagam/surat keterangan dari pihak yang berwenang.
  4. Bukti kegiatan sebagaimana dimaksud pada ayat (3) diperiksa oleh Tim Penilai.
  5. Transkrip Kegiatan Ekstra Kurikuler sementara mahasiswa yang akan ujian Tugas Akhir/Skripsi disahkan oleh Ketua Tim Penilai dan diteruskan kepada Dekan.
  6. Dekan menerbitkan Transkrip Kegiatan Ekstra Kurikuler berdasarkan usulan dari Tim Penilai.

Semua ketentuan sebagaimana yang tercantum SK Dekan tersebut  mulai diberlakukan kepada mahasiswa angkatan 2009 dan seterusnya.

Adapun Ketentuan tentang Penilaian dan Penentuan satuan angka kredit kegiatan secara lengkap dapat dibaca di sini: Sistem Kredit Point – Pedoman Penilaian Kegiatan Ekstrakurikuler Mahasiswa

Ternyata Tidur Setelah Sahur Berbahaya

Tidur setelah sahur memang jamak dilakukan orang pada bulan puasa. Namun dokter spesialis penyakit dalam, Ari Fahrial Syam, memberi saran sebaiknya hal itu tidak dilakukan. “Karena makanan belum dicerna dan malah bisa berbalik dari lambung ke kerongkongan (atau biasa disebut refluks) karena pengaruh gravitasi,” kata dia ketika dihubungi, Jumat lalu.

Jika refluks terjadi, Ari melanjutkan, asam lambung akan naik dan melukai kerongkongan. Karena mengalami luka, kerongkongan akan terasa panas seperti terbakar, dan mulut pun terasa pahit.

Dia punya cara untuk menyiasati kemungkinan terjadinya refluks asam lambung ini. “Dengan cara tidur setengah duduk atau tidur menggunakan bantal yang tinggi,” kata Ari.

Namun dosen Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia itu lebih menyarankan orang yang berpuasa tidak tidur setelah bersantap sahur. “Sebenarnya kan percuma tidur, paling cuma satu jam,” katanya. Ideal-nya, ia menambahkan, seseorang boleh tidur dua jam setelah makan. “Tapi masih bisa ditolerir tidur satu jam setelah makan,” kata Ari.

Makanan yang sukar dicerna, Ari melanjutkan, adalah makanan yang terlalu berlemak. Keju dan minyak dalam jumlah banyak akan memerlukan waktu dua jam untuk dicerna. Sedangkan nasi dengan sayur berkuah atau telur dan ikan rebus biasanya memerlukan waktu satu jam untuk dicerna.

Agar lambung punya cukup waktu untuk mencerna santapan sahur, peraih Young Clinician Award pada World Congress of Gastroenterology Bangkok 2002 itu menyarankan orang yang berpuasa makan sekitar satu jam sebelum waktu imsak. “Jam 3-an sudah makan makanan padat. Jangan mepet-mepet waktu imsak,” katanya.

Barulah mendekati waktu imsak, menu dilanjutkan dalam bentuk camilan, buah-buahan, dan minum air putih. Dengan cara ini, ketika tidur, makanan sahur telah dicerna dan terhindar dari refluks. Seusai salat subuh, jika memang sangat mengantuk, orang yang berpuasa dianjurkan tidur sebelum beraktivitas.

Ari juga menjelaskan bahwa nutrisi yang paling diperlukan manusia secara garis besar adalah karbohidrat, protein, dan lemak. Untuk santapan sahur, ia sarankan agar makan nasi, kentang, dan ubi sebagai sumber karbohidrat. Untuk protein,daging, ikan, dan telur bisa menjadi pilihan. Lemak dapat diperoleh dari minyak dan daging ayam negeri.

Namun, Ari mengingatkan, orang yang berpuasa untuk menghindari makanan yang mengandung lemak berlebih saat sahur karena susah dicerna. Demikian pula konsumsi susu. Bagi yang berusia di atas 30 tahun, sebaiknya memilih susu rendah lemak atau bahkan tanpa lemak.

Konsumsi cairan yang dianjurkan Ari adalah jus buah-buahan, seperti mangga atau jeruk, karema menyediakan vitamin dan mineral yang diperlukan tubuh. “Tapi jangan pakai gula atau susu,” kata Wakil Sekjen Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia itu.

Sumber : http://www.whooila.com/2010/08/ternyata-tidur-setelah-sahur-berbahaya.html

Kisah Nyata Seorang Office Boy yang menjadi Vice President di Citibank

Sekitar tahun 60an Houtman memulai karirnya sebagai perantau, berangkat dari desa ke jalanan Ibukota. Merantau dari kampung dengan penuh impian dan harapan, Houtman remaja berangkat ke Jakarta. Di Jakarta ternyata Houtman harus menerima kenyataan bahwa kehidupan ibukota ternyata sangat keras dan tidak mudah. Tidak ada pilihan bagi seorang lulusan SMA di Jakarta, pekerjaan tidak mudah diperoleh. Houtman pun memilih bertahan hidup dengan profesi sebagai pedagang asongan, dari jalan raya ke kolong jembatan kemudian ke lampu merah menjajakan dagangannya.

Tetapi kondisi seperti ini tidak membuat Houtman kehilangan cita-cita dan impian. Suatu ketika Houtman beristirahat di sebuah kolong jembatan, dia memperhatikan kendaran-kendaraan mewah yang berseliweran di
jalan Jakarta. Para penumpang mobil tersebut berpakaian rapih, keren dan berdasi. Houtman remaja pun ingin seperti mereka, mengendarai kendaraan berpendingin, berpakaian necis dan tentu saja memiliki uang yang banyak. Saat itu juga Houtman menggantungkan cita-citanya setinggi langit, sebuah cita-cita dan tekad diazamkan dalam hatinya.

Azam atau tekad yang kuat dari Houtman telah membuatnya ingin segera merubah nasib. Tanpa menunggu waktu lama Houtman segera memulai mengirimkan lamaran kerja ke setiap gedung bertingkat yang dia ketahui. Bila ada gedung yang menurutnya bagus maka pasti dengan segera dikirimkannya sebuah lamaran kerja. Houtman menyisihkan setiap keuntungan yang diperolehnya dari berdagang asongan digunakan untuk membiayai lamaran kerja.

Sampai suatu saat Houtman mendapat panggilan kerja dari sebuah perusahaan yang sangat terkenal dan terkemuka di Dunia, The First National City Bank (Citibank), sebuah bank bonafid dari USA. Houtman pun diterima bekerja sebagai seorang Office Boy. Sebuah jabatan paling dasar, paling bawah dalam sebuah hierarki organisasi dengan tugas utama membersihkan ruangan kantor, wc, ruang kerja dan ruangan lainnya.

Tapi Houtman tetap bangga dengan jabatannya, dia tidak menampik pekerjaan. Diterimanyalah jabatan tersebut dengan sebuah cita-cita yang tinggi. Houtman percaya bahwa nasib akan berubah sehingga tanpa disadarinya Houtman telah membuka pintu masa depan menjadi orang yang berbeda.

Sebagai Office Boy Houtman selalu mengerjakan tugas dan pekerjaannya dengan baik. Terkadang dia rela membantu para staf dengan sukarela. Selepas sore saat seluruh pekerjaan telah usai Houtman berusaha menambah pengetahuan dengan bertanya tanya kepada para pegawai. Dia bertanya mengenai istilah istilah bank yang rumit, walaupun terkadang saat bertanya dia menjadi bahan tertawaan atau sang staf mengernyitkan dahinya. Mungkin dalam benak pegawai ”ngapain nih OB nanya-nanya istilah bank segala, kayak ngerti aja”. Sampai akhirnya Houtman sedikit demi sedikit familiar dengan dengan istilah bank seperti Letter of Credit, Bank Garansi, Transfer, Kliring, dll.

Suatu saat Houtman tertegun dengan sebuah mesin yang dapat menduplikasi dokumen (saat ini dikenal dengan mesin photo copy). Ketika itu mesin foto kopi sangatlah langka, hanya perusahaan perusahaan tertentu lah yang memiliki mesin tersebut dan diperlukan seorang petugas khusus untuk mengoperasikannya. Setiap selesai pekerjaan setelah jam 4 sore Houtman sering mengunjungi mesin tersebut dan minta kepada petugas foto kopi untuk mengajarinya. Houtman pun akhirnya mahir mengoperasikan mesin foto kopi, dan tanpa di sadarinya pintu pertama masa depan terbuka. Pada suatu hari petugas mesin foto kopi itu berhalangan dan praktis hanya Houtman yang bisa menggantikannya, sejak itu pula Houtman resmi naik jabatan dari OB sebagai Tukang Foto Kopi.

Menjadi tukang foto kopi merupakan sebuah prestasi bagi Houtman, tetapi Houtman tidak cepat berpuas diri. Disela-sela kesibukannya Houtman terus menambah pengetahuan dan minat akan bidang lain. Houtman tertegun melihat salah seorang staf memiliki setumpuk pekerjaan di mejanya. Houtman pun menawarkan bantuan kepada staf tersebut hingga membuat sang staf tertegun. “bener nih lo mo mau bantuin gua” begitu Houtman mengenang ucapan sang staff dulu. “iya bener saya mau bantu, sekalian nambah ilmu” begitu Houtman menjawab. “Tapi hati-hati ya ngga boleh salah, kalau salah tanggungjawab lo, bisa dipecat lo”, sang staff mewanti-wanti dengan keras. Akhirnya Houtman diberi setumpuk dokumen, tugas dia adalah membubuhkan stempel pada Cek, Bilyet Giro dan dokumen lainnya pada kolom tertentu. Stempel tersebut harus berada di dalam kolom tidak boleh menyimpang atau keluar kolom. Alhasil Houtman membutuhkan waktu berjam-jam untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut karena dia sangat berhati-hati sekali. Selama mengerjakan tugas tersebut Houtman tidak sekedar mencap, tapi dia membaca dan mempelajari dokumen yang ada. Akibatnya Houtman sedikit demi sedikit memahami berbagai istilah dan teknis perbankan. Kelak pengetahuannya ini membawa Houtman kepada jabatan yang tidak pernah diduganya.

Houtman cepat menguasai berbagai pekerjaan yang diberikan dan selalu mengerjakan seluruh tugasnya dengan baik. Dia pun ringan tangan untuk membantu orang lain, para staff dan atasannya. Sehingga para staff pun tidak segan untuk membagi ilmu kepadanya. Sampai suatu saat pejabat di Citibank mengangkatnya menjadi pegawai bank karena prestasi dan kompetensi yang dimilikinya, padahal Houtman hanyalah lulusan SMA.

Peristiwa pengangkatan Houtman menjadi pegawai Bank menjadi berita luar biasa heboh dan kontroversial. Bagaimana bisa seorang OB menjadi staff, bahkan rekan sesama OB mencibir Houtman sebagai orang yang tidak konsisten. Houtman dianggap tidak konsisten dengan tugasnya, “jika masuk OB, ya pensiun harus OB juga” begitu rekan sesama OB menggugat.

Houtman tidak patah semangat, dicibir teman-teman bahkan rekan sesama staf pun tidak membuat goyah. Houtman terus mengasah keterampilan dan berbagi membantu rekan kerjanya yang lain. Hanya membantulah yang bisa diberikan oleh Houtman, karena materi tidak ia miliki. Houtman tidak pernah lama dalam memegang suatu jabatan, sama seperti ketika menjadi OB yang haus akan ilmu baru. Houtman selalu mencoba tantangan dan pekerjaan baru. Sehingga karir Houtman melesat bak panah meninggalkan rekan sesama OB bahkan staff yang mengajarinya tentang istilah bank.

19 tahun kemudian sejak Houtman masuk sebagai Office Boy di The First National City Bank, Houtman mencapai jabatan tertingginya yaitu Vice President. Sebuah jabatan puncak citibank di Indonesia. Jabatan tertinggi citibank sendiri berada di USA yaitu Presiden Director yang tidak mungkin dijabat oleh orang Indonesia.

Sampai dengan saat ini belum ada yang mampu memecahkan rekor Houtman masuk sebagai OB pensiun sebagai Vice President, dan hanya berpendidikan SMA. Houtman pun kini pensiun dengan berbagai jabatan pernah diembannya, menjadi staf ahli citibank asia pasifik, menjadi penasehat keuangan salah satu gubernur, menjabat CEO di berbagai perusahaan dan menjadi inspirator bagi banyak orang .

(Kisah Nyata Houtman Zainal Arifin, seorang OB yang pensiun menjadi Vice President di Citibank. Disampaikan dalam Training Leadership Bank Syariah Mandiri)

Sumber : http://www.whooila.com/2010/09/kisah-nyata-seorang-office-boy-yang.html

Sedot Rokok Elektronik bisa Picu Kematian

Alih-alih sebagai terapi atau pengganti rokok, e-cigs (electronic cigaretes) malah berbahaya bagi kesehatan, bahkan berujung kematian.

Rokok elektronik atau electronic nicotine delivery system (ENDS) dianggap sebagai alat penolong bagi mereka yang kecanduan rokok supaya berhenti merokok. Alat ini dipasarkan sebagai alternatif yang lebih aman dari produk tembakau biasa. Label “HEALTH” pun terpasang jelas pada kemasannya.

Namun, Dr Danardi Sosrosumihardjo, SpKJ, Direktur Pengawasan NAPZA Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengatakan, sejauh ini Kementerian Kesehatan dan BPOM belum bisa merekomendasikan ENDS sebagai pengganti rokok karena mengandung bahan kimia yang berpotensi toksik pada tubuh.

Dirinya menjelaskan, berdasarkan penelitian yang dilakukan WHO terhadap sejumlah sampel produk ENDS ditemukan bahan-bahan seperti nikotin, dietilen glikol, gliserin, dan nitrosamin.

“Selain itu, produk ini juga mengandung banyak senyawa karsinogen, meskipun dalam kadar yang lebih kecil dibanding rokok biasa,” ujarnya.

ENDS memang tidak membahayakan perokok pasif karena efek asap yang ditimbulkan hanya buatan dan merangsang sugesti perokok aktif. Namun, secara tidak sadar, ENDS sangat berisiko bagi perokok aktif bila dibandingkan dengan rokok tembakau.

Rokok tembakau bisa diketahui kandungan nikotin dan TAR-nya karena tercantum pada kemasan, sedangkan ENDS tidak ada keterangan apa pun tentang kandungan produk ini. Karena produknya yang refill atau isi ulang, perokok aktif tidak bisa mengetahui seberapa banyak nikotin yang masuk ke dalam paru-paru.

“Pemakaiannya tergantung orangnya, kalau orangnya tidak bisa mengendalikan diri, dia enggak akan peduli berapa kali harus isi ulang, lama-kelamaan dia bisa keracunan nikotin,” tuturnya.

Saat ini WHO sendiri masih menganggap apa pun produk yang mengandung nikotin berbahaya bagi kesehatan. Jika ENDS dianggap bisa menjadi terapi atau pengganti bagi pecandu rokok, rasanya masih banyak uji klinis yang harus dilakukan.

“Nantinya, bukan memperbaiki kesehatan, malah menurunkan kesehatan lagi,” sahut Danardi.

(Sumber: Harian Kompas)

Peraturan dan Pedoman tentang Pangan & Gizi

Sejumlah peraturan perundangan yang terkait dengan Pangan dan Gizi yang perlu kita ketahui  antara lain:

1. UU tentang Pangan

2. PP tentang label dan iklan Pangan

3. SK BPPOM tentang Pencantuman Informasi Nilai Gizi

4. UU tentang Perlindungan Konsumen

Beberapa pedoman atau guide line dalam pelaksanaan program gizi ataupun kegiatan yang berkaitan dengan gizi, antara lain:

1. Pedoman Pengelolaan Program Gizi di puskesmas

2. Pedoman Surveilans Gizi

3. Pedoman Penanggulangan Masalah Gizi Darurat

4. Pedoman Pemberian MP-ASI

Peraturan dan Pedoman tentang Pengarusutamaan Gender

1.  Inpres No. 9 tahun 2000 tentang PUG

2.  UU No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak

3.  Konvensi tentang Hak-hak Anak

4.  CEDAW

5. UU No 7 tahun 1984i tentang Penghapusan Diskriminasi thd Perempuan

6.  UU No.23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT

7.  UU No. 4 tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak

8.  SK Menteri Dalam Negeri tentang PUG

9.  Peraturan MenKeu No 119 tahun 2009 – Juknis RKAKL responsif gender

10. Peraturan Lain:

 

  • Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1984
    PENGESAHAN KONVENSI MENGENAI PENGHAPUSAN SEGALA BENTUK DISKIRIMINASI TERHADAP WANITA (CONVENTION ON THE ELIMINATION OF ALL FORMS OF DISCRIMINATION AGAINST WOMEN)
  • Undang-Undang Nomor 21 Tahun 1999
    PENGESAHAN ILO CONVENTION NO. 111 CONCERNING DISCRIMINATION IN RESPECT OF EMPLOYMENT AND OCCUPATION (KONVENSI ILO MENGENAI DISKRIMINASI DALAM PEKERJAAN DAN JABATAN)

Peraturan dan Pedoman di Bidang Kesehatan

1.  Undang-undang Kesehatan RI No 36 tahun 2009

2.  Pedoman Indikator Indonesia Sehat 2010

3.  Pedoman Teknis Pengorganisasian Dinas Kesehatan Daerah

4.  Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang Kesehatan

5.  Permenkes741 tentang SPM Kesehatan Kab/Kota

6.  Petunjuk Teknis SPM Bidang Kesehatan Kab/Kota

Kata Bijak dari Albert Einstein

Meski ia mengatakan, “Aku tidak punya bakat khusus. Aku hanyalah orang yang penasaran.” namun nama “Einstein” sangat identik dengan kata “Jenius”. Hampir tidak ada seorangpun yang menolak jika Einstein dikatakan sebagai prototipe manusia jenius.

Berikut berbagai pemikiran dan pendapat sang maskot ilmuwan modern.

-Hakikatku adalah yang aku pikirkan, bukan apa yang aku rasakan

-Selagi ada cinta tidak perlu ada lagi pertanyaan

-Aku Berpikir terus menerus berbulan-bulan dan bertahun tahun, sembilan puluh sembilan kali dan kesimpulannya salah. Untuk yang keseratus aku benar.

-Kalau mereka ingin menemuiku, aku ada disini. Kalau mereka ingin bertemu dengan pakaianku, bukalah lemariku dan tunjukkan pada mereka. (Ketika istrinya memintanya berganti untuk menemui Duta Besar Jerman)

-Kebanyakan orang mengatakan bahwa kecerdasanlah yang melahirkan seorang ilmuwan besar. Mereka salah, karakterlah yang melahirkannya.

-Tanda kecerdasan sejati bukanlah pengetahuan tapi imajinasi.

-Imajinasi lebih berharga daripada ilmu pengetahuan. Logika akan membawa Anda dari A ke B. Imajinasi akan membawa Anda kemana-mana.

-Tidak ada eksperimen yang bisa membuktikan aku benar, namun sebaliknya sebuah eksperimen saja bisa membuktikan aku salah.

-Orang-orang seperti kita, yang percaya pada fisika, mengetahui bahwa perbedaan antara masa lalu, masa kini, dan masa depan hanyalah sebuah ilusi yang terus menerus ada.

-Dunia ini adalah sebuah tempat yang berbahaya untuk didiami, bukan karena orang-orangnya jahat, tapi karena orang-orangnya tak perduli.

-Mencari kebenaran lebih bernilai dibandingkan menguasainya.

-Hidup itu seperti naik sepeda. Agar tetap seimbang, kau harus terus bergerak.

-Sudah saatnya cita-cita kesuksesan diganti dengan cita-cita pengabdian.

-Lebih mudah mengubah plutonium dari pada mengubah sifat jahat manusia.

-Tidak ada yang lebih merusak martabat pemerintah dan hukum negeri dibanding meloloskan undang-undang yang tidak bisa ditegakkan.

-Belajarlah dari masa lalu, hiduplah untuk masa depan. Yang terpenting adalah tidak berhenti bertanya.

-Generasi-generasi yang akan datang akan kehilangan keyakinan bahwa manusia akan berjalan di muka bumi dengan darah dan daging.

-Nilai manusia terletak pada apa yang bisa dia terima.

-Kalau nilai 9 itu kesuksesan dalam kehidupan, maka nilai 9 sama dengan x ditambah y ditambah z. Bekerja adalah x, y adalah bermain, dan z adalah untuk berdiam diri.

-Orang berjiwa besar akan selalu menghadapi perlawanan hebat dari orang-orang picik.

-Barangsiapa yang tidak pernah melakukan kesalahan, maka dia tidak pernah mencoba sesuatu yang baru

-Hal yang paling sukar dipahami di dunia ini adalah pajak penghasilan.

-Kecerdasan tidak banyak berperan dalam proses penemuan. Ada suatu lompatan dalam kesadaran, sebutlah itu intuisi atau apapun namanya, solusinya muncul begitu saja dan kita tidak tahu bagaimana atau mengapa.

-Kebahagiaan dalam melihat dan memahami merupakan anugerah terindah alam.

-Hanya ada dua cara menjalani kehidupan kita. Pertama adalah seolah tidak ada keajaiban. Kedua adalah seolah segala sesuatu adalah keajaiban.

-Usaha pencarian kebenaran dan keindahan merupakan kegiatan yang memberi peluang bagi kita untuk menjadi kanak-kanak sepanjang hayat.

-Hanya seseorang yang mengabdikan dirinya untuk suatu alasan dengan seluruh kekuatan dan jiwanya yang bisa menjadi seorang guru sejati. Dengan alasan ini penguasaan menuntut semuanya dari seseorang.

-Kalau kau tidak bisa menjelaskannya dengan gamblang/sederhana, maka kau belum cukup memahaminya.

-Di tengah-tengah kesulitan ada kesempatan.

-Kita tidak bisa memecahkan masalah kita dengan pemikiran yang sama pada saat kita menciptakannya.

-Ini sungguh mengejutkan bahwa teknologi telah melebihi kemanusiaan kita.

-Rahasia dari kreativitas adalah mengetahui cara menyembunyikan sumber kreativitas kita itu.

Sumber : http://www.whooila.com/2010/08/kata-bijak-dari-albert-einsten-yang.html#ixzz0zHiavkgJ
Whooila! – Ensiklopedia Fakta Unik dan Aneh

Gerakan Syahwat Merdeka (Atau tentang rasa malu yang redup tenggelam di tanah air kita)

Gerakan Syahwat Merdeka (Atau tentang rasa malu yang redup tenggelam di tanah air kita)
Oleh: Taufik Ismail
Reformasi sebagai gelombang raksasa
Membawa perubahan politik dahsyat satu dasawarsa
Dan menumpang masuklah penghancur nilai-nilai luhur bangsa,
Penumpang destruktif pelaksana
Dengan ciri kerja gabungan utama:
Permisif: serba boleh
Adiktif: serba kecanduan
Brutalistik: serba kekerasan
Transgresif: serba melanggar aturan
Hedonistik: serba mau enak, foya-foya
Materialistik: serba benda, diukur

Dan mereka bekerja dengan leluasa, karena tidak ada rasa malu lagi dalam panca indera

Dengan mengusung nilai permisif, serba boleh begitu-begini
Hak orang lain diambil, tanpa rasa malu lagi
Populernya ini disebut korupsi
Dan menjadilah negeri ini menduduki papan atas di dunia koruptif kini
Karena rasa malu terkikis nyaris habis

Nilai permisif yang serba boleh itu menyebabkan hak penggunaan kelamin orang lain
Diambil dicuri tanpa rasa isi
Karena rasa malu sudah sangat erosi

Perilaku adiktif, serba kecanduan di negeri kita ini
Melingkupi alkohol, nikotin, narkotika dan pornografi
Dilakukan orang karena rasa malu yang makin kerdil mengecil

Tingkah laku brutalistik, serba kekerasan
Menyebabkan wajah Indonesia tak lagi ramah dan sopan

Sedikit-sedikit murka, kepalan teracung, kata-kata nista
Menggoyang pagar, merusak kantor, membakar kendara
Bringas, ganas, sampai membunuh sesama bangsa
Begitulah rasa malu sudah habis dan sirna

Kelakuan transgresif, serba melanggar peraturan
Mengakunya progresif, pelopor kemajuan
Tapi sejatinya transgresor, melangkahi merusak tatanan
Mendobrak tabu kepada yang muda diajarkan
Karena rasa malu sudah hancur berantakan

Perilaku hedonistik, serba mau enak dan foya-foya
Memperagakan kekayaan di lautan kemiskinan
Empati jadi direduksi luar biasa
Karena rasa malu sudah raib ke angkasa

Kelakuan materialistik, serba benda
Segala aspek kehidupan diukur dengan uang semata
Cengkeramannya makin terasa dalam perilaku hidup kita
Karena rasa malu akan kita cari kemana

Inilah adegan kehancuran budaya bangsa kita
Salah satu sebab utama, dari banyak faktor yang dapat dieja
Yang sepatutnya kita sebut sambil menangis

Di dalam praktik di masyarakat kita hari ini
Terutama berlangsung sejak Reformasi
Tak ada sosok dan bentuk organisasi resminya
Tapi jaringan kerjasamanya mendunia,
Kapital raksasa mendanainya,
Ideologi gabungan melandasinya
Dengan gagasan neo-liberalisme sebagai lokomotifnya
Dan banyak media massa jadi pengeras suaranya
Dan tak ada rasa malu dalam pelaksanaannya
Inilah Gerakan Syahwat Merdeka
Dan pornografi salah satu komponen pentingnya.

DAFTAR KULINER SEMARANG

Bagi temen-temen, para pelancong, pendatang, atau pemukim yang punya kelangenan mencicipi kuliner terlezat, ternyuus, terasyiiik, silahkan nyoba mendatangi situs-situs berikut:
1. Asem-asem Koh Liem
Jl.Karanganyar no28/C4 depan SMU Loyola
buka jam 7-19

2. Tahu Gimbal Pak Polo
Pujasera Jl. Supriyadi depan Kantor Polsek Semarang Timur
Buka jam 9-24

3. Soto Bangkong Pak Soleh
Jln. Bangkong (dekat lampu merah sebelah kantor polisi)
Jam 7-22

4. Soto ayam Pak No
Jl. Sukun (Sebelah SPBU dekat lampu meraH)
Buka 24 jam

5. Soto Bokoran
Jl. Plampitan no.55
Buka jam 6-12

6. Nasi Goreng Pak Taman
Jl. Stadion Selatan
Buka jam 6.30 -16

7. Sate kambing 29 Pak Yoe
Jl. Letjen Suprapto no 29 (depan Gereja Blenduk)
Buka jam 8-21

8. Nasi pecel Yu Surip
Jl. MT. Haryono depan kantor Radio Gajahmada FM
Buka 18 – 23

9. Bakmi Jawa Rileks
Jl. Depok, dekat perempatan Jl. Gajah Mada
Buka jam 17-12

10. Iwak Pe (Ikan Pari) Mbah Jingkrak
Jl. Beringin no.23
Buka jam 9-20
11. Nasi Koyor Makmi
Jl. Suyodono no 37
Jam 6-20

12. Nasi Pindang Pak Ndut
Jl. Stadion Selatan, Depan BKD Semarang (sebelah kiri stadion Diponegoro)
Buka jam 7-14

13. Nasi Ayam Bu Wido
Jl. Melati Selatan
Buka jam 16.30 -22

14. Nasi Gandul Pak memed
Jl. Dr.Cipto no.12A
Buka jam 17-22

15. Lontong Capgomeh Air Mancur
Jl. Gang Pinggir no.96 (depan Bank Panin)
Buka Jam 9-16

16. Resto Kampung Laut
Jl. PRPP (samping Taman Maerokoco)
Buka Jam 11-22

17. Mi Kopyor Pak Dhuwur
Jl. Tanjung (samping kantor PLN dekat stasiun Poncol)
Buka jam 8-16

18. Sate sapi Pak Kempleng
Jl. Diponegoro 217 Ungaran
Buka jam 9-21

19. Soto Sapi Pak Keri
Jl. Diponegoro no.197 Ungaran
Buka jam 7.30 – 20.30

20. Kepiting Taoco Nyoto Roso
Jl. Supriyadi no.58
Buka jam 11-15 17-21.30

21. Tahu Baxo Bu Pudji
Jl. Letjen Suprapto no.24, Ungaran
Buka jam 9-21

22. Lumpia Gang Lombok (ternyata halal, lho)
Jl. Gang Lombok
Buka jam 8-17

23. Tahu pong GajahMada
Jl. Gajah Mada no.63B
Jam 10-20

24. Istana Wedang
Jl. Pemuda no.21 (samping Hotel Novotel)
Buka jam 8-24

25. Kue Lekker Pak Paimo
Jl.Karanganyar (depan SMU Loyola)
Buka jam 9-18

26. Nasi kucing Pak Gie
Jl. Inspeksi Timur
Buka jam 23-6

27. Es marem Pak Kus
Jl. MT Haryono
Buka jam 18-1

28. Toko Bandeng Juwana (utk oleh-oleh)
Jl. Pandanaran no.57
Buka jam 8-22

29. Ayam tulang Lunak
Jl. Wahid Hasyim no. 109
Buka jam 7-19.30

30. Toko Oen
Jl. Pemuda no.52
Buka jam 9 -22

31. De Koning
Jl. Pemuda

32. Pia Kemuning (Haram)
Jl. Kemuning no. 30

33. Es Puter Conglik
Simpang 5 (pindah ya??)
Jam 18-24
Rp 8rb dapet 2 buah duren 4 macam rasa es

34. Nasi Ayam Karangkojo
Simpang 5, seberang RS Telogorejo
Rp 3500/porsi

35. Soto Kudus Mbak Lien
Simpang 5, deket RS Telogorejo
Pagi sampe siang

36. Soto Selan
Jl. Depok

37. Nasi Goreng Babat Pak Taman
Jl. Stadion

38. Ngo Hiang + Kee Kian + Babi Panggang (Haram)
Jl. Moh. Suyudi

39. Es Dawet Kampung Kali
Jl. Kartini depan Sekolah Theresiana

40. Es Kelapa Muda Kartika
Jl. MT Haryono, deket pertigaan Jl. Petolongan

41. Nasi Ayam Bu Wido
Jl. Kemuning, dekat kantor polisi

42. Nasi Gandul Pak Memet
Jl. Dr. Cipto, dekat Jl.Citarum

43. Lesehan baron
Jl. Puri Anjasmoro

44. RM Kampung Laut
Jl. Puri Anjasmoro, dekat PRPP

45. Sate Kambing Pak Rony
Seberang Gang Baru

46. Es marem (es campur + tape kering)
Seberang Gang Baru

47. Sate Babi Sapi (Haram babinya)
Jl.gang Baru

48. Mie Pak Min (tidak halal!!)
Jl. Gg Baru

49. Mie Ti Tee Gajah Mada (kaki babi, tidak halal)
Jl. Gajah mada, seberang Tahu Pong)

50. Tahu Pong Karangsaru
Jl. Karangsaru

51. Bubur Jl. Jagalan
Jl. Jagalan

52. Lind’s Café (es Krim)
Jl. Brotojoyo, Pondok Indraprasta

53. Swieke Untung (kodok)
Jl. Moh Suyudi

54. Swieke Marin + Tahu Gimbal
Jl. Puri Anjasmoro, dekat Toserba Marin

55. Nasi Pecel Gandhekan
Jl. MT Haryono (siang)
Jl. Pahlawan, seberang Mal Robinson Ramayana (malam)

56. Mie Jawa Bung Jhon
Jl. Pringgading, belakang Gereja Isa Almasih (GIA)

57. Mie Jawa Pak Har
Jl. Pringgading, belakang GIA

58. Mie Jowo Pak Gareng
Jl. Wotgandul

59. Sate Ayam
Jl. Gajahmada, seberang Hotel Quirin/Queen

60. Pisang Plenet
Jl. Gajahmada juga, seberang sate ayam
61. Pecel bu surip, di mt haryono buka jam 18 datenge hrs gasik nek dah kemaleman sitik dah ruameeee pollll must eat: bantal, sate keong

62. Soto pak keri, bubakan tempate nyelip jd hrs tny org, deretan ruko2 tempat travel meskipun tempate ndak meyakinkan tp sotone enak buka pagi

63. Soto pak naryo, indraprasta bukan di pondok indraprasta tp di jln indraprasta ne, aku ndak tau nomer persis’e dari arah bandara ada di sebelah kiri buka pagi

64. Soto bangkong, deket sedes

65. Seafood gama, deket sedes, beda bbrp rumah dr sedes must eat: udang bakar,jagung peda, tempe gorenge jg enak lo kriuk2, hampir smua makanane enak ok buka pagi sampe malem

66. Sate kambing, deket greja blenduk smua org smg pasti tau tempat ini

67. Semawis, di gg warung (Haram) tiap jumat – minggu seng terkenal sate babi ala sate kambing, mie cool buka malem

68. Babi cinde, di jln cinde (Haram) seng terkenal babi panggang e

69. Mi titie, gajah mada thamrin mt haryono (Haram) buka malem

70. s2, sisingamangaraja ini baru buka terkenal buanget di smg makanane jepang, cina, italia, modele resto kelas atas gt tp ndak tll mahal ok enak sih tp aku lbh seneng makanan warungan, nek resto gt kan di kota mana wae ada tp bolehlah sekali2 kesana soale ruameee bgt n ngetren bgt di smg buka pagi-malem, enake kesana malem

71. Warteg, sisingamangaraja ini tempate deket s2, aku lbh seneng makan sini ndak istimewa tp nek lg pengen warteg lmyn sih caution: hargane mahal lo meskipun warteg tp nek jam makan seng dateng bnyk seng naek mobil mewah setauku buka pagi sampe siang

72. Nori, jangli resto jepang, lumayanlah, mirip2 s2 buka pagi-malem

73. Gang2 sulai, diponegoro korean bbq, all u can eat lumayan

74. Resto mutiara, gombel nek ini beli pemandangan, makanane biasa2 wae

75. Nasi ayam, lapangan brumbungan yeye seneng bgt nasi ayam ini aku suka sate usus e buka malem

76. Jagung bakar, simpang lima dulu ada langgananku disitu, enak bgt wes tp dee dah ndak jualan lg

77. Wedang es puter pak kirman, mt haryono buka malem

78. Black canyon, lupa ik di jalan apa heheeh tanya wae mesti tau ini kaya cafe, di jkt ada ketoke enak buat ngumpul2 sama temen kesana malem

79. Bakso mawardi, deket rs telogorejo bakso bapak2, di pinggir jalan, buka sore2 gt, ruameneeeeee

80. Bakmi singkawang, pringgading, dekete gia pringgading, tp di sebrange ya aku suka nasi campur’e, bakmi singkawang’e ya enak, porsine besar buka pagi sampe siang

Kerendahan Hati


Oleh: Taufiq Ismail

Kalau engkau  tak mampu menjadi beringin yang tegak di puncak bukit

Jadilah belukar, tetapi belukar yang baik,yang tumbuh di tepi danau

Kalau kamu tak sanggup menjadi belukar,

Jadilah saja rumput, tetapi rumput yangmemperkuat tanggul pinggiran jalan

Kalau engkau tak mampu menjadi jalan raya Jadilah saja jalan kecil,

Tetapi jalan setapak yangMembawa orang ke mata air

Tidaklah semua menjadi kapten

tentu harus ada awak kapalnya….

Bukan besar kecilnya tugas yang  menjadikan  tinggi  rendahnya nilai dirimu

Jadilah saja dirimu….

Sebaik-baiknya dari dirimu sendiri

Tangisan Lirih jam 12 Malam

Oleh: Icha Marsha Olivia
Kawan pernahkah kalian mendengar tangisan lirih jam 12 malam seperti yang pernah aku dengar,, ????
Tangisan yang begitu lirih namun mendamaikan
Pada saat itu ku pikir,aku hanya terjaga dari tidurku dan tangisan itu hanya sisa dari mimpiku,lalu kutarik selimut dan melanjutkan tidurku
Pada malam berikutnya kudengar tangisan itu lagi pada jam yang sama jam 12.
Apakah ku kembali bermimpi,aku terdiam sejenak dan meyakinkan bahwa itu bukan mimpi,meskipun aku sedikit takut,ku mencari sumber tangisan itu
Hatiku berdegup kencang,ketika tangisan itu smakin lama smakin jelas.
Aku melangkah sekali,dua kali,hingga ku tiba disebuah pintu kamar
Kutemukan sosok yang memakai kain putih,memegang tasbih dan duduk di atas sajadah biru,

Subhanallah sosok itu adalah sosok ibuku….
Hampir ku menghampirinya tapi ku urungkan niatku
Ketika tangisan itu berubah
Menjadi sebuah suara…
Ku hanya mengintip dari celah pintu kamarnya saja

Kalian mau tau,apa yang ia ucapkan??

Ia berucap

Ya allah ini hambamu,meminta sgala kemurahan mu
Untuk tetap slalu menjaga anaku dari sgala marabahaya,,
Jadikan ia hambamu yang salehah,yang dapat membawa nama baik keluarga dan agama,jauhkanlah ia dari keburukan dunia,jaga ia disaat aku lengah
Karna aku menyadari usiaku sudah tak muda lagi untuk terus mendampinginya,
Mataku sudah rabun untuk terus mengawasinya,kaki ini sudah letih untuk terus mengikutinya,jadikanlah ia hambamu yang taat kepadamu,,yang stiap matanya hanya melihat kebaikan,lidahnya hanya berucap kejujuran
Tangannya digunakan untuk menolong sesama,
Kakinya hanya melangkah di jalan mu
Mungkin selama ini aku belum bisa menjadi ibu yang sempurna
Bahkan hatiku sakit ketika aku menolak beberapa keinginan nya dan ia marah
Menangis ke kamarnya,
Aku hanya bisa mengusap dada,dan berkata
Maafkan ibumu nak,bukan ibu tak mau tapi ibu belum mampu.
Sayangku ini kepadanya melebihi sayangku terhadap nyawaku sendiri
Aku rela mengandung nya slama 9 bulan,
Dan melahirkan nya bertaruh dengan nyawa,sungguh ini semua untuk nya…

Sungguh,,hati ini ya allah….

Ingin memeluknya seperti gadis kecilku terdahulu
Memanjakan ia dengan belaianku,tapi ia kini lebih dekat dengan
Teman teman nya dibanding dengan ku,terkadang banyak rahasia yang ia tak bagi untuku,apa dayaku aku hanya orang tua yang renta yang tanpa ia sadari
Justru skarang ibumu yang butuh perhatian mu,
Ibu yang butuh bantuan mu,ibu yang butuh do’a mu,
Ibu yang butuh kasih saying mu

Dia sudah smakin dewasa ya allah…
Tapi dia tetap gadis kecilku yang dulu,
Ampuni dosanya jika terkadang ia khilaf,tugasnya sbagai anak.
Sungguh aku memaafkan nya.
Titip dia ya allah jika sudah waktunya aku dipanggil olehmu,,

Begitulah kurang lebih ucapan ibuku,mungkin ucapan ibu kalian juga,
Tahukah kawan reaksiku setelah mendengar smua itu ????
Smua kesalahan ku seakan terekam kembali di depan mataku,
Badanku seakan kaku dan bergetar,air mataku sudah tidak bisa dihentikan untuk mengalir,,apa yang aku lakukan waktu itu,?? segera mengambil air wudhu dan menghampirinya dan meminta maaf yang sebesar besar nya,aku memeluknya seperti waktu dulu,, !!!

Dan aku shalat tahajud bersama sama,karma aku tak pernah tau sampai kapan kita akan terus bersama-sama dan aku pun tak pernah tau apakah malam besok aku akan mendengar tangisan nya lagi ??????

Ya allah jagalah ibu untuku,tak ada lagi wanita di dunia ini yang dapat menggantikan posisinya…….

Titip ibuku juga ya allah ketika aku berada diluar sana
Menempuh perjalanan ku
Aku tetap gadis kecil mu ibu…
Yang menangis jika tak lama berjumpa dengan mu
Yang masih membutuhkan belaian kasih saying mu,yang masih butuh nasehat mu.
Izinkan aku tetap bersamanya didunia dan akhirat…

Dedicated for my lovely mother’s and for the other mom’s in the world

I love you mom ( cinta yang tiada tara )

Perlukah Fit and Proper Test Calon Dekan

Ada catatan menarik dalam dinamika proses pemilihan dekan FKM UNDIP 2010 yaitu ide fit and proper test bagi para bakal calon.

Pada tanggal 30 Juli 2010 Senat Fakultas mengadakan sidang pleno menindak lanjuti surat dari Rektor yang intinya meminta Senat Fakultas untuk segera melakukan pemilihan dan pengusulan calon dekan periode 2010-2014. Target kerja Senat Fakultas adalah tanggal 31 Agustus harus sudah menyelesaikan semua tahapan pemilihan dekan. Penentuan tanggal tersebut adalah sesuai aturan yang dikeluarkan universitas, bahwa selambat-lambatnya 3 bulan sebelum berakhirnya masa jabatan dekan harus sudah mengirimkan calon dekan baru ke Senat Universitas. Sebagai catatan, masa jabatan dekan periode sebelumnya berakhir pada tanggal 30 Nopember 2010.  Pada empat tahun lalu, Senat Fakultas melakukan voting penentuan dekan pada tangga 24 Agustus 2006. Artinya, tidak terjadi pergeseran waktu yang jauh dibandingkan perhelatan serupa tahun sekarang.

Kembali pada pokok cerita, pada rapat pertama tanggal 30 Juli telah diputuskan siapa saja panitia pemilihan dekan (PPD), tahapan/time skedul kerja dan persyaratan bakal calon (balon) dekan.  Anggota PPD yang terpilih sebanyak 7 orang yang terdiri 4 orang anggota senat dan 3 orang dari komponen dosen dan administrasi fakultas, dengan diketuai oleh sekretaris senat (sekaligus anggota), karena ketua senat/dekan mencalonkan kembali. Persyaratan utama sesuai peraturan universitas adalah calon berusia maksimal 61 tahun, berpendidikan magister dan memiliki jafung lektor kepala.

Yang ramai menjadi perdebatan pada rapat pertama tersebut adalah terkait dengan persyaratan calon dekan.  Munculnya perdebatan dalam kaca mata saya, dilatarbelakangi  kekawatiran sejumlah  anggota senat bahwa dosen yang memenuhi persyaratan jadi balon dekan relatif terbatas jumlahnya,  sehingga mereka berkeinginan  untuk menurunkan grade persyaratan dari lektor kepala menjadi lektor. Tetapi keinginan tersebut tidak disetujui oleh sebagian yang lain.  Kelompok yang tidak setuju terhadap wacana penurunan persyaratan beralasan bahwa bakal calon-lah  yang semestinya mengikuti standar peraturan yang ada, bukan sebaliknya, standar peraturan turunkan untuk disesuaikan dengan kualifikasi orangnya, kecuali bila benar-benar tidak ada yang memenuhi persyaratan, baru bolehlah grade diturunkan . Pada rapat pemilihan dekan empat tahun lalu, sebenarnya  aturan ini sudah selesai dibahas,  saat itu diputuskan: persyaratan bakal calon dekan harus memiliki jafung minimal lektor kepala atau satu grade lebih tinggi dari periode sebelumnya yang hanya lektor, dan akibat dari kesepakatan ini, incumbent dekan lama akhirnya tidak bisa masuk dalam bursa calon dekan periode keduanya.  Sungguh ironis, sehingga muncul anekdote pada waktu itu, bahwa beliau ibarat seseorang duda  sudah pernah menikah dan berhasil memiliki anak, tetapi kemudian  dikatakan yang bersangkutan tidak memenuhi persyaratan ketika dia mau menikah lagi.  Beliau merasa benar-benar didzalimi, karena persyaratan yang  telah ditetapkan tersebut dirasa ‘sengaja’ dibuat untuk mengganjal beliau yang kebetulan kepangkatannya masih lektor.  Oleh karena itu,  rasanya tidak adil, kalau pada pemilihan dekan periode ini,  ada keinginan agar grade persyaratan jafung tersebut diturunkan kembali agar beberapa orang yang masih memiliki jafung lektor bisa ikut mencalonkan diri….

Kembali ke pokok cerita, setelah melalui perdebatan yang panjang akhirnya rapat senat 30 Juli 2010 mengambil keputusan jalan tengah, yaitu persyaratan calon dekan mengadopsi aturan yang ditetapkan oleh universitas, hanya saja  jika jumlah bakal calon yang mendaftar kurang dari 3  orang maka persyaratan jafung akan diturunkan dari lektor kepala menjadi lektor dan akan dibuka penjaringan ulang. Adapun tentang tata cara penjaringan dan pemilihannya sepenuhnya mengacu pada peraturan universitas.  Ketika membahas item  yang berkaitan dengan  tata cara penjaringan dan pemilihan dekan, tidak ada tambahan aturan/ketentuan yang sampaikan oleh anggota senat, karena ini sudah menjadi ranah kerja PPD.  Namun belakangan ketika proses sudah berangsung sesuai tahapannya, ada keinginan sejumlah anggota senat untuk menambahkan persyaratan tambahan yang tidak terdapat pada peraturan universitas.  Inilah uniknya kita, suka tidak konsisten dengan keputusan yang pernah dibuat sebelumnya.

Waktupun bergulir masuk tahapan penjaringan, dan tim PPD mengirimi pada dosen yang memenuhi persyaratan form kesediaan untuk dicalonkan jadi dekan beserta syarat-syarat yang harus dilengkapi sesuai yang tertera pada peraturan universitas.  Persyaratan dan form kesediaan harus sudah dikumpulkan sampai batas waktu yang ditentukan, jam 14.00 tanggal 9 Agustus 2010.

Dari laporan tim PPD, yang akhirnya bersedia mencalonkan diri dan melampirkan persyaratan yang ditetapkan sebanyak 3 orang, yaitu: incumbent Bu Tinuk, Bu Fatimah dan Bu Laksmi. Tim PPD seanjutnya melakukan  proses verikasi sesuai kelengkapan persyaratan berdasarkan ketentuan universitas.  Dalam proses ini, saya mendengar bahwa  ada usulan dari salah seorang anggota PPD untuk menambah satu persyaratan lagi yaitu berupa surat keterangan  sehat, dan permintaan tersebut disampaikan melalui sms kepada para calon untuk segera disusulkan. Ada proses yang tidak prosedural disini,  karena  segala macam perberitahuan yang terkait dengan proses pencalonan kepada para balon semestinya melalui surat resmi dan ditandatangani ketua PPD. Belakangan diketahui bahwa tambahan persyaratan berupa surat sehat adalah bukan keputusan dari rapat tim PPD, tetapi atas inisiatif salah seorang anggota PPD. Ada apa dibalik semua itu, saya sendiri tahu.  Mungkin saja hal tersebut dilatarbelakangi adanya kekawatiran yang berlebih terhadap kondisi salah seorang bakal calon yang kebetulan baru saja sakit (sampai harus dioperasi).

Masalah persyaratan keterangan sehat dari dokter, seingat saya baik dalam pemilihan rektor ataupun pemilihan dekan sebelumnya bukan menjadi prasyarat pencalonan. Mungkin penting, tetapi menurut saya tidak merupakan persyaratan mutlak,  cukup sekedar sebagai syarat formil saja. Pada umumnya, mereka yang menjadi balon dekan, dilihat dari usia biasanya sudah menjelang manula, sehingga kalau mau fair sangatlah sulit untuk mencari balon yang benar-benar sehat (tidak sakit ganas, tidak dislipid, tidak obes, tidak pikun, tidak tekanan darah tinggi, tidak stroke, tidak DM, tidak ada masalah pada jantung, paru, hati dan ginjalnya serta bebas dari  penyakit metabolik lainnya).  Bahkan pada periode sebelumnya, ada salah satu bakal calon yang baru saja terkena serangan stroke tetap bisa maju dan  ketika itu tidak ada satupun anggota senat yang mempersoalkan.  Karena sifatnya sehat adalah ‘state’ atau kondisi sesaat maka sangat kurang pas kalau persyaratan ini dijadikan penentu layak tidaknya bakal calon dekan, kecuali yang bersangkutan benar-benar disable dan helpless.

Pada tanggal 18 Agustus 2010 dilakukan rapat penetapan bakal calon hasil penjaringan tim PPD. Pada rapat tersebut terjadi perdebatan yang berlarut -larut tentang perlu tidaknya fit and proper sebelum para bakal calon ditetapkan sebagai calon dekan.  Munculnya usulan tersebut tidak lepas dari penilaian sejumlah anggota senat, bahwa dari bakal calon yang mendaftar perlu dinilai kualitasnya dengan indikator track record, performa kepemimpinan, tingkat visioner-nya, kesehatan jasmani dan rohani, serta komitmennya sebelum ditetapkan sebagai calon dekan yang layak dipilih.  Intinya, mereka menghendaki sebelum ditetapkan sebagai calon dekan,  para balon harus lolos uji kelayakan terlebih dahulu. Jika dari balon dekan yang ada ternyata tidak memenuhi syarat uji kelayakan, maka Tim PPD akan melakukan penjaringan balon kembali.  Namun sebagian anggota senat yang lain berpendapat bahwa indikator-indikator kualitas tersebut sifatnya adalah subyektif, artinya sejumlah balon yang telah diajukan PPD kemungkinan  bisa saja tidak lolos  karena alasan-alasan subyektif tersebut, dan kalau proses ini diikuti maka penjaringan akan berlarut-larut dan memakan waktu. Kelompok ini berpendapat  bahwa  para balon hasil penjaringan Tim PPD sudah memenuhi persyaratan untuk ditetapkan sebagai  calon dekan  karena sudah memenuhi persyaratan yang ditentukan universitas, sehingga kegiatan penilaian fit and proper cukup dilakukan dalam forum pemaparan visi dan misi di depan anggota senat dan civitas.  Artinya, kalau mau ‘menguliti’ para calon kaitannya dengan sejumlah indikator kualitas tersebut di sinilah forumnya. Karena pembicaraan berlarut dan sampai pada taraf kebuntuan maka akhirnya dilakukan voting.  Akhirnya disepakati bahwa para balon hasil penjaringan Tim PPD sudah memenuhi persyaratan untuk ditetapkan sebagai  calon dekan. Sangat dinamis diskusi  yang terjadi di forum rapat senat fakultas, dan tentunya ini merupakan pembelajaran yang bagus dalam berdemokrasi.  Kita harus legowo terhadap apapun yang terjadi, sekalipun itu tidak sesuai dengan yang kita inginkan.  Semoga lanjutan cerita proses penentuan calon dekan terpilih tanggal 30 Agustus 2010 berlangsung happy ending dan sesuai dengan harapan semua pihak.  Yang jelas tidak ada yang sempurna di dunia ini, kalau tidak ada yang terbaik, maka kita semestinya memilih yang baik diantara yang tidak baik……

Dongeng ; Raja dan Tujuh Orang Buta

Dahulu kala, terdapatlah seorang Raja yang mengalami kerepotan dengan para menterinya. Mereka terlalu banyak berbantah sehingga nyaris tak satupun keputusan dapat diambil. Para menteri itu, mengikuti tradisi politik kuno, masing-masing menyatakan bahwa hanya dirinyalah yang paling benar dan yang lainnya salah. Meskipun demikian, ketika sang Raja yang penuh kuasa menggelar perayaan festival umum, mereka semua bisa sepakat untuk cuti bersama.

Festival yang luar biasa itu digelar di sebuah stadion besar. Ada nyanyian dan tarian, akrobat, badut,musik dan banyak lagi. Dan di puncak acara, di kerumunan banyak orang, dengan para menteri yang tentunya menempati tempat duduk terbaik, sang Raja menuntun sendiri gajah kerajaan ke tengah arena.

Di belakang gajah itu berjalanlah tujuh orang buta, yang telah diketahui oleh umum sebagai orang-orang yang buta sejak lahir.

Sang raja meraih tangan orang buta pertama, menuntunnya untuk meraba belalai gajah itu dan memberitahunya bahwa itulah gajah.

Raja lalu membantu orang buta kedua untuk meraba gading sang gajah, orang buta ketiga meraba kupingnya, yang keempat meraba kepalanya, yang kelima meraba badannya, yang keenam meraba kaki, dan yang ketujuh meraba ekornya, lalu menyatakan kepada masing-masing orang buta bahwa itulah yang dinamankan dengan gajah.

Lalu Raja kembali kepada sibuta pertama dan memintanya untuk menyebutkan dengan lantang seperti apakah gajah itu.

“Menurut pertimbangan dan pendapat saya yang ahli ini,” kata si buta pertama, yang meraba belalai gajah,”saya nyatakan dengan keyakinan penuh bahwa’seekor gaja’ adalah sejenis ular, marga python asiaticus.”

“Sungguh omong kosong,” seru si buta kedua, yang meraba gading gajah.”Seekor Gajah terlalu keras untuk dianggap sebagai seekor ular. Fakta sebenarnya, dan saya tak pernah salah, gajah itu seperti bajak petani.”

“Hahaha, Jangan Melucu,” cemooh si buta ketiga, yang meraba kuping gajah. “seekor gajah, adalah seperti daun kipas yang besar.”

“Kalian idiot tak berguna!” kata sibuta keempat, yang meraba kepala gajah.seekor gajah, sudah pasti adalah sebuah gentong air besar.

“mustahil! Benar-benar mustahil,” cibir si buta kelima, yang meraba badan gajah.” Seekor gajah adalah sebuah batu karang besar.”

“Parah!”teriak si buta keenam, yang meraba kaki gajah. Seekor gajah sebatang pohon!”

“Dasar orang-orang picik!” seringai si buta terakhir, yang meraba ekorgajah.”aku akan memberitahu kalian apa sebenarnya “gajah”. Gajah itu semacam pecut pengusir lalat.

Dan para buta itupun mulai berbantah dengan sengitnya, semuanya berbicara berbarengan, menyebabkan kata-kata melebur menjadi teriakan-teriakan yang lantang dan panjang. Tatkala kata-kata penghinaan mulai mengudara, lantas datanglah jotosan. Para buta itu tidak yakin betul siapa yang mereka jotos, tetapi itu tidak terlalu penting dalam tawuran semacam itu. Mereka sedang berjuang demi prinsip,demi integritas, demi kebenaran. Kebenaran masing-masing, pada kenyataannya.

Saat para prajurit melerai tawuran membuta diantar orang-orang buta itu, kerumunan hadirin di stadion terpaku diam, dan wajah para menteri tampak malu. Setiap orang yang hadir menangkap pesan ingin disampaikan oleh Raja melalui pelajaran itu.

Masing-masing dari kita hanya mengetahui sebagian saja dari kebenaran. Bila kita memegang teguh pengetahuan kita yang terbatas itu sebagai kebenaran mutlak, kita tak ubahnya seperti salah satu dari orang buta yang meraba satu bagian dari seekor gajah dan menyimpulkan bahwa pengalaman parsial mereka itu sebagai sebuah kebenaran, dan yang lainnya : salah

Selalu merasa benar dan selalu menyalahkan orang lain, bukankah itu bukanlah sesuatu yang bijaksana, alih-alih beriman buta, kita dapat berdialog. Bayangkanlah seperti apa jadinya jika ketujuh orang buta itu, alilh-alih mempertentangkan data-data mereka, amlah menggabungkan pengalaman. Mereka akan menarik suatu kesimpulan bahwa “seekor gajah” adalah sesuatu yang seperti batu karang besar,yang ditopang oleh empat batang pohon. Di bagian belakang batu karang itu ada seutas pecut pengusir lalat, dan di depannya ada gentong air besar. Di setiap sisi gentong itu terdapat dua daun kipas , dengan dua bajak yang mengapit seekor piton panjang! Bukan gambaran yang buruk-buruk amat akan seekor gajah, bagi orang yang tak pernah melihatnya.

Kebenaran yang HAKIKI hanya Milik ALLAH SWT.
Dan memang sebagai manusia (pemimpin sekalipun), kita ini gak ada satupun yg benar, Cuma bedanya, ada yg berusaha menjadi benar, ada yg sebaliknya :P [nambahinsendiri.com]

Kembalikan tangan ku……

Kadang kita lebih mencintai harta kita dari anak-anak kita. Saya berharap kisah ini akan menjadi pelajaran yang berharga……..
Sepasang suami isteri –seperti pasangan lain di kota-kota besar– meninggalkan anak-anak diasuh pembantu rumah saat bekerja. Anak tunggal keluarga ini, perempuan, berusia tiga setengah tahun, bersendirian di rumah. Acap dia bermain, asyik dengan dunianya sendiri, diabaikan pembantu yang juga sibuk membersihkan rumah.

Bermainlah dia, berayun-ayun di atas buaian yang dibeli papanya, ataupun memetik bunga, mengejar capung, di halaman luas rumahnya, dengan pagar yang selalu terkunci. Suatu hari, dia melihat sebatang paku berkarat. Tertarik, dia pun mencoret lantai garasi. Tapi, karena lantainya terbuat dari marmer, coretan tidak kelihatan. Tak putus asa, coretan dia pindahkan ke mobil ayahnya, yang baru datang sebulan lalu, mobil mewah berwarna hitam. Coretannya pun tampak jelas. Dia gembira, dengan tanpa lelah, dia tarik garis-garis putih sepanjang mobil itu, dan dia bayangkan, “papa akan senang, mama akan senang…” Ia tahu, menjelang sore, ayahnya akan datang, dengan ibu, sehabis menghadiri undangan. Setelah penuh coretan sisi sebelah kanan, dia beralih ke sebelah kiri mobil. Dia gambar wajah ibu dan ayahnya, gambarnya sendiri, lukisan ayam, kucing dan lain sebagainya mengikut imajinasinya. Kejadian itu berlangsung tanpa disadari si pembantu rumah.

Pulang petang itu, terkejut orang tua si anak ini, melihat mobil yang baru dibeli dengan krediti itu, sudah penuh cacat. Si bapak yang belum lagi masuk ke rumah ini pun terus menjerit, “Kerjaan siapa ini?!”

Pembantu rumah yang tersentak dengan jeritan itu berlari keluar. Dia juga beristighfar. Wajahnya merah padam ketakutan saat melihat wajah bengis tuannya. Sekali lagi, dia mendengar pertanyaan itu, lebih keras, dan dengan gugup, dia menunduk, “Tidak tahu, Pak…”

“Tak tahu?! Kamu di rumah sepanjang hari, apa saja yang kau lakukan?” hardik si isteri lagi.

Si anak yang mendengar suara ayahnya, tiba-tiba berlari keluar dari kamarnya. Dengan penuh manja dia berkata, “Ita yang membuat itu abahhh… cantik kan!” katanya sambil memeluk abahnya, ingin bermanja seperti biasa. Si ayah yang hilang kesabaran mengambil sebatang ranting kecil dari pohon bunga raya di depannya, terus dipukulkannya berkali-kali ke telapak tangan anaknya. Si anak yang tak mengerti apa-apa itu, melolong, kesakitan dan ketakutan.

Puas memukul telapak tangan, si ayah memukul pula punggung tangan anaknya. Si ibu cuma mendiamkan, seolah merestui dan merasa puas dengan hukuman itu. Pembantu rumah terbengong, tidak tahu harus berbuat apa? Si bapak cukup rakus memukul-mukul tangan kanan dan kemudian tangan kiri anaknya. Setelah si bapak masuk ke rumah dituruti si ibu, pembantu rumah menggendong anak kecil itu, membawanya ke kamar. Dilihatnya telapak tangan dan bpunggung tangan si anak, luka kecil dalam, berdarah. Pembantu rumah memandikan anak kecil itu. Sambil membersihkan luka itu, dia ikut menangis. Anak kecil itu juga terjerit-jerit menahan kepedihan saat luka-lukanya itu terkena air. Si pembantu rumah kemudian menidurkan anak kecil itu di kamarnya.

Si ayah, juga si ibu, seakan tak begitu perduli. Keesokkan harinya, kedua-dua belah tangan si anak bengkak. Pembantu rumah mengadu. “Oleskan obat saja!” jawab tuannya. Pulang dari kerja, dia tidak bertanya lagi tetnang anaknya, yang biasa selalu menyambutnya dengan pelukan. Ia biarkan anaknya di kamar pembantu. Si bapak mungkin ingin mengajar anaknya. Tiga hari berlalu, tak pernah sekali pun dia menjenguk si anak. Si ibu pun sama, hanya sesekali bertanya kepada pembantu.

“Ita demam, Bu… ” jawap pembantunya ringkas.

“Kasih minum panadol,” jawab si ibu.

Sebelum masuk kamar tidur dia menjenguk kamar pembantunya. Saat dia lihat Ita dalam pelukan pembantu rumah, dia menutup lagi pintu kamar pembantunya. “Biar Ita tahu dia telah melakukan kesalahan,” bisiknya.

Masuk hari keempat, pembantu rumah memberitahukan tuannya bahwa suhu badan Ita terlalu panas. “Sore nanti kita bawa ke klinik. Pukul 5.00 tepat,” kata majikannya itu, santai.

Sore itu, Ita pun di bawa ke dokter. Tapi, dokter klinik langsung merujuk ke rumah sakit karena keadaan yang kian serius. Setelah seminggu di rawat inap, dokter memanggil bapak dan ibu anak itu.

“Tidak ada pilihan lagi,” katanya, dengan suara yang putus asa. Dokter mengusulkan agar kedua tangan anak itu diamputasi kerana gangren yang terjadi sudah terlalu parah. “Lukanya sudah bernanah, parah. Demi menyelamatkan nyawanya kedua tangannya perlu dipotong dari siku ke bawah,” jelas dokter.

Si bapak dan ibu bagaikan terkena halilintar mendengar kata-kata itu. Terasa dunia berhenti berputar. Tapi apa yang dapat mereka katakan. Si ibu meraung merangkul si anak. Dengan berat hati dan lelehan air mata isterinya, si bapak seperti orang gila, menangis tersedan-sedan saat menandatangani surat persetujuan amputasi.

Keluar dari bilik pembedahan, selepas obat bius, Ita menangis kesakitan. Dia heran melihat kedua tangannya berbalut kasa putih. Ditatapnya muka ayah dan ibunya. Kemudian ke wajah pembantu rumah. Dia mengerutkan dahi melihat mereka semua menangis. Dalam siksaan menahan sakit, si anak bersuara dalam linangan air mata. “Abah…, Mama… Ita tidak akan melakukannya lagi. Ita tak mau Ayah pukul. Ita tak mau jahat. Ita sayang Abah… sayang Mama,” katanya berulang kali, membuat si ibu gagal menahan rasa sedihnya. “Ita juga sayang Kak Narti…” katanya memandang wajah pembantu rumah, sekaligus membuatkan gadis dari Surabaya itu meraung histeris. “Tapi Abah… tolong kembalikan tangan Ita. Untuk apa Abah ambil juga… Bukankah tangan Ita sudah Abag pukul, kenapa diambil.. Ita janji tidak akan mengulanginya lagi! Bagaimana caranya Ita mau makan nanti? Bagaimana Ita mau bermain nanti? Ita janji tidak akan mencoret mobil lagi, Abah. Ita janji…” katanya berulang-ulang.

Serasa copot jantung si ibu mendengar kata-kata anaknya. Meraung dia, merangkul Ita. Sementara si Abah, hanya diam, memandangi tangan anaknya, dengan air mata yang jatuh tak putus-putusnya. (kisah sejati, dari Malaysia)

(Dikutip dari http://suaramerdeka.com)

Jangan benci aku, mama

Sungguh dahsyat dan menyentuh kisah nyata berikut ini. Sangat luar biasa dan membuat terharu… sampai-sampai air mata ini menitik….. Semoga kisah ini memberi kekuatan kepada para orang tua untuk terus memberi kasih sayang kepada putera-puterinya yang memiliki kebutuhan khusus. Jangan sia-siakan dia… Marilah kita bantu mereka untuk menemukan kepercayaan diri  dan memiliki bekal untuk menapaki ganasnya dunia ini…..Mereka ibarat mutiara dalam lumpur, marilah kita gali dan cari bakat terpendamnya, suatu saat kita akan terperanjat, ternyata dia adalah anugrah luar biasa untuk kita….

Dua puluh tahun yang lalu saya melahirkan seorang anak laki-laki, wajahnya lumayan tampan namun terlihat agak bodoh. Sam, suamiku, memberinya nama Eric. Semakin lama semakin nampak jelas bahwa anak ini memang agak terbelakang. Saya berniat memberikannya kepada orang lain saja untuk dijadikan budak atau pelayan.

Namun Sam mencegah niat buruk itu. Akhirnya terpaksa saya membesarkannya juga. Di tahun kedua setelah Eric dilahirkan saya pun melahirkan kembali seorang anak perempuan yang cantik mungil. Saya menamainya Angelica. Saya sangat menyayangi Angelica, demikian juga Sam. Seringkali kami mengajaknya pergi ke taman hiburan dan membelikannya pakaian anak-anak yang indah-indah.

Namun tidak demikian halnya dengan Eric. Ia hanya memiliki beberapa stel pakaian butut. Sam berniat membelikannya, namun saya selalu melarangnya dengan dalih penghematan uang keluarga. Sam selalu menuruti perkataan saya. Saat usia Angelica 2 tahun Sam meninggal dunia. Eric sudah berumur 4 tahun kala itu. Keluarga kami menjadi semakin miskin dengan hutang yang semakin menumpuk. Akhirnya saya mengambil tindakan yang akan membuat saya menyesal seumur hidup. Saya pergi meninggalkan kampung kelahiran saya beserta Angelica. Eric yang sedang tertidur lelap saya tinggalkan begitu saja. Kemudian saya tinggal di sebuah gubuk setelah rumah kami laku terjual untuk membayar hutang. Setahun, 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun.. telah berlalu sejak kejadian itu.

Saya telah menikah kembali dengan Brad, seorang pria dewasa. Usia Pernikahan kami telah menginjak tahun kelima. Berkat Brad, sifat-sifat buruk saya yang semula pemarah, egois, dan tinggi hati, berubah sedikit demi sedikit menjadi lebih sabar dan penyayang. Angelica telah berumur 12 tahun dan kami menyekolahkan dia di asrama putri sekolah perawatan. Tidak ada lagi yang ingat tentang Eric dan tidak ada lagi yang mengingatnya.

Sampai suatu malam. Malam di mana saya bermimpi tentang seorang anak. Wajahnya agak tampan namun tampak pucat sekali. Ia melihat ke arah saya. Sambil tersenyum ia berkata, “Tante, Tante kenal mama saya? Saya lindu cekali pada Mommy!”

Setelah berkata demikian ia mulai beranjak pergi, namun saya menahannya, “Tunggu…, sepertinya saya mengenalmu. Siapa namamu anak manis?”

“Nama saya Elic, Tante.”

“Eric? Eric… Ya Tuhan! Kau benar-benar Eric?”

Saya langsung tersentak dan bangun. Rasa bersalah, sesal dan berbagai perasaan aneh lainnya menerpa diri saya saat itu juga. Tiba-tiba terlintas kembali kisah ironis yang terjadi dulu seperti sebuah film yang diputar dikepala saya. Baru sekarang saya menyadari betapa jahatnya perbuatan saya dulu.Rasanya seperti mau mati saja saat itu. Ya, saya harus mati…, mati…, mati… Ketika tinggal seinchi jarak pisau yang akan saya goreskan ke pergelangan tangan, tiba-tiba bayangan Eric melintas kembali di pikiran saya. Ya Eric, Mommy akan menjemputmu Eric…

Sore itu saya memarkir mobil biru saya di samping sebuah gubuk, dan Brad dengan pandangan heran menatap saya dari samping. “Mary, apa yang sebenarnya terjadi?”

“Oh, Brad, kau pasti akan membenciku setelah saya menceritakan hal yang telah saya lakukan dulu.” tTpi aku menceritakannya juga dengan terisak-isak…

Ternyata Tuhan sungguh baik kepada saya. Ia telah memberikan suami yang begitu baik dan penuh pengertian. Setelah tangis saya reda, saya keluar dari mobil diikuti oleh Brad dari belakang. Mata saya menatap lekat pada gubuk yang terbentang dua meter dari hadapan saya. Saya mulai teringat betapa gubuk itu pernah saya tinggali beberapa bulan lamanya dan Eric.. Eric…

Saya meninggalkan Eric di sana 10 tahun yang lalu. Dengan perasaan sedih saya berlari menghampiri gubuk tersebut dan membuka pintu yang terbuat dari bambu itu. Gelap sekali… Tidak terlihat sesuatu apa pun! Perlahan mata saya mulai terbiasa dengan kegelapan dalam ruangan kecil itu.

Namun saya tidak menemukan siapapun juga di dalamnya. Hanya ada sepotong kain butut tergeletak di lantai tanah. Saya mengambil seraya mengamatinya dengan seksama… Mata mulai berkaca-kaca, saya mengenali potongan kain tersebut sebagai bekas baju butut yang dulu dikenakan Eric sehari-harinya…

Beberapa saat kemudian, dengan perasaan yang sulit dilukiskan, saya pun keluar dari ruangan itu… Air mata saya mengalir dengan deras. Saat itu saya hanya diam saja. Sesaat kemudian saya dan Brad mulai menaiki mobil untuk meninggalkan tempat tersebut. Namun, saya melihat seseorang di belakang mobil kami. Saya sempat kaget sebab suasana saat itu gelap sekali. Kemudian terlihatlah wajah orang itu yang demikian kotor. Ternyata ia seorang wanita tua. Kembali saya tersentak kaget manakala ia tiba-tiba menegur saya dengan suaranya yang parau.

“Heii…! Siapa kamu?! Mau apa kau kemari?!”

Dengan memberanikan diri, saya pun bertanya, “Ibu, apa ibu kenal dengan seorang anak bernama Eric yang dulu tinggal di sini?”

Ia menjawab, “Kalau kamu ibunya, kamu sungguh perempuan terkutuk! Tahukah kamu, 10 tahun yang lalu sejak kamu meninggalkannya di sini, Eric terus menunggu ibunya dan memanggil, ‘Mommy…, mommy!’ Karena tidak tega, saya terkadang memberinya makan dan mengajaknya tinggal Bersama saya. Walaupun saya orang miskin dan hanya bekerja sebagai pemulung sampah, namun saya tidak akan meninggalkan anak saya seperti itu! Tiga bulan yang lalu Eric meninggalkan secarik kertas ini. Ia belajar menulis setiap hari selama bertahun-tahun hanya untuk menulis ini untukmu…”

Saya pun membaca tulisan di kertas itu…

Mommy, mengapa Mommy tidak pernah kembali lagi…? Mommy marah sama Eric, ya? Mom, biarlah Eric yang pergi saja, tapi Mommy harus berjanji kalau Mommy tidak akan marah lagi sama Eric. Bye, Mom…

Saya menjerit histeris membaca surat itu. “Bu, tolong katakan… katakan di mana ia sekarang? Saya berjanji akan meyayanginya sekarang! Saya tidak akan meninggalkannya lagi, Bu! Tolong katakan..!!”

Brad memeluk tubuh saya yang bergetar keras.

“Nyonya, semua sudah terlambat. Sehari sebelum nyonya datang, Eric telah meninggal dunia. Ia meninggal di belakang gubuk ini. Tubuhnya sangat kurus, ia sangat lemah. Hanya demi menunggumu ia rela bertahan di belakang gubuk ini tanpa ia berani masuk ke dalamnya. Ia takut apabila Mommy-nya datang, Mommy-nya akan pergi lagi bila melihatnya ada di dalam sana… Ia hanya berharap dapat melihat Mommy-nya dari belakang gubuk ini… Meskipun hujan deras, dengan kondisinya yang lemah ia terus bersikeras menunggu Nyonya di sana. Nyonya,dosa anda tidak terampuni!”

Saya kemudian pingsan dan tidak ingat apa-apa lagi. (kisah nyata di irlandia utara)

(Dikutip dari http://suaramerdeka.com)

Persembahan Special untuk Kalilaku tersayang…,papa dan mama akan selalu menyayangimu….

Mandikan Aku, Bunda….

Kisah berikut sangat menyentuh dan perlu menjadi perhatian bagi para orang tua yang sibuk dengan karier dan pekerjaan. Bahwa anak adalah harta yang harus kita jaga dengan baik dan memerlukan perhatian seperti halnya pekerjaan dan karier kita:

Semasa kuliah ia tergolong berotak cemerlang dan memiliki idealisme yang tinggi. Sejak awal, sikap dan konsep dirinya sudah jelas: meraih yang terbaik. Ketika Universitas mengirim kami untuk mempelajari Hukum Internasional di University Utrecht, di negerinya bunga tulip, beruntung Rani terus melangkah.

Sementara saya, lebih memilih menuntaskan pendidikan kedokteran dan berpisah dengan seluk beluk hukum dan perundangan. Beruntung pula, Rani mendapat pendamping yang “setara ” dengan dirinya, sama-sama berprestasi, meski berbeda profesi.

Alifya, buah cinta mereka lahir ketika Rani baru saja diangkat sebagai Staf Diplomat bertepatan dengan tuntasnya suami Rani meraih PhD. Konon nama putera mereka itu diambil dari huruf pertama hijaiyah “alif” dan huruf terakhir “ya”, jadilah nama yang enak didengar: Alifya. Tentunya filosofi yang mendasari pemilihan nama ini seindah namanya pula.

Ketika Alif, panggilan untuk puteranya itu berusia 6 bulan, kesibukan Rani semakin menggila saja. Frekuensi terbang dari satu kota ke kota lain dan dari satu negara ke negara lain makin meninggi.

Saya pernah bertanya, “Tidakkah si Alif terlalu kecil untuk ditinggal?”

Dengan sigap Rani menjawab, “Saya sudah mempersiapkan segala sesuatunya. Everything is ok.

Dan itu betul-betul ia buktikan. Perawatan dan perhatian anaknya walaupun lebih banyak dilimpahkan ke baby sitter betul-betul mengagumkan. Alif tumbuh menjadi anak yang lincah, cerdas dan pengertian. Kakek-neneknya selalu memompakan kebanggaan kepada cucu semata wayang itu tentang ibu-bapaknya.

“Contohlah ayah-bunda Alif kalau Alif besar nanti.” Begitu selalu nenek Alif, ibunya Rani, bertutur disela-sela dongeng menjelang tidurnya. Tidak salah memang. Siapa yang tidak ingin memiliki anak atau cucu yang berhasil dalam bidang akademis dan pekerjaannya. Ketika Alif berusia 3 tahun, Rani bercerita kalau Alif minta adik. Waktu itu Ia dan suaminya menjelaskan dengan penuh kasih-sayang bahwa kesibukan mereka belum memungkinkan untuk menghadirkan seorang adik buat Alif. Lagi-lagi bocah kecil ini “dapat memahami” orang tuanya.

Mengagumkan memang. Alif bukan tipe anak yang suka merengek. Kalau kedua orang tuanya pulang larut, ia jarang sekali ngambek. Kisah Rani, Alif selalu menyambutnya dengan penuh kebahagiaan. Rani bahkan menyebutnya malaikat kecil. Sungguh keluarga yang bahagia, pikir saya. Meski kedua orang tua sibuk, Alif tetap tumbuh penuh cinta. Diam-diam hati kecil saya menginginkan anak seperti Alif.

Suatu hari, menjelang Rani berangkat ke kantor, entah mengapa Alif menolak dimandikan baby-sitter-nya. “Alif ingin bunda mandikan.” Ujarnya. Karuan saja Rani yang dari detik ke detik waktunya sangat diperhitungkan, menjadi gusar. Tak urung suaminya turut membujuk agar Alif mau mandi dengan tante Mien, baby-sitter-nya.

Peristiwa ini berulang sampai hampir sepekan. “Bunda, mandikan Alif?” begitu setiap pagi. Rani dan suaminya berpikir, mungkin karena Alif sedang dalam masa peralihan ke masa sekolah jadinya agak minta perhatian.

Suatu sore, saya dikejutkan telponnya Mien, sang baby sitter. “Bu dokter, Alif demam dan kejang-kejang. Sekarang di Emergency”.

Setengah terbang, saya pun ngebut ke UGD. But it was too late. Allah SWT sudah punya rencana lain. Alif, si malaikat kecil keburu dipanggil pemiliknya. Rani, bundanya tercinta, yang ketika diberi tahu sedang meresmikan kantor barunya, shock berat. Setibanya di rumah, satu-satunya keinginan dia adalah memandikan anaknya. Dan itu memang ia lakukan, meski setelah tubuh si kecil terbaring kaku.

“Ini bunda, Lif. Bunda mandikan Alif, ” ucapnya lirih, namun teramat pedih.

Ketika tanah merah telah mengubur jasad si kecil, kami masih berdiri mematung. Berkali-kali Rani, sahabatku yang tegar itu, berkata, “Ini sudah takdir, iya kan? Aku di sebelahnya ataupun di seberang lautan, kalau sudah saatnya, dia pergi juga kan?”

Saya diam saja mendengarkan. “Ini konsekuensi dari sebuah pilihan.” lanjutnya lagi, tetap tegar dan kuat. Hening sejenak. Angin senja berbaur aroma kamboja. Tiba-tiba Rani tertunduk. “Aku ibunya!” serunya kemudian, “Bangunlah Lif. Bunda mau mandikan Alif. Beri kesempatan Bunda sekali lagi saja, Lif”. Rintihan itu begitu menyayat. Detik berikutnya ia bersimpuh sambil mengais-kais tanah merah… (sabili/CN02)

(Dikutip dari http://suaramerdeka.com)

Awas Bahaya Tabung Epiji

Waspadalah bila anda mencium bau gas di dapur anda. Tak perlu panik, segeralah hampiri tabung gas. Lepaskan regulator, bawa tabung ke tempat terbuka di luar bangunan. Periksa apakah tabung secara keseluruhan, apakah mengeluarkan desis. Bila terdengar desis, biarkan tabung ditempat terbuka sampai gasnya habis. Jangan biarkan ada yang mendekat. Bila tak terdengar desis, tabung anda baik-baik saja. Mungkin ada yang lupa mematikan kompor, dan api kompornya padam karena sesuatu hal. Buka pintu dan jendela dapur. Biarkan sampai bau hilang, jangan menyalakan atau mematikan lampu atau apapun yang ada di dapur sampai bau hilang.

HIngga saat ini belum ada yang memberitakan dan mengkonfirmasikan ditemukan tabung yang pecah atau sobek karena isinya meledak. Tak cukup alasan bagi tabung Elpiji untuk meledak. Jutaan tabung dilempar-lempar, dipanggang terik matahari, semua perlakuan ini dapat ditahan oleh baja dan lasan tabung.Tabung tak akan meledak pada suhu normal (tekanan sekitar 7 atmosfir) karena tabung dirancang tahan sampai 28 atmosfir. Kemungkinan besar, Elpiji bocor dengan deras dari tabung, melalui celah antara katup tabung dan regulator, karena sekatnya tidak melaksanakan tugas seperti seharusnya. Gambar-2 menunjukkan sekat dimaksud, yakni cincin yang terbuat dari karet, berwarna hitam.

Mekanisme pemasangan regulator untuk tabung 3 dan 12 kg adalah tipe clip-on. Gambar-3 adalah diagram yang memperlihatkan mekanisme penahan regulator dan pembuka katup, regulator pada posisi OFF.

Pada katub regulator menunjukkan posisi “regulator ON”, pengait menahan regulator tetap ditempat, plunger menekan katup sehingga membuka, mengalirkan uap Elpiji ke dalam regulator.

Ilustrasi pemasangannya pada tabung

Perhatikan bahwa hanya ada satu pengait, sehingga regulator dapat bergoyang-goyang bila tersentuh. Demikian pula, hanya ada satu penyekat antara regulator dengan katup. Cincin penyekat itu.Tabung, katup, regulator, dan selang bukanlah penyumbang utama dalam musibah Elpiji di tanah air. Benda-benda ini dipakai juga di banyak negara tanpa menimbulkan masalah berarti. Regulator tipe clip-on adalah favorit karena kemudahannya dalam memasang dan melepaskannya. Tekanan yang masuk ke regulator adalah tekanan penuh dari Elpiji. Di negri kita berkisar antara 5 sampai 7 atmosfir, tergantung campuran elpijinya dan suhu ruang. Tekanan ini cukup besar, kira-kira sama dengan tekanan kompressor tambal ban di pinggir jalan.

Tekanan sebesar ini sepenuhnya harus ditahan oleh cincin sekat hitam yang ditunjukkan pada Gambar-2. Inilah tempat kebocoran utama yang dapat membuat ruangan menjadi eksplosif. Inilah sambungan yang paling rawan, dan bocor atau tidak ditentukan oleh kualitas cincin penyekat (seal) ini. Tentu saja bila mulut katup pada tabung penyok atau cuil berat bagian tengahnya, seal sebaik apapun tak dapat menyekat.

Masih ada dua sambungan lagi yang juga diributkan, yakni sambungan antara regulator dengan selang, dan diujung selang lainnya, yaitu sambungan antara selang dengan kompor. Kedua sambungan ini tidak menanggung beban berat, karena tekanan dalam selang, yaitu tekanan keluaran dari regulator, sangat rendah. Tekanannya cuma sekitar 30 milibar (1,03 atmosfir). Tekanan sebesar ini tidak dapat keluar dari lubang yang dibuat dengan tusukan jarum pada selang. Seandainyapun keluar, jumlahnya tak akan cukup untuk membuat ruangan menjadi eksplosif, karena gas lebih cepat menyebar dibandingkan dengan pasokan dari kebocoran disini.

Selain itu regulator juga memiliki kapasitas, yang membatasi aliran gas yang keluar. Kapasitas umum regulator clip-on adalah 2 kilogram per jam. Gas bocor sebanyak 2 kg dalam dapur dengan ukuran sedang dapat meledak bila terpicu bunga api dari saklar lampu yang dinyalakan atau dimatikan.

Jadi kalau selang putus, dan tak diketahui selama sejam, bahaya mengancam.

Kebocoran pada seal yang tidak baik mutunya bisa lebih dari 2 kg per jam.

Bagaimana kebocoran pada kompor, misalnya karena lupa tidak mematikan katup kompor padahal kompor tidak menyala? Kepala kompor yang normal kapasitasnya mungkin seperempat kilogram per jam. Dapur bisa berbahaya bila ada satu kepala kompor yang tidak ditutup dalam waktu semalam.

Jangan lupa: periksa keamanannya sebelum menggunakan dan lakukan service secara rutin

Sebagai langkah pengamanan, Elpiji untuk konsumsi masyarakat harus diberi bau dengan kadar minimal 25 mililiter per ton Elpiji. Pembau yang digunakan adalah ethyl-mercaptan, senyawa hidrokarbon dengan belerang, baunya seperti durian atau telur busuk, tergantung siapa yang menciumnya. Ini zat tak berwarna dengan keenceran seperti bensin premium, dan cair dalam suhu dan tekanan ruang. Oleh karena itu ia harus dilarutkan dengan baik dalam Elpiji, agar bila elpiji bocor, dia juga keluar dan memberikan peringatan kepada yang menciumnya. Baunya kini dikenal sebagai “bau gas”.Jadi masalahnya saya kira bukan tabung, regulator, selang atau kompor . Tapi penyekat karet kecil itu dan kadar pembau dalam Elpiji.

Masa Kadaluwarsa Tabung LPG

Tahukah anda jika TABUNG nya gas elpiji ada masa kadaluwarsa- nya ?
Jika anda beli gas, harap diperiksa lebih dahulu, kapan TABUNG tersebut berakhir masa pakainya.

Penulisan kadaluwarsa berupa “ALFA CODE”. Contoh: ” A 09 ”
A = Januari – Maret
B = April – Juni
C = Juli – September
D = Oktober – Desember
maka A 09 adalah : Jan- Mart tahun 2009

Beasiswa ADS

Beasiswa Pembangunan Australia atau Australian Development Scholarships (ADS) kembali menawarkan kesempatan bagi para pelajar Indonesia untuk studi tingkat pascasarjana di Australia. Seperti tahun sebelumnya, ADS pada tahun ajaran 2010/2011 ini menyediakan sebanyak 350 beasiswa.

Kandidat harus memilih bidang studi yang tersedia di antara salah satu dari empat area prioritas pembangunan. Di Indonesia, program beasiswa ADS tersedia di dalam tiga kategori, yaitu sektor “Public”, “Open”, dan “Targeted”.

Pelamar kategori “Public” adalah pegawai di departemen-departemen pemerintah, universitas negeri, serta BUMN, termasuk pegawai non-PNS. Lamaran harus terlebih dahulu disetujui oleh divisi pelatihan atau Biro Kerjasama Luar Negeri (BKLN) yang terdapat pada tingkat daerah maupun nasional di dalam institusi pelamar sebelum diserahkan.

Pelamar kategori “Open” adalah mereka yang bekerja di institusi swasta, termasuk institusi pendidikan swasta, yang dapat melamar secara bebas untuk beasiswa dari kategori ini. Selain terdapat beberapa kriteria seleksi dan persyaratan yang mungkin diberlakukan, pada sektor ini pelamar tidak memerlukan persetujuan dari pemerintah terlebih dahulu.

Pegawai negeri sipil tidak dapat melamar di kategori “Open”. Beasiswa disediakan untuk program studi master dan doktor secara penuh waktu di berbagai institusi perguruan tinggi di Australia. Program beasiswa ini menyediakan program persiapan bahasa dan akademik yang dapat mencapai waktu sembilan bulan. Pelamar perempuan dan kandidat yang berasal dari provinsi-provinsi yang menjadi fokus perencanaan strategis AusAID sangat diprioritaskan.

Sementara itu, pelamar pada kategori “Targeted” adalah mereka yang bekerja di lembaga-lembaga terkait dengan program-program AusAID atau kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan AusAID, termasuk organisasi pemerintah, BUMN, LSM, organisasi masyarakat (ormas), dan institusi perguruan tinggi milik pemerintah maupun swasta yang berperan penting dalam menyediakan kebutuhan pelatihan bagi lembaga-lembaga tersebut.

Pelamar yang memenuhi syarat akan dinominasikan dengan bantuan konsultan SDM dari kantor ADS yang bekerja sama dengan lembaga-lembaga target tersebut. Nominasi pelamar wajib difasilitasi oleh Australian Team Leader (ATL) atau perwakilan lain yang ditunjuk di dalam sebuah kegiatan AusAID.

Selengkapnya mengenai informasi pendaftaran, syarat, dan skema beasiswa bisa dilihat dan diunduh di situs Australia Development Scholarships ini. Batas pengiriman aplikasi sampai 27 Agustus 2010 mendatang.

PhD Scholarships in ICT, Aalborg University, Denmark

At the Faculties of Engineering, Science and Medicine 5 PhD stipends are available within the general study programmes Wireless Communication and Computer Science. The stipends are open for appointment from September 15, 2010 or as soon as possible thereafter.

Job description
Electronic Systems/Computer Science/Mathematical Sciences

5 Mobility Stipends in ICT

The PhD stipends are offered via a grant to three departments at Aalborg University; Department of Electronic Systems, Department of Computer Science, and Department of Mathematical Sciences. The grant from The Ministry of Science, Technology and Innovation covers 5 full financed PhD stipends. The driving hypotheses of the projects are the following:

A. Hypothesis: Adaptive signal processing algorithms implemented as embedded software can be used to linearize a highly nonlinear but energy efficient power amplifier core to yield an overall linear and energy efficient amplifier. The applicant needs competences in one or more of the areas: RF electronics and modelling, embedded systems, IC design, FPGA design, power amplifier design, and RF simulation techniques. Contact: Professor Torben Larsen (E-mail: tl@es.aau.dk, phone: +45 2020 6856).

B. Hypothesis: Bayesian statistical methods based on a unified approach for divergence approximations can be used to improve the performance of data receivers for mobile communications where the challenge is to make a decision on what data was originally sent by a transmitter or a group of transmitters, when the data is corrupted due to interferences, e.g. generated by other transmitters. Desired competences in one or more of the areas: Data receiver design, wireless communication, signal processing, and Bayesian statistics. Contact: Professor Bernard Fleury (E-mail: bfl@es.aau.dk, phone: +45 9940 8629).

C. Hypothesis: Quantitative model checking, simulation, static analysis and compiler optimizing methods may be used for designing and implementing optimal mappings and scheduling of embedded applications onto multi-core, multi-processor and networked architectures. Desired competences in one or more of the areas: Computer science, embedded systems, multi-core architectures, and verification and scheduling. Contact: Professor Kim Guldstrand Larsen (E-mail: kgl@cs.aau.dk, phone: +45 9940 8893).

D. Hypothesis: Advances in spatial and computational statistics are capable of improving the foundation for understanding and exploiting data-dependent characteristics of spatio-temporal indexing and query processing techniques for the mobile Internet, thus resulting in more effective techniques. Desired competences in one or more of the areas: computer science and statistics – in particular interest in the mobile Internet and spatial and computational statistics. Contact: Professor Jesper Møller (E-mail: jm@math.aau.dk, phone: +45 3057 3127).

E. Hypothesis: Utilizing simultaneous coverage from multiple wireless access devices and exploiting knowledge about typical spatio-temporal communication patterns obtained through spatio-temporal data mining techniques, it is possible to predict which links can be kept in a low power state at certain times, while still allowing data packets to be routed in the mobile core network, and thereby reducing the overall power consumption very significantly. Desired competences in one or more of the areas: databases, data mining, and/or spatio-temporal data management, combined with an interest in wireless communications. Contact: Professor Torben Bach Pedersen (E-mail: tbp@cs.aau.dk, phone: +45 9940 9975).

If you want to apply for more than one PhD position you must submit an application for each position. Please indicate in the comment box which stipend (A, B, C, D or E) you are applying for. Applications sent by email will not be accepted.

The projects are supported by three departments as mentioned earlier; Dept. of Electronic systems, Dept. of Computer Science, and Dept. of Mathematical Sciences. For all projects two supervisors will be appointed – a main supervisor and a co-supervisor. The two supervisors will always be from different departments. It is the plan to have some joint activities for all 5 PhD students – for example, a summer school is planned.

Requirements:
Since the PhD stipends have been funded by the Ministry of Science, Technology and Innovation with the plan to improve mobility, you are not allowed to have a Masters degree from Aalborg University. As long as your qualifying masters degree has been received from any other university than Aalborg University you can apply – also if you have your degree from another Danish university.

The application:
The applicant must submit an application for each stipend he or she wishes to apply for. The application must include the following:

1. An application letter stating the motivation of the applicant to apply for precisely this stipend, applicants background, other relevant information etc. This letter must also include a list of submitted material.
2. A Curriculum Vitae.
3. Copies of all relevant degrees obtained as well as copies of relevant scientific papers etc. These must be in Danish or English (signed by an authorized translator). Exam papers in other languages can’t be assessed.
4. A maximum 2 page (11 point Calibri / 2 cm margins all sides) proposal for the research to be pursued in the project containing:
a. Suitable title.
b. Brief background for the project.
c. Initiating problem.
d. Short state-of-the-art in the field with use of a few key references.
e. Novel ideas to solve the proposed problem (in the form of bullet points).
f. Main challenges to work on in the project (in the form of bullet points).
g. A rough sketch of a time and work plan.
h. Up to 5 key references.

PhD stipends are allocated to individuals who hold a Masters degree. PhD stipends are normally for a period of 3 years. It is a prerequisite for allocation of the stipend that the candidate will be enrolled as a PhD student at the Doctoral School of the Faculties of Engineering, Science and Medicine, in accordance with the regulations of Ministerial Order No. 18 of January 14, 2008 on the PhD Programme at the Universities. According to the Ministerial Order, the progress of the PhD student shall be assessed every six months. It is a prerequisite for continuation of salary payment that the previous progress is approved at the time of the evaluation.

The qualifications of the applicant will be assessed by an assessment committee. On the basis of the recommendation of the assessment committee, the Dean of the Faculties of Engineering, Science and Medicine will make a decision for allocating the stipend.

For further information about stipends and salary contact Ms. Helen Kjerstein Kristensen, The Faculties of Engineering, Science and Medicine, phone: +45 9940 7373.

The faculties have a research school, The Doctoral School of Engineering, Science and Medicine: www.phd.ins.aau.dk and a Network for all PhD students: www.pau.aau.dk

Agreement
Appointment and salary as a PhD fellow are according to the Ministry of Finance Circular of January 11, 2006 on the Collective Agreement for Academics in Denmark, Appendix 5, regarding PhD fellows, and with the Ministry of Finance Circular of June 13, 2007 on the employment structure at Danish Universities.

Deadline
12/08/2010

Apply online

Aalborg University (AAU) conducts teaching and research to the highest level in the fields of humanities, engineering, and natural, health, and social sciences.

Rekruitmen Peserta Program JSPS Ronpaku (Dissertation Ph.D) Program JFY 2011

Japan Society for the Promotion of Science (JSPS) kembali menawarkan beasiswa untuk program doktor “JSPS Ronpaku (Dissertation Ph.D) Program JFY 2011.

Program Ronpaku merupakan program yang memberikan kesempatan kepada dosen, baik PTN maupun PTS untuk memperoleh gelar doktor dari perguruan tinggi di Jepang melalui penulisan disertasi hasil penelitian dibawah bimbingan pembimbing dari Jepang bersama pembimbing dari Indonesia dengan jangka waktu maksimum 5(lima) tahun.

Informasi lebih detail  beserta form aplikasi lamaran dapat didownload pada halaman /website : http://www.jsps.go.jp/english/e-ronpaku/. Berkas lamaran sudah harus diterima paling lambat tanggal 20 Agustus 2010 dikirimkan pada alamat :

Direktorat Ketenagaan , Ditjen Pendidikan Tinggi
Kementrian Pendidikan Nasional, Gedung D Lantai 5
Jl. Jenderal Sudirman, Pintu I Senayan, Jakarta
Fax . (021) 57946052
E-mail:subditpk@ditnaga-dikti.org

Pantaskah aku jadi dekan??

Di sejumlah fakultas di UNDIP tiap 4 tahun sekali secara rutin menggelar ritual  pemilihan dekan baru. Suasananya berbeda-beda di tiap fakultas, ada yang gegap gempita, tetapi ada beberapa yang adem-ayem, meskipun suasana rivalitas antar calon sangat terasa. Ada yang sangat bernafsu ingin mencalonkan diri dan berusaha agar dirinya terpilih, tetapi ada juga yang nyalon karena terpaksa, asal ngglundung. Ibarat percaturan politik, ternyata terjadi juga pertarungan antar kepentingan, ada tim sukses, intrik…bahkan back campaign…..si A begini, si B begitu….. Tapi yang jelas, sangat jauhlah dibanding Pilpres atau Pilkada, karena si calon tidak perlu modal besar, cukup dengan kepangkatan lektor kepala dan relasi yang baik dengan rekan sejawat, terutama para anggota senat, maka akan menjadi modal cukup untuk bisa terpilih jadi dekan.  Yah, inilah pesta demokrasi kecil-kecil ala Fakultas.

Menurut  saya, track record bakal calon dekan sangat  perlu untuk diteliti dan dijadikan pertimbangan dalam menentukan calon dekan baru.  Dari sekian banyak kriteria, berdasarkan pembelajaran saya selama ini, yang paling utama harus dipenuhi oleh seorang calon dekan adalah yang bersangkutan harus tidak memiliki cacat yang terkait dengan “keuangan”   Perihal masalah yang satu ini, orang-orang di sub-bag keuangan memiliki file yang lengkap…. (sebaiknya para anggota senat mestinya nanya dulu ke sana sebelum memutuskan pilihan).  Siapa saja dosen yang suka  “ngiyip” terkait dengan per’duwitan’ semua direkam dengan baik oleh para administrator keuangan. Apabila seorang dosen yang memiliki ‘cacat ini’ terpilih jadi pemimpin, maka keberadaanya bukan solusi bagi masalah yang dihadapi fakultas, tetapi justru akan menjadi penyebab masalah baru.

Persyaratan penting kedua yang harus dimiliki calon dekan adalah kedisiplinan masuk kerja.  Pekerjaan seorang dekan banyak terkait dengan urusan administrasi dan koordinasi. Jika selama ini si-calon ke kampus saja jarang (lebih parah lagi kalau kerjaan di fakultas hanya sambilan) maka kalau yang bersangkutan terpilih jadi dekan riwayat bakal kacau balaulah manajemen fakultas, disposisi surat terlambat, koordinasi nggak jalan……..Jangan sampai, untuk kegiatan seremonial, misanya membuka acara nantinya sering diwakilkan dengan alasan ‘sibuk’…  Untuk data yang satu ini bagian satpam fakultas mempunyai file-nya.   Tapi untuk urusan yang satu ini bisa dengan cepat diperbaiki, salah satunya dengan cara memperbaharui komitmen kerja.

Persyaratan ketiga yang harus diperhatikan adalah terkait dengan bagaimana si-calon memperlakukan orang-orang ‘bawahan’ di fakultas.  Kalau selama ini  si-calon memiliki perilaku  tidak ‘nguwongke’, tidak ‘nganggep’, tidak ‘ngopeni’,  tidak suka berbagi dan tidak pernah ”tepo seliro’ pada orang-orang ‘bawahan’, maka jangan berharap banyak dibawah kepemimpinannya akan terjadi perubahan yang diinginkan…karena keinginan dan aspirasi kaum ‘proletar’ akan terabaikan…. Untuk data-data tentang hal ini silahkan ditanyakan ke orang-orang ‘bawahan’ di fakultas.

Mengingat betapa sulitnya untuk dapat memenuhi segala persyaratan ‘moral’ di atas, maka siapapun yang akan ikut bersaing di bursa pencalonan dekan mesti menyiapkan diri jauh-jauh hari… (.)

Titik Kritis dalam impementasi Penganggaran BLU

Pada setiap awal tahun setiap fakultas membuat rencana kegiatan yang terangkum dalam RBA (Rencana Bisnis Anggaran) dan terjadwal bulan per bulan yang dituangkan dalam dokumen Renja atau RIPP (Rencana Impementasi Pelaksanaan Program).  Namun ada satu hal yang perlu diwaspadai yaitu seringkali realisasi penerimaan tidak sesuai dengan yang diprediksikan, bisa lebih rendah atau lebih tinggi dari besaran anggaran  dalam RBA.

Sayangnya, kepastian tentang berapa besarnya realisasi penerimaan fakultas baru bisa diketahui pada bulan Oktober (setelah selesainya proses daftar ulang dan pembayaran SPP/SPI/PRKM/SPMP). Jika ternyata  realisasi pendapatan  lebih  besar dibandingkan perencanaan dalam RBA, maka di akhir tahun anggaran fakultas akan memiliki sisa anggaran yang besar yang dapat diluncurkan di tahun berikutnya.  Akan tetapi, jika terjadi keadaan yang sebaiknya, dimana realisasi pendapatan lebih rendah  dibandingkan perencanaan dalam RBA, maka akan menjadi persoalan serius. Apabila implementasi kegiatan tetap dipaksakan mengacu pada RBA maka akan terjadi defisit anggaran.  Sehingga jalan keluarnya, fakultas harus segera dilakukan revisi RBA dan sejumlah kegiatan yang terpaksa tidak dapat didanai. Apabila dari awal persoalan tersebut tidak diantisipasi dan dikomunikasikan dengan baik kepada bidang, bagian dan unit-unit, maka akan berpotensi menjadi biang keresahan dan menjadi bom waktu ketidakpercayaan publik. Persoalan serius akan muncul, jika ternyata impementasi kegiatan sampai dengan bulan Oktober besaran dananya sudah mencapai besaran realisasi pendapatan yang diinformasikan oleh universitas. Berarti kegiatan di dua bulan yang tersisa (Nopember dan Desember) akan mandeg karena tidak tersedia lagi dana operasional.

Optimisme dalam menyusun RBA memang penting, tetapi apabila fakultas hanya mengandalkan  sumber-sumber pendapatan dari mahasiswa maka fenomena di atas akan terjadi setiap tahun. Disinilah pentingnya fakultas segera merencanakan dan mencari sumber-sumber revenue baru. Fakultas ekonomi sudah memulai dengan mendirikan usaha POM bensin, Fakultas Kedokteran dengan rencana opasional rumah sakit, lantas bagaimana dengan FKM???

Studio Musik: mimpi itu jadi kenyataan..

Saya sempat tertegun ketika memasuki bekas ruang unit SP4 dan Unit Penelitian/Pengabdian di Gedung B lantai 1. Ruangan tersebut sekarang berubah menjadi ruangan eksotis yang diperuntukkan sebagai  studio musik.   Ruangan berukuran 3 x 10 meter tersebut  didesain kedap suara dan dilengkapi seperangkat alat band lengkap. Alat band tersebut dibeli dua tahun lalu (2008) dan sebelumnya tidak memiliki tempat, sehingga terpaksa diboyong ke sana ke mari dan tak jarang ditaruh di ruangan kerja saya di ruang PD3.  Di satu waktu, kadang saya iseng memainkan salah satu alat musik tersebut sekenanya (maklum  saya tidak menguasai satu alat musikpun). Mimpi itupun kini jadi kenyataan.

Saya rasa, FKM saat ini menjadi satu-satunya fakultas di Universitas Diponegoro yang memiliki fasilitas studio musik yang cukup representatif dan eksotik.   Sepertinya, untuk urusan inovator pengadaan fasilitas kegiatan kemahasiswaan,  dalam tiga tahun ini fakultas cukup banyak yang bisa dibanggakan. Dua tahun lalu (2008) fakultas berhasil membangun fasilitas klinik berhenti merokok, sekaligus diperuntukkan sebagai klinik  kesehatan yang memberi pelayanan gratis bagi mahasiswa. Tahun lalu (2009), fakultas juga berhasil membangun fasilitas lapangan futsal di fakultas, hanya sayangnya karena pengerjaannya kurang baik, sehingga menyebabkan bangunan tersebut harus direhap ulang pada tahun 2010.

Ada tiga fasilitas kemahasiswaan lagi yang masih dalam proses penyelesaian yaitu ruangan BEM baru di gedung C dan perluasan ruang mushola, serta satu lagi dalam proses perancangan, yaitu koperasi mahasiswa di eks ruang BEM.  Oh ya, pada akhir tahun 2007, kemahasiswaa juga mendapatkan tambahan fasilitas ruang PKM untuk based camp UKK dan senat di Gedung B lantai 2.  Sebelumnya, bertahun-tahun  temen-temen mahasiswa hanya memiliki satu ruangan (BEM) untuk based camp kegiatan organisasi kemahasiswaan, yaitu  di lantai satu bawah tangga Gedung B.   Saya secara pribadi  sangat appreciate kepada  dekan dan PD2 yang selama ini sangat responsif terhadap berbagai usulan dari bidang kemahasiswaan.   Saya berharap, sebelum berakhirnya masa jabatan saya sebagai PD3 (Juli 2011), semua fasilitas dasar untuk kegiatan temen-temen mahasiswa dapat terpenuhi. Memang di sana-sini masih banyak kekurangan, tetapi Insyaallah semuanya terus berproses menuju ke arah yang lebih baik….

SPJ oh… SPJ

Beberapa hari ini ada kesibukan yang luar biasa yang melibatkan semua civitas, baik dosen, karyawan dan mahasiswa di fakultas. Anehnya, aktivitas yang satu ini tidak terkait dengan tridharma perguruan tinggi sama sekali.  Semua orang yang terlibat jadi serius, berpikir keras dan berkejaran dengan date line (mirip wartawan aja)….karena tanggal 5 Agustus semua harus klar!!!!.. Pembaca jangan heran…kegiatan yang menghebohkan tersebut adalah membikin SPJ kegiatan.

Bagi orang proyekkan, membikin SPJ kegiatan merupakan  makanan sehari-hari, tapi bagi dosen dan mahasiswa agaknya aktivitas yang satu ini membuat kerepotan yang luar biasa karena di dalam perkuliahan, ilmu ini nggak pernah diajarkan ataupun dijadikan materi praktikum.  Repotnya lagi, kalau  yang harus di-SPJ-kan adalah kegiatan yang belum dilakukan………..alias SPJ bodong!   Bagi mereka yang masih menggunakan standar moral, dapat dipastikan pekerjaan ini tidak akan pernah klar, atau andaikan dipaksakan pasti akan terjadi pergulatan luar biasa di dalam perasaan, karena mengacak-acak hati nurani.  Namun apa daya, kita seakan-akan  terjebak  dalam sebuah pakem yang harus diikuti,  sebuah sistem yang mau-tidak mau kita terpaksa menceburkan diri di dalamnya….

Jelas ini adalah suatu jalan yang salah, dan tidak mendidik. Apalagi kalau  dalam proses tersebut juga melibatkan mahasiswa.  Hal ini akan menjadi pendidikan moral yang tidak baik bagi para calon-calon pemimpin bangsa ini.

Apakah kita bisa keluar dari lingkaran setan SPJ  model ‘apus-apusan’ tersebut??   Menurut saya, bisa!  Sebab,  sistem tersebut sebenarnya kita sendiri yang membuatnya.  Ikhwal munculnya aktivitas tersebut adalah terkait dengan sistem manajemen keuangan model potong kompas.  Dalam ranah keuangan BLU terdapat mekanisme penurunan uang kegiatan  setidaknya ada empat model yang sering digunakan, yaitu: UP (Uang Persediaan), TU (Tambahan Uang) dan GU (Ganti Uang), serta LS. Dengan memenej sedemikian rupa penggunaan UP, TU dan GU, sangatlah mungkin perilaku pembuatan model SPJ yang mendahului kegiatan tersebut untuk dihilangkan….. Karena logika yang benar, sebelum kegiatan dilakukan, panitia pelaksana kegiatan semestinya mendapatkan uang muka untuk memulai kegiatan.  Pembuatan SPJ kegiatan dilakukan setelah kegiatan berjalan dan disesuaikan termin penyelesaian pekerjaan yang disepakati untuk mendapatkan GU.

Di awal tahun anggaran biasanya pihak pusat (Keuangan Rektorat) akan memberikan alokasi UP (uang persediaan) kepada tiap fakultas.  Ibarat lokomotif, mestinya penggunaan UP oleh fakultas harus  selektif dan memberi dampak multiplayer ke depan. Jangan sampai UP tersebut habis untuk satu kegiatan saja (misalnya satu kegiatan besar yang membutuhkan dana besar), karena jika itu terjadi berarti banyak kegiatan lain yang akan terbengkalai bahkan terhenti menunggu turunnya pengajuan  GU atau TU pertama (kadang tidak selancar yang diharapkan).  Selain itu, apapun alasannya kegiatan-kegiatan yang belum terdanai atau terealisir pada tahun sebelumnya, harusnya tidak boleh diluncurkan pada tahun berikutnya. Karena ini akan menyedot atau mengurangi  alokasi untuk tahun anggaran yang sedang berjalan,  bahkan dampaknya bisa membuat sejumlah kegiatan di bulan-bulan awal menjadi ‘mandeg’.  Sebenarnya kalau fakultas memiliki dana ‘talangan’  yang memadai  maka ‘kemandegan’ tersebut dapat dicegah. Meskipun sebenarnya keberadaan dana ‘talangan’ tersebut tidak dibenarkan dalam sistem BLU.   Sejumlah fakultas yang ‘kaya’, konon nyaris tidak mengalami kesulitan keuangan di awal tahun anggaran.

Sesulit apapun, semestinya kita harus segera berusaha menghentikan perilaku dan kebiasaan yang tidak baik  serta merusak tatanan moral kita.  Jika hal demikian berlanjut maka akan membuat  kehidupan kita tidak nyaman  dan nurani kita tercederai……

Kebaikan yang tidak terbalas

Saya teringat kejadian 5 tahun lalu, malam itu puteri sulungku datang menghampiriku yang sedang duduk santai dengan istri sambil membawa selembar kertas lembar kerja siswa dari guru SD-nya.

“Pa, tolong aku dibantu ya, aku ada PR dari guruku untuk mengisi dua buah pertanyaan ini, sebenarnya pertanyaannya mudah tapi  aku kok sulit mengingatnya!”.

Sambil berkerut, saya baca soal tersebut. Memang pertanyaan yang mudah dan sederhana:

  1. Buatlah daftar apa saja yang telah kamu terima dari kedua orang tua-mu?
  2. Buatlah daftar apa yang telah kamu berikan kepada kedua orang tuamu?

Saya kemudian berkata: ” Kamu pasti bisa membuatnya dik, karena setiap hari kamu kan merasakannya, cobalah mengingatnya dari apa yang terjadi pada hari ini, kemarin …. kemudian kamu runut hingga saat kamu masih bayi”

Akhirnya malam itu, anakku berhasil menyelesaikan tugasnya mengisi daftar tersebut.

Para pembaca yang budiman, ternyata diluar dugaan saya dan istri, anakku berhasil mengiventaris lebih dari 100 buah kebaikan yang dia terima sebagai anak..

Kami-pun lantas berfikir, berarti sebanyak itu pula yang dulu juga saya terima dari Bapak dan Ibu saya, bahkan mungkin lebih banyak lagi .

Sungguh jasa dan kebaikan orang tua sangat luar biasa, bagaimana tidak.  Sebelum kita jadi manusia yang mandiri maka tiap hari hidup kita tergantung pada pemberian orang tua kita, dari makan, pakaian, uang sekolah, periksa ke dokter jika sakit, bahkan pada saat masih kecil setiap hari kita dimandikan, dipijiti, digendong, disuapi, diceboki, disayang, dininabobokankan, dan kalau sakit maka semalaman orang tua rela berjaga untuk tidak tidur demi kita anaknya.  Berapa rupiah uang mereka yang telah dibelanjakan untuk kita? Pastilah sebuah jumlah yang luar biasa banyaknya, yang mungkin kita tidak akan bisa mengembalikan atau membalasnya. Belum lagi pengorbanan mereka yang lain. Sebuah contoh hitungan sederhana saja, sampai dengan usia 5 tahun berarti kita  sudah 3.450 kali  dimandikan dan 1,725 kali diceboki, 5.325 kali disuapin  oleh orang tua kita.  Allahu Akbar, ternyata sangat luar biasa besar….. Dan….yang lebih luar biasa, semua itu mereka lakukan dengan penuh keikhlasan dan kasih sayang….. Andaikan kita diminta membalas seperseratus dari yang pernah mereka lakukan, mungkinkah kita akan melakukannya dengan senang hati tanpa berkeluh kesah???

Sekarang mari kita jujur pada diri sendiri, coba kita renungkan, kebaikan apa yang telah kita berikan kepada orang tua kita?. Kalau kita menuliskannya pada sebuah daftar maka…. kita akan malu sendiri, ternyata belumlah seberapa.  Kita kadang malah lebih sering membuat mereka kesal, sedih atau kawatir dengan kelakuan kita, dari pada membuat  mereka tertawa dan bahagia karena kebaikan yang kita berikan.

 

Pembaca yang budiman, sebelum terlambat, selagi mareka masih bersama kita atau sebelum mereka meninggalkan kita, maka ini-lah saatnya untuk berbuat baik kepada orang tua kita. Berilah persembahan yang terbaik, wujudkan apa yang beliau inginkan  dan katakan ” Pa.. Ma… I love You” dengan setulus hati dan membuktikannya dengan tindakan

Andaikan mereka telah meninggalkan kita, maka jangan lupa, sempatkan waktu untuk berdoa untuk mereka dan berilah kesaksian kepada Allah.. mereka adalah orang tua yang luar biasa.

Semarang, 10 Nopember 2009

Ditulis:  Suyatno
Teruntuk Alm. Bpk/Ibu Heru Utomo, kami selalu merindukanmu..Semoga Allah memberi tempat terindah di sisi-Nya.

Materi Kuliah: Ilmu Gizi

1. Ilmu Gizi – Pengertian dan Ruang Lingkup

2. Ilmu Gizi – Air

3. Ilmu Gizi – Energi

4. Ilmu Gizi – Karbohidrat

5. Ilmu Gizi – Protein

6. Ilmu Gizi – Lemak

7.Ilmu Gizi – Pengantar Vitamin

8.Ilmu Gizi – Vitamin Larut Air

9.

9.Ilmu Gizi – Pengantar Mineral

10. Ilmu Gizi – Pengetahuan Bahan Pangan

11. Penilaian Status Gizi

Joke: Tuhan itu Ada

Seorang konsumen datang ke tempat tukang cukur untuk memotong rambut merapikan brewoknya.
Si tukang cukur mulai memotong rambut konsumennya dan mulailah terlibat pembicaraan yang mulai menghangat. Mereka membicarakan banyak hal dan berbagai variasi topik pembicaraan,dan sesaat topik pembicaraan beralih tentang Tuhan.
Si tukang cukur bilang,”Saya tidak percaya Tuhan itu ada”.
“Kenapa kamu berkata begitu ???” timpal si konsumen.
“Begini, coba Anda perhatikan di depan sana, apa yang terjadi di jalanan itu menunjukkan bahwa Tuhan itu tidak ada. Katakan kepadaku, jika Tuhan itu ada, mengapa ada orang sakit??, mengapa ada anak terlantar?? Jika Tuhan ada, pastiah tidak akan ada orang sakit ataupun kesusahan. Saya tidak dapat membayangkan bagaimana Tuhan Yang Maha Penyayang akan membiarkan ini semua terjadi.”
Si konsumen diam untuk berpikir sejenak, tapi tidak merespon karena dia tidak ingin memulai adu pendapat.
Si tukang cukur menyelesaikan pekerjaannya dan si konsumen pergi meninggalkan tempat si tukang cukur.Beberapa saat setelah dia meninggalkan ruangan itu dia melihat ada orang di jalan dengan rambut yang panjang, berombak kasar mlungker-mlungker- istilah jawa-nya”, kotor dan brewok yang tidak dicukur. Orang itu terlihat kotor dan tidak terawat.
Si konsumen balik ke tempat tukang cukur dan berkata,” Kamu tahu, sebenarnya TIDAK ADA TUKANG CUKUR.”
Si tukang cukur tidak terima,” Kamu kok bisa bilang begitu ??”.
“Saya disini dan saya tukang cukur. Dan barusan saya mencukurmu!”
“Tidak!” elak si konsumen.
“Tukang cukur itu tidak ada, sebab jika ada, tidak akan ada orang dengan rambut panjang yang kotor dan brewokan seperti orang yang di luar sana”, si konsumen menambahkan.
“Ah tidak, tapi tukang cukur tetap ada!”, sanggah si tukang cukur.
” Apa yang kamu lihat itu adalah salah mereka sendiri, kenapa mereka tidak datang ke saya”, jawab si tukang cukur membela diri.
“Cocok!” kata si konsumen menyetujui.” Itulah point utama-nya!. Sama dengan Tuhan, TUHAN ITU JUGA ADA !, Tapi apa yang terjadi… orang-orang TIDAK MAU DATANG kepada-NYA, dan TIDAK MAU MENCARI-NYA. Oleh karena itu banyak yang sakit dan tertimpa kesusahan di dunia ini.”

BERMACAM BEASISWA BAGI MAHASISWA

Bidang Kemahasiswaan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro memiliki tugas dan tanggung jawab untuk meningkatkan kesejahteraan mahasiswa, terutama  dari keluarga tidak mampu, dan juga membantu memfasilitasi penyelesaian berbagai permasalahan sosial ekonomi mahasiswa lainnya.

Salah satu upaya untuk meningkatkan kesejahteraan mahasiswa adalah melalui pemberian beasiswa. Program beasiswa diperuntukkan bagi mahasiswa yang membutuhkan dan memenuhi persyaratan administratif yang telah ditentukan oleh pemberi beasiswa.  Bagi mahasiswa yang membutuhkan beasiswa dapat mengajukan berkas permohonan beasiswa ke bagian Kemahasiswaan FKM UNDIP.

Adapun Persyaratan umum untuk pengajuan beasiswa :

  1. mendapat rekomendasi dari Dekan / Pimpinan FKM
  2. berasal dari keluarga kurang mampu namun berprestasi
  3. tidak sedang cuti kuliah
  4. tidak menerima beasiswa dari pihak/instansi manapun
  5. tidak menerima pembebasan/keringanan SPP, dan
  6. persyaratan lain yang ditentukan dari pihak pemberi beasiswa

Saat ini tersedia beragam beasiswa yang ditawarkan dan difasilitasi oleh Bidang Kemahasiswaan FKM UNDIP. Dalam satu tahun, berhasil disalurkan lebih dari 200 beasiswa kepada mahasiswa yang membutuhkan dan memenuhi persyaratan. Adapun jenis beasiswa dan jadwal penawaran, waktu seleksi, keputusan pemberian beasiswa, realisasi bantuan dana beasiswa, jumlah mahasiswa penerima beasiswa, jumlah besaran dan penerimaan beasiswa sesuai yang diminta oleh masing-masing donor/sumber pemberi beasiswa tersaji permatrik sebagai berikut:

Sumber Beasiswa Tawaran Seleksi Keputusan Realisasi Jml Mhs Jumlah Bantuan / bulan (Rp)
1.  Yayasan Supersemar (Reguler, BMU) Mar.,Mei Apr.,Juni Mei,Sept. Jun (*)Des 300 85.000,-
2.  Yayasan Sejahteran Dana Mandiri Mei (melalui SMU) Juni Sept. Des. 64 Bantuan Pendidikan
3.  Panitia Pusat SPMB Mei (melalui SMU) Juni Sept. Des. 15 1.550.000,-/Smt
4.  PT. Djarum Agust Sept Okt Nov (*) 15 100.000,-
5.  Yayasan   YAMPI /YAMPI Des Jan Feb Mar (*) 7 150.000,-300.000,-
6.  Peningkatan Prestasi Akademik Jan Peb Mar Apr (*) 104077 200..000,-
7.  PT. Gudang Garam Jul Agust Sept Okt (*) 30 100.000,-
8.  Yayasan     Salim Agust Sept Okt Des (*) 1 100.000,-
9.  PT. Apac Inti Corpora Mei Mei Juni Juni (*) 100 75.000,-
10.PT. Bank Indonesia MarSept MeiNov JunJan Jun (*)Feb 80 200.000,-
11.Yayasan Marubeni Jul Agust Sept Nov (*) 4 650.000,-
12.PT. Indocement Tunggal Juli Juli Agust. Sept 34 120.000,-/bulan
13.Bantuan Belajar Mahasiswa (BBM) Maret Apr Mei Jun 1607 150.000,-
14.Beasiswa TNI Sept. Okt. Nop. Des. 2 750.000,-/bulan
15.BBPM Jan Peb Mar Apr (*) 50 100.000,-
16.Beasiswa Jepang Maret April Agust Agust. 3 70.000,-/bulan
17.PT. LGIN Maret April Mei Mei 2 250.000,-/bulan
18.SCTV Desember Januari Pebruari Pebruari 10 250.000,-/bulan
19.Diknas Propinsi Jateng Maret April Mei Mei 9 dan 10 450.000,- dan 100.000,-
20.Metro Data Maret April-Mei Mei Mei 2 5.508.676/tahun
21.Yayasan ORBIT Jun Jul Agust Sept (*) 13 Bantuan beasiswa
22.PT.Bank Rakyat Indonesia Mei Mei-Juni Juni Juli(*) 50 300.000,-
23.Beasiswa Mhs PrestasiOlah Raga Mei Juni Juli Sept(^) 1 1.020.000,-
24.Mahasiswa Unggulan Aktivis Juni Juli Agst Agst(*) 41 710.000,-
25.PPE (Peningkatan Prestasi Ekstrakurikuler) April dan Juni ? ? ? 114 ?
26.PT. Bank Ekspor Indonesia Juni Juli Juli Agst 50 1.000.000 / th

Keterangan:

( * ) : Bulanan
? : Masih dlm proses (menunggu kelanjutan dari sumber dana)

HATI-HATI PNS BOLOSAN BISA DIPECAT

PERATURAN PEMERINTAH REPUBLIK INDONESIANOMOR 53 TAHUN 2010 TENTANG DISIPLIN PEGAWAI NEGERI SIPIL, menetapkan bahwa bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang suka bolos atau tidak masuk kerja tanpa ijin  dapat dikenai sanksi berupa:

  1. penundaan kenaikan gaji berkala selama 1 (satu) tahun bagi PNS yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah selama 16 (enam belas) sampai dengan 20 (dua puluh) hari kerja;
  2. penundaan kenaikan pangkat selama 1 (satu) tahun bagi PNS yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah selama 21 (dua puluh satu) sampai dengan 25 (dua puluh lima) hari kerja; dan
  3. penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 1 (satu) tahun bagi PNS yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah selama 26 (dua puluh enam) sampai dengan 30 (tiga puluh) hari kerja;
  4. penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 3 (tiga) tahun bagi PNS yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah selama 31 (tiga puluh satu) sampai dengan 35 (tiga puluh lima) hari kerja;
  5. pemindahan dalam rangka penurunan jabatan setingkat lebih rendah bagi PNS yang menduduki jabatan struktural atau fungsional tertentu yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah selama 36 (tiga puluh enam) sampai dengan 40 (empat puluh) hari kerja;
  6. pembebasan dari jabatan bagi PNS yang menduduki jabatan struktural atau fungsional tertentu yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah selama 41 (empat puluh satu) sampai dengan 45 (empat puluh lima) hari kerja; dan
  7. pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau pemberhentian tidak dengan hormat sebagai PNS bagi PNS yang tidak masuk kerja tanpa alasan yang sah selama 46 (empat puluh enam) hari kerja atau  lebih.

Informasi lebih lengkapnya silahkan baca: PP Disiplin PNS PP53-2010

Tuhan Sembilan Senti

Oleh:Taufiq Ismail

Indonesia adalah sorga luar biasa ramah bagi perokok, tapi tempat siksa tak tertahankan bagi orang yang tak merokok.

Di sawah petani merokok,

di pabrik pekerja merokok,

di kantor pegawai merokok,

di kabinet menteri merokok,

di reses parlemen anggota DPR merokok,

di Mahkamah Agung yang bergaun toga merokok,

hansip-bintara-perwira nongkrong merokok,

di perkebunan pemetik buah kopi merokok,

di perahu nelayan penjaring ikan merokok,

di pabrik petasan pemilik modalnya merokok,

di pekuburan sebelum masuk kubur orang merokok.

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na’im sangat ramah bagi perokok, tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok.

Di balik pagar SMU murid-murid mencuri-curi merokok,

di ruang kepala sekolah…ada guru merokok,

di kampus mahasiswa merokok,

di ruang kuliah dosen merokok,

di rapat POMG orang tua murid merokok,

di perpustakaan kecamatan ada siswa bertanya apakah ada buku tuntunan cara merokok.

Di angkot Kijang penumpang merokok,

di bis kota sumpek yang berdiri yang duduk orang bertanding merokok,

di loket penjualan karcis orang merokok,

di kereta api penuh sesak orang festival merokok,

di kapal penyeberangan antar pulau penumpang merokok,

di andong Yogya kusirnya merokok,

sampai kabarnya kuda andong minta diajari pula merokok.

Negeri kita ini sungguh nirwana kayangan para dewa-dewa bagi perokok, tapi tempat cobaan sangat berat bagi orang yang tak merokok.

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru, diam-diam menguasai kita.

Di pasar orang merokok,

di warung Tegal pengunjung merokok,

di restoran, di toko buku orang merokok,

di kafe di diskotik para pengunjung merokok.

Bercakap-cakap kita jarak setengah meter tak tertahankan asap rokok,

bayangkan isteri-isteri yang bertahun-tahun menderita di kamar tidur

ketika melayani para suami yang bau mulut dan hidungnya mirip asbak rokok.

Duduk kita di tepi tempat tidur ketika dua orang bergumul saling menularkan HIV-AIDS sesamanya, tapi kita tidak ketularan penyakitnya. Duduk kita disebelah orang yang dengan cueknya mengepulkan asap rokok di kantor atau di stop-an bus, kita ketularan penyakitnya. Nikotin lebih jahat penularannya ketimbang HIV-AIDS.

Indonesia adalah sorga kultur pengembangbiakan nikotin paling subur di dunia, dan kita yang tak langsung menghirup sekali pun asap tembakau itu, bisa ketularan kena.

Di puskesmas pedesaan orang kampung merokok,

di apotik yang antri obat merokok,

di panti pijat tamu-tamu disilahkan merokok,

di ruang tunggu dokter pasien merokok,

dan ada juga dokter-dokter merokok.

Istirahat main tenis orang merokok,

di pinggir lapangan voli orang merokok,

menyandang raket badminton orang merokok,

pemain bola PSSI sembunyi-sembunyi merokok,

panitia pertandingan balap mobil, pertandingan bulutangkis, turnamen sepakbola

mengemisngemis mencium kaki sponsor perusahaan rokok.

Di kamar kecil 12 meter kubik, sambil ‘ek-’ek orang goblok merokok,

di dalam lift gedung 15 tingkat dengan tak acuh orang goblok merokok,

di ruang sidang ber-AC penuh, dengan cueknya, pakai dasi, orang-orang goblok merokok.

Indonesia adalah semacam firdaus-jannatu-na’im sangat ramah bagi orang perokok, tapi tempat siksa kubur hidup-hidup bagi orang yang tak merokok.

Rokok telah menjadi dewa, berhala, tuhan baru, diam-diam menguasai kita.

Di sebuah ruang sidang ber-AC penuh, duduk sejumlah ulama terhormat merujuk kitab kuning dan mempersiapkan sejumlah fatwa.

Mereka ulama ahli hisap.

Haasaba, yuhaasibu, hisaaban.

Bukan ahli hisab ilmu falak,

tapi ahli hisap rokok.

Di antara jari telunjuk dan jari tengah mereka terselip berhala-berhala kecil, sembilan senti panjangnya, putih warnanya, kemana-mana dibawa dengan setia, satu kantong dengan kalung tasbih 99 butirnya.

Mengintip kita dari balik jendela ruang sidang, tampak kebanyakan mereka memegang rokok dengan tangan kanan, cuma sedikit yang memegang dengan tangan kiri.

Inikah gerangan pertanda yang terbanyak kelompok ashabul yamiin dan yang sedikit golongan ashabus syimaal?

Asap rokok mereka mengepul-ngepul di ruangan AC penuh itu.

Mamnu’ut tadkhiin, ya ustadz. Laa tasyrabud dukhaan, ya ustadz.

Kyai, ini ruangan ber-AC penuh.

Haadzihi al ghurfati malii’atun bi mukayyafi al hawwa’i.

Kalau tak tahan, di luar itu sajalah merokok.

Laa taqtuluu anfusakum. Min fadhlik, ya ustadz.

25 penyakit ada dalam khamr. Khamr diharamkan.

15 penyakit ada dalam daging khinzir (babi). Daging khinzir diharamkan.

4000 zat kimia beracun ada pada sebatang rokok. Patutnya rokok diapakan?

Tak perlu dijawab sekarang, ya ustadz. Wa yuharrimu ‘alayhimul khabaaith.

Mohon ini direnungkan tenang-tenang, karena pada zaman Rasulullah dahulu, sudah ada alkohol, sudah ada babi, tapi belum ada rokok.

Jadi ini PR untuk para ulama.

Tapi jangan karena ustadz ketagihan rokok, lantas hukumnya jadi dimakruh-makruhkan, jangan.

Para ulama ahli hisap itu terkejut mendengar perbandingan ini.

Banyak yang diam-diam membunuh tuhan-tuhan kecil yang kepalanya berapi itu, yaitu ujung rokok mereka.

Kini mereka berfikir. Biarkan mereka berfikir.

Asap rokok di ruangan ber-AC itu makin pengap, dan ada yang mulai terbatuk-batuk.

Pada saat sajak ini dibacakan malam hari ini, sejak tadi pagi sudah 120 orang di Indonesia mati karena penyakit rokok. Korban penyakit rokok lebih dahsyat ketimbang korban kecelakaan lalu lintas.

Lebih gawat ketimbang bencana banjir, gempa bumi dan longsor, cuma setingkat di bawah korban narkoba.

Pada saat sajak ini dibacakan, berhala-berhala kecil itu sangat berkuasa di negara kita, jutaan jumlahnya, bersembunyi di dalam kantong baju dan celana, dibungkus dalam kertas berwarni dan berwarna, diiklankan dengan indah dan cerdasnya.

Tidak perlu wudhu atau tayammum menyucikan diri, tidak perlu ruku’ dan sujud untuk taqarrub pada tuhan-tuhan ini, karena orang akan khusyuk dan fana dalam nikmat lewat upacara menyalakan api dan sesajen asap tuhan-tuhan ini.

Rabbana, beri kami kekuatan menghadapi berhala-berhala ini.

Beasiswa Pertamina YKPP

Pertamina YKPP memberikan kesempatan kepada mahasiswa UNDIP untuk mengikuti seleksi calon penerima beasiswa tsb. jumlah peserta seleksi sebanyak 30 orang mahasiswa UNDIP. sedangkan FKM sebanyak 2 (dua) orang…
pengumpulan berkas paling lambat tanggal 7 Juli 2010 di bagian kemahasiswaan FKM..

adapun persyaratannya adl sbb (masing-masing rangkap 2) :
1. mengisi surat permohonan beasiswa
2. mahasiswa S1 reguler angkatan 2007, 2008, 2009
3. IPK diatas 3,00
4. tidak sedang mendapatkan beasiswa dari institusi lain
5. berasal dari keluarga yang kurang mampu namun berprestasi dengan melampirkan surat keterangan tidak mampu dari kelurahan
6. melampirkan rekomendasi dari fakultas
7. melampirkan KHS terakhir
8. foto copy kartu mahasiswa 1 lembar
9. berkar permohonan dimasukkan dalam map kuning

Pertanyaan: Apa yang ter…?

PERTANYAAN  [Kata  mutiara]

Suatu hari Seorang Guru berkumpul dengan murid-muridnya. ..
Lalu beliau mengajukan enam pertanyaan.. .

Pertama….

“Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini…???”

Murid-muridnya ada yang menjawab…

“orang tua”,
“guru”,
“teman”, dan “kerabatnya” …

Sang Guru menjelaskan semua jawaban itu benar…

Tetapi yang paling dekat dengan kita adalah “kematian”.. .

Sebab kematian adalah PASTI  adanya…..

Lalu Sang Guru meneruskan pertanyaan kedua….

“Apa yang paling jauh dari diri kita di dunia ini…???”

Murid-muridnya ada yang menjawab…

“negara Cina”,

“bulan”,

“matahari”, dan
“bintang-bintang” …

Lalu Sang Guru menjelaskan bahwa semua jawaban yang diberikan adalah benar…
Tapi yang paling benar adalah: “masa lalu”…

Siapa pun kita… bagaimana pun kita…

dan  betapa kayanya kita…

tetap  kita TIDAK bisa kembali ke masa lalu…
Sebab itu kita harus menjaga hari ini…

dan  hari-hari yang akan datang..

Sang Guru meneruskan dengan pertanyaan yang ketiga…
“Apa yang paling besar di dunia ini…???”

Murid-muridnya ada yang menjawab:

“gunung”,
“bumi”, dan
“matahari”.. .

Semua jawaban itu benar kata Sang Guru …

Tapi yang paling besar dari yang ada di dunia  ini adalah “NAFSU”…

Banyak manusia menjadi celaka karena memperturutkan hawa nafsunya…

Segala cara dihalalkan demi mewujudkan impian nafsu…
Karena itu, kita harus hati-hati dengan hawa nafsu ini…

jangan sampai nafsu membawa kita ke neraka (atau kesengsaraan dunia dan akhirat)…

Pertanyaan keempat adalah…

“Apa yang paling berat di dunia ini…???”

Di antara muridnya ada yang menjawab….

“baja”, “besi”, dan
“gajah”…

“Semua jawaban hampir  benar…”,  kata Sang Guru ..

tapi yang paling berat adalah “memegang amanah”…

Pertanyaan yang kelima adalah…

“Apa yang paling ringan di dunia ini…???”

Ada yang menjawab “kapas”, “angin”,
“debu”,
dan “daun-daunan” ….

“Semua itu benar…”, kata Sang Guru…

tapi yang paling ringan di dunia ini adalah “meninggalkan ibadah”…

Lalu pertanyaan keenam adalah…

“Apakah yang paling tajam di dunia ini…???”
Murid-muridnya menjawab dengan
serentak…
“PEDANG…!! !”

“(hampir) Benar…”, kata Sang Guru “tetapi yang paling tajam adalah “lidah manusia”…
Karena melalui lidah, manusia dengan mudahnya  menyakiti hati… dan melukai  perasaan saudaranya sendiri…

Sudahkah kita menjadi insan yang selalu ingat akan KEMATIAN…

senantiasa belajar dari MASA LALU…

dan tidak memperturutkan NAFSU…???

Sudahkah kita mampu MENGEMBAN AMANAH  sekecil apapun…
dengan tidak MENINGGALKAN IBADAH….

serta senantiasa MENJAGA LIDAH  kita… ???

Kata-kata Mutiara Hidup

  1. Hanya mereka yang berani gagal dapat meraih keberhasilan (Robert F. Kennedy)
  2. Setiap pria dan wanita sukses adalah pemimpi-pemimpi besar. Mereka berimajinasi tentang masa depan mereka, berbuat sebaik mungkin dalam setiap hal, dan bekerja setiap hari menuju visi jauh ke depan yang menjadi tujuan mereka (Brian Tracy)
  3. Percayalah pada keajaiban, tapi jangan tergantung padanya (H. Jackson Brown, Jr)
  4. Rayulah aku, dan aku mungkin tak mempercayaimu. Kritiklah aku, dan mungkin aku tak menyukaimu. Acuhkan aku, dan aku mungkin tak memaafkanmu. Semangatilah aku, dan aku mungkin takkan melupakanmu (William Arthur)
  5. Jika Anda membuat seseorang bahagia hari ini, Anda juga  membuat dia berbahagia dua puluh tahun lagi, saat ia mengenang peristiwa itu (Sydney Smith)
  6. Manusia yang paling lemah adalah orang yang tidak mampu mencari teman. Namun yang lebih lemah dari itu adalah orang yang mendapatkan banyak teman tetapi menyia-nyiakannya. (Ali bin Abi Thalib)
  7. Jangan segan untuk mengulurkan tangan Anda. Tetapi, jangan juga segan untuk menjabat tangan orang lain yang datang pada Anda (Pope John XXIII)
  8. Alam memberi kita satu lidah, akan tetapi memberi kita dua telinga, agar kita mendengar dua kali lebih banyak daripada berbicara (La Rouchefoucauld)
  9. Sahabat paling baik dari kebenaran adalah waktu, musuhnya yang paling besar adalah prasangka, dan pengiringnya yang paling setia adalah kerendahan hati (Caleb CC.)
  10. Kebahagiaan tergantung pada apa yang dapat Anda berikan, bukan pada apa yang Anda peroleh (Mohandas Ghandi)
  11. Kegagalan tidak diukur dari apa yang telah Anda raih, namun kegagalan yang telah Anda hadapi, dan keberanian yang membuat Anda  tetap berjuang melawan rintangan yang bertubi-tubi (Orison Swett Marden)
  12. Dan bahwa setiap pengalaman mestilah dimasukkan ke dalam kehidupan, guna memperkaya kehidupan itu sendiri. Karena tiada kata akhir untuk belajar seperti juga tiada kata akhir untuk kehidupan (Annemarie S.)
  13. Urusan kita dalam kehidupan bukanlah untuk melampaui orang lain, tetapi untuk melampaui diri sendiri, untuk memecahkan rekor kita sendiri, dan untuk melampaui hari kemarin dengan hari ini (Stuart B. Johnson)
  14. Saya telah mempelajari kehidupan pria-pria besar dan wanita-wanita terkenal, dan saya menemukan bahwa mereka yang mencapai puncak keberhasilan adalah mereka yang melakukan pekerjaan-pekerjaan yang ada di hadapan mereka dengan segenap tenaga, semangat dan kerja keras (Harry S. Truman)
  15. Sebagian orang mengatakan kesempatan hanya datang satu kali, itu tidak benar. Kesempatan itu selalu datang, tetapi Anda harus siap menanggapinya (Louis L’amour)
  16. Kegagalan dapat dibagi menjadi dua sebab. Yakni orang yang berpikir tapi tidak pernah bertindak dan orang yang bertindak tapi tidak pernah berpikir (W.A. Nance)
  17. Kebahagiaan tertinggi dalam kehidupan adalah kepastian bahwa Anda dicintai apa adanya, atau lebih tepatnya dicintai walaupun Anda seperti diri Anda adanya (Victor Hugo)
  18. Jika kita memulainya dengan kepastian, kita akan berakhir dalam keraguan, tetapi jika kita memulainya dengan keraguan, dan bersabar menghadapinya, kita akan berakhir dalam kepastian (Francis Bacon)
  19. Jangan melihat masa lalu dengan penyesalan, jangan pula melihat masa depan dengan ketakutan, tapi lihatlah sekitarmu dengan penuh kesadaran (James Thurber)
  20. Orang-orang menjadi begitu luar biasa ketika mereka mulai berpikir bahwa mereka bisa melakukan sesuatu. Saat mereka percaya pada diri mereka sendiri, mereka memiliki rahasia kesuksesan yang pertama (Norman Vincent Peale)
  21. Kebahagiaan akan tumbuh berkembang manakala Anda membantu orang lain. Namun bilamana Anda tidak mencoba membantu sesama, kebahagiaan akan layu dan mengering. Kebahagiaan bagaikan sebuah tanaman, harus disirami tiap hari dengan sikap dan tindakan memberi (J. Donald Walters)
  22. Sedikit sekali orang yang memiliki hartanya sendiri. Hartalah yang memiliki mereka (Robert G. Ingersoll)
  23. Hidup adalah sebuah tantangan, maka hadapilah. Hidup adalah sebuah nyanyian, maka nyanyikanlah. Hidup adalah sebuah mimpi, maka sadarilah. Hidup adalah sebuah permainan, maka mainkanlah. Hidup adalah cinta, maka nikmatilah (Bhagawan Sri Sthya Sai Baba)
  24. Orang yang bahagia bukanlah pada lingkungan tertentu, melainkan orang dengan sikap-sikap tertentu (Hugh Downs)
  25. Jangan takut untuk mengambil satu langkah besar bila memang itu diperlukan. Anda tak akan bisa melompati jurang dengan dua lompatan kecil (David Lloyd George)
  26. Tak ada rahasia untuk menggapai sukses. Sukses itu dapat terjadi karena persiapan, kerja keras dan mau belajar dari kegagalan (General Collin Power)
  27. Kita menilai diri kita dengan mengukur dari apa yang kita rasa mampu untuk kerjakan, orang lain mengukur kita dengan mengukur dari adap yang telah kita lakukan (Henry Wadsworth Longfellow)
  28. Pengalaman bukan apa yang terjadi pada Anda, melainkan apa yang Anda lakukan atas apa yang terjadi pada Anda (Aldous Huxley)
  29. Sukses seringkali datang pada mereka yang berani bertindak, dan jarang menghampiri penakut yang tidak berani mengambil konsekuensi (Jawaharlal Nehru)
  30. Orang yang luar biasa itu sederhana dalam ucapan, tetapi hebat dalam tindakan (Confusius)
  31. Kita tidak tahu bagaimana hari esok, yang bisa kita lakukan adalah berbuat sebaik-baiknya dan berbahagia hari ini (Samuel Taylor Colleridge)
  32. Amatlah sedikit yang diperlukan untuk membuat suatu kehidupan yang membahagiakan, semuanya ada di dalam diri Anda, yaitu di dalam cara berpikir dan bersikap (Fred Corbett)
  33. Kesalahan terbesar yang dibuat manusia dalam kehidupannya adalah terus-menerus merasa takut bahwa mereka akan melakukan kesalahan (Elbert Hubbad)
  34. Kebanggan kita yang terbesar bukan karena tidak pernah gagal, tetapi bangkit kembali setiap kita jatuh (Confusius)
  35. Tiadanya keyakinanlah yang membuat orang takut menghadapi tantangan, dan saya percaya pada diri saya sendiri (Muhammad Ali)
  36. Banyak kegagalan dalam hidup ini dikarenakan orang tidak menyadari betapa dekatnya mereka dengan keberhasilan, saat mereka menyerah (Thomas Alfa Edison)
  37. Semua orang tidak perlu malu karena berbuat kesalahan, selama ia menjadi lebih bijaksana dari sebelumnya (Alexander Pope)
  38. Kita berdoa jika kesusahan dan membutuhkan sesuatu, mestinya kita juga berdoa dalam kegembiraan besar dan rezeki melimpah (Khalil Gibran)
  39. Bagian terbaik dari seseorang adalah perbuatan-perbuatan baiknya dan kasihnya yang tidak diketahui orang lain (William Wordsworth)
  40. Hiduplah seperti pohon kayu yang lebat buahnya, hidup di tepi jalan dan dilempari dengan batu, tapi membalas dengan buah (Abu Bakar Sibli)
  41. Apabila kamu tidak bisa berbuat kebaikan kepada orang lain dengan kekayaanmu, maka berilah mereka kebaikan dengan wajahmu yang berseri-seri, disertai akhlak yang baik (Nabi Muhammad Saw.)
  42. Keramahtamahan dalam perkataan menciptakan keyakinan, keramahtamahan dalam pemikiran menciptakan kedamaian, keramahtamahan dalam memberi menciptakan kasih (Lao Tse)
  43. Kaca, porselen, dan nama baik, adalah sesuatu yang gampang sekali pecah, dan tak akan dapat direkatkan kembali tanpa bekas yang nampak (Benjamin Franklin)
  44. Kita melihat kebahagiaan itu seperti pelangi, tidak pernah berada di atas kepala kita sendiri, tetapi selalu berada di atas kepala orang lain (Thomas Hardy)
  45. Bersikaplah kukuh seperti batu karang yang tidak putus-putusnya dipukul ombak. Ia tidak saja tetap berdiri kukuh, bahkan ia menentramkan amarah dan gelombang itu (Marcus Aurelius)
  46. Karena manusia cinta akan dirinya, tersembunyilah baginya aib dirinya. Tidak kelihatan olehnya walaupun nyata.  Kecil di pandangnya walau bagaimana pun besarnya (Jalinus At Thabib)
  47. Jika orang berpegang pada keyakinan, maka hilanglah kesangsian. Tetapi, jika semua orang mulai berpegang pada kesangsian, maka hilanglah keyakinan (Sir Francis Bacon)
  48. Perbuatan-perbuatan salah adalah biasa bagi manusia, tetapi perbuatan pura-pura itulah sebenarnya  yang menimbulkan permusukan dan pengkhianatan (Johan Wolfgang Goethe)
  49. Sesuatu yang belum dikerjakan, seringkali nampak mustahil, kita baru yakin kalau kita telah melakukannya dengan baik (Evelyn Underhill)
  50. Musuh yang paling berbahaya di atas dunia ini adalah penakut dan bimbang. Teman yang paling setia, hanyalah keberanian dan keyakinan yang teguh (Andrew Jackson)
  51. Kebanyakan dari kita tidak mensyukuri apa yang sudah kita miliki, tetapi kita menyesali apa yang belum kita capai (Schopenhauer)
  52. Orang-orang yang sukses telah belajar membuat diri mereka melakukan hal yang harus dikerjakan ketika hal itu memang harus dikerjakan, entah mereka menyukainya atau tidak (Aldus Huxley)
  53. Orang-orang hebat di bidang apapun bukan baru bekerja karena mereka terinspirasi, namun mereka menjadi terinspirasi karena mereka lebih suka bekerja. Mereka tidak menyia-nyiakan waktu untuk menunggu inspirasi (Ernest Newman)
  54. Belajarlah dari kesalahan orang lain. Anda tak dapat hidup cukup lama untuk melakukan semua kesalahan itu sendiri (Martin Vanbee)
  55. Dalam masalah hati nurani, pikiran pertama lah yang terbaik. Dalam masalah kebijaksanaan, pemikiran terakhirlah yang terbaik (Robert Hall)
  56. Cara untuk menjadi di depan adalah memulai sekarang. Jika memulai sekarang, tahun depan Anda akan tahu banyak hal yang sekarang tidak diketahui, dan Anda tidak akan mengetahui masa depan jika Anda menunggu (William Feather)
  57. Pahlawan bukanlah orang yang berani menetakkan pedangnya ke pundak lawan, tetapi pahlawan yang sebenarnya ialah orang yang sanggup menguasai dirinya ketika ia marah (Nabi Muhammad Saw.)
  58. Ancaman nyata sebenarnya bukan pada saat komputer mulai bisa berfikir seperti manusia, tetapi ketika manusia mulai berfikir seperti komputer (Sydney Harris)
  59. Orang-orang yang berhasil akan mengambil manfaat dari kesalahan-kesalahan yang ia lakukan, dan akan mencoba kembali untuk melakukan dengan cara yang berbeda (Dale Carnegie)
  60. Hati yang penuh syukur bukan saja merupakan kebajikan yang terbesar, melainkan merupakan induk dari segala kebajikan yang lain (Cicero)
  61. Semua yang dimulai dengan rasa marah, akan berakhir dengan rasa malu (Benjamin Franklin)
  62. Apa yang nampak sebagai suatu kemurahan hati, sering sebenarnya tiada lain adalah ambisi yang terselubung, yang mengabaikan kepentingan-kepentingan kecil untuk mengejar kepentingan-kepentingan yang lebih besar (La Roucefoucauld)
  63. Tiga sifat manusia yang merusak adalah : kikir yang dituruti, hawa nafsu yang diikuti, serta sifat mengagumi diri sendiri yang berlebihan (Nabi Muhammad Saw.)
  64. Kita semua hidup dalam ketegangan, dari waktu ke waktu, serta dari hari ke hari, dengan kata lain, kita adalah pahlawan dari cerita kita sendiri (Mary Mc Carthy)
  65. Kerendahan hati menuntun pada kekuatan, bukan kelemahan. Mengakui kesalahan dan melakukan perubahan atas kesalahan adalah bentuk tertinggi dari penghormatan pada diri sendiri (John McCLoy)
  66. Apapun tugas hidup kita, lakukanlah dengan baik. Seseorang semestinya melakukan pekerjaannya sedemikian baik sehingga mereka yang masih hidup, yang sudah mati dan yang belum lahir tidak mampu melakukannya lebih baik lagi (Marthin Luther King)
  67. Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tetapi perjuanganmu lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri (Bung Karno)
  68. Orang-orang yang gagal dibagi menjadi dua : mereka yang berpikir gagal padahal tidak pernah melakukannya, dan mereka yang melakukan kegagalan tapi tak pernah memikirkannya (John Charles Salak)
  69. Kegagalan adalah sesuatu yang bisa kita hindari dengan tidak mengatakan apa-apa, tidak melakukan apa-apa dan tidak menjadi apa-apa (Denis Waitley)
  70. Persahabatan adalah hal tersulit untuk dijelaskan di dunia ini. Dan, itu bukan soal yang Anda pelajari di sekolah. Tetapi, bila Anda tidak pernah belajar makna persahabatan, Anda benar-benar tidak belajar apa pun (Muhammad Ali)
  71. Kebaikan hati adalah ketidakmampuan untuk tetap tenteram jika ada orang lain yang merasa gelisah, ketidakmampuan merasa nyaman jika ada orang merasa tidak nyaman, ketidakmampuan untuk tetap berperasaan enak apabila seorang tetangga sedang gundah (Samuel H. Holdenson)
  72. Maafkanlah musuh-musuh Anda, tapi jangan pernah melupakan nama-namanya (John F. Kennedy)
  73. Hal terbaik yang bisa Anda lakukan untuk orang lain bukanlah membagikan kekayaan Anda, tetapi membantu ia untuk memiliki kekayaannya sendiri (Benjamin Disraeli)
  74. Ada dua macam manusia di dunia ini : mereka yang mencari alasan dan mereka yang mencari keberhasilan. Orang yang mencari alasan selalu mencari alasan mengapa pekerjaannya tidak selesai, dan orang yang mencari keberhasilan selalu mencari alasan mengapa pekerjaannya dapat terselesaikan (Alan Cohen)
  75. Cintailah orang yang kau cintai sekedarnya saja, siapa tahu, pada suatu hari kelak, ia akan berbalik menjadi orang yang kau benci. Dan bencilah orang yang kau benci sekedarnya saja, siapa tahu, pada suatu hari kelak, ia akan berbalik menjadi orang yang kau cintai (Imam Ali RA)
  76. Sebuah tong yang penuh dengan pengetahuan belum tentu sama nilainya dengan setetes budi (Phytagoras)
  77. Bila rahasia sebuah atom dari atom-atom tersingkap, rahasia segala benda ciptaan, baik lahir maupun batin akan tersingkap, dan kau takkan melihat pada dunia ini atau dunia yang akan datang kecuali Tuhan (Syaikh Ahmad Al-Alawi)
  78. Lebih baik menjaga mulut Anda tetap tertutup dan membiarkan orang lain menganggap Anda bodoh, daripada membuka mulut Anda dan menegaskan semua anggapan mereka (Mark Twain)
  79. Kepuasan terletak pada usaha, bukan pada hasil. Berusaha dengan keras adalah kemenangan yang hakiki (Mahatma Ghandi)
  80. Hal terindah yang dapat kita alami adalah misteri. Misteri adalah sumber semua seni sejati dan semua ilmu pengetahuan (Albert Einstein)
  81. Orang-orang yang melontarkan kritik bagi kita pada hakikatnya adalah pengawal jiwa kita, yang bekerja tanpa bayaran (Corni Ten Boom)
  82. Sukses berjalan dari satu kegagalan ke kegagalan yang lain, tapi kita kehilangan semangat (Abraham Lincoln)
  83. Kata yang paling indah di bibir  umat manusia adalah kata “Ibu”, dan panggilan yang paling indah adalah “ibuku”. Ini adalah kata yang penuh harapan dan cinta, kata manis dan baik yang keluar dari kedalaman hati. (Kahlil Gibran)
  84. Sahabatmu adalah kebutuhan jiwamu yang terpenuhi. Dialah ladang hatimu, yang dengan kasih kau taburi dan kau pungut buahnya penuh rasa terima kasih. Kau menghampirinya di kala hati gersang kelaparan, dan mencarinya di kala jiwa membutuhkan kedamaian. Janganlah ada tujuan lain dari persahabatan kecuali saling memperkaya jiwa (Kahlil Gibran)
  85. Seorang pecundang tak tahu apa yang dilakukannya bila kalah, tapi sesumbar apa yang dilakukannya bila menang. Sedangkan pemenang tak berbicara apa yang akan dilakukannya bila ia menang, tetapi tahu apa yang dilakukannya bila ia kalah (Eric Berne)
  86. Seekor burung hantu yang bijaksana duduk di sebatang dahan. Semakin banyak ia melihat, semakin sedikit ia berbicara. Semakin sedikit ia berbicara, semakin banyak ia mendengar. Mengapa kita tidak seperti burung hantu yang bijaksana itu? (Edward Hersey Richards)
  87. Pandanglah hari ini, kemarin sudah jadi mimpi. Dan esok hanyalah sebuah visi. Tetapi, hari ini yang sungguh nyata, menjadikan kemarin sebagai mimpi kebahagiaan, dan setiap hari esok adalah visi harapan (Alexander Pope)
  88. Jadikan deritaku sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan di atas segalanya adalah kekuatan Yang Maha Esa (Bung Karno)
  89. Ia akan datang, dan pergi. Seorang penguasa, pengemis atau pertapa – setiap orang yang lahir pasti mati. Menghembuskan nafas terakhir di atas tahta, atau diseret ke dalam kubur dengan tangan dan kaki terikat, apa bedanya? (Kabir)
  90. Satu-satunya yang harus kita takuti adalah ketakutan itu sendiri (Franklin D. Rosevelt)
  91. Saya melihat seorang pemecah batu sedang memukul sebongkah batu padas sampai seratus kali tanpa kelihatan retak sedikit pun. Tapi, pada pukulan ke seratus satu kali, batu itu pecah menjadi dua. Saya tahu bahwa bukan pukulan terakhir itu yang membelah batu, tapi semua pukulan yang sudah dilakukan sebelumnya (Jacob Riis)
  92. Jika Anda membiarkan sesuatu yang kecil berlalu, Anda akan menemukan kedamaian yang kecil juga. Jika Anda membiarkan lebih banyak hal berlalu, Anda akan meraih lebih banyak kedamaian. Jika Anda benar-benar membiarkan seluruhnya berlalu, Anda akan mendapatkan seluruh kedamaian (Ajahn Chah)
  93. Apa perbedaan antara hambatan dan kesempatan? Perbedaannya terletak pada sikap kita dalam memandangnya. Selalu ada kesulitan dalam setiap kesempatan dan selalu ada kesempatan dalam setiap kesulitan. (J. Sidlow Baxter)
  94. Musisi harus menciptakan musik. Pelukis harus menggoreskan lukisannya. Penyair harus menulis sajaknya. Mereka harus melakukannya agar mencapai puncak kedamaian dalam diri mereka sendiri. Seseorang harus menjadi apa yang mereka bisa jadi (Abraham Maslow)
  95. Meski Anda menyembunyikan pikiran buruk dalam hati Anda, tetap akan terpancar kekuatan kelam. Pikiran cinta, meskipun tak mengucapkannya, maka dunia pun akan terasa lebih terang (Ella Wheeler Wilcox)
  96. Kadang-kadang anda dapat mengatasi sebuah situasi sulit hanya dengan bersedia memahami orang lain. Sering yang paling dibutuhkan oleh seseorang adalah mengetahui bahwa ada seorang lain yang peduli tentang bagaimana perasaannya dan berusaha memahami posisi mereka (Brian Tracy)
  97. Orang bijak adalah dia yang hari ini mengerjakan apa yang orang bodoh akan kerjakan tiga hari kemudian (Abdullah Ibnu Mubarak)
  98. Kesempatan Anda untuk sukses di setiap kondisi selalu dapat diukur oleh seberapa besar kepercayaan Anda pada diri sendiri (Robert Collier)
  99. Saya tak pernah menjumpai seseorang yang menderita karena terlalu banyak bekerja. Lebih banyak orang menderita karena terlalu banyak ambisi tetapi tak cukup berusaha (Dr. James Mantague)
  100. Nilai manusia, bukan bagaiman ia mati, melainkan bagaimana ia hidup. Bukan apa yang telah ia perolah, melainkan apa yang telah ia berikan. Bukan apa pangkatnya, melainkan apa yang telah diperbuat dengan tugas yang diberikan Tuha kepadanya (Ministry)
  101. Perhatikan perbedaan antara apa yang terjadi bila seseorang berkata, “Saya telah gagal tiga kali”, dan apa yang terjadi bila ia berkata, “Saya orang yang gagal”. (S. I. Hayakawa)
  102. Saat berbicara mode, berenanglah mengikuti arus. Saat berbicara prinsip, tegarlah seperti batu karang (Thomas Jefferson)
  103. Ada dua cara untuk menjalani hidup ini dengan mudah, percaya pada segala sesuatu atau meragukan segala sesuatu. Kedua cara tersebut membebaskan kita dari berfikir (Theodore Rubin)
  104. Hidup dengan melakukan kesalahan akan tampak lebih terhormat daripada selalu benar karena tidak melakukan apa-apa (George Bernard Shaw)
  105. Kegagalan adalah satu-satunya kesempatan untuk memulai lagi dengan lebih cerdik (Henry Ford)
  106. Apapun fakta yang ada di depan kita tidak lebih penting dari sikap kita dalam menghadapinya, karena itulah yang menentukan keberhasilan atau kegagalan kita (Norman Vincent Peale)
  107. Anda adalah produk dari lingkungan Anda. Maka, pilihlah lingkungan terbaik bagi pengembangan Anda menuju tujuan-tujuan Anda. Analisalah hidup Anda melalui lingkaran Anda. Apakah hal-hal di sekitar Anda membatu Anda menuju sukses atau malah menahan Anda? (W. Clement Stone)
  108. Kita harus saling memaafkan dan kemudian melupakan apa yang telah kita maafkan (Andrew Jackson)
  109. Kebencian atau dendam tidak menyakiti orang yang tidak Anda sukai. Tetapi setiap hari dan setiap malam dalam kehidupan Anda, perasaan itu menggerogoti Anda (Norman Vincent Peale)
  110. Jangan pernah berpisah tanpa ungkapan kasih sayang untuk dikenang. Mungkin saja perpisahan itu ternyata untuk selamanya (Jean Paul Reatcher)
  111. Maut bukanlah kehilangan terbesar dalam hidup. Kehilangan terbesar adalah apa yang mati dalam sanubari sementara kita masih hidup (Norman Cousins)
  112. Ada yang mengukur hidup mereka dari hari dan tahun. Yang lain dengan denyut jantung, gairah dan air mata. Tetapi ukuran sejati di bawah mentari adalah apa yang telah engkau lakukan dalam hidup ini untuk orang lain (Confusius)
  113. Kita adalah apa yang kita kerjakan berulang kali. Dengan demikian, kecemerlangan bukan tindakan, tetapi kebiasaan (Aristoteles)
  114. Seorang pemimpin adalah orang yang melihat lebih banyak dari pada yang dilihat orang lain, melihat lebih jauh dari pada yang dilihat orang lain, dan melihat sebelum orang lain melihat (Leroy Eims)
  115. Jangan biarkan orang lain mempengaruhi ide dan keputusan Anda. Dalam lima tahun ke depan, Anda lah – bukan mereka – yang harus hidup dengan pilihan yang Anda buat (Sarah Brklacich)
  116. Bukalah mata sewaktu berjalan, karena bisa saja Anda akan bertemu kesempatan. Adapun kesempatan itu sendiri buta. Peganglah erat-erat, karena kesempatan datang dan pergi tanpa memberitahu (Anonim)
  117. Sifat cinta sama seperti sifat air dan tanah. Apabila Anda tidak cukup menggali, yang Anda peroleh adalah air yang keruh. Apabila Anda cukup menggali, yang Anda peroleh adalah air yang bersih dan jernih (Hazrat Inayat Khan)
  118. Tak ada rahasia untuk menggapai sukses. Sukses itu dapat terjadi karena persiapan, kerja keras dan mau belajar dari kegagalan (Gen Collin Powel)
  119. Kita datang ke dunia ini sendiri, dan sendiri pula kita meninggalkannya. Di antara pintu masuk dan pintu keluar, kita menghabiskan waktu lain untuk mencari persahabatan (E. M. Dooling)
  120. Mereka yang tidak bisa memaafkan orang lain menghancurkan jembatan yang akan dilewatinya (Confusius)
  121. Tuhan menganugerahi Anda wajah,  tapi kita harus memberikannya ekspresi (Anonim)
  122. Manusia tidak dirancang untuk gagal, tapi manusia-lah yang gagal untuk merancang (William J. Siegel)
  123. Hati Anda belum hidup kalau belum pernah mengalami rasa sakit. Rasa sakit karena cinta akan membuka hati, bahkan bila hati itu sekeras batu (Hazrat Inayat Khan)
  124. Tidak ada kesuksesan tanpa perjuangan, tidak ada perjuangan tanpa pengorbanan, tidak ada pengorbanan tanpa keikhlasan, tidak ada keihlasan tanpa iman (Suyatno)
  125. Pekerjaan yang paling berat adalah saat harus memulai (Suyatno)
  126. Jadilah yang terbaik diantara yang baik atau setidaknya jadilah yang baik diantara yang tidak baik (moto hidupku)
  127. Kebahagiaan yang terindah adalah menyaksikan orang yang kita cintai berbahagia (Suyatno)
  128. Musuh terbesar bagi seseorang yang sedang memiliki kekuasaan adalah sifat otoriter (Suyatno)
  129. Semua yang kita genggam suatu saat harus kita lepaskan, semua yang kita miliki suatu saat  pasti akan berakhir, karena tidak ada yang abadi di dunia ini (Suyatno)
  130. Urip ojo nggege mangsa, reja-rejaning jaman, yen jamane rejo sapa ngerti uripe iso uga melu rejo (falsafah kepasrahan)



Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional

Sejarah

Penyelenggaraan PIMNAS di Indonesia berawal dari Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) dan Lomba Karya Inovatif Produktif (LKIP) mahasiswa yang dilaksanakan pertama kali pada tahun 1980 di Universitas Indonesia. Dalam perkembangannya, kedua kegiatan tersebut pada tahun 1988 dikembangkan dengan menambahkan kegiatan penunjang berupa Pameran, Bazar, Studium Generale, Pentas Seni, dan Seminar, yang kemudian disebut dengan Lomba Karya Ilmiah Mahasiswa (LKIM).

Penyelenggaraan LKIM sempat berlangsung selama dua tahun, dan kemudian dengan penyempurnaan dan penambahan kegiatan penunjang, penyelenggaraan pada tahun ke tiga nama kegiatan dirubah menjadi Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas), dan sekaligus merupakan Pimnas III. Secara berurutan penyelenggaraan LKIM dan Pimnas dari tahun 1988 sampai tahun 2006. Dilihat dari sifatnya, secara garis besar kegiatan Pimnas terdiri dari atas 2 (dua) kegiatan, yaitu : (1) kegiatan yang bersifat utama, dan (2) kegiatan yang sifatnya menunjang kegiatan utama (kegiatan penunjang).

  1. Kompetisi hasil PKM melalui presentasi, gelar poster dan produk dari peserta finalis PKM Penelitian, PKM Penerapan Teknologi, PKM Kewirausahaan, PKM Pengabdian Masyarakat, dan PKM Penulisan Ilmiah.
  2. Presentasi LKTM bidang IPA, IPS, Pendidikan, dan Seni.
  3. Studium generale dan seminar ilmiah.
  4. Gelar poster dan produk non PKM yang ditampilkan oleh mahasiswa.
  5. Sarasehan forum Wakil/Pembantu Rektor/Ketua/Direktur bidang kemahasiswaan.

Sedangkan kegiatan penunjang adalah kegiatan yang bersifat menunjang kegiatan utama. Oleh karena itu jenis-jenis kegiatannya diserahkan sepenuhnya kepada penyelenggara. Panitia penyelenggara dapat melaksanakan kegiatan penunjang yang relevan dalam rangka lebih menyemarakkan penyelenggaraan Pimnas. Kegiatan penunjang ini diserahkan pada pihak perguruan tinggi penyelenggara dengan mempertimbangkan manfaat dan keterlibatan mahasiswa yang akan menjadi pesertanya. Sejak pertama kali pelaksanaan LKIM sampai dengan Pimnas ke XVI di Surakarta pemenang ditetapkan secara perorangan untuk setiap bidang lomba atau kelompok presentasi, sehingga tidak ada juara umum, juara I maupun juara lainnya. Pada tahun 2004 yang bertepatan dengan pelaksanaan Pimnas ke XVII di Bandung, muncul gagasan untuk menetapkan juara umum, juara I dan juara lainnya berdasarkan peroleh penghargaan setara emas, perak dan perunggu.

Sedangkan bagi juara umum berhak atas piala bergilir Menteri Pendidikan Nasional “Adhikarta Kertawidya”. Dan setiap penyelenggaraan Pimnas mempunyai logo Pimnas yang bersifat permanen dan hanya ditambah dengan nama kota tempat penyelenggaraan serta penyesuaian tahun pelaksanaan.

Tujuan PIMNAS

Pelaksanaan PIMNAS dimaksudkan untuk meningkatkan wawasan dan kemampuan akademik mahasiswa, mengembangkan komunikasi ilmiah, memacu dan membudayakan kreativitas dan penalaran dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni (Ipteks). Dengan jiwa, semangat, budaya dan tradisi ilmiah diharapkan akan menjadi kekuatan yang melandasi kreativitas dan penalaran mahasiswa sebagai cerminan masyarakat ilmiah yang bertitik tolak pada pemantapan budaya akademik yang mengarah kepada terciptanya suasana akademik yang kondusif. Beberapa tujuan yang ingin dicapai dari pelaksanaan PIMNAS yang diselenggarakan setiap tahun antara lain:

Penyelenggaraan PIMNAS setiap tahun, dimaksudkan antara lain untuk :

  1. Menjadi media dan sarana komunikasi mahasiswa seluruh Indonesia
  2. Membuka peluang bagi pengembangan potensi mahasiswa dalam kegiatan ilmiah
  3. Mempertajam wawasan, mahasiswa dalam pengembangan IPTEK dan seni
  4. Meningkatkan posisi tawar mahasiswa di dunia kerja atau masyarakat
  5. Memberi umpan balik terhadap proses belajar mengajar di PT
  6. Meningkatkan ketrampilan mahasiswa dalam menyampaikan karya intelektualnya
  7. Mempererat kerjasama akademik
  8. Mempererat tali persaudaraan sebangsa dalam bingkai NKRI

Daftar Peserta Pimnas 2010 dapat dilihat di sini:DAFTAR_PESERTA_PIMNAS_XXIII

Malam Pertama yang Mengesankan

Malam Pertama yang Mengesankan

Oleh : Renungan Kisah Inspiratif (29 Maret 2010)

Satu hal sebagai bahan renungan kita…
Tuk merenungkan indahnya malam pertama
Tapi bukan malam penuh kenikmatan duniawi semata
Bukan malam pertama masuk ke peraduan Adam Dan Hawa

Justru malam pertama perkawinan kita dengan Sang Maut
Sebuah malam yang meninggalkan isak tangis sanak saudara

Hari itu…mempelai sangat dimanjakan
Mandipun…harus dimandikan
Seluruh badan Kita terbuka….
Tak Ada sehelai benangpun menutupinya. .
Tak Ada sedikitpun rasa malu…

Seluruh badan digosok Dan dibersihkan
Kotoran dari lubang hidung dan anus dikeluarkan
Bahkan lubang – lubang itupun ditutupi kapas putih…

Itulah sosok Kita….
Itulah jasad Kita waktu itu

Setelah dimandikan.. .,
Kitapun kan dipakaikan gaun cantik berwarna putih
Kain itu ….jarang orang memakainya..
Karena bermerk sangat terkenal bernama Kafan

Wewangian ditaburkan ke baju Kita…
Bagian kepala..,badan. .., Dan kaki diikatkan
Tataplah…. tataplah. ..itulah wajah Kita
Keranda pelaminan… langsung disiapkan

Pengantin bersanding sendirian…
Mempelai di arak keliling kampung bertandukan tetangga
Menuju istana keabadian sebagai simbol asal usul

Kita diiringi langkah gontai seluruh keluarga
Serta rasa haru para handai taulan
Gamelan syahdu bersyairkan adzan dan kalimah Dzikir
Akad nikahnya bacaan talkin…

Berwalikan liang lahat..
Saksi – saksinya nisan-nisan. .yang tlah tiba duluan
Siraman air mawar..pengantar akhir kerinduan
Dan akhirnya…. . Tiba masa pengantin..

Menunggu Dan ditinggal sendirian…
Tuk mempertanggungjawab kan seluruh langkah kehidupan

Malam pertama bersama KEKASIH..
Ditemani rayap – rayap Dan cacing tanah
Di kamar bertilamkan tanah..

Dan ketika 7 langkah tlah pergi….
Kitapun kan ditanyai oleh sang Malaikat…

Kita tak tahu apakah akan memperoleh Nikmat Kubur…
Ataukah Kita kan memperoleh Siksa Kubur…..
Kita tak tahu…Dan tak seorangpun yang tahu….

Tapi anehnya Kita tak pernah galau ketakutan… ..
Padahal nikmat atau siksa yang kan kita terima
Kita sungkan sekali meneteskan air mata…
Seolah barang berharga yang sangat mahal…

Dan Dia Kekasih itu.. Menetapkanmu ke syurga..
Atau melemparkan dirimu ke neraka..
Tentunya Kita berharap menjadi ahli syurga…
Tapi….tapi …..sudah pantaskah sikap kita selama ini…
Untuk disebut sebagai ahli syurga

Baca jika anda ada waktu untuk ALLAH.
Bacalah hingga habis.

Saya hampir membuang email ini namun saya telah diberi
anugerah untuk membaca terus hingga ke akhir.

ALLAH, bila saya membaca tulisan ini, saya pikir saya
tidak ada waktu untuk ini….
Lebih lebih lagi diwaktu kerja. Kemudian saya tersadar
bahwa pemikiran semacam inilah yang ….
Sebenarnya, menimbulkan pelbagai masalah di dunia ini.

Kita coba menyimpan ALLAH didalam MASJID pada hari
Jum’at……
Mungkin malam JUM’AT?
Dan sewaktu solat MAGRIB SAJA?

Kita suka ALLAH pada masa kita sakit….
Dan sudah pasti waktu ada kematian…

Walau bagaimanapun kita tidak ada waktu atau ruang
untuk ALLAH waktu bekerja atau bermain?

Karena…

Kita merasakan diwaktu itu kita mampu dan sewajarnya
mengurus sendiri tanpa bergantung padaNYA.
Semoga ALLAH mengampuni aku karena menyangka… …
Bahwa nun di sana masih ada tempat dan waktu dimana
ALLAH bukan lah yang paling utama dalam hidup ku
(nauzubillah)

Kita sepatutnya senantiasa mengenang akan segala yang
telah DIA berikan kepada kita.
DIA telah memberikan segala-galanya kepada kita
sebelum kita meminta.

ALLAH

Dia adalah sumber kewujudanku dan Penyelamatku
IA lah yang mengerakkan ku setiap detik dan hari.
TanpaNYA aku adalah AMPAS yang tak berguna.

Susah vs. Senang

Kenapa susah sekali menyampaikan kebenaran?
Kenapa mengantuk dalam MASJID tetapi ketika selesai ceramah
kita segar kembali?

Kenapa mudah sekali membuang e-mail agama tetapi kita
bangga mem “forward” kan email yang tak senonoh?

Hadiah yang paling istimewa yang pernah kita terima.
Solat adalah yang terbaik…. Tidak perlu bayaran , tetapi
ganjaran lumayan.

Notes: Tidak kah lucu betapa mudahnya bagi manusia
TIDAK Beriman PADA ALLAH
setelah itu heran kenapakah dunia ini menjadi neraka bagi
mereka.

Tidakkah lucu bila seseorang berkata “AKU BERIMAN PADA
ALLAH” TETAPI SENTIASA MENGIKUT SYAITAN. (who, by the way,
also “believes” in ALLAH ).

Tidakkah lucu bagaimana anda mampu mengirim ribuan email
lawak yang akhirnya tersebar bagai api yang tidak
terkendali.,
tetapi bila anda mengirim email mengenai ISLAM, sering
orang berpikir 10 kali untuk berkongsi?

Tidakkah mengherankan bagaimana bila anda mulai
mengirim pesan ini anda tidak akan mengirim kepada semua
rekan anda
karena memikirkan apa tanggapan mereka terhadap anda atau
anda tak pasti apakah mereka suka atau tidak?.

Tidakkah mengherankan bagaimana anda merasa risau
akan tanggapan orang kepada saya lebih dari tanggapan ALLAH
terhadap anda.

Aku berDOA , untuk semua yang mengirim pesan ini kepada
semua rekan mereka di rahmati ALLAH.

dariku:

Ya Allah semoga Engkau anugerahkan kami kemampuan untuk
mempersiapkan hari itu dengan baik, untuk mengisi hari- hari
kami dengan kegiatan- kegiatan yang bermanfaat dengan niat
hanya untuk beribadah kepadaMu, Ya Rabb.

Amiin.

Opening: Bachelor and Master of International Class in FKM UNDIP

Bachelor and Master of International Class

FACULTY OF PUBLIC HEALTH

UNIVERSITY OF DIPONEGORO

SEMARANG – INDONESIA

Brief history

Faculty of Public Health University of Diponegoro (FPH UNDIP) is one of the first five universities in Indonesia that provides a Bachelor of public health. FPH UNDIP has a long and distinguished history as one of Indonesia’s leading providers of public health sciences education.

FPH UNDIP has done several reforms on Public Health Education to ensure the high quality of its graduates. Latest reform was in field of development of international curriculum and professional education, with the accreditation of A from the National Accreditation Board for Higher Education, Ministry of Education – Republic of Indonesia.  Now FPH UNDIP offers courses to international students.

Vision

Become an excellence institution of higher education in the field of public health in national and international level.

The vision has been adjusted to Basic Scientific Pattern and the development of UNDIP towards a research university.

Course Program for International Class

1.  Regular course program

The program designs for high school graduates to achieve bachelor degree (Bachelor of Public Health).

Credit                          :     144 credits

Course duration     :     7 semesters.

Concentration         :

-    Biostatistics and Population Study

-    Environmental Health

-    Epidemiology and Tropical Diseases

-    Health Administration and Policy

-    Health Education and Behavioral Sciences

-    Occupational Safety and Health

-    Public Health Nutrition

-    Reproduction, Maternal and Child Health

2. Special course program

The program designs for diploma graduates who intends to take bachelor degree and master degree as well.

Credit                          :     54 credits on bachelor degree

42-45 credits on master degree

Course duration     :     6 semesters to accomplish master program (3 semesters each on bachelor and master degree).

Concentration         :

-    Biostatistics and Population Study

-    Environmental Health

-    Epidemiology and Tropical Diseases

-    Health Administration and Policy

-    Health Education and Behavioral Sciences

-    Occupational Safety and Health

-    Public Health Nutrition

-    Reproduction, Maternal and Child Health

Master program     :

  1. Epidemiology, concentration: (1) General Epidemiology, (2) Field Epidemiology, and (3) Clinical Epidemiology
  2. Health Promotion, concentration: (1) Health Promotion, (2) Reproductive Health/HIV-AIDS, (3) Human Resource Development , and (4) Health, Safety and Occupational Health Promotion
  3. Community Nutrition, concentration: (1) Community Nutrition; (2) Food Science and (3) Biomedical Nutrition
  4. Master’s Program in Public Health, concentration:  (1) Hospital Administration, (2) Health Management Information System, (3) Administration and Health Policy, sub major: (a) Maternal and Child Health Management and (b) Administration and Health Policy
  5. Environmental Health Science, concentration: (1) Environmental Health, (2) Industrial Environmental Health and (3) Environmental Health Management

Facilities and Infrastructures

1.  Library

Campus library provides a wide range of services including collection of latest books and journals, library information system, and e-learning that can be accessed through international website. All services are free for FPH students.

2.  Computer laboratory

The laboratory provides services to support teaching and learning activities, including on-campus networking facilities for electronic communication. Students have free 24-hours access to the networking facilities.

3.  Laboratory

Audio visual aids laboratory

Environmental health laboratory

Epidemiology laboratory

Nutrition laboratory

Occupational health laboratory

4.  Classroom

Three floors building for classrooms. Each classroom is air-conditioned and equipped with computer and LCD projector. Special room for stadium generale also provided with teleconference facilities. FPH also provides rooms for problem based learning activities.

Support service

Faculty of Public Health provides many specialized support services to help students adjust to living in Semarang. We understand the difficulties international students might face in adjusting to a new culture and landscape, making new friends and studying successfully, all at the same time. Our staff will ensure that you don’t have to cope with this all on your own. Please contact us for support service.

Application and Admission

Candidates should pose high school certificate for regular course program and diploma degree for special course program.

Application period: June 22 – July 10, 2010

Application form can be downloaded at  here: Application Form

Please lodge your application to fkm@undip.ac.id

Applicant selection will be announced on August, 2010

English language requirement

International students must provide evidence of their English proficiency in accordance with TOEFL minimum score 500 or IELTS minimum 5.

Semester starts

The first semester of classes will begin:

  1. Regular course program:  on September, 2010
  2. Special course program:  on September, 2010 and January, 2011

Tuition Fee and Other Expenses

Tuition fee                          :       a.  Regular course program  :     750 USD x 8 semesters

b.  Special course program   :

  • o 750 USD x 3 semesters , and
  • o 1500 – 2000 USD x 3 semesters (depending on the selected master’s programs)

Health insurance*           :       200-300 USD / year

Book*                                   :       600-700 USD / 3 semesters

Living allowance*             :       250-500 USD / month

*) personal expenses approximation (may vary due to individual need)

Contact detail

Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro

Jl. Prof. Sudharto, SH

Kampus UNDIP Tembalang, Semarang 50275

Indonesia

Phone                       :     +62247460044

Facsimile                  :     +62247460044 ext 102

Website                   :     www.fkm.undip.ac.id

Contact person     :     Ms. Praba Ginanjar

Email: praba@undip.ac.id or prabagin@yahoo.com

Mobile phone: +6281325887942

Sekilas tentang Protokoler

Fungsi Protokol sangat penting karena terkait dengan sukses tidaknya penyelenggaraan suatu kegiatan yang dilakukan oleh pejabat negara, pejabat pemerintah, dan tokoh masyarakat. Karena protokol merupakan seperangkat aturan dalam acara kenegaraan atau acara resmi yang meliputi aturan mengenai tata tempat, tata upacara, dan tata penghormatan sehubungan dengan penghormatan kepada seseorang sesuai dengan jabatan dan/atau kedudukannya dalam negara.

Banyak terjadi  di beberapa organisasi atau institusi formal,  person-personnya kadang tidak memahami pentingnya protokoler. Sehingga kadang opening ceremony suatu kegiatan menjadi carut marut. Memang kadang orang berpikir ceremonial tak begitu dipermasalahkan jika substansi dari acara itu sendiri bagus dan lancar. Tapi protokoler seperti ini tidak akan pernah bisa kita hilangkan begitu saja, terlebih jika  kegiatan  yang diselenggarakan  berhubungan atau dihadiri  mereka yang memiliki jabatan dan pangkat tertentu (VIP) dan juga memiliki derajat tertentu (Very Important Citizen).

Sebagai sebuah institusi formal, maka di setiap Jurusan/Program Studi,  Fakultas atau Universitas seharusnya  ada  person-person yang  memahami  perihal  Protokoler secara benar.  Acara-acara resmi  di Jurusan/Program Studi/Fakultas dan Universitas (seperti: pertemuan, seminar, workshop dll ) semestinya diatur  sesuai dengan etiket resmi dalam hal  pengaturan tempat, tata upacara, dan tata penghormatan secara benar.  Perlu  adanya image yang positif bagi para hadirin, undangan atau siapapun yang hadir dalam suatu acara tersebut dan image ini tentunya tidak hanya pada awalnya saja namun juga selama proses pelaksanaan acara hingga akhir.

Dalam kegiatan pemerintahan, Protokoler  diatur secara khusus dalam Undang-Undang No.8 Tahun 1987 tentang Protokol,  dan Peraturan Pemerintah No.62 Tahun 1990 tentang Ketentuan Keprotokolan Mengenai Tata Tempat, Tata Upacara dan Tata Penghormatan.

Bagaimana tentang aturan dalam Protokoler, dapat dibaca di: Sekilas Tentang Protokoler

PARTISIPASI KERJA WANITA PADA SEKTOR PEKERJAAN FORMAL, IMPLIKASINYA TERHADAP EKONOMI KELUARGA DAN PEMBERIAN AIR SUSU IBU

PARTISIPASI KERJA WANITA PADA SEKTOR PEKERJAAN FORMAL, IMPLIKASINYA TERHADAP EKONOMI KELUARGA DAN PEMBERIAN AIR SUSU IBU PADA ANAK-ANAK. STUDI DI KODIA SEMARANG, JAWA TENGAH

(Occupational  Participation of Working Women in the Formal  Sector, and The Implication to Family’s Income and  Breast  Feeding Practices.  Study in Semarang City, Central Java)

Oleh: Suyatno

ABSTRAK

Along with increasing quality of human resources, increasing working women participation occur in every kind of occupational, both  formal  sector and informal sector.  This  phenomena  had  a positive impact, as family’s income increasing, but the other way can  give a negative effect, as decreasing breast feeding  prac­tices to their child.      The objective of the research were to find out (1) how  much income contribution of working women to total family’s income; and (2) to describe working women breast feeding practices in the different  kind  of formal occupational; and (3) to  explain  the factors in influencing their contribution of family’s income and breast feeding practices.  The study was conducted in Semarang City, Central Java.  The samples were 150 working women in the formal occupational who had children under five years old, that were selected randomly.The  research found that average income contribution of  the working women to total family income was 43,85 % (sd=9,67, range 11,19 % until 68,57 %).  Working women in the banking sector  had the  most income, but working women in the company especially  as marketing division had the most contribution to family’s income than  others.  Working women with lecture occupational  had  the least contribution to family’s income.  Total Family’s  income had a significant negatif correlation to working  women  income contribution.  So, the study showed that working women had  dura­tion  of exclusive breast feeding during 1.75 months (average  53 days), and to stop breast feeding practices (lactation) during 15.7 months.  Women with lacture occupational had longer duration of exclusive breast feeding dan lactation than others.    Factors of knowledge, attitude, motivation, and condition of the  working place  had  a significant positive correlation  to  duration  of exclusive breast feeding practices.  Motivation factor and  dura­tion  of exclusive  breast feeding practices had a significant positive  correlation  to  long time  of  breast feeding  stopped p<0,05).

Baca Makalah lengkap: PARTISIPASI KERJA WANITA, KONTRIBUSI EKONOMI DAN PEMBERIAN ASI

PEMBERIAN ASI SECARA EKSKLUSIF DAN PERTUMBUHAN BAYI

PEMBERIAN ASI SECARA EKSKLUSIF DAN PERTUMBUHAN BAYI USIA 0 -  3 BULAN.    STUDI KASUS PADA BAYI YANG DILAHIRKAN DI 4 RUMAH SAKIT BERSALIN DI KOTA SEMARANG

Oleh : Suyatno

ABSTRACT

The general objective of the study is to find out the benefits of exclusive breast feeding practice to infants’ growth. Its specif­ic  objective  is to explain the relationship  between exclusive breast feeding practice and gaining infants’ growth (0-3 month). The sample is 60 babies born in four maternity hospitals in  Semarang City, Central Java.

The  result of this research shows that (1) average of  exclusive breast feeding  practice to the babies who  born  in  maternity hospital is 36,01 days.(2) there is a significant negative corre­lation between long time of exclusive breast feeding practice and gaining  weight and length body status (p>0,05); (3) there is not a significant negative correlation between long time of exclusive breast feeding practice and gaining nutritional status

Baca makalah lengkap : PEMBERIAN ASI SECARA EKSKLUSIF DAN PERTUMBUHAN BAYI

Menghitung Besar Sampel Penelitian

Keterwakilan populasi oleh sampel dalam penelitian merupakan syarat penting untuk suatu generalisasi atau inferensi. Pada dasarnya semakin homogen nilai variabel yang diteliti, semakin kecil sampel yang dibutuhkan, sebaliknya semakin heterogen nilai variabel yang diteliti, semakin besar sampel yang dibutuhkan.

Di samping keterwakilan populasi (kerepresentatifan), hal lain yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan besar sampel adalah keperluan analisis. Beberapa analisis atau uji statistik memerlukan persyaratan besar sampel minimal tertentu dalam penggunaannya.

Bagaimana cara menghitung besar sampel suatu penelitian, dapat dibaca di sini: Menghitung Besar Sampel Penelitian

Beasiswa PT Metrodata Tbk

PT. Metrodata Electronics Tbk untuk tahun 2010 memberikan beasiswa kepada mahasiswa di lingkungan Universitas Diponegoro.
Adapun persyaratan dan kelengkapan berkas untuk mendapatkan beasiswa masing-masing rangkap 3 (tiga) sbb:
1. Mahasiswa program S1 dan D3 berbagai jurusan
2. Mendapatkan rekomendasi dari Pimpinan Fakultas
3. Minimal semester 3
4. IPK minimal 2,75
5. Melampirkan copy KHS dari semester awal
6. Melampirkan surat keterangan keluarga kurang mampu
7. Melampirkan surat keterangan sedang tidak mengajukan beasiswa dari instansi/lembaga lain
8. tidak sedang cuti kuliah
9. Melampirkan fotocopy surat keterangan penghasilan orang tua/wali dan jumlah tanggungan keluarga yang disahkan oleh pejabat berwenang
10. melampirkan fotokopi KTM dan KTP
11. pasfoto ukuran 4 x 6 sebanyak 2 lembar

*dikumpulkanpaling lambat tanggal 4 Mei 2010 ke dekanat bagian kemahasiswaan atau tanggal 5 Mei 2010 pagi.
*formulir dan surat keterangan di atas sudah ada di tempat fotokopi kantin fkm..

Menghitung Akurasi dan Presisi Pengukuran

Di setiap melakukan pengukuran, selalu saja terdapat error pada hasil pengukuran tersebut.  Lantas, bagaimana cara mengetahui error pengukuran sehingga nilai yang sebenarnya dapat diperoleh? Ada dua parameter yang berkaitan dengan error pengukuran tersebut, yaitu akurasi dan presisi. Hasil pengukuran yang baik dari suatu parameter, dapat dilihat berdasarkan tingkat presisi dan akurasi yang dihasilkan.

Akurasi menunjukkan kedekatan nilai hasil pengukuran dengan nilai sebenarnya. Untuk menentukan tingkat akurasi perlu diketahui nilai sebenarnya dari parameter yang diukur dan kemudian dapat diketahui seberapa besar tingkat akurasinya. Presisi menunjukkan tingkat reliabilitas dari data yang diperoleh. Hal ini dapat dilihat dari standar deviasi yang diperoleh dari pengukuran, presisi yang baik akan memberikan standar deviasi yang kecil dan bias yang rendah. Jika diinginkan hasil pengukuran yang valid, maka perlu dilakukan pengulangan, misalnya dalam pengukuran berat badan atau tinggi badan seseorang dilakukan pengulangan sebanyak n kali. Dari data tersebut dapat diperoleh ukuran harga nilai terukur adalah rata-rata dari hasil yang diperoleh dan standar deviasi. Perbandingan dari tingkat presisi, akurasi dan bias dari suatu hasil pengukuran dapat diilustrasikan pada gambar 1.

Gambar 1. Pola hasil pengukuran analitik

Gambar 1 menyajikan pola target hasil dari olah raga menembak atau memanah yang analog dengan pola hasil pengukuran analitik yang ideal. Pada gambar 1 (a) sebaran data cukup baik dan mendekati data aslinya. Hasil data dikatakan presisi dan tidak bias atau tidak  menyimpang. Gambar 1 (b) menunjukkan sebaran data yang presisi, tetapi menyimpang dari target yang sebenarnya berarti data dikatakan bias. Gambar 1 (c) menunjukkan sebaran data yang meluas berarti data yang diperoleh tidap presisi. Data 1 (c) tersebut tidak bias relatif jika dibandingkan dengan data 1 (d) yang sama-sama tidak presisi. Faktor-faktor presisi dan bias ini sangat ditentukan oleh terjadinya faktor-faktor kesalahan yang terjadi selama pengukuran.

Untuk mengetahui nilai presisi dan akurasi suatu pengukuran dapat dibaca di : Menghitung nilai Presisi dan Akurasi Pengukuran

Batas Akhir Pengajuan Beasiswa Bidik Misi

Beasiswa Bidik Misi dari Kementerian Pendidikan Nasional terbuka bagi lulusan SMA dari keluarga tidak mampu. Batas pengajuan berkas beasiswa tersebut di Universitas Diponegoro di tutup tanggal 30 April 2010.
Bagi lulusan SMA yang mengajukan beasiswa bidik misi, diwajibkan mengikuti seleksi penerimaan mahasiswa baru di universitas yang dituju. Calon yang telah mengajukan berkas tidak akan mendapat beasiswa tersebut jikalau tidak mendaftar dan tidak lulus diterima dalam seleksi masuk sebagai mahasiswa baru di Universitas yang dituju, baik melalui UM atau SNMPTN/Sipenmaru

The Unforgetable Story Menelusuri Perang Salib

( Selayang pandang sebuah sejarah yang tak terlupakan )
Disusun oleh : Aang Abdurahman.SS

Shalahuddin Al-Ayyubi : seorang Mujahid yang berahlaq mulia.
Saat perang Salib, tentara Kristen, Jerman, Yahudi membantai orang Islam di jalan-jalan. Berbalik 180 derajat dengan perlakuan pasukan Islam terhadap pasukan Kristen. Simak akhlaq Salahuddin al-Ayyubi
“Pemandangan mengagumkan akan terlihat. Beberapa orang lelaki kami memenggal kepala-kepala musuh; lainnya menembaki mereka dengan panah-panah, sehingga mereka berjatuhan dari menara-menara; lainnya menyiksa mereka lebih lama dengan memasukkannya ke dalam api menyala. Tumpukan kepala, tangan, dan kaki terlihat di jalan-jalan kota. Kami berjalan di atas mayat-mayat manusia dan kuda. Tapi ini hanya masalah kecil jika dibandingkan dengan apa yang terjadi di Biara Sulaiman, tempat dimana ibadah keagamaan kini dinyanyikan kembali. Di sana, para pria berdarah-darah disuruh berlutut dan dibelenggu lehernya.”

Sepak Terjang Tentara Salib
Sampai abad ke-11 M, di bawah pemerintahan kaum Muslimin, Palestina merupakan kawasan yang tertib dan damai. Orang-orang Yahudi, Nasrani, dan Islam hidup bersama. Kondisi ini tercipta sejak masa Khalifah Umar bin Khattab (638 M) yang berhasil merebut daerah ini dari kekaisaran Byzantium (Romawi Timur). Namun kedamaian itu seolah lenyap ditelan bumi begitu Tentara Salib datang melakukan invasi.
Ceritanya bermula ketika orang-orang kekhalifahan Turki Utsmani merebut Anatolia (Asia Kecil, sekarang termasuk wilayah Turki) dari kekuasaan Alexius I. Petinggi kaum Kristen itu segera minta tolong kepada Paus Urbanus II, guna merebut kembali wilayah itu dari cengkeraman kaum yang mereka sebut “orang kafir”.
Paus Urbanus II segera memutuskan untuk mengadakan ekspedisi besar-besaran yang ambisius (27 November 1095). Tekad itu makin membara setelah Paus menerima laporan bahwa Khalifah Abdul Hakim-yang menguasai Palestina saat itu-menaikkan pajak ziarah ke Palestina bagi orang-orang Kristen Eropa. “Ini perampokan! Oleh karena itu, tanah suci Palestina harus direbut kembali,” kata Paus.

Perang diawali dari pihak Kristen
Perang melawan kaum Muslimin diumumkan secara resmi pada tahun 1096 oleh Takhta Suci Roma. Paus juga mengirim surat ke semua raja di seluruh Eropa untuk ikut serta. Mereka dijanjikan kejayaan, kesejahteraan, emas, dan tanah di Palestina, serta surga bagi para ksatria yang mau berperang.
Paus juga meminta anggota Konsili Clermont di Prancis Selatan-terdiri atas para uskup, kepala biara, bangsawan, ksatria, dan rakyat sipil-untuk memberikan bantuan. Paus menyerukan agar bangsa Eropa yang bertikai segera bersatu padu untuk mengambil alih tanah suci Palestina. Hadirin menjawab dengan antusias, “Deus Vult!” (Tuhan menghendakinya!)
Dari pertemuan terbuka itu ditetapkan juga bahwa mereka akan pergi perang dengan memakai salib di pundak dan baju. Dari sinilah bermula sebutan Perang Salib (Crusade). Paus sendiri menyatakan ekspedisi ini sebagai “Perang Demi Salib” untuk merebut tanah suci.
Mobilisasi massa Paus menghasilkan sekitar 100.000 serdadu siap tempur. Anak-anak muda, bangsawan, petani, kaya dan miskin memenuhi panggilan Paus. Peter The Hermit dan Walter memimpin kaum miskin dan petani. Namun mereka dihancurkan oleh Pasukan Turki suku Seljuk di medan pertempuran Anatolia ketika perjalanan menuju Baitul Maqdis (Yerusalem).
Tentara Salib yang utama berasal dari Prancis, Jerman, dan Normandia (Prancis Selatan). Mereka dikomandani oleh Godfrey dan Raymond (dari Prancis), Bohemond dan Tancred (keduanya orang Normandia), dan Robert Baldwin dari Flanders (Belgia). Pasukan ini berhasil menaklukkan kaum Muslimin di medan perang Antakiyah (Syria) pada tanggal 3 Juni 1098.
Sepanjang perjalanan menuju Palestina, Tentara Salib membantai orang-orang Islam. Tentara Jerman juga membunuhi orang-orang Yahudi. Rombongan besar ini akhirnya sampai di Baitul Maqdis pada tahun 1099. Mereka langsung melancarkan pengepungan, dan tak lupa melakukan pembantaian. Sekitar lima minggu kemudian, tepatnya 15 Juli 1099, mereka berhasil merebut Baitul Maqdis dari tangan kaum Muslimin. Kota ini akhirnya dijadikan ibukota Kerajaan Katolik yang terbentang dari Palestina hingga Antakiyah.
Teladan Shalahuddin Al-Ayyubi ; sebagai diplomat ulung pemersatu umat
Pada tahun 1145-1147 pecah Perang Salib II. Namun perang besar-besaran terjadi pada Perang Salib III. Di pihak Kristen dipimpin Phillip Augustus dari Prancis dan Richard “Si Hati Singa” dari Inggris, sementara kaum Muslimin dipimpin Shalahuddin Al-Ayyubi.
Pada masa itu, Kekhalifahan Islam terpecah menjadi dua, yaitu Dinasti Fathimiyah di Kairo (bermazhab Syi’ah) dan Dinasti Seljuk yang berpusat di Turki (bermazhab Sunni). Kondisi ini membuat Shalahuddin prihatin. Menurutnya, Islam harus bersatu untuk melawan Eropa-Kristen yang juga bahu-membahu.
Pria keturunan Seljuk ini kebetulan mempunyai paman yang menjadi petinggi Dinasti Fathimiyyah. Melalui serangkaian lobi, akhirnya Shalahuddin Al-Ayyubi berhasil menyatukan kedua kubu dengan damai.
Pekerjaan pertama selesai. Shalahuddin kini dihadapkan pada perilaku kaum Muslimin yang tampak loyo dan tak punya semangat jihad. Mereka dihinggapi penyakit wahn (cinta dunia dan takut mati). Spirit perjuangan yang pernah dimiliki tokoh-tokoh terdahulu tak lagi membekas di hati.
Latar Belakang lahirnya “ Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ”
Shalahuddin lantas menggagas sebuah festival yang diberi nama peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Tujuannya untuk menumbuhkan dan membangkitkan spirit perjuangan. Di festival ini dikaji habis-habisan sirah nabawiyah (sejarah nabi) dan atsar (perkataan) sahabat, terutama yang berkaitan dengan nilai-nilai jihad.
Festival ini berlangsung dua bulan berturut-turut. Hasilnya luar biasa. Banyak pemuda Muslim yang mendaftar untuk berjihad membebaskan Palestina. Mereka pun siap mengikuti pendidikan kemiliteran.
Salahuddin berhasil menghimpun pasukan yang terdiri atas para pemuda dari berbagai negeri Islam. Pasukan ini kemudian berperang melawan Pasukan Salib di Hattin (dekat Acre, kini dikuasai Israel). Orang-orang Kristen bahkan akhirnya terdesak dan terkurung di Baitul Maqdis. Kaum Muslimin meraih kemenangan (1187).
Dua pemimpin tentara Perang Salib, Reynald dari Chatillon (Prancis) dan Raja Guy, dibawa ke hadapan Salahuddin. Reynald akhirnya dijatuhi hukuman mati karena terbukti memimpin pembantaian yang sangat keji kepada orang-orang Islam. Namun Raja Guy dibebaskan karena tidak melakukan kekejaman yang serupa.
Tiga bulan setelah pertempuran Hattin, pada hari yang tepat sama ketika Nabi Muhammad diperjalankan dari Mekah ke Yerusalem dalam Isra’ Mi’raj, Salahuddin memasuki Baitul Maqdis. Kawasan ini akhirnya bisa direbut kembali setelah 88 tahun berada dalam cengkeraman musuh.
Sejarawan Inggris, Karen Armstrong, menggambarkan, pada tanggal 2 Oktober 1187 itu, Shalahuddin dan tentaranya memasuki Baitul Maqdis sebagai penakluk yang berpegang teguh pada ajaran Islam yang mulia. Tidak ada dendam untuk membalas pembantaian tahun 1099, seperti yang dianjurkan Al-Qur`an dalam surat An-Nahl ayat
127. bersabarlah (hai Muhammad) dan Tiadalah kesabaranmu itu melainkan dengan pertolongan Allah dan janganlah kamu bersedih hati terhadap (kekafiran) mereka dan janganlah kamu bersempit dada terhadap apa yang mereka tipu dayakan.
Permusuhan dihentikan dan Shalahuddin menghentikan pembunuhan. Ini sesuai dengan firman dalam Al-Qur`an: ayat 193
193. dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), Maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim.
Tak ada satu orang Kristen pun yang dibunuh dan tidak ada perampasan. Jumlah tebusan pun disengaja sangat rendah. Shalahuddin bahkan menangis tersedu-sedu karena keadaan mengenaskan keluarga-keluarga yang hancur terpecah-belah. Ia membebaskan banyak tawanan, meskipun menyebabkan keputusasaan bendaharawan negaranya yang telah lama menderita. Saudara lelakinya, Al-Malik Al-Adil bin Ayyub, juga sedih melihat penderitaan para tawanan sehingga dia meminta Salahuddin untuk membawa seribu orang di antara mereka dan membebaskannya saat itu juga.
Beberapa pemimpin Muslim sempat tersinggung karena orang-orang Kristen kaya melarikan diri dengan membawa harta benda, yang sebenarnya bisa digunakan untuk menebus semua tawanan. [Uskup] Heraclius membayar tebusan dirinya sebesar sepuluh dinar seperti halnya tawanan lain, dan bahkan diberi pengawal pribadi untuk mempertahankan keselamatan harta bendanya selama perjalanan ke Tyre (Libanon).
Shalahuddin meminta agar semua orang Nasrani Latin (Katolik) meninggalkan Baitul Maqdis. Sementara kalangan Nasrani Ortodoks–bukan bagian dari Tentara Salib-tetap dibiarkan tinggal dan beribadah di kawasan itu.
Kaum Salib segera mendatangkan bala bantuan dari Eropa. Datanglah pasukan besar di bawah komando Phillip Augustus dan Richard “Si Hati Singa”.
Pada tahun 1194, Richard yang digambarkan sebagai seorang pahlawan dalam sejarah Inggris, memerintahkan untuk menghukum mati 3000 orang Islam, yang kebanyakan di antaranya wanita-wanita dan anak-anak. Tragedi ini berlangsung di Kastil Acre. Meskipun orang-orang Islam menyaksikan kekejaman ini, mereka tidak pernah memilih cara yang sama.
Suatu hari, Richard sakit keras. Mendengar kabar itu, Shalahuddin secara sembunyi-sembunyi berusaha mendatanginya. Ia mengendap-endap ke tenda Richard. Begitu tiba, bukannya membunuh, malah dengan ilmu kedokteran yang hebat Shalahudin mengobati Richard hingga akhirnya sembuh.
Richard terkesan dengan kebesaran hati Shalahuddin. Ia pun menawarkan damai dan berjanji akan menarik mundur pasukan Kristen pulang ke Eropa. Mereka pun menandatangani perjanjian damai (1197). Dalam perjanjian itu, Shalahuddin membebaskan orang Kristen untuk mengunjungi Palestina, asal mereka datang dengan damai dan tidak membawa senjata. Selama delapan abad berikutnya, Palestina berada di bawah kendali kaum Muslimin.
***
Perang Salib IV berlangsung tahun 1204. Bukan antara Islam dan Kristen, melainkan antara Takhta Suci Katolik Roma dengan Takhta Kristen Ortodoks Romawi Timur di Konstantinopel (sekarang Istambul, Turki).
Pada Perang Salib V berlangsung tahun 1218-1221. Orang-orang Kristen yang sudah bersatu berusaha menaklukkan Mesir yang merupakan pintu masuk ke Palestina. Tapi upaya ini gagal total.
Kaisar Jerman, Frederick II (1194-1250), mengobarkan Perang Salib VI, tapi tanpa pertempuran yang berarti. Ia lebih memilih berdialog dengan Sultan Mesir, Malik Al-Kamil, yang juga keponakan Shalahuddin. Dicapailah Kesepakatan Jaffa. Isinya, Baitul Maqdis tetap dikuasai oleh Muslim, tapi Betlehem (kota kelahiran Nabi Isa ‘alaihis-salaam) dan Nazareth (kota tempat Nabi Isa dibesarkan) dikuasai orang Eropa-Kristen.
Dua Perang Salib terakhir (VII dan VIII) dikobarkan oleh Raja Prancis, Louis IX (1215-1270). Tahun 1248 Louis menyerbu Mesir tapi gagal dan ia menjadi tawanan. Prancis perlu menebus dengan emas yang sangat banyak untuk membebaskannya.
Tahun 1270 Louis mencoba membalas kekalahan itu dengan menyerang Tunisia. Namun pasukannya berhasil dikalahkan Sultan Dinasti Mamaluk, Bibars. Louis meninggal di medan perang.
Sampai di sini periode Perang Salib berakhir. Namun, beberapa sejarawan Katholik menganggap bahwa penaklukan Konstantinopel oleh Sultan Muhammad II Al-Fatih dari Turki (1453) juga sebagai Perang Salib. Penaklukan Islam oleh Ratu Spanyol, Isabella (1492), juga dianggap Perang Salib.*

Sumber:
-Majalah Hidayatullah edisi Desember 2004
-Sejarah peradaban Islam Prof.Dr.A.syalabi Bulan Nintang Pres 1976

Persyaratan Calon Dekan dan Rektor

Sebentar Universitas Diponegoro  akan menyelenggarakan  hajat besar yaitu Pemilihan Rektor dan Dekan di sejumlah fakultas untuk periode 2010 – 1014.

Bagi dosen yang  berusia setinggi-tingginya 61 (enam puluh satu) tahun pada saat diusulkan; berpendidikan serendah-rendahnya magister (S2) dan serendah-rendahnya menduduki jabatan Lektor Kepala dapat ikut berpartisipasi sebagai kandidat Rektor Undip dan Dekan baru pada periode mendatang.

Adapun persyaratan lengkap dan teknis pelaksanaan pemilihan dapat dilihat pada lampiran berikut: permendiknas_67_2008

Aturan Tugas Belajar dan Ijin Belajar

Tugas belajar adalah penugasan yang diberikan oleh pejabat yang berwenang kepada PNS untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau yang setara baik di dalam maupun di luar negeri, bukan atas biaya sendiri, dan meninggalkan tugas sehari-hari sebagai PNS.

Selain tugas belajar, PNS dapat pula melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau pendidikan yang setara atas biaya sendiri. Adapun Syarat bagi PNS yang akan belajar atas biaya sendiri adalah:

  1. biaya pendidikan dan fasilitas penunjang lainnya ditanggung oleh yang bersangkutan;
  2. tidak meninggalkan tugas kedinasan dan atau tugas pekerjaan sehari-hari;
  3. tidak menuntut kenaikan pangkat penyesuaian ijazah;
  4. mempunyai DP3 minimal 2 (dua) tahun terakhir yang setiap unsur penilaian sekurang-kurangnya bernilai baik; dan
  5. mendapatkan rekomendasi dari atasan langsung mengenai bidang studi yang akan ditempuh sesuai dengan tugas pekerjaannya.

Untuk mengetahui apa dan bagaimana pengaturan tentang tugas belajar Anda dapat membaca Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik  Indonesia Nomor 48 Tahun 2009 tentang Pedoman Pemberian Tugas Belajar bagi Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Departemen Pendidikan Nasional pada link berikut: permen_48_2009

Ketentuan operasional tentang Pemberian Tugas Belajar dan Ijin Belajar bagi Pegawai Negeri Sipil diperjelas dengan dikeluarnya Serat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia No 04 tahun 2013,  silahkan dibaca : surat edaran menpan2013_0042-1.

Materi Kuliah Sosio-budaya Gizi

Bagi Anda yang tertarik memahami Materi Sosio Budaya Gizi dapat membuka arsip berikut :

1. bab1-Masyarakat & struktur masyarakat

2.bab2-Kelompok dan Lembaga Masyarakat

3.bab3-Stratifikasi masyarakat

4.bab4-kebudayaan

5.bab5-perubahan sosial budaya

6.bab7-gender dalam Gizi kesehatan

7.bab8-faktor kebiasaan Makan

8.bab9-Fungsi Sosial Pangan

9.bab10-Pantangan Makan

Etika Makan (Table Manners)

Etika makan atau Table Manners adalah aturan yang harus dilakukan saat bersantap bersama di meja makan.

Etika makan diperkenalkan oleh bangsa Eropa yang merupakan aturan standar terutama saat bersantap bersama-sama di sebuah acara resmi atau acara makan bersama di keluarga besar. Meskipun sebebarnya Etika tersebut telah ada jauh sebelum peradaban Eropa menyebar ke seluruh dunia.

Setiap negara memiliki aturan meja makan yang berbeda-beda. Namun, ada beberapa aturan dasar yang terdapat di setiap etika makan, yaitu :

  • Makan dengan mulut yang tertutup saat mengunyah makanan
  • Berbicara dengan volume suara yang rendah
  • Tutupi mulut saat batuk atau bersin
  • Jangan menyandarkan punggung di sandaran kursi
  • Jangan menimbulkan suara saat mengunyah makanan
  • Jangan memainkan makanan dengan peralatan makan
  • Jangan mengejek atau memberitahu seseorang bahwa dia memiliki etika makan yang buruk
  • Jangan bersendekap di meja makan
  • Selalu meminta ijin ke empunya acara saat akan meninggalkan meja makan
  • Jangan menatap mata orang lain saat dia sedang makan
  • Jangan berbicara di telepon di meja makan. Meminta ijinlah saat anda benar benar harus menjawab telepon, dan meminta maaflah saat kembali.
  • Jangan menimbulkan suara saat memakan sup
  • Letakkan garpu di sebelah kiri dan garpu disebelah kanan bersama-sama di arah jam 5 di atas piring dengan bagian pisau yang tajam menghadap ke dalam. Ini menandakan bahwa anda telah selesai makan.
  • Lap yang disediakan di atas meja tidak boleh digunakan
  • Jangan menghilangkan ingus dengan lap tangan. Lap yang disiapkan untuk anda hanya untuk membersihkan mulut bila kotor
  • Jangan mengambil makanan dari piring orang lain dan jangan memintanya juga
  • Telan semua makanan yang ada di mulut sebelum minum
  • Jangan menggunakan tangan saat mengambil makanan yang tersisa di dalam mulut, gunakan tusuk gigi
  • Usahakan untuk mencicipi semua makanan yang disediakan
  • Tawarkan ke orang di sebelah anda saat anda akan menuangkan minuman ke gelas anda
  • Sisakan makanan sedikit bila anda tidak ingin atau tidak sanggup menghabiskan makanan
  • Tunggu ada aba-aba untuk mulai memakan makanan yang dihidangkan
  • Menambahkan bumbu setelah mencicipi makanan dianggap kasar dan menghina koki
  • Kecuali di restoran, jangan minta untuk menyingkirkan sisa makanan anda kecuali acara makan sudah selesai dan jangan pernah melakukan bila diundang ke acara formal.
  • Jangan lupakan satu hal yang umum, jangan lupa untuk selalu mengatakan ‘tolong’ dan ‘terima kasih’ setiap kali anda meminta bantuan

Apabila Anda ingin tahu lebih banyak tentang etika di meja makan,  silahkan baca tulisan berikut : PENTINGNYA ETIKET MAKAN DALAM PERGAULAN

Motivasi

Ibarat ombak, maka motivasi setiap hari kadang naik dan kadang turun. Oleh karena itu perlu setiap saat mengisi ulang dan meningkatkan motivasi kita.  Kumpulan tulisan berikut akan sangat membantu untuk keperluan tersebut.

1. Motivasi Diri

2. Renungan ayat-ayat inspirator

Daftar Komposisi Bahan Makanan (DKBM)

Daftar komposisi nilai gizi bahan makanan berisikan nilai gizi dari beragam pangan yang biasa dikonsumsi masyarakat Indonesia. Daftar ini berguna untuk merencanakan hidangan makanan yang baik dan memenuhi kecukupan zat gizi  serta sebagai penilaian pada konsumsi makanan sehari-hari apakah telah memenuhi kecukupan zat gizi. Daftar komposisi gizi bahan makanan ini ditujukan kepada semua pihak yang bersangkutan dengan makanan atau gizi, seperti: para petugas kesehatan dan gizi, ahli teknologi makanan, pengusaha makanan, pertanian, siswa sekolah dan lain-lainnya.

Berikut ini adalah Daftar Komposisi Bahan Makanan (DKBM) Indonesia yang dihimpun dari berbagai publikasi Departemen Kesehatan RI

Download :

1. DKBM Indonesia

2. Bahan Pangan Penukar

3. http://www.fao.org/infoods/tables_asia_en.stm

Materi Kuliah: Surveillance Gizi

Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi (SKPG) merupakan suatu sistem pengelolaan informasi yang dilakukan secara terus menerus untuk mendukung perencanaan dan penetapan langkah-langkah tindakan penanggulangan jangka pendek maupun jangka panjang berkaitan dengan masalah pangan dan gizi di suatu wilayah tertentu.

Menu ini hadir untuk memberikan informasi kepada anda tentang konsep dan pengertian Surveilans Gizi atau Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi serta implementasinya di lapang sesuai apa yang dikembangkan oleh Pemerintah, khususnya Direkorat Bina Gizi Masyarakat.

Materi:

1. SG1-Konsep Surveilans Gizi

2.SG2-SIDI-SITWI

3.SG3-Indikator-indikator Surveilans-gizi

4.SG4-Pengorganisasian Surveilance Gizi

5.SG5-Surveillance Gaki

6.SG6-Surveilans KLB Gizi Buruk

7.SG7-Pedoman Penanggulangan Masalah Gizi Darurat

Materi Kuliah Gender Kespro

Gender (cara pengucapan: [gènder]) dalam sosiologi mengacu pada sekumpulan ciri-ciri khas yang dikaitkan dengan jenis kelamin individu (seseorang) dan diarahkan pada peran sosial atau identitasnya dalam masyarakat. WHO memberi batasan gender sebagai “seperangkat peran, perilaku, kegiatan, dan atribut yang dianggap layak bagi laki-laki dan perempuan, yang dikonstruksi secara sosial, dalam suatu masyarakat.”[1]

Konsep gender berbeda dari seks atau jenis kelamin (laki-laki dan perempuan) yang bersifat biologis, walaupun dalam pembicaraan sehari-hari seks dan gender dapat saling dipertukarkan. Ilmu bahasa (linguistik) juga menggunakan istilah gender (alternatif lain adalah genus) bagi pengelompokan kata benda (nomina) dalam sejumlah bahasa. Banyak bahasa, yang terkenal dari rumpun bahasa Indo-Eropa (contohnya bahasa Spanyol) dan Afroasiatik (seperti bahasa Arab), mengenal kata benda “maskulin” dan “feminin” (beberapa juga mengenal kata benda “netral”).

Dalam isu LGBT, gender dikaitkan dengan orientasi seksual. Seseorang yang merasa identitas gendernya tidak sejalan dengan jenis kelaminnya dapat menyebut dirinya “intergender”, seperti dalam kasus waria.

Dalam konsep gender, yang dikenal adalah peran gender individu di masyarakat, sehingga orang mengenal maskulinitas dan femininitas. Sebagai ilustrasi, sesuatu yang dianggap maskulin dalam satu kebudayaan bisa dianggap sebagai feminin dalam budaya lain. Dengan kata lain, ciri maskulin atau feminin itu tergantung dari konteks sosial-budaya bukan semata-mata pada perbedaan jenis kelamin.

Materi:

 

Modul 1 Pengantar gender dan kesehatan reproduksi

Modul 2 Konsep Gender

Modul 3 Konsep Ketidakadilan gender

Modul 4 Ketidakadilan gender – Dating Violence

Modul 5 Peranan Perempuan dalam Pembangunan

Modul 6 ARAH KEBIJAKAN PP-PUHA

Modul 8 Model Analisis Gender

Modul 9 Analisis Gender dengan SWOT

Modul 10  Analysis Gender Pathway

Modul 11 Anggaran Responsif Gender

 

kuliah D4 kebidanan ngudi waluyo 2013

Tes Genetik untuk Tentukan Pola Diet Ideal

Vera Farah Bararah – detikHealth

img
(Foto: nature)

California, Berat badan tidak turun-turun meskipun sudah mengonsumsi makanan rendah lemak? Mungkin Anda membutuhkan tes genetik untuk menentukan pola diet seperti apa yang ideal dan berhasil.

Sebuah studi kecil dengan melibatkan sekitar 140 perempuan yang memiliki kelebihan berat badan atau obesitas menunjukkan bahwa perempuan yang melakukan diet sesuai genetiknya lebih berhasil menurunkan berat badan dibanding perempuan yang dietnya tidak sesuai. Hasil studi ini telah dilaporkan oleh peneliti dalam pertemuan American Heart Association.

“Menggunakan informasi genetik akan lebih potensial dalam hal penurunan berat badan serta membantu memecahkan permasalahan obesitas yang semakin tinggi dalam masyarakat,” ujar Christopher Gardner dari Stanford University di California, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (4/3/2010).

Dalam penelitian ini akan dicari 3 gen yang mengalami mutasi yaitu FABP2, PPARG dan ADRB2. Tiga mutasi gen ini menunjukkan seseorang yang merespons baik makanan rendah lemak, diet rendah karbohidrat atau diet untuk keduanya yaitu lemak dan karbohidrat.

Peneliti memilih secara acak salah satu pola diet terhadap 140 perempuan, lalu tim peneliti melakukan tes DNA dengan menggunakan kapas pipi untuk melihat apakah perempuan tersebut sudah mendapatkan pola diet yang sesuai atau tidak.

Setelah lebih dari setahun, perempuan yang melakukan diet sesuai dengan genetiknya berhasil menurunkan berat badan sebesar 5,3 persen. Sedangkan perempuan yang pola dietnya tidak sesuai hanya berhasil menurunkan berat badannya sebesar 2,3 persen. Tes yang dilakukan ini untuk mencari gen apa yang dapat mempengaruhi metabolismenya.

“Salah satu variasi gen dapat mempengaruhi penyerapan lemak di usus. Orang dengan mutasi gen tertentu dapat menyerap lebih banyak lemak dari makanannya, sehingga harus mengurangi asupan lemak jika ingin menurunkan berat badannya,” ujar Ken Kornman, kepala petugas ilmiah Interleukin.

Kornman menambahkan ada variasi gen lainnya yang menentukan respons terhadap insulin, tubuh memproduksi insulin untuk mengolah gula yang nantinya akan mempengaruhi penyerapan karbohidrat. Pada gen tertentu, karbohidrat sederhana seperti gula dan tepung akan menyimpan lebih banyak energi dalam bentuk lemak.

“Sekitar 16 persen dari perempuan tersebut memiliki dua mutasi yang membuatnya harus menjaga asupan lemak dan karbohidrat,” ungkap Kornman.

Penelitian selanjutnya akan dilakukan untuk mengetahui apakah diet yang sesuai dengan genetik ini juga bisa mempengaruhi rasa kenyang seseorang atau tidak.

(ver/ir)

Undip Sediakan Rp 9 Miliar Beasiswa Setahun

Semarang, undip.ac.id – UNIVERSITAS Diponegoro menyediakan beasiswa bagi mahasiswa sebesar Rp 9 miliar per tahun yang disediakan Undip, bekerja sama dengan berbagai instansi pemerintah dan swasta.

Hal tersebut diungkapkan oleh Pembantu Rektor III Bidang Kemahasiswaan Sukinta SH MHum. Program beasiswa tersebut ditujukan bagi mahasiswa berprestasi, kurang mampu, serta ada juga beasiswa bantuan program pascasarjana (BPPS) atau dikenal dengan beasiswa BPPS.
Beasiswa ditujukan bagi dosen atau tenaga pengajar yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk program pascasarjana.

“Dalam hal penyediaan beasiswa, Undip menggandeng berbagai pihak untuk menjadi sumber dana” Pada tahun 2009 jumlah penerima mahasiwa adalah 6.176 orang terdiri atas 2.633 pria dan 3.543 wanita, dengan 40 sumber dana. Rincian penerima beasiswa prestasi peningkatan akademis (PPA) tahun 2009 sejumlah Rp 4.887.500.000 dengan jumlah penerima 3.515 orang. Tiap orang mendapatkan Rp 1.500.000.
Pendundaan Dikatakannya, dilihat dari aspek kemampuan ekonomi, sebagian besar mahasiswa Undip mampu membayar sumbangan pembinaan pendidikan (SPP).
Namun ada beberapa mahasiswa yang belum mampu membayar SPPsesuai jadwal.

“Untuk mengatasi hal tersebut Undip mengambil kebijakan berupa penundaan, keringanan dan pembebasan SPP yang pelaksanaannya diatur dengan peraturan yang ditetapkan Surat Keputusan Rektor,” ujar dosen Fakultas Hukum Undip itu.

Bahkan yang terbaru yang baru saja diberikan ke mahasiswa dari Yayasana Astra Honda Motor sebanyak Rp 20 juta yang diberikan kepada 20 mahasiswa dan juga beasiswa HSBC Diversity Sebanyak Rp 30 juta rupiah yang diberikan kepada mahasiswa yang tidak mampu dan berprestasi.

Berita Terkait: Suara Merdeka, 13 Februari 2010

Ayo Ikutan PKM-GT dan AI

Semarang, undip.ac.id. Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) dari Dikti adalah kegiatan untuk Menumbuhkan Kreatifitas Mahasiswa dari sisi Akademik dan Profesional (Pemasukan proposal di perpanjang  sampai  dengan tanggal 31 Maret 2010). Anggaran Kegiatan PKM Dikti tersebut dari Diknas. Usulan Proposal yang disetujui didasarkan pada kreativitas mahasiswa dan orisinalitas. (contoh : Tim mahasiswa lolos periode lalu) unduh dokumen Lolos PKM 2009

Orisinalitas dalam hal ini tidak hanya diartikan sebagai suatu temuan baru, akan tetapi ide yang akan direalisasikan murni berasal dari kelompok mahasiswa.

Sesuai surat dari Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Kasubdit Kreativitas Mahasiswa Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementrian Pendidikan Nasional nomor  : 172/D3.4/KM/2010 tanggal 10 Februari 2010, perihal tersebut pada pokok surat, dengan ini kami beritahukan bahwa batas  waktu penerimaan  proposal  PKM-AI dan PKM-GT tahun 2010 yang semula  tanggal 10 Maret 2010,  di perpanjang  sampai  dengan tanggal 31 Maret 2010.

sumber : BAUK Undip

Herbal: Keladi Tikus Penyembuh Kanker

Tanaman “KELADI TIKUS” (Typhonium Flagelliforme/ Rodent Tuber), termasuk kedalam family tumbuhan Araceae. Tumbuhan yang punya nama asing rudent tuber ini, telah digunakan secara turun menurun oleh penduduk negeri tetangga kita, Malaysia, sebagai obat penyakit kanker.

Tanaman sejenis talas dengan tinggi maksimal 25 sampai 30 cm ini hanya tumbuh di semak yang tidak terkena sinar matahari langsung.

Hasil penelitian dari berbagai lembagadan perguruan tinggi di Malaysia dan beberapa negara menunjukkan bahwa sari tanaman (juice) ini dapat menghancurkan sel kanker. Secara umum hasil penelitian menunjukkan efek membunuh/menghambat pertumbuhan sel kanker, menghilangkan efek buruk khemoterapi dan bersifat antivirus dan anti bakteri. Kandungan kimiawi tanaman ini belum banyak diketahui atau belum dipublikasikan. Namun berdasarkan literatur yang mencatat hasil penelitian dan pengalaman secara turun temurun dari berbagai negara dan daerah, tanaman ini dapat menyembuhkan penyakit kanker payudara, paru-paru, usus besar, rectum, lever, prostat, ginjal, leher rahim, tenggorokan, tulang, otak, limpa, leukimia, empedu dan pankreas, Dan berdasarkan informasi pengalaman dari pemakaian, herbal ini bisa digunakan untuk menetralisir racun narkoba.

Biasanya diminum dalam bentuk ekstrak yang dibungkus dalam kapsul. Aturan pakai : Diminum 2 x sehari pagi dan sore hari 2 kapsul Peringatan : Wanita hamil dilarang menggunakan obat ini, setelah operasi tidak boleh langsung minum keladi tikus tunggu 2 minggu, Dua hari pertama setelah minum mungkin akan mual,sedikit diare,kotoran hitam-hitam dan lesu, kadang-kadang muntah / mual susudah lama minum keladi tikus, hentikan dulu/ kurangi. Kadar Hb akan turun, sehingga diperlukan pendamping penambah kadar Hb.

Poin-poin Penting Undang-undang Kesehatan No 36 Th 2009

Teman, sudah tahu kan bahwa Undang-undang Kesehatan tahun 2009 sudah disahkan (UU No 36 Tahun 2009) sebagai pengganti UU No 23 Tahun 1992? Saya juga baru tau :P Kalo mau mengunduh, silakan disini. Saya belum baca keseluruhan isinya, jadi saya kupas aja poin-poin penting yang terdapat di dalam UU tsb dari majalah Mediakom. Semoga bermanfaat.

Kesehatan adalah Investasi

Azas pembangunan kesehatan adalah perikemanusiaan, keseimbangan, manfaat, perlindungan, penghormatan terhadap hak dan kewajiban, keadilan, gender, dan nondiskriminasi dan norma-norma agama. Sedangkan tujuan pembangunan kesehatan adalah untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat masyarakat yang setinggi-tingginya, sebagai investasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang produktif secara sosial dan ekonomis.

Hak dan Kewajiban

Setiap orang mempunyai hak yang sama dalam memperoleh akses atas sumber daya di bidang kesehatan. Juga memperoleh pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, dan terjangkau. Setiap orang berhak secara mandiri dan bertanggungjawab menentukan sendiri pelayanan kesehatan yang diperlukan dan mendapatkan lingkungan yang sehat bagi pencapaian derajat kesehatan yang diperlukan bagi dirinya.

Setiap orang berkewajiban ikut mewujudkan, mempertahankan, dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Juga berkewajiban menghormati hak orang lain dalam upaya memperoleh lingkungan yang sehat baik fisik, biologi, maupun sosial.

Tanggungjawab Pemerintah

Pemerintah bertanggungjawab merencanakan, mengatur, menyelenggarakan, membina, dan mengawasi penyelenggaraan upaya kesehatan yang merata dan terjangkau oleh masayarakat. Juga sumber daya di bidang kesehatan yang adil dan merata bagi seluruh masyarakat untuk memperoleh derajat kesehatan yang setinggi-tingginya. Bertanggungjawab atas pelaksanaan jaminan kesehatan masyarakat melalui sistem jaminan sosial nasional bagi upaya kesehatan perseorangan.

Dilarang Menolak Pasien

Fasilitas pelayanan kesehatan terdiri atas pelayanan kesehatan perseorangan dan pelayanan kesehatan masyarakat.fasilitas pelayanan kesehatan meliputi pelayanan kesehatan tingkat pertama, pelayanan kesehatan tingkat kedua, dan pelayanan kesehatan tingkat ketiga.

Fasilitas pelayanan kesedilaksanakan oleh pemerintah, pemerintah daerah, dan swasta. Ketentuan perizinan fasilitas pelayanan kesehatan ditetapkan oleh pemerintah dan pemerintah daerah.

Dalam keadaan darurat, fasilitas pelayanan kesehatan baik pemerintah maupun swasta wajib memberikan pelayanan kesehatan bagi penyelamatan nyawa pasien dan pencegahan kecacatan terlebih dahulu. Dalam keadaan darurat, fasilitas pelayanan kesehatan baik pemerintah maupun swasta dilarang menolak pasien dan/atau meminta uang muka.

Harga Obat

Pemerintah menjamin ketersediaan, pemerataan, dan keterjangkauan perbekalan kesehatan, terutama obat esensial. Dalam menjamin ketersediaan obat dalam keadaan darurat, pemerintah dapat melakukan kebijakan khusus untuk pengadaan dan pemanfaatan obat dan bahan yang berkhasiat obat.

Pengelolaan perbekalan kesehatan dilakukan agar kebutuhan masyarakat akan perbekalan kesehatan terpenuhi. Pengelolaan perbekalan kesehatan yang berupa obat esensial dan alat kesehatan dasar tertentu dilaksanakan dengan memperhatikan kemanfaatan, harga dan gaktor yang berkaitan dengan pemerataan

Pemerintah menyusun daftar dan jenis obat yang secara esensial harus tersedia bagi kepentingan masyarakat. Daftar dan jenis tersebut ditinjau dan disempurnakan paling lama setiap dua tahun sesuai dengan perkembangan kebutuhan dan teknologi.

Perbekalan kesehatan berupa obat generik yang termasuk dalam daftar obat esensial nasional harus dijamin ketersediaan dan keterjangkauannya, sehingga penetapan harganya dikendalikan oleh pemerintah.

Perlindungan Pasien

Setiap orang berhak menerima atau menolak sebagian atau seluruh tindakan pertolongan yang akan diberikan kepadanya setelah menerima dan memahami informasi mengenai tindakan tersebut secara lengkap. Hak menerima atau menolak tidak berlaku pada penderita penyakit yang penyakitnya dapat secara cepat menular ke masyarakat yang lebih luas.

Setiap orang berhak atas rahasia kondisi kesehatan pribadinya yang telah dikemukakan kepada penyelenggara / petugas kesehatan.

Pelayanan Kesehatan Tradisional

Pelayanan kesehatan tradisional meliputi kesehatan tradisional yang menggunakan ketrampilan dan yang menggunakan ramuan. Pelayanan kesehatan tradisional dibina dan diawasi oleh pemerintah agar dapat dipertanggungjawabkan manfaat dan keamanannya serta tidak bertentangan dengan norma-norma agama.

Setiap orang yang melakukan pelayanan kesehatan tradisional harus mendapat izin dari lembaga kesehatan yang berwenang. Pemerintah mengatur dan mengawasi pelayanan kesehatan tradisional dengan didasarkan pada keamanan, kepentingan, dan perlindungan masyarakat..

Pencegahan Penyakit

Peningkatan kesehatan dan pencegahan penyakit merupakan segala bentuk upaya yang dilakukan oleh pemerintah, pemerintah daerah dan/atau masyarakat untuk mengoptimalkan kesehatan dan menghindari atau mengurangi resiko, masalah, dan dampak buruk akibat penyakit.

Kesehatan Reproduksi

Kesehatan reproduksi meliputi saat sebelum hamil, hamil, melahirkan dan sesudah melahirkan; pengaturan kehamilan, alat kontrasepsi, dan kesehatan seksual; kesehatan sistem repsoduksi.

Setiap orang dilarang melakukan aborsi. Larangan aborsi dikecualikan berdasarkan indikasi kedaruratan medis yang dideteksi sejak usia dini kehamilan, baik yang mengancam ibu dan/atau janin, yang menderita penyakit genetik berat dan/atau cacat bawaan, maupun yang tidak dapat diperbaiki sehingga menyulitkan bayi tersebut hidup di luar kandungan; atau kehamilan akibat perkosaan yang dapat menyebabkan trauma psikologis bagi korban perkosaan. Tindakan dapat dilakukan setelah melalui konseling dan/atau penasehatan pra tindakan dan diakhiri dengan konseling pasca tindakan yang dilakukan oleh konselor yang kompeten dan berwenang.

Pelayanan Darah

Pelayanan darah merupakan upaya pelayanan kesehatan yang memanfaatkan darah manusia sebagai bahan dasar dengan tujuan kemanusiaan dan tidka untuk tujuan komersial.darah diperolehd ari pendonor darah sukarela yang sehat dan memenuhi kriteria seleksi pendonor dengan mengutamakan kesehatan pendonor. Darah yang diperoleh dari pendonor darah sukarela sebelum digunakan harus dilakukan pemeriksaan laboratorium guna mencegah penularan penyakit.

Penyelenggaraan donor darah dilakukan oleh Unit Transfusi Darah (UTD). UTD dapat diselenggarakan oleh pemerintah, pemerintah daerah, dan/atau organisasi sosial yang tugas pokok dan fungsinya di bidang kepalang-merahan.

Pengamanan Zat Adiktif

Pengamanan penggunaan bahan yang mengandung zat adiktif diarahkan agar tidak mengganggu an membahayakan kesehatan perseorangan, keluarga, masyarakat, dan lingkungan.

Zat adiktif meliputi tembakau, produk yang mengandung tembakau padat, cairan, dan gas yang bersifat adiktif yang penggunaannya dapat menimbulkan kerugian bagi dirinya dan/atau masyarakat sekelilingnya. Produksi, peredaran, dan penggunaan bahan yang mengandung zat adiktif harus memenuhi standar dan/atau persayaratan yang ditetapkan.

Kesehatan Ibu, Bayi dan Anak

Upaya kesehatan ibu harus ditujukan untuk menjaga kesehatan ibu sehingga mampu melahirkan generasi yang sehat dan berkualitas serta mengurangi angka kematian ibu.

Setiap bayi berhak mendapatkan air susu ibu eksklusif sejak dilahirkan selama enam bulan, kecuali ada indiaksi medis. Selama pemberian ASI, pihak keluarga, pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakt harus mendukung ibu bayi secara penuh dengan penyediaan waktu dan fasilitas khusus yaitu di tempat kerja dan tempat sarana umum.

Pemerintah wajib memberikan imunisasi lengkap kepada setiap bayi dan anak. Upaya pemeliharaan kesehatan bayi dan anak harus ditujukan untuk mempersiapkan generasi yang akan datang yang sehat, cerdas, dan berkualitas untuk menurunkan angka kematian bayi dan anak.

Anak yang dilahirkan wajib dibesarkan dan diasuh secara bertanggungjawab sehingga memungkinkan anak tumbuh dan berkembang secara sehat dan optimal.

Setiap anak berhak memperoleh imunisasi dasar sesuai dengan ketentuan yang berlaku untuk mencegah terjadinya penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Setiap bayi dan anak berhak terlindungi dan terhindar dari segala bentuk diskriminasi dan tindak kekerasan yang dapat mengganggu kesehatannya.

Pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat berkewajiban untuk menjamin terselenggarakan perlindungan bayi dan anak dan menyediakan pelayanan kesehatan sesuasi dengan kebutuhan.

Penyakit Menular

Pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat bertanggungjawab melaksanakan upaya pencegahan, pengendalian, dan pemberantasan penyakit menular serta dampak yang ditimbulkannya.

Upaya itu dilakukan untuk melindungi masyarakat dari tertularnya penyakit, menurunkan jumlah yang sakit, cacat, dan/atau meninggal dunia serta untuk mengurangi dampak sosial dan ekonomi akibat penyakit menular.

Pemerintah menjamin ketersediaan bahan imunisasi yang aman, bermutu, efektif, terjangkau, dan merata bagi masyarakat untuk upaya pengendalian penyakit menular melalui imunisasi.

Penyakit Tidak Menular

Pengendalian penyakit tidak menular dilakukan dengan pendekatan surveilansa faktor resiko, registrasi penyakit, dan surveilans kematian. Kegiatan dimaksud bertujuan memperoleh informasi yang esensial serta dapat digunakan untuk pengambilan keputusan dalam upaya pengendalian penyakit tidak menular. Kegiatannya dilakukan melalui kerja sama lintas sektor dan dengan membentuk jejaring baik nasional maupun internasional.

Pembiayaan Kesehatan

Sumber pembiayaan kesehatan berasal dari pemerintah, pemerintah daerah, masyarakat, dan swasta dan sumber lain.

Besar anggaran pemerintah dialokasikan minimal lima persen dari anggaran pendapatan belanja negara diluar gaji.

Besar anggaran kesehatan pemerintah daerah propinsi, kabupaten/kota dialokasikan minimal sepuluh persen dari anggaran pendapatan dan belanja daerah diluar gaji.

Besaran anggaran kesehatan diprioritaskan untuk kepentingan pelayanan publik yang besarnya sekurang-kurangnya dua per tiga dari anggaran kesehatan dalam APBN dan APBD.

Badan Pertimbangan

Untuk membantu pemerintah dan masyarakat dalam menyelenggarakan pembangungan bidang kesehatan dibentuk Badan Pertimbangan Kesehatan Pusat dan Daerah. Badan Pertimbangan Kesehatan Pusat dinamakan Badan Pertimbangan Kesehatan Nasional (BPKN) berkedudukan di Ibukota Negara Republik Indonesia. Badan Pertimbangan Kesehatan Daerah (BPKD) berkedudukan di ibukota propinsi dan ibukota kabupaten/ kota.

Pidana

Pimpinan unit pelayanan kesehatan dan/atau tenaga kesehatan yang melakukan praktik atau pekerjaan pada fasilitas pelayanan kesehatan yang dengan sengaja tidak memberikan pertolongan pertama pada pasien yang dalam keadaan gawat darurat dipidana dengan pidana penjara paling lama dua tahun dan denda paling banyak dua ratus juta rupiah.

Pimpinan fasilitas pelayanan kesehatan dan/atau tenaga kesehatan yang dengan sengaja tidka memberikan pertolongan pertama pada pasien yang dalam keadaan gawat darurat mengakibatkan kecacatan dan/atau kematian dipidana dengan pidana paling lama sepuluh tahun dan denda paling banyak satu milyar rupiah.

Setiap orang yang tanpa ijin melakukan praktek pelayanan kesehatan tradisional yang menggunakan alat dan teknologi sehingga mengakibatkan kerugian harta benda, luka berat, dan/atau kematian dipidana dengan penjara paling lama satu tahun dan denda paling banyak seratus juta rupiah.

Sumber: Majalah MEDIAKOM edisi XX Oktober 2009

*** Tulisan yang aku kasi highlight merupakan suatu kebijakan yang menegaskan keberpihakan pemerintah terhadap rakyat kecil. Pemerintah daerah juga harus mempersiapkan fasilitas agar para ibu dapat menyusui bayi mereka. Yang selanjutnya perlu dilakukan adalah mensosialisasikan undang-undang ini, terutama ke masyarakat awam. Semoga pelaksanaannya konsisten…

BEASISWA BIDIK MISI UNIVERSITAS DIPONEGORO (UNDIP)

Beasiswa bidik misi diperuntukkan bagi lulusan jenjang pendidikan menengah yang terdiri atas lulusan SMA/SMK/MA/MAK atau bentuk lain yang sederajat tahun 2010 yang berprestasi dan orang tua/wali-nya kurang mampu secara ekonomi. Beasiswa akan diberikan sejak calon mahasiswa dinyatakan diterima di perguruan tinggi selama 8 (delapan) semester untuk program Diploma IV dan S1, dan selama 6 (enam) semester untuk program Diploma III dengan ketentuan penerima beasiswa berstatus mahasiswa aktif. Penyelenggara program beasiswa BIDIK MISI adalah perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi BHMN terpilih di bawah Departemen Pendidikan Nasional dan Departemen Agama. Dana beasiswa dan biaya pendidikan yang diberikan adalah sebesar Rp 5.000.000 (lima juta rupiah) per mahasiswa per semester yang diprioritaskan untuk biaya hidup. Calon penerima beasiswa mempunyai prestasi akademik/ kurikuler, ko-kurikuler maupun ekstra kurikuler yang diketahui oleh Kepala Sekolah/ Pimpinan Unit Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Kabupaten/Kota. Adapun prestasi akademik/kurikuler yang dimaksud adalah peringkat 25 persen terbaik di kelas, sedangkan prestasi pada kegiatan ko-kurikuler dan/atau ekstrakurikuler minimal peringkat ke-3 di tingkat Kabupaten/Kota dan harus sesuai dengan program studi yang dipilih.

B. KUOTA

  1. Banyaknya penerima beasiswa di seluruh Indonesia pada tahun anggaran 2010 adalah 20.000 orang;
  2. Universitas Diponegoro mendapatkan kuota sebanyak 500 orang

C. PENGGUNAAN DANA BEASISWA

  1. Besarnya dana biaya hidup setiap penerima beasiswa adalah sebesar Rp 500.000 (lima ratus ribu rupiah) sampai dengan Rp 700.000 (tujuh ratus ribu rupiah) per bulan tergantung pada indeks harga kemahalan daerah lokasi perguruan tinggi terpilih.
  2. Besarnya biaya pendidikan yang dialokasikan kepada setiap penerima beasiswa adalah sebesar Rp 800.000 (delapan ratus ribu rupiah) sampai dengan Rp 2.000.000 (dua juta rupiah) per semester.
  3. Apabila biaya pendidikan di Universitas Diponegoro ternyata lebih tinggi dari dana yang tersedia, maka universitas akan memberikan bantuan biaya pendidikan sepenuhnya kepada penerima beasiswa.
  4. Apabila terdapat kelebihan dana pendidikan, maka Universitas Diponegoro dapat menggunakannya untuk:

a. biaya pelaksanaan tes/seleksi penerimaan (administrasi,  transportasi, dan akomodasi);

b. biaya buku, pelatihan mahasiswa yang bersangkutan, dan sebagainya.

B. TATA CARA PENDAFTARAN

  1. Calon mahasiswa memilih program pendidikan sarjana pada Universitas Diponegoro;
  2. Batas akhir pendaftaran sampai dengan tanggal 30 April 2010;
  3. Kepala Sekolah/Pimpinan Unit Dikmas dari siswa yang memenuhi persyaratan melakukan pendaftaran secara kolektif, untuk siswa/peserta didik yang menjadi tanggung jawabnya, kepada Pembantu Rektor III Universitas Diponegoro dengan melampirkan berkas sebagai berikut:

a. Berkas-berkas yang dilengkapi oleh siswa

1) Formulir pendaftaran yang telah diisi oleh siswa yang bersangkutan dan dilengkapi dengan pasfoto ukuran 3×4 sebanyak 3 (tiga) lembar. Formulir pendaftaran dapat diunduh di alamat www.dikti.go.id dan/atau www.kelembagaan.dikti.go.id atau difotokopi dari panduan program beasiswa BIDIK MISI yang tersedia;

2) Fotokopi Kartu Tanda Siswa (KTS) atau yang sejenis sebagai bukti siswa aktif;

3) Fotokopi rapor semester 1 s/d 5 disertai surat keterangan tentang peringkat siswa di kelas dan bukti pendukung prestasi lain di bidang keilmuan/akademik yang disahkan (legalisasi) oleh kepala sekolah/ pimpinan unit Dikmas;

4) Fotokopi Kartu Keluarga Miskin. Bagi keluarga yang tidak memiliki kartu Keluarga Miskin, harus menyertakan Surat Keterangan Penghasilan Orang tua/wali atau Surat Keterangan Tidak Mampu yang dapat dibuktikan kebenarannya, yang dikeluarkan oleh kepala desa/kepala dusun/Instansi tempat orang tua bekerja/tokoh masyarakat;

5) Fotokopi Kartu Keluarga;

6) Jika diperlukan dapat menyertakan bukti pendukung lain seperti fotokopi rekening listrik bulan terakhir (apabila tersedia aliran listrik) dan atau bukti pembayaran PBB dari orang tua/wali-nya.

b. Berkas yang dilengkapi oleh Sekolah/Unit Dikmas

1) Rekomendasi dari Kepala Sekolah/Pimpinan Unit Dikmas yang memberikan keterangan bahwa pendaftar adalah siswa berprestasi yang orang tua/wali-nya kurang mampu;

2) Daftar nama pelamar ke perguruan tinggi penyelenggara yang dituju.

C. SELEKSI

  1. Universitas Diponegoro akan menyeleksi usulan calon penerima beasiswa BIDIK MISI sesuai persyaratan;
  2. Seleksi dilakukan dengan memprioritaskan calon yang paling tidak mampu, calon yang mempunyai prestasi paling tinggi, dan memperhatikan asal daerah calon;
  3. Apabila diperlukan seleksi yang memerlukan kehadiran fisik pendaftar, maka seluruh biaya untuk mengikuti proses seleksi termasuk biaya transportasi dan akomodasi ditanggung oleh Universitas;
  4. Hasil seleksi ditetapkan oleh Rektor setelah melalui proses verifikasi.

D. INFO CENTER

Informasi tentang Bidik Misi di Universitas Diponegoro dapat diperoleh di Biro Administrasi Kemahasiswa Universitas Diponegoro, pada Subbag Pelayanan Kesejahteraan Mahasiswa atau dapat menghubungi Bapak Damami SH di No. Hp. 08157738047 atau Telp Kantor 024-7460020 psw 140

BEASISWA DPUDT

Persyaratan:
1. Muslim
2. Semester 6
3. IPK min 2,75
4. Transkrip nilai Semester 1-5 ligalisir
5. Surat keterangan belum menerima beasiswa
6. Foto 3×4 2 lembar
7. Fc sertifikat-sertifikat
8. FC KTM

Ketentuan:

  • Pendaftaran : 1-27 Februari 2010
  • Tes Tulis : 3 Maret 2010
  • Wawancara : 9-12 Maret 2010
  • Pengumuman: 15-21 Maret
  • Untuk weilayah Semarag formulir bisa diambil di Kantor DPUDT, Jatingaleh, Kaliwiru, Semarang

Beasiswa Yayasan Supersemar

Tahun 2010 Yayasan Supersemar menyediakan alokasi beasiswa untuk 180 orang
Persyaratan:
1. Surat Permohonan Beasiswa
2. Surat Rekomendasi fak
3. Minimal semester 3 IPK 2,5
4. KHS terbaru
5. Surat ket Fakultas tidak mendapat keringanan SPP
6. SKTM
7. FC KTM, KTP, KK
8. Surat Kelakuan Baik dari Fakultas

Masing-masing rangkap 2
* Paling lambat 22 Februari
* FKM UNDIP mendapat alokasi dari Universitas min 10

Program beasiswa Bank Indonesia

Program beasiswa Bank Indonesia di Lingkungan Universitas Diponegoro, persyaratan dan kelengkapan berkas masing-masing rangkap 2:
1. mengisi fromulir permohonan beasiswa
2. mendapat rekomendasi dari pimpinan fakultas
3. berasal dari keluarga kurang mampu dengan surat keterangan dari kelurahan setempat
4. minimal telah menyelesaikan semester 4 atau telah menempuh sebanyak-banyaknya 90 SKS
5. melampirkan surat keterangan bebas narkoba
6. IPK min 3
7. melampirkan KHS dari semester 1 s/d terakhir yng telah ditempuh
8. melampirkan surat keterangan tidak sedang mengajukan/mendapat beasiswa dari lembaga/instansi lain
9. melampirkan surat keterangan tidak sedang mengajukan/mendapat bantuan keringanan ataupun pembebasan SPP
10. tidak sedang cuti kuliah
11. melampirkan fotocopy surat keterengan penghasilan orang tua/wali dan jumlah tanggungan keluarga yang disyahkan pejabat yang berwenang
12. melampirkan fotocopy KTM dan KTP
13. pas foto ukuran 4 x 6 sebnyak 2 lembar
Jumlah calon yang disediakan untuk mahasiswa FKM UNDIP sebanyak 7 orang dan pemenuhan persyaratan paling lambat tanggal 10 Pebruari 2010

SERATUS ENAM PULUH KEBIASAAN NABI MUHAMMAD SAW

I. KEBIASAAN-KEBIASAAN NABI SAW SEKITAR SHALAT

1. Selalu shalat sunnah fajar
2. Meringankan shalat sunnah fajar
3. Membaca surat Al-Ikhlas dan Al-Kafirun dalam shalat fajar (ayat lain yang dibaca Nabi dalam shalat sunnah fajar)
4. Berbaring sejenak setelah shalat sunnah fajar
5. Mengerjakan shalat sunnah di rumah
6. Selalu shalat sunnah empat rakaat sebelum dhuhur
7. Mengganti dengan empat rakaat setelah duhur jika tidak sempat shalat sebelumnya
8. Shalat sunnah dua atau empat rakaat sebelum ashar
9. Shalat sunnah dua rakaat sesudah maghrib
10. Shalat sunnah setelah Isya’
11. Mengakhirkan shalat Isya’
12. Memanjangkan rakaat pertama dan memendekkan rakaat kedua
13. Selalu shalat malam (waktu shalat malam Rasulullah saw)
14. Menggosok gigi apabila bangun malam
15. Membuka shalat malam dengan 2 rakat ringan
16. Shalat malam sebelas rakaat (format shalat malam Nabi sebelas rakaat)
17. Memanjangkan shalat malamnya
18. Membaca surat Al-A’la, Al-Kafirun dan Al-Ikhlas dalam shalat witir
19. Mengganti shalat malam di siang hari jika berhalangan
20. Shalat dhuha empat rakaat
21. Tetap duduk hingga matahari bersinar setelah shalat subuh
22. Meluruskan shaf sebelum mulai shlaat jama’ah
23. Mengangkat kedua tangan saat takbiratul ihram, akan ruku’ dan bangun dari ruku’
24. Meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri
25. Mengarahkan pandangan ke tempat sujud
26. Merenggangkan kedua tangan ketika sujud hingga tampak ketiaknya yang putih
27. Memberi isyarat dengan jari telunjuk ketika tasyahhud dan mengarahkan pandangan ke arah jari telunjuk
28. Meringankan tasyahhud pertama
29. Meringankan shalat jika berjama’ah
30. Menghadap ke arah kanan makmum selesai shalat jama’ah
31. Bersegera ke masjid begitu masuk waktu shalat
32. Selalu memperbarui wudhu setiap kali akan shalat
33. Tidak menshalatkan jenazah yang masih berhutang
34. Menancapkan tombak sebagai pembatas jika shlaat di tanah lapang
35. Mengajari shalat kepada orang yang baru masuk Islam

II. KEBIASAAN-KEBIASAAN NABI SAW DI HARI JUM’AT DAN DUA HARI RAYA

1. Membaca surat As-Sajdah dan Al-Insan dalam shalat subuh di hari Jum’at
2. Memotong kuku dan kumis setiap hari Jum’at
3. Mandi pada hari Jum’at
4. Memakai pakaian terbaik untuk shalat jum’at
5. Memendekkan khutbah Jum’at dan memanjangkan shalat
6. Serius dalam khutbahnya dan tidak bergurau
7. Duduk di antara dua khutbah Jum’at
8. Membaca surat Al-A’la dan Al-Ghasyiyah dalam shalat Jum’at
9. Shalat sunnah setelah jum’at
10. Tidak langsung shalat sunnah setelah Jum’at
11. Mandi sebelum berangkat shalat Id
12. Memakai pakaian teraik ketika shalat Id
13. Makan terlebih dahulu sebelum berangkat shalat Idul Fitri
14. Baru makan sepulang dari melaksanakan shalat Idul Adha
15. Shalat Id di tanah lapang
16. Mengajak semua keluarganya ke tempat shalat Id
17. Memperlambat pelaksanaan shalat Idul Fitri dan mempercepat pelaksanaan shalat Idul Adha
18. Langsung shalat Id tanpa Adzan dan Iqomah
19. Dua kali khutbah dengan diselingi duduk
20. Pergi dan pulang melalui jalan yang berbeda
21. Berjalan kaki menuju tempat shalat Id
22. Membaca surat Qaaf dan Al-Qamar dalam shalat Id
23. Menyembelih hewan kurban di tempat pelaksanaan shalat Id

III. KEBIASAAN-KEBIASAAN NABI SAW DALAM MASALAH PUASA

1. Puasa dan berbuka secara seimbang
2. Berbuka puasa sebelum shalat maghrib
3. Berbuka dengan korma
4. Tetap puasa meskipun bangun dalam keadaan junub
5. Berpuasa jika tidak mendapatkan makanan di pagi hari
6. Membatalkan puasa sunnah jika memang ingin makan
7. Banyak puasa di bulan sya’ban
8. Puasa enam hari syawal
9. Puasa hari Arafah
10. Puasa Asyura atau sepuluh muharam
11. Puasa hari senin dan kami
12. Puasa tanggal 13, 14 dan 15 setiap bulan
13. Mencium istri di siang hari

IV. KEBIASAAN-KEBIASAAN NABI SAW DI BULAN RAMADHAN

1. Memperbanyak sedekah
2. Memperbanyak membaca Al-Qur’an
3. Mengakhirkan waktu sahur
4. Puasa wishal
5. Memperbanyak shalat malam (menghidupkan malam ramadhan)
6. I’tikaf
7. Menghidupkan sepuluh malam terakhir dan membangunkan keluarganya
8. Menyuruh para sahabat agar bersungguh-sungguh mencari lailatul qadar

V. KEBIASAAN-KEBIASAAN NABI SAW DALAM MAKAN DAN MINUM

1. Tidak pernah mencela makanan
2. Tidak makan sambil bersandar
3. Makan dan minum dengan tangan kanan
4. Makan dengan tiga jari
5. Menjilati jari-jemari dan tempat makan selesai makan
6. Mengambil nafas tiga kali ketika minum
7. Minum dengan duduk dan berdiri
8. Mulai makan dari pinggir tempat makan
9. Berdo’a sebelum dan sesudah makan
10. Tidak pernah kenyang dua hari berturut-turut
11. Tidak pernah makan di depan meja makan

VI. KEBIASAAN-KEBIASAAN NABI SAW DALAM TIDURNYA

1. Tidur dalam keadaan suci
2. Tidur di atas bahu sebelah kanan
3. Meletakkan tangan di bawah pipi
4. Meniup kedua tangan dan membaca do’a lalu mengusapkannya ke badan
5. Tidak suka tidur sebelum Isya’
6. Tidur pada awal malam dan bangun di sepertiga akhir
7. Berwudlu dulu jika akan tidur dalam keadaan junub
8. Berdo’a sebelum dan setelah bangun tidur
9. Membaca do’a jika terjaga dari tidur
10. Tidur matanya namun tidak tidur hatinya
11. Menyilangkan kaki jika tidur di masjid
12. Tidur hanya beralaskan tikar
13. Tidak menyukai tidur tengkurap

VII. KEBIASAAN-KEBIASAAN NABI SAW DALAM BEPERGIAN

1. Berlindung kepada Allah dari beban perjalanan jika hendak bepergian
2. Sengang bepergian pada hari kamis
3. Senang pergi pada pagi hari
4. Menyempatkan tidur dalam perjalanan di malam hari
5. Melindungi diri atau menjauh jika buang haajt
6. Berada di barisan belakang saat bepergian
7. Bertakbir tiga kali ketika telah berada di atas kendaraan
8. Bertakbir saat jalanan naik dan bertasbih saat jalanan menurun
9. Berdo’a jika tiba waktu malam
10. Berdo’a jika melihat fajar dalam perjalanan
11. Berdo’a ketika kembali dari bepergian
12. Mendatangi masjid terlebih dahulu saat baru tiba dan shalat dua raka’at
13. Mengundi istri-istrinya jika bepergian
14. Shalat di atas kendaraan
15. Menghadap ke arah kiblat terlebih dahulu jika shalat di atas kendaraan
16. Mendo’akan orang yang ditinggal pergi
17. Mendo’akan orang yang akan bepergian
18. Memberi bagian tersendiri kepada orang yang diutus pergi

VIII. KEBIASAAN-KEBIASAAN NABI SAW DALAM DZIKIR DAN DO’ANYA

1. Senang berdoa dengan do’a yang ringkas
2. Membaca istighfar tiga kali dan berdzikir selepas shalat
3. Membaca istighfar tujuh puluh kali hingga seratus kali setiap hari
4. Membaca shalat dan salam atas dirinya jika masuk dan keluar dai masjid
5. Membaca do’a di pagi dan sore hari
6. Membaca do’a di akhir majlis
7. Membaca do’a saat keluar rumah
8. Berdo’a jika masuk dan keluar kamar kecil
9. Berdoa jika memakai pakaian baru
10. Berdo’a jika merasa sakit
11. Berdo’a jika melihat bulna
12. Memanjatkan do’a di saat sulit
13. Berdo’a jiika takut pada suatu kaum adan saat bertemu musuh
14. Berdo’a jika bertiup angin kencang

IX. PERNIK-PERNIK KEBIASAAN NABI SAW

1. Selalu mengingat Allah di setiap waktu
2. Mengulangi perkataan hingga tiga kali dan bicara dengan suara yang jelas
3. Selalu mendahulukan yang kanan
4. Menutup mulut dan merendahkan suara apabial bersin
5. Tidak menolak jika diberi minyak wangi
6. Tidak pernah menolak hadiah
7. Selalu memilih yang lebih mudah
8. Bersujud syukur jika mendapat kabar gembira
9. Bersujud tilawah jika membaca ayat sajdah
10. Tidak datang ke rumah pada wkatu malam melainkan pada pagi dan sore hari
11. Tidak suka berbincang-bincang setelah Isya’
12. Tidak senang menyimpan harta dan selalu memberi jika ada yang meminta
13. Mengulang salam hingga tiga kali
14. Turut mengerjakan pekerjaan rumah
15. Pergi ke masjid Quba setiap sabtu
16. Sangat marah jika hukum Allah dilanggar namun tidak marah jika dirinya disakiti
17. Berubah warna mukanya jika tidak menyukai sesuatu
18. Memilih waktu yang tepat dalam menasehati
19. Tidak bohong dalam bergurau
20. Berdiri apabila melihat iringan jenazah
21. Baru mengangkat pakaian jika telah dekat dengan tanah saat buang hajat
22. Buang air kecil dengan jongkok
23. Bermusyawarah jika membicarakan suatu masalah yang penting
24. Menyuruh istrinya agar memakai kain jika ingin menggaulinya dalam keadaan haidh

(Akaha, Abduh Zulfidar, 160 Kebiasaan Nabi saw, Pustaka Al-Kautsar, Jakarta Timur, cetakan I, 2002)

Nilai Ilmu Gizi

Hasil Evaluasi Akhir Mata Kuliah Ilmu Gizi dapat dilihat di:
nilai ilmu gizi
Bagi yang berkeinginan memperbaiki nilai masih dibuka kesempatan mengikuti kuliah sisipan yang akan dijadwalkan oleh bagian akademik.
Sedangkan bagi mahasiswa yang nilainya belum lengkap (TL) dapat menghubungi dosen yang bersangkutan dan paling lambat tanggal 15 Feb harus sudah ada klarifikasi atau perbaikan nilai.

Nilai EPG

Hasil nilai akhir Mata Kuliah EPG dapat dilihat disini:
1. Nilai epg reg1
2. Nilai epg reg2

Mampukan kita seperti dia?

Ini adalah kisah nyata seorang Petenis Legendaris – Arthur Ashe. :) Mampukah kita seperti dia ?..

Arthur Ashe

Arthur Ashe, Seorang Pemain Tenis Legendaris dan pemenang turnamen Wimbledon sedang mengalami masa2 sekarat karena infeksi AIDS yang ia dapatkan dari transfusi darah sewaktu melakukan pengoperasian di hatinya. Ia mendapatkan simpati dari seluruh penggemarnya di seluruh dunia, dan salah satu surat yang ia terima berbunyi : “Mengapa Tuhan memberikan kamu penyakit seburuk ini ?”

Kemudian Arthur Ashe membalas suratnya :

“Di dunia ini — ada 50 juta anak-anak yang mulai belajar tenis, 5 juta yang belajar tenis secara rutin,

500.000 orang belajar secara profesional, 50.000 orang ikut pertandingan tenis,

5.000 di antaranya berhasil ke Grand Slam, 50 orang yang berhasil ke Turnamen Wimbledon,

4 orang yang ke semi final, 2 orang yang berhasil ke babak Final,

Ketika Saya merayakan kemenangan dan memegang Piala Wimbledon, SAYA TIDAK PERNAH BERTANYA KEPADA TUHAN, “MENGAPA SAYA” ?

Dan hari ini walaupun sakit, SAYA TIDAK SEHARUSNYA BERTANYA KEPADA TUHAN, “MENGAPA SAYA” ?

- sekian -

sumber : http://digikidblogs.blogspot.com/
referensi : http://en.wikipedia.org/wiki/Arthur_Ashe

Kegiatan Student Centered Learning (SCL)

Mulai tahun 2009 Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro telah melaksanakan kegiatan Student Centered Learning (SCL) model Problem Based Learning (PBL). Model pembelajaran ini menggunakan 7 langkah pembelajaran yang populer disebut seven jump.

Tahapan kegiatan PBL, berdasarkan seven jump meliputi:
1. Clarify unknown terms and concepts in the problem description
2. Define the problem: that is list the phenomena to be explained
3. Analyse the problem: “brainstorm”: try to produce as many different
explanations for the phenomenon as you can. Use prior knowledge and
common sense
4. Criticise the explanations proposed and try to produce a coherent
description of the processes that, according to what you think, underlie the
phenomena
5. Formulate learning issues for SDL[self-directed learning]
6. Fill in the gaps in your knowledge through self-study
7. Share your findings with your group and try to integrate the knowledge
acquired into a comprehensive explanation of the phenomena. Check
whether you know enough now
.
(Schmidt and Moust, 2000: 23)

scl

Suasana kegiatan PBL di FKM UNDIP

Kegiatan ini dilaksanakan kelas-kelas kecil di Ruang SCL di Gedung C FKM UNDIP Semarang. Kegiatan PBL dilakukan dengan sistem blok dan mahasiswa dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil dengan didamping satu fasilitator yang berasal dari dosen. Terdapat 7 kasus yang harus dipelajari dan dipecahkan oleh tiap kelompok.

Gedung Baru FKM UNDIP

Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro pada akhir tahun 2009 telah menyelesaikan pembangunan gedung baru, yaitu Gedung D sayap kiri lantai dua dan tiga. Diharapkan mulai semester genap tahun 2010 (bulan Maret) fasilitas tersebut sudah dapat difungsikan.
Gedung D FKM Undip

Gedung D FKM UNDIP

Lantai dasar gedung D tersebut saat ini telah difungsikan sebagai laboratorium komputer dan perpustakaan. Adapun lantai kedua gedung difungsikan untuk ruang kuliah (kelas besar) dan ruang unit-unit yang ada di FKM UNDIP (penelitian, pengabdian, penjaminan mutu/QA, magang, lab kesehatan masyarakat, alumni, dharmawanita), serta ruang rapat unit. Di lantai ketiga terdapat ruangan besar yang difungsikan untuk laboratorium integrasi (integrated lab) dan tiga (3) kelas kecil untuk ruang ujian skripsi dan profesi. Semua ruangan nantinya akan dilengkapi dengan AC dan sarana-prasarana yang representatif untuk operasional kegiatan unit dan kegiatan belajar mengajar.
gedung d sayap kiri

Menurut rencana laboratorium air (Kesehatan Lingkungan) di gedung C lantai satu akan dipindah ke Laboratorium Integrasi di gedung baru lantai ketiga, sedang ruang yang ditinggalkan akan digunakan untuk perluasan mushola kampus dan sebagian disekat untuk ruangan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM). Selanjutnya eks ruangan BEM nantinya akan dijadikan unit koperasi mahasiswa. Selain itu di eks ruangan penelitian/SP4 akan disulap menjadi studio kedap suara untuk kegiatan band fakultas, latihan paduan suara dan UKK seni. Diharapkan pada tahun anggaran 2010 ini semua rencana tersebut dapat direalisasikan.

Protected: Ekonomi II (Lanjut)

This content is password protected. To view it please enter your password below:

FULBRIGHT SCHOLARSHIPS PROGRAM 2010/2011

FULBRIGHT SCHOLARSHIPS PROGRAM 2010/2011

PROGRAM DEADLINES

Please note that each of the Fulbright program has different deadline. Below are the information of each deadline:

MASTER’S DEGREE PROGRAM

1. Fulbright Master’s Degree Program: April 30, 2010
2. Fulbright-DIKTI Master’s Degree Program: April 30, 2010
3. Fulbright Freeport Master’s Degree and PhD Program: April 30, 2010

DOCTORAL DEGREE PROGRAM

1. Fulbright Presidential Scholarship Program: April 30, 2010
2. Fulbright-DIKTI Ph.D Scholarship Program: April 30, 2010

RESEARCH PROGRAM

1. Fulbright Doctoral Dissertation Program: April 30, 2010
2. Fulbright-DIKTI Doctoral Dissertation Program: April 30, 2010
3. Fulbright Senior Research Program: August 31, 2010
4. Fulbright-DIKTI Senior Research Program: August 31, 2010

SPECIAL PROGRAM

1. Fulbright Foreign Language (Bahasa Indonesia) Teaching Assistant (FLTA) Program: April 30, 2010
2. Hubert H. Humphrey Fellowship for Mid-career Proffesionals: April 30, 2010
3. Community College Summit Initiative Program: November 1, 2009
4. ILEP/IREX Teacher Exchange Program: 15 April 2010
5. Global UGrad Exchange Program: November 1, 2009
6. Fulbright Science & Technology Award: April 15, 2010

Late or incomplete application will not be considered.

Acara Table Manner Mahasiswa Peminatan Gizi

table-manner

Untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman dalam hal tata krama di meja makan maka mahasiswa peminatan gizi FKM-UNDIP mengadakan acara Table Manner di salah satu hotel di kawasan Simpang Lima Semarang. Kegiatan berlangsung pada tanggal 15 Januari 2010 dari jam 19.00 – 21.00 WIB.
Acara tersebut merupakan penutup dari perkuliahan Manajemen Gizi Institusi. Ikut mendampingi dalam acara tersebut pengampu mata kuliah Ir. Suyatno, MKes.
Diharapkan melalui acara tersebut seluruh mahasiswa memahami tentang bagaimana menghadiri atau menyelenggarakan acara makan resmi atau perjamuan.

table-manner1

Pengumuman PKM-GT dan PKM-AI

PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA GAGASAN TERTULIS (PKM-GT)
DAN ARTIKEL ILMIAH (PKM-AI)

Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro akan menghimpun dan melakukan pembimbingan Program Kreativitas Mahasiswa Gagasan Tertulis (PKM-GT) dan Artikel Ilmiah (PKM-AI) untuk dikirim ke Dikti. Oleh karena itu kepada seluruh mahasiswa diminta untuk berpartisipasi pada kegiatan tersebut, dan kepada seluruh dosen wali/pembimbing dimohon dapat memotivasi mahasiswa bimbingan/perwaliannya untuk ikut serta dengan mengacu ketentuan sebagai berikut:

A. PESERTA
1. PKM-GT
Peserta bersifat kelompok 3 –5 orang, terdaftar pada perguruan tinggi program S1/Diploma dari berbagai program studi.

2. PKM-AI
Peserta bersifat kelompok 3 – 5 orang, terdaftar pada perguruan tinggi program S1 atau Diploma dari berbagai program studi, dan minimal dari 2 angkatan yang berbeda.

B. KETENTUAN PENULISAN

1. PKM-GT
• Materi karya tulis merupakan isu mutakhir atau aktual
• Naskah ditulis minimal 10 (sepuluh) halaman dan maksimal 15 (lima belas) halaman.

2. PKM-AI
• Tulisan/naskah bersumber dari karya mandiri mahasiswa pada bidang akademik seperti Praktek Lapang, Kuliah Kerja Nyata, Magang, Penelitian (bagi mahasiswa yang membentuk Kelompok Studi/Riset misalnya), Studi Kasus Kelompok dalam rangka Tugas Khusus Mata Kuliah tertentu, serta hasil kegiatan lain seperti PKM-P, PKM-T, PKM-K, PKM-M dan Penelitian Inovatif terkait dengan Program IM HERE atau sejenisnya.
• Naskah ditulis minimal 8 (delapan) halaman dan maksimal 10 (sepuluh) halaman termasuk abstrak, daftar pustaka, dan lampiran.

Sistematika dan tata cara penulisan PKM-GT dan PKM-AI harap mengacu pada Pedoman PKM 2010

Pedoman penulisan dapat didownload pada website:
www.dp2m-dikti.net , dengan headline Pedoman PKM 2010 Revisi atau www.undip.ac.id

D. JADWAL KEGIATAN PKM-GT dan PKM-AI
1 Batas akhir Penyerahan Karya Tulis Hasil Revisi ke Universitas (satu eksemplar tanpa jilid dan soft copy dalam bentuk CD) 2 Maret 2010
2 Persiapan Pengiriman Karya Tulis Ke Dikti 3 – 6 Maret 2010
3 Pengiriman Karya Tulis Ke Dikti 8 Maret 2010

Demikian, harap kesempatan ini dimanfaatkan sebaik – baiknya.

NERAKA JAHANNAM; Tempat Paling Mengerikan (3)

Ketiga, wajah mereka akan dihitamkan seperti tertutup kepingan malam yang gelap gulita. Surat Yunus ayat 27 menuturkan: “Dan orang-orang yang mengerjakan kejahatan, (mendapat) balasan yang setimpal dan mereka ditutupi kehinaan. Tidak ada bagi mereka seorang perlindungan pun dari (azab) Allah SWT. Seakan-akan muka mereka ditutup dengan kepingan-kepingan malam yang gelap gulita. Mereka itulah penghuni neraka. Mereka kekal di dalamnya.”
Keempat, mereka dikepung api dari segala penjuru, sebagaimana dikemukakan Surat Al-Kahfi ayat 29: “Sesungguhnya telah Kami sediakan bagi orang-orang yang zalim itu neraka yang gejolak apinya mengepung mereka. Dan jika mereka meminta minum, niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan muka. Itulah minuman yang paling buruk, dan tempat istirahat yang paling jelek.” Surat Al-Ankabut ayat 55 dan Surat Az-Zumar ayat 16 juga menyinggung hal yang tidak berbeda.
Kelima, api membakar hati, sehingga dari hati mereka keluar api. Isi perutnya akan terburai dan terpencar. Siksaan ini bagi penyembah berhala. Bagi orang yang bunuh diri dengan menjatuhkan dirinya dari tempat yang tinggi, ia akan mendapat siksa terjun dari atas neraka. Surat Ali Imran ayat 193 menegaskan: “Ya Tuhanku, sesungguhnya barang siapa yang Engkau masukkan ke dalam neraka, maka sesungguhnya telah Engkau hinakan ia. Dan tidak ada bagi orang-orang zalim seorang penolong pun.”

Perlu diketahui, penduduk neraka selamanya tidak pernah mati. Siksaan pedihnya pun tidak pernah berhenti walau sedetik, kecuali ada kebijakan khusus dari Allah SWT. Akibat hukuman yang terus-menerus, wajah mereka cacat dan terbakar. Setiap kulit mereka matang karena terbakar, maka Allah SWT akan mengganti kulit yang baru. Begitulah seterusnya. Penduduk neraka juga akan mengeluarkan bau yang sangat busuk dari sekujur tubuhnya.

Gema Neraka Jahannam
Suara Neraka Jahannam sangat mengerikan dan menggelegak. Kitab Bidayatul Hidayah menulis, gema nyala apinya dapat didengar sejauh 500 tahun perjalanan. Siapapun yang mendengarnya akan dibuat merinding, termasuk para malaikat yang bertugas di dalamnya, meski mereka telah mendapat perlindungan dari Allah SWT. Tak pelak para penghuninya merintih, menjerit serta melolong seperti keledai yang meringkik keras.

Para penghuni neraka akan menangis sampai air matanya habis. Sehingga, yang keluar dari matanya berupa darah, bukan air mata lagi. Rasulullah SAW bersabda: “Wahai manusia sekalian, menangislah! Jika tidak dapat menangis, maka paksakan dirimu untuk menangis! Karena sesungguhnya ahli neraka itu akan terus menangis hingga air matanya mengalir di pipi masing-masing, seperti air yang mengalir di sungai. Sampai air mata itu habis dan matanya pun pecah-pecah. Seandainya ada perahu yang diletakkan di situ, niscaya berlayarlah ia.” (HR Ibnu Majah)

Mereka sangat memohon agar dapat dikeluarkan dari siksa neraka. Mereka benar-benar sudah tidak tahan. Rasa putus asa, bahkan frustasi sudah mencapai puncaknya. Mereka berjanji akan beramal shalih, jika dikembalikan ke alam dunia. Namun, harapan mereka kosong, jelas tak berarti. Doanya pun sia-sia. Keinginannya sebatas di lidah. Para malaikat penjaga berkata, sesungguhnya kalian akan tetap berada di neraka ini.
Para penduduk neraka merasa iri dengan apa yang Allah SWT telah berikan kepada penduduk surga. Penghuni surga mendapatkan bonus besar berupa makanan, minuman dan fasilitias lainnya yang sangat mewah, nikmat dan lezat. Semuanya gratis, tidak perlu beli. Para penghuni neraka merengek-rengek. Mereka berkhayal, sekiranya di antara penduduk surga ada yang mau memberikan sedikit saja makanan dan minumannya kepada mereka, alangkah senangnya mereka.

Sebetulnya di antara penduduk surga ada yang melihatnya dan merasa iba, hingga hampir-hampir memberikan barang-barang miliknya. Namun, Allah SWT segera mengharamkan makanan dan minuman itu bagi penduduk neraka. Surat Al-A’raf ayat 44 mengabadikan suasana tersebut: “Dan penghuni-penghuni surga berseru kepada penghuni-penghuni neraka (dengan mengatakan): “Sesungguhnya kami dengan sebenarnya telah memperoleh apa yang Rabb janjikan kepada kami. Maka apakah kamu telah memperoleh dengan sebenarnya apa (azab) yang Rabb kamu menjanjikannya (kepadamu)”. Mereka (penduduk neraka) menjawab: “Betul”. Kemudian seorang penyeru (malaikat) mengumumkan di antara kedua golongan itu: “Kutukan Allah SWT ditimpakan kepada orang-orang yang zalim”.

Penjelasan tersebut disambung dengan makna Surat Al-A’raf ayat 50: “Dan penghuni neraka menyeru penghuni surga: “Limpahkanlah kepada kami sedikit air atau makanan yang telah direzekikan Allah SWT kepadamu”. Mereka (penghuni surga) menjawab: “Sesungguhnya Allah SWT telah mengharamkan keduanya di atas orang-orang kafir.” Demikianlah keadaan proses penyiksaan manusia di Neraka Jahannam yang luar biasa mengerikan. Tidak ada seorang pun yang bisa membantu maupun menolongnya, kecuali atas izin-Nya.

Air Mata Pemadam Api Neraka
Pada waktunya Allah SWT akan memberikan perintah kepada para malaikat untuk mengeluarkan para penghuni neraka yang patut mendapat rahmat-Nya. Mereka adalah orang yang tidak pernah menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun selama hidup di dunia. Mereka mengatakan bahwa tidak ada Tuhan (yang patut disembah) selain Allah SWT.
Para malaikat segera mengenali mereka melalui tanda bekas sujud yang ada pada keningnya. Hanya bekas sujudlah bagian tubuh manusia yang tidak akan hangus dibakar api neraka. Sebab, Allah SWT telah berjanji mengharamkan api neraka untuk tidak membakar dan menghanguskannya.

Para malaikat segera mengeluarkan mereka dalam keadaan yang sudah hangus. Tubuh mereka lalu disiram air kehidupan atau air pemulihan. Akhirnya mereka tumbuh dan pulih kembali seperti sediakala, laksana tumbuhnya biji-bijian setelah terjadi banjir besar, dimana mereka tumbuh dalam keadaan masih muda dan besar. Allah SWT selanjutnya memasukan mereka ke surga, setelah melewati proses pengadilan yang sangat ketat dan menegangkan.

Para nabi dan rasul memang sudah dijamin oleh Allah SWT langsung masuk surga, tanpa mampir dulu di neraka. Para sahabat nabi, tabi’in, tabi’it tabi’in, ulama, dan orang shalih, sayangnya belum tentu nasib mereka sama seperti nabi dan rasul. Apalagi umat Islam secara keseluruhan. Sebab, semua itu rahasia dan hak mutlak Allah SWT. Tetapi, setiap umat Islam sebetulnya bisa seperti para nabi dan rasul. Syaratnya cuma satu, yakni meninggal dunia dalam keadaan tidak punya dosa apapun. Kalau pun hanya membawa dosa sedikit, maka harus bisa ditutupi dengan amalan pahala yang sangat banyak.
Selain itu, Rasulullah SAW bersabda, tidak akan masuk neraka orang yang menangis karena takut kepada Allah SWT, sehingga ada air susu kembali ke tempat asalnya. Dalam kitab Daqa’iqul Akhbar diceritakan, kelak akan didatangkan seorang hamba pada hari kiamat. Timbangan kejahatannya sangatlah berat. Ia telah diperintahkan untuk dimasukkan ke dalam neraka. Tiba-tiba salah satu rambut matanya berkata, “Wahai Tuhanku, Rasul Engkau Nabi Muhammad SAW telah bersabda, siapa yang menangis lantaran takut kepada Allah SWT, maka Allah SWT mengharamkan matanya itu ke neraka. Sesungguhnya aku menangis karena amat takut kepada-Mu.”

Allah SWT lantas memutar kembali jejak rekam kehidupan orang itu. Singkat cerita, akhirnya Allah SWT bersedia mengampuni hamba itu dan menyelamatkannya dari api neraka berkat sehelai rambut yang pernah menangis sebab benar-benar takut kepada Allah SWT. Malaikat Jibril kemudian diperintahkan oleh Allah SWT untuk mengumumkan bahwa telah selamat dari siksa neraka seorang Fulan bin Fulan sebab sehelai rambutnya.

Untuk itu, Rasulullah SAW dan para ulama mengajarkan, sikap atau posisi kita yang terbaik saat ini haruslah berada antara dua perasaan, yaitu khauf (takut) dan raja’ (harapan). Maksudnya, takut atas ancaman masuk neraka karena banyak dosa. Sementara harapan akan mendapatkan ampunan dan kasih sayang Allah SWT. Keseimbangan di antara keduanya akan melahirkan iman yang kuat dan rasa cinta yang mendalam kepada Allah SWT.

Sebaliknya, jika hanya takut saja, nanti akan menjadikan kita selalu berputus asa. Bila hanya harapan saja, bisa-bisa kecewa di akhirat dan di dunia ini tidak pernah takut dosa. Bagaimanapun, geliat kehidupan kita di dunia ini kelak akan dimintai pertanggung jawabannya oleh Allah SWT. Mudah-mudahan kisah dan gambaran tersebut membuat kita dan keluarga sadar serta semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semoga kelak kita semua dibebaskan oleh Allah SWT dari azab Neraka Jahannam, amin. Wallahu a’lam bis showab.

Penulis Lukman Hakim Zuhdi

NERAKA JAHANNAM; Tempat Paling Mengerikan (2)

Pemandangan Neraka Jahannam
Di dalam Neraka Jahannam terdapat pemandangan-pemandangan aneh, yang belum pernah terjadi ditempat manapun.
Pertama, sebuah gunung api bernama Shu’uda. Allah SWT memerintahkan orang-orang kafir untuk mendakinya. Mereka menuruti perintah Allah SWT, tanpa berani membantah-Nya. Tetapi, setiap kali mereka meletakkan tangannya di atas gunung itu, maka tangannya langsung meleleh. Ketika diangkat, tangannya kembali utuh seperti semula. Mereka akan menghabiskan waktu selama 70 tahun untuk mendakinya. Untuk menuruninya, mereka juga butuh waktu selama 70 tahun.
Kedua, lembah Al-Ghayy di dasar Jahannam yang dialiri nanah bercampur darah dari para penghuni neraka. Lembah ini disediakan bagi orang-orang yang meremehkan shalat lima waktu dan mengikuti nafsu syahwatnya.
Ketiga, lembah Atsam yang berisi ular dan kalajengking. Lembah ini diperuntukkan bagi orang-orang yang berbuat syirik, berzina dan membunuh jiwa lain tanpa hak.
Keempat, lembah Maubiqa yang sepenuhnya berisi nanah. Allah SWT menyiapkannya untuk orang-orang yang menyembah berhala.
Kelima, sebuah rumah bernama Al-Falaq. Jika pintunya dibuka, maka seluruh penduduk neraka akan menjerit karena tidak mampu menahan panasnya.
Keenam, penjara Bulas, dimana orang-orang yang menyombongkan diri akan digiring seperti semut-semut kecil berbentuk manusia. Mereka diselimuti kobaran api dan terbenam dalam keringat dan nanah yang bercampur darah penduduk neraka.

Selain pemandangan menjijikan di atas, Neraka Jahannam memiliki belenggu.
Pertama, Al-Aghlal, yaitu belenggu dari besi membara yang dipasang di leher penduduk neraka.
Kedua, Al-Ashfad, yaitu tali api yang sangat kuat, sehingga membuat seseorang tak berdaya sama sekali.
Ketiga, As-Salasil, yaitu rantai besi yang panjangnya 70 hasta. Sementara cambuk Neraka Jahannam terbuat dari besi-besi panas.
Seluruh tempat tersebut dijaga oleh para malaikat yang memiliki karakter keras dan kasar. Mereka tidak bisa diajak kompromi, apalagi disuap atau diberi uang. Sosok mereka tegak berdiri menjaga api yang terus menyala-nyala. Perawakannya besar. Ekspresi wajah dan suaranya amat garang. Mereka sangat patuh kepada Allah SWT, dan tidak mungkin membangkang-Nya.

Surat At-Tahrim ayat 6 sudah mengingatkan: “Wahai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu. Penjaganya malaikat-malaikat yang kasar lagi keras, yang tidak mendurhakai Allah SWT terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.”

Jumlah malaikat yang ditugaskan oleh Allah SWT untuk menjaga setiap neraka kurang lebih sebanyak sembilan belas. Surat Al-Muddatstsir ayat 26 sampai 30 menggambarkannya demikian: “Aku akan memasukkannya ke dalam (neraka) Saqar. Tahukah kamu apa (neraka) Saqar itu? Saqar itu tidak meninggalkan dan tidak membiarkan. Neraka Saqar adalah pembakar kulit manusia, di atasnya ada sembilan belas (malaikat penjaga).”

Apakah penduduk Neraka Jahannam tidak makan dan minum? Ternyata mereka tetap membutuhkan makan dan minum. Hanya saja, Allah SWT menyediakannya dalam rupa-rupa yang menyeramkan.
Pertama, pohon Zaqqum. Mayangnya seperti kepala setan. Tumbuh di bawah dasar neraka. Setiap orang yang memakannya, maka ususnya akan terburai.
Kedua, pohon Dhari, yaitu pohon duri yang sangat keras. Ia tidak dapat menggemukkan dan tidak menghilangkan lapar. Ia justru menyumbat tenggorokan. Dengan kata lain, ia tidak keluar dan tidak juga masuk ke dalam perut.
Ketiga, Ghislin, yaitu nanah bercampur darah yang keluar dari tubuh penduduk neraka.
Keempat, Al-Hamim, yaitu air sangat panas yang akan disuguhkan dengan besi panas yang ujungnya dibengkokkan.
Kelima, Al-Ghassaq, yakni air sangat dingin yang berupa nanah kental. Jika setetesnya ditumpahkan di Barat bumi, niscaya penduduk sebelah Timur akan mencium baunya yang sangat busuk.
Keenam, Ash-Shadid, yaitu air nanah bercampur darah. Ini akan membuat wajah peminumnya hangus. Sekaligus membuat seluruh kulit kepala dan rambut mereka mengelupas. Meski begitu, para penduduk neraka tetap memakan dan meminumnya. Sebab, tidak ada pilihan makanan dan minuman lainnya. Sedang pakaian mereka berupa Qathiran atau tembaga yang dilebur api. Perhiasannya besi panas yang melengkung. Adapun tikar dan selimutnya berbentuk potongan-potongan api (Mihad dan Ghawasy). Masing-masing bentuk maupun ukurannya hanya Allah SWT yang tahu.

Manusia dan batu berhala yang dahulu disembah orang-orang musyrik menjadi bahan bakar Neraka Jahannam. Satu waktu Rasulullah SAW pernah ditanya oleh seseorang mengenai kadar hawa dan suhu panasnya. Rasulullah SAW menjawab, “Api kalian yang ada sekarang ini yang digunakan Bani Adam untuk membakar hanyalah 1/70 dari api Neraka Jahannam.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW bersabda, “Api Neraka Jahannam telah dinyalakan seribu tahun hingga menjadi merah. Kemudian dibakar lagi selama seribu tahun hingga menjadi putih. Kemudian dibakar lagi selama seribu tahun hingga menjadi legam, seperti malam yang gelap gulita.” (HR Tirmidzi) Sahabat Umar bin Khaththab mengatakan, seandainya Neraka Jahannam dibuka seukuran hidung lembu di bumi sebelah Timur, dan ada seseorang di belahan bumi bagian Barat, pasti otaknya akan meleleh karena tidak mampu menahan panasnya.
Di antara penyebab hawa dan panas Neraka Jahannam sedemikian memuncak karena tidak berfungsinya 3 unsur pendingin dari panas bagi manusia; air, angin dan naungan untuk berteduh. Air di Neraka Jahannam adalah hamim (air panas yang menggelegak). Anginnya berupa samum (angin yang rasanya amat panas). Sedang naungannya adalah yahmum (naungan berupa potongan-potongan asap hitam yang juga membawa panas).

Di Neraka Jahannam terdapat pula sumur dan jurang. Kedalamannya sebagaimana digambarkan Rasulullah SAW. Seorang sahabat bernama Abu Hurairah bercerita, pada suatu hari kami bersama Rasulullah SAW. Lantas kami mendengar suara benda jatuh. Rasulullah SAW bertanya, tahukah kalian, suara apakah itu? Kami menjawab, Allah SWT dan Rasul-Nya lebih mengetahui. Rasulullah SAW bersabda, itu adalah suara batu yang dikirim dari Neraka Jahannam sejak 70 tahun yang lalu. Sekarang baru sampai ke dasar neraka.

Beraneka Siksa
Untuk siapakah semua itu diciptakan? Ayat Al-Quran dan hadis Rasulullah SAW sudah menegaskan, para penduduk neraka kelak terdiri dari berbagai golongan. Berikut ini di antara daftar calon penghuninya; orang yang musyrik, kafir, munafik, sombong, pemimpin zalim, koruptor, pezina, homoseks, peminum khamer (minuman keras), pemakai ganja dan narkotika, pemakan riba, pemain judi dan pemakan uangnya, serta pemakan harta anak yatim, tanpa alasan yang benar.
Selain itu, pembunuh orang mukmin tanpa hak, pelaku bunuh diri, orang yang tidak mau berjihad dan tidak mau membantu kaum muslimin yang tertindas maupun diperangi. Orang yang meninggalkan shalat wajib, tidak mau membayar zakat, tidak mau berpuasa wajib, para dayyuts (orang yang membiarkan perbuatan maksiat terjadi di hadapannya), dan anak yang durhaka kepada kedua orang tuanya, termasuk penghuni Neraka Jahannam.

Hukuman atau siksaan yang ditimpakan kepada mereka, tentu masing-masing kadarnya tidaklah sama. Semuanya tergantung dari kesalahan dan besarnya dosa ketika diperbuat selama hidup, setelah terlebih dahulu ditimbang pada hari penghitungan (hisab). Namun, menurut Rasulullah SAW, seringan-ringan siksa adalah seseorang yang memakai terompah (sepasang sandal) yang talinya terbuat dari bara api neraka, sehingga menyebabkan otaknya mendidih. Dia mengira tiada seorang pun yang menerima siksaan lebih dahsyat dari itu. Padahal, dialah orang yang mendapat siksaan paling ringan. (HR. Bukhari dan Muslim).
Al-Quran mengurai berbagai siksaan berat yang terjadi di Neraka Jahannam.
Beraneka siksaan ini tentu menunjukkan tingkat kesalahan yang berbeda-beda di antara para penduduk neraka, selain memperlihatkan kekuasaan Allah SWT.
Pertama, kepala mereka akan disiram air panas, sehingga melelehkan otak mereka. Begitu pula isi perut dan kulit mereka, sebagaimana disinggung Surat Al-Hajj ayat 19-21:
“Inilah dua golongan (golongan mukmin dan golongan kafir) yang bertengkar. Mereka saling bertengkar mengenai Rabb (Tuhan) mereka. Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka. Dengan air itu dihancur luluhkan segala apa yang ada dalam perut mereka dan juga kulit (mereka). Dan untuk mereka cambuk-cambuk dari besi.”
Kedua, wajah mereka akan diseret di atas bara api, juga dibolak-balik seperti daging bakar. Keterangan ini disebutkan jelas oleh Surat Al-Ahzab ayat 66: “Pada hari ketika muka mereka dibolak-balikkan ke dalam neraka. Mereka berkata, alangkah baiknya andaikata kami taat kepada Allah SWT dan taat [pula] pada rasul.”

bersambung..

Penulis Lukman Hakim Zuhdi

NERAKA JAHANNAM; Tempat Paling Mengerikan (1)

“Sesungguhnya Kami jadikan untuk (isi Neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia. Mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah SWT). Mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah SWT). Mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah SWT). Mereka itu sebagai binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai.”
(QS. Al-A’raaf: 179)

Neraka Jahannam adalah tempat paling dahsyat dan mengerikan yang diciptakan secara khusus oleh Allah SWT. Neraka Jahannam laksana penjara super raksasa bagi orang-orang yang menganggap remeh berita tentang pengadilan akhirat. Di alam akhirat, tempat itu kelak disediakan bagi manusia yang durhaka kepada syariat Allah SWT, mengingkari Rasulullah SAW, senang bermaksiat, gemar melakukan dosa, dan orang yang bersikap sombong. Mereka mengakui bahwa ketika di dunia tidak mau mendengar dan tidak berpikir. Padahal, pendengaran dan berpikir ialah landasan ilmu, dan dengan keduanya ilmu bisa didapatkan.
Para ulama terkemuka mensinyalir, letak tempat yang menjadi lambang kehinaan dan kerugian terbesar tiada taranya itu berada di dasar bumi yang ketujuh. Untuk mengetahui luas dan besarnya, berikut ini keterangan dari sebuah hadis Qudsi. Hadis Qudsi ialah hadis yang disampaikan Rasulullah SAW, namun materi atau isinya berasal langsung dari Allah SWT. Neraka Jahannam mempunyai 7 tingkat. Setiap tingkat memiliki 70.000 daerah. Setiap daerah meliputi 70.000 kampung. Setiap kampung mencakup 70.000 rumah.
Setiap rumah mempunyai 70.000 bilik. Setiap bilik memiliki 70.000 kotak. Setiap kotak meliputi 70.000 batang pokok zarqum. Di bawah setiap pokok zarqum mempunyai 70.000 ekor ular. Di dalam mulut setiap ular yang panjang 70 hasta mengandung lautan racun yang hitam pekat. Di bawah setiap pokok zarqum juga mempunyai 70.000 rantai. Setiap rantai diseret oleh 70.000 malaikat.

Luas dan besar Neraka Jahannam juga bisa diukur dari besarnya tubuh para penghuninya yang seketika berubah drastis. Gigi geraham penghuninya sebesar Gunung Uhud. Jarak antara kedua pundaknya sama dengan perjalanan 3 hari. Tempat duduknya sejauh Kota Mekkah dan Madinah. Bahkan, seandainya seorang penduduk neraka menangis, maka air matanya yang menetes dapat menjadikan sebuah perahu berlayar di atasnya. Allah SWT pun sudah menggambarkan keadaannya, sebagaimana tertuang dalam ayat-ayat Al-Quran.
Tujuh Pintu yang Berbeda

Neraka Jahannam memiliki tujuh pintu. Tiap-tiap pintu telah ditetapkan bagi golongan yang akan memasuki dan menghuninya. Allah SWT berfirman: “Dan sesungguhnya Neraka Jahannam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut setan) semuanya. Jahannam itu mempunyai tujuh pintu. Tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan yang tertentu dari mereka.” (QS. Al-Hijr: 43-44)

Ketika Malaikat Jibril turun membawa ayat tersebut, Rasulullah SAW memintanya untuk menjelaskan kondisi neraka. Malaikat Jibril menjawab, wahai Nabi Allah, sesungguhnya di dalam neraka ada tujuh pintu. Jarak antara masing-masing pintu sejauh tujuh puluh tahun. Setiap pintu lebih panas dari pintu yang lain. Semua pintunya berdiri kokoh dan akan selalu tertutup rapat, sebelum dimasuki oleh para penghuninya. Malaikat Jibril menyebut ketujuh pintu yang dimaksud.
Pintu pertama bernama Neraka Hawiyah bagi kaum munafik dan kafir. Pintu kedua dikenal Neraka Jahim bagi kaum musyrik yang menyekutukan Allah SWT. Pintu ketiga disebut Neraka Saqar untuk kaum Sabian (penyembah api). Pintu keempat dinamakan Neraka Ladza bagi setan dan para pengikutnya serta penyembah api. Pintu kelima bernama Neraka Huthamah bagi kaum Yahudi. Pintu keenam disebut Neraka Sa’ir bagi kaum kafir.

Tatkala sampai pada penjelasan pintu yang ketujuh, Malaikat Jibril terdiam. Rasulullah SAW memintanya untuk menjelaskan pintu yang ketujuh. Malaikat Jibril menjawab, pintu ini untuk umatmu yang angkuh, yang mati tanpa menyesali dosa-dosanya dan belum mau bertaubat. Namanya pintu Neraka Jahannam. Rasulullah SAW lalu mengangkat kepalanya. Beliau begitu sedih sampai jatuh pingsan. Ketika siuman, beliau berkata, wahai Jibril, sesungguhnya kedatangan engkau telah menyebabkan kesusahanku dua kali lipat. Akankah umatku masuk neraka? Malaikat Jibril tidak menjawab. Rasulullah SAW kemudian mulai menangis.

Setelah kejadian itu, Rasulullah SAW tidak mau berbicara dengan siapapun selama beberapa hari. Rupanya beliau sangat sedih. Ketika melaksanakan shalat, beliau menangis dengan tangisan yang sangat memilukan. Karena tangisannya ini, semua sahabat mendadak ikut menangis. Mereka memberanikan diri bertanya, mengapa engkau begitu berduka, ya Rasulullah? Namun, Rasulullah SAW tidak menjawabnya, walau sepatah kata pun.

Saat itu, Ali bin Abi Thalib sedang pergi melaksanakan satu misi. Maka, para sahabat ramai-ramai pergi menghadap Fatimah Az-Zahra, putri kesayangan Rasulullah SAW. Mereka mendatangi rumahnya. Ketika itu Fatimah sedang mengasah gerinda sambil membaca ayat “Padahal kehidupan akhirat itu lebih baik dan lebih kekal.” (QS. Al-A’la:17). Para sahabat pun menceritakan keadaan ayahnya (Rasulullah SAW). Setelah mendengar semua itu, Fatimah segera bangkit. Ia lalu mengenakan jubahnya yang memiliki dua belas tambalan yang dijahit dengan daun pohon korma.

Seorang sahabat Rasulullah SAW bernama Salman Al-Farisi yang hadir bersama orang-orang ini terusik hatinya setelah melihat jubah Fatimah. Spontan ia berkata, sungguh kasihan Fatimah. Putri-putri kaisar dan kisra (penguasa Persia kuno) duduk di atas singgasana emas. Sementara putri Rasulullah SAW ini tidak mempunyai pakaian yang layak untuk dipakai. Fatimah mendengar sendiri ucapan Salman tersebut, namun tidak ditanggapinya dan tidak merasa tersinggung. Fatimah terus melangkahkan kakinya.

Ketika sampai di hadapan Sang Ayah, Fatimah melihat keadaannya begitu menyedihkan. Keadaan para sahabatnya juga tidak berbeda. Fatimah berkata, wahai Ayahanda, Salman Al-Farisi terkejut setelah melihat jubahku yang sudah penuh dengan robekan. Aku bersumpah, demi Tuhan yang telah memilihmu menjadi Nabi. Sejak lima tahun lalu, kami hanya memiliki satu helai pakaian di rumah. Pada waktu siang, kami memberi makan unta-unta. Pada waktu malam, kami beristirahat. Anak-anak kami tidur beralaskan kulit dengan daun-daun kering pohon kurma. Rasulullah SAW kemudian berpaling ke arah Salman dan bertanya, apakah engkau memperhatikan dan mengambil pelajaran?
Fatimah melihat wajah Sang Ayah menjadi pucat. Pipinya terlihat cekung. Kedua matanya sembab, akibat tangisan yang tidak terhenti. Sampai-sampai diketahui, tempat Rasulullah SAW duduk telah menjadi basah dengan banyaknya air mata yang mengalir. Fatimah berkata kepada Ayahnya, semoga hidupku menjadi tebusanmu, mengapa Ayahanda menangis?

Rasulullah SAW menjawab, ya Fatimah, mengapa aku tidak boleh menangis? Sesungguhnya Malaikat Jibril telah menyampaikan kepadaku sebuah ayat yang menggambarkan kondisi neraka. Neraka mempunyai tujuh pintu. Pintu-pintu itu mempunyai tujuh puluh ribu celah api. Pada setiap celah, ada tujuh puluh ribu peti mati dari api. Setiap peti berisi tujuh puluh ribu jenis azab.
Setelah mendengar semua ini, Fatimah berseru, sesungguhnya orang yang dimasukkan ke dalam api ini pasti menemui ajal!. Setelah mengatakan ini, Fatimah pingsan. Ketika sadar, Fatimah berkata, wahai yang terbaik dari segala makhluk, siapakah yang patut mendapat azab yang seperti itu? Rasulullah SAW menjawab, umatku yang mengikuti hawa nafsunya dan tidak memelihara shalat. Azab ini tidak seberapa bila dibandingkan dengan azab-azab yang lainnya.

Begitu mengetahui hal tersebut, setiap sahabat Rasulullah SAW selalu menangis. Mereka meratap, derita perjalanan alam akhirat sangat jauh, sedangkan perbekalan sangat sedikit. Sementara sebagian sahabat lagi menangis seraya berkata lirih, seandainya ibu kami tidak melahirkan kami, maka kami tidak akan mendengar tentang azab ini. Sahabat bernama Ammar bin Yasir berkata, andaikan aku seekor burung, tentu aku tidak akan ditahan (pada hari kiamat) untuk dihisab.
Sahabat bernama Bilal bin Rabah yang tidak hadir pada kesempatan itu, hari berikutnya datang kepada Salman Al-Farisi. Ia bertanya sebab-sebab duka cita itu. Salman menjawab, celakalah engkau dan aku. Sesungguhnya kita akan mendapat pakaian dari api, sebagai pengganti dari pakaian katun ini. Kita akan diberi makanan dengan pohon zaqqum (pohon beracun di neraka). Saat itu, Bilal tak mampu lagi berkata apapun. Ia benar-benar terdiam. Hanya air matanya yang mengalir di kedua pipinya. Seakan-akan lidahnya kelu.

bersambung..

Penulis Lukman Hakim Zuhdi

Manajemen Data

Membuat File Data Penelitian (Data Entry)
Proses yang harus dilakukan setelah pengumpulan data penelitian selesai adalah memasukkan data ke dalam file data penelitian (data entry). Proses ini harus dilakukan dengan hati-hati dan dilakukan dengan benar. Terdapat banyak aplikasi software yang dapat digunakan untuk keperluan data enty, salah satunya adalah menggunakan  aplikasi MS Excel. (modulnya silahkan baca di sini)  Selain itu kita juga dapat menggunakan jenis software pengolah data yang saat ini banyak digunakan yaitu SPSS, bagaimana prosedur data entry  dengan software ini silahkan  baca di sini.

Pemilihan Jenis Uji Statistik
Bagian penting dalam manajemen data adalah mempersiapkan data untuk dilakukana analisis dan menentukan jenis uji/analisis statistik yang sesuai dengan variabel yang dimiliki. Bagaimana cara mempersiapkan data dan memilih jenis uji statistik yang sesuai baca di sini

Transformasi Data
Transformasi data adalah salah satu cara pengolahan data untuk mendapatkan variabel baru yang diinginkan. Terdapat berbagai cara transformasi data, selengkapnya dapat dibaca : data transform

Uji Regresi
Salah satu hal yang penting dalam analisis data adalah menguji ada tidaknya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Jenis analisis yang biasa dipilih adalah uji regresi. Bagaimana melakukan uji regresi secara benar, silahkan  baca di sini

Analisis Multivariat

Analisis multivariat merupakan salah satu teknik statistik yang digunakan untuk memahami struktur data dalam dimensi tinggi. Disebut dimensi tinggi karena melibatkan lebih dari satu variabel. Variabel-variabel itu saling terkait (berkorelasi) satu sama lain. Bagaimana memilih jenis analisis multivariat yang tepat, silahkan baca: Uji Multivariat

Beasiswa BPPS Dikti Pasca Sarjana untuk Dosen PNS

Beasiswa BPPS Dikti Pasca Sarjana untuk Dosen PNS. Beasiswa Bantuan Program Pasca Sarjana (BPPS) Ditjen Pendidikan Tinggi (Dikti) atau dikenal dengan beasiswa BPPS ditujukan bagi dosen atau tenaga pengajar yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) untuk program pasca sarjana.

BPPS Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi hanya diberikan kepada dosen yang mengikuti pendidikan pascasarjana, baik magister (S2) maupun doktor (S3), pada program studi yang diselenggarakan secara reguler dan telah memperoleh akreditasi pada jalur akademik oleh Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Tinggi (BAN-PT).

Program studi yang akan dipertimbangkan untuk mendapatkan prioritas dalam seleksi calon penerima BPPS adalah program studi dalam bidang ilmu yang yang memiliki nilai strategis bagi pembangunan nasional, seperti: teknologi, MIPA, pertanian, sosial dan ekonomi, kesehatan dan pendidikan.

Pada tahun 2009 jumlah BPPS mahasiswa baru untuk S2 sebanyak 5.500 orang, sedangkan untuk S3 sebanyak 2.000 orang. Total 7500 alokasi beasiswa BPPS 2009. Pengalokasian Distribusi BPPS tersebut dibagi menjadi dua bagian, yaitu :

1. Dialokasikan kepada Program Pascasarjana PTN/PTS yang memenuhi syarat. Cara ini sama dengan pola yang selama ini berjalan.
2. Dialokasikan kepada PTN dan PTS pemilik dosen (dikordinasi oleh Kopertis).

Persyaratan Umum penerima beasiswa BPPS Dikti antara lain:

1. Beasiswa Pendidikan Pascasarjana (BPPS) Ditjen Pendidikan Tinggi pada saat ini hanya diperuntukkan bagi dosen Perguruan Tinggi Negeri, dosen Perguruan Tinggi Swasta (Dosen PNS Dpk, dosen Tetap Yayasan yang telah mempunyai NIK Yayasan serta telah memiliki angka kredit jabatan akademik dosen minimal Asisten Ahli 100), dan sebagian dosen IAIN/STAIN yang berstatus PNS yang mengikuti program S2
2. Dosen PNS yang berasal dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Sunan Gunung Jati Bandung, Sunan Kalijaga Yogyakarta, Alauddin Makassar, Sultan Syarif Qasim Pekanbaru dan Universitas Islam Negeri Malang yang sudah berubah status kelembagaannya dari IAIN/STAIN, dapat diusulkan sebagai peserta S3 calon penerima BPPS
3. Permohonan untuk memperoleh BPPS Ditjen Pendidikan Tinggi harus mendapat persetujuan dan diajukan oleh Rektor/Ketua Perguruan Tinggi asal kepada Direktur Program Pascasarjana yang dituju. Khusus peserta yang berasal dari PTS, persetujuan dan usulan BPPS tersebut harus direkomendasi oleh pihak Kopertis Wilayah asal perguruan tinggi peserta

Pendaftaran Calon Penerima Beasiswa BPPS Dikti
Penyaringan dalam penerimaan calon penerima program Beasiswa BPPS dilakukan berdasar pada:

1. Prestasi akademik selama menempuh pendidikan program sarjana
2. Keterkaitan bidang ilmu program S2 yang ditempuh dengan bidang ilmu S1-nya dan atau bidang ilmu program S3 yang ditempuh dengan bidang ilmu program S1/S2 dari peserta.
3. Tempat yang tersedia.

Informasi pendaftaran dan persyaratan beasiswa BPPS lebih detail hubungi bagian kemahsiswaan di masing-masing Perguruan Tinggi Negeri.

Beasiswa S2 UGM (Universitas Gadjah Mada) Yogyakarta

Pelajar Indonesia, bersama ini kami informasikan bahwa Magister Perdamaian dan Resolusi Konflik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta (MPRK-UGM) menawarkan program beasiswa Herb Feith Foundation Tahun 2009/2010 kepada calon mahasiswa MPRK-UGM. Kami mengharapkan tawaran beasiswa tersebut dapat dimanfatkan dengan sebaik-baiknya.

Agar dapat mengikuti prosedur dan mekanisme pendaftaran secara benar, kami mohon setiap calon dapat mencermati hal-hal sebagai berikut :

1. Beasiswa diberikan kepada 1 (satu) orang untuk Tahun Ajaran 2009-2010.
2. Calon Penerima Beasiswa Herb Feith Foundation diutamakan :
a) Perempuan
b) Dari wilayah Indonesia Timur atau daerah konflik.
3. Calon Penerima Beasiswa mengajukan surat lamaran atau permohonan
beasiswa kepada MPRK-UGM, dengan Melampirkan CV, foto berwarna terbaru
ukuran 4×6 sebanyak 2 (satu) lembar dan 3×4 sebanyak 2 (satu) lembar,
mengisi formulir Beasiswa Herb Feith Foundation (bisa di unduh di
alamat www.mprk.ac.id).
4. Pendaftaran di mulai pada tanggal 1 Desember 2009 sampai dengan
tanggal 15 Januari 2010.
5. Pengumuman dari hasil seleksi calon penerimaan beasiswa Herb Feith
Foundation tanggal 20 Januari 2010.
6. Ketidaklengkapan/keterlambatan pengiriman berkas pencalonan, dapat
mengakibatkan gugurnya pencalonan yang bersangkutan.
7. Hal-hal yang belum jelas berkaitan dengan proses dan mekanisme
pelamaran, dapat menghubungi kami, dengan contact person :
• Fatchur Rohman
Hp: 0813 2617 7519
Email : mprk@ugm.ac.id

Kirimkan formulir beserta kelengkapan lain ke alamat:

Magister Perdamaian dan Resolusi Konflik
Universitas Gadjah Mada
Sekip K – 9 Yogyakarta 55821 Indonesia
Website: www.mprk.ugm.ac.id
Telp./Fax : +62 – 274 – 520733

Program Beasiswa 2009 THE GE FOUNDATION SCHOLARSHIP LEADERS PROGRAM 2009

Kesempatan Belajar untuk Pelajar Indonesia dalam Program Beasiswa 2009 THE GE FOUNDATION SCHOLAR – LEADERS PROGRAM 2009-Open
Sponsored By : THE GE FOUNDATION

Beasiswa GE Foundation Scholar-Leaders Program ditawarkan kepada para mahasiswa S1 di Indonesia, yang diberikan mulai semester tiga sampai dengan semester delapan.

PERSYARATAN:

1. Mahasiswa S1 angkatan 2007/2008 dari ITB, ITS, UGM, UI, UNAIR, UNDIP, UNIBRAW dan UNPAD; di salah satu jurusan berikut: Ekonomi (Akuntansi, Studi Pembangunan, Manajemen), MIPA (Fisika, Kimia, Matematika), Ilmu Komputer, Ilmu Lingkungan, Teknik (Teknik Elektro, Teknik Fisika, Teknik Industri, Teknik Kimia, Teknik Komputer, Teknik Lingkungan, atau Teknik Mesin).
2. IP semester I, II, dan III minimal 3.0 (skala 0-4).
3. Aktif dalam organisasi kemahasiswaan atau kegiatan sosial lainnya.
4. Memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik.
5. Berasal dari keluarga tidak mampu.
6. Tidak sedang menerima beasiswa dari institusi/sponsor lain.

Formulir pendaftaran dapat diambil/difotokopi di bagian Kemahasiswaan, di masing-masing Jurusan atau HIMA, atau diakses dari website IIEF.

Formulir pendaftaran yang telah diisi harus dilengkapi dengan transkrip nilai semester 1 dan 2 (dilegalisir); 2 surat rekomendasi (dari dosen wali dan dosen lainnya); 2 surat keterangan tidak mampu (dari kelurahan dan pihak universitas); surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa lain dan tidak akan menerima beasiswa lain apabila ditetapkan sebagai penerima beasiswa GE Foundation Scholar-Leaders Program; serta salinan sertifikat dan dokumen pendukung lainnya (bila ada).

Seluruh dokumen harus dikirim ke IIEF paling lambat pada:
Deadline : 14 Maret 2009 (cap pos)
dengan alamat

Beasiswa GE Foundation Scholar-Leaders Program – IIEF
Menara Imperium Lt. 28 Suite B
Jl. H. R. Rasuna Said, Jakarta 12980
Tel.No.: 021-8317330, Fax.No.: 021-8317331;
E-mail: scholarship@iief.or.id, Website: www.iief.or.id

Beasiswa S3 Ford Foundation Indonesia

Beasiswa S3 Ford Foundation Indonesia. Informasi Beasiswa S3 ini disponsori oleh Ford Foundation dan bertujuan untuk mendukung dan memberikan penghargaan kepada mahasiswa program Doktor (S3) di Indonesia yang proposal penelitiannya dinilai dapat memberikan kontribusi untuk kemajuan Indonesia melalui pemikiran yang inovatif, visioner, dan berdampak signifikan terhadap perkembangan dan kemajuan masyarakat Indonesia serta masa depan Indonesia.

Beasiswa S3 ini disediakan bagi calon pemimpin bangsa yang dapat secara cermat mengidentifikasi dan memformulasikan permasalahan serius yang dihadapi oleh bangsa ini, serta menawarkan solusi inovatif dan praktis melalui penelitian S3-nya. Nilai tambah akan diberikan kepada penelitian yang dapat menerapkan pendekatan multi- atau antardisiplin.

Beasiswa S3 Ford Foundation Indonesia akan diberikan dalam bentuk dana untuk penelitian dan penulisan disertasi sebagai bagian dari persyaratan penyelesaian studi S3 (termasuk pengumpulan dan pengolahan data). Beasiswa ini terbuka bagi kandidat Doktor dari bidang studi apapun dengan prestasi akademik cemerlang yang proposal penelitiannya sudah disetujui oleh promotor dan/atau pihak perguruan tinggi.

Persyaratan Beasiswa S3 Ford Foundation Indonesia

* Setiap pelamar beasiswa harus memenuhi persyaratan berikut:
* Warganegara Indonesia dan tinggal di Indonesia
* Terdaftar sebagai mahasiswa aktif di perguruan tinggi di Indonesia pada program Doktor (S3)
* Sudah lulus semua mata kuliah yang wajib ditempuh dan sudah memenuhi seluruh
persyaratan akademik untuk dapat memulai penelitian pada program S3
* Baru akan memulai melakukan penelitian atau sedang melakukan penelitian pada program S3
* Sudah menempuh ujian proposal penelitian dan secara resmi mendapatkan
persetujuan untuk memulai penelitian dari pihak perguruan tinggi dan
Promotor atau Tim Penguji

Informasi petunjuk pendaftaran dan daftar berkas yang diminta dapat dilihat dalam
formulir pendaftaran yang harus diakses dibagian bawah halaman ini.

Berkas Pendaftaran yang telah lengkap harus diterima oleh IIEF paling lambat tanggal 31 JULI 2009 (penting diperhatikan bukan cap pos) dan harus cantumkan kode: ISDA pada sudut kiri atas amplop.

Berkas pendaftaran dapat dikirimkan atau diantarkan langsung ke alamat:

IIEF- The Indonesian International Education Foundation
Menara Imperium Lt. 28, Suite B
Jl. HR Rasuna Said Kav 1, Jakarta 12980

Untuk informasi lebih lengkap mengenai Beasiswa S3 Ford Foundation Indonesia, dapat menghubungi IIEF di telepon no.: 021-8317330, fax: 021-8317331, email: scholarship@iief.or.id

Beasiswa Belajar Prancis, French Scholarships For Indonesia Students

Kesempatan Belajar Ke Prancis untuk pelajar indonesia yang ingin melanjutkan jenjang pendidikan Magister dalam program Scholarship program to study in France, dan berikut adalah kutipan dari yang kami dapat:
The French Government, through the Embassy of France in Jakarta, has been providing excellence scholarships to Indonesian citizens for more than 28 years. In order to pursue its objective to improve Indonesian human resources, the Embassy of France will offer scholarships for the year 2009.
French Scholarships For Indonesia Students

French Scholarships For Indonesia Students

Those scholarships are given to government officials, lecturers, students, with a priority to those involved in a cooperation program between France and Indonesia, to undertake two kinds of training :

* Master degree (maximum duration of 2 years)
* Doctoral degree (maximum duration of 3 years, only on a shared cost basis)

Scholarship Requirements

* Minimum diploma : Bachelor Degree / S1
* Fluent in English (or French)
* Less than 35 years old
* Minimum GPA score of 3 (except for fundamental sciences – 3,5)
* Submit all the documents specified in the application form

The selection committee will give priority to applicants who have already identified a master/PhD program and have had a positive answer from a French professor (or an acceptance letter)..

Cakupan Bidang Study yang Diberikan untuk Beasiswa Scholarship For Indonesia Students
Priority will be given to the following fields of studies :

* Engineering (water management, agronomy, civil engineering, information technology…)
* Sciences (biotechnologies, information and communication technologies, environment, risk and disaster management, energy, etc.)
* Public administration, economy
* Law and political sciences

Applications from students in other fields are nevertheless welcome, as acceptance will be primarily based on excellence.
Scholarship Selection Procedure :

1. First step : selection based on application form and required documents submitted
2. Second step : motivation interview (French or English languages only) in Jakarta

Student Scholarship Coverage :

* intensive French language course : length according to the applicant’s needs and level (from survival course to extensive 11 months program)
* monthly living allowance
* 1 return ticket
* tuition fees (in public institutions for programs taught in French only)
* insurance

APPLICATION FORM

Download Form Application by click this sentences.

Application deadline
All applications must be sent before the 15th of April 2009 at the following address :

Ambassade de France en Indonésie
Service de coopération et d’action culturelle
Jl Panarukan no 35
Menteng – Jakarta 10310

Please note that applications sent via e-mail and after the deadline will not be taken into consideration.

CampusFrance office in Jakarta may help you finding the study program that suits your project.

CAMPUSFRANCE INDONESIA
CCF Jakarta
Jl Salemba Raya n°25
Jakarta 10440
tel : (021) 310 18 84
campusfrance@ccfjakarta.or.id

http://www.indonesia.campusfrance.org/

http://www.campusfrance.org

From Monday to Saturday, 9am-4.30pm.

For more information on this scholaship program please contact us at scac.jakarta@gmail.com

La France en Indonésie
Jl. M. H. Thamrin No.20, Jakarta Pusat 10350, Indonesia
Tel (62)(21) 23 55 76 00 – Fax (62-21) 23 55 76 01
Ambassade: ambfrjkt@uninet.net.id / Consulat: fsltjkt@uninet.net.id

Beasiswa Belajar Ke Amerika Program Magister S2 United States

FULBRIGHT MASTER’S DEGREE PROGRAM

Dibuka kesempatan untuk para pelajar indonesia yang ingin mengecap pendidikan magister ke luar negri atau lebih dikenal dengan Post Graduate Scholarship. Pemohon akan memiliki: Kriteria pemilihan akan diberikan kepada calon pemohon beasiswa adalah sebagai berikut.

1. a Sarjana (S1) degree with a minimum GPA of 3.0 (4.00 scale)
2. leadership qualities
3. a good understanding of Indonesian and international cultures a
4. demonstrated commitment to the chosen field of study
5. a willingness to return to Indonesia upon completion of the Fulbright program
6. a minimum TOEFL score of 550

Cara Mengajukan Aplikasi / HOW TO APPLY
Candidates should complete the appropriate application forms. Forms are available either by mail or in person at the AMINEF Office, Gedung Balai Pustaka, 6th floor, Jl. Gunung Sahari Raya 4, Jakarta 10720.

Please return to AMINEF your complete application package by the application deadline that includes:

1. Completed application form. This includes a clearly written and concise study objective.
2. Copy of your most recent, less than two years old, TOEFL score report.
3. One letter of reference, either from your current employer or previous lecturer.
4. Copy of academic transcript (English translation).
5. Copy of identity document (KTP or passport).

CONTACT INFORMATION
Specific questions regarding the application process may be addressed via e-mail to the following address: infofulbright_ind@aminef.or.id. We do not accept email applications. Hard copies must be sent or delivered to American Indonesian Exchange Foundation.

DEADLINE
The deadline for the submission of application materials for all programs is May 31, 2009.

Catatan: Program requirements are subject to change without notice.

untuk informasi lebih lengkap silahkan kunjungi situs terkait

Beasiswa Belajar Graduate Study at MASDAR Institute in Abu Dhabi

Beasiswa Belajar Penuh Untuk Mahasiswa Indonesia yang ingin melanjutkan pendidikan ke Abu Dhabi dari MASDAR University. Kesempatan beasiswa ini berlaku untuk mahasiswa yang ingin melanjutkan ke jenjang S2 atau PostGraduate, berikut kutipan berita beasiswanya.

The MASDAR Institute of Science and Technology in Abu Dhabi is pleased to announce full scholarships to highly qualified graduate students from around the world. (6-10 scholarships are available to U.S. students).

The MASDAR Institute is the centerpiece of the MASDAR Initiative, a landmark program by the government of Abu Dhabi to establish an entirely new economic sector dedicated to alternative and sustainable energy. The MASDAR Institute is a private, not-for-profit, independent, research-driven institute developed with the support and cooperation of the Massachusetts Institute of Technology (MIT). MIT provides assistance in recruitment of faculty members and senior administrative staff and the provision of course curriculum, amongst other matters. The Institute is located inside the world’s first carbon neutral, zero waste Masdar City which will be powered solely by alternative energy, mainly solar energy.

The Institute offers Masters and (in 2011) PhD programs in science and engineering disciplines, with a focus on advanced energy and sustainable technologies. It welcomes and encourages applications from qualified students and provides scholarships to talented students who meet its high admission standards.

Beginning September 2009, the MASDAR Institute will offer five 24-month Master of Science programs (coursework and thesis).

* MSc in Engineering Systems and Management
* MSc in Information Technology
* MSc in Materials Science and Engineering
* MSc in Mechanical Engineering
* MSc in Water and Environment

Full scholarship is available to qualified talented students who meet its high admission standards which include appropriate TOEFL score, GRE and an excellent CGPA from a recognized university. A minimum CGPA of 3.0 (on a 4 point scale) or 2:1 in the British system, minimum TOEFL score of 577, and a minimum GRE quantitative score of 700 are the basic requirements without which an applicant will most likely not be considered.

Students accepted into the Masdar Institute will be offered a full scholarship which includes the following:

* 100% tuition fee scholarship
* Textbooks
* Laptop
* Medical Insurance
* Housing in a single unit apartment (at the Masdar campus)
* International students will receive reimbursement of travel expenses (economy class air-ticket) into Abu Dhabi and back home after completion of studies. Travel expenses (return economy class air-ticket) back to the student’s home country at the end of the 1st year of studies will also be reimbursed.
* Reimbursement of TOEFL and GRE exam fees (upon registration at Masdar Institute and submission of original receipts)
* competitive stipend per month (cost of living allowance).
* No bond or conditions to the scholarship upon graduation

The scholarship and benefits are subject to the student maintaining a minimum CGPA as determined by Masdar Institute of Science and Technology and satisfactory progress on their research. Details of faculty profiles, current research, programs offered, course description, scholarships, and other information is available on the website at www.masdar.ac.ae.

Any questions about the Institute and scholarships may be directed to Stephen Lee, Assistant Provost, at slee@masdar.ac.ae.

Switch to our mobile site