Kata Mutiara

Jadilah yang terbaik di antara yang baik atau setidaknya menjadi yang baik di antara yang tidak baik

Archive for the ‘Mata Kuliah: Materi Kuliah’ Category

Cara Membuat Blog Gratis

Blog merupakan singkatan dari web log adalah bentuk aplikasi web yang menyerupai tulisan-tulisan (yang dimuat sebagai posting) pada sebuah halaman web umum.  Situs web seperti ini biasanya dapat diakses oleh semua pengguna internet sesuai dengan topik dan tujuan dari si pengguna blog tersebut.

Media blog pertama kali dipopulerkan oleh Blogger.com, yang dimiliki oleh Pyra Labs sebelum akhirnya PyraLab diakusisi oleh Google.Com pada akhir tahun 2002 yang lalu. Semenjak itu, banyak terdapat aplikasi-aplikasi yang bersifat sumber terbuka yang diperuntukkan kepada perkembangan para penulis blog tersebut.

Blog mempunyai fungsi yang sangat beragam,dari sebuah catatan harian, media publikasi dalam sebuah kampanye politik, sampai dengan program-program media dan perusahaan-perusahaan. Sebagian blog dipelihara oleh seorang penulis tunggal, sementara sebagian lainnya oleh beberapa penulis, . Banyak juga weblog yang memiliki fasilitas interaksi dengan para pengunjungnya, seperti menggunakan buku tamu dan kolom komentar yang dapat memperkenankan para pengunjungnya untuk meninggalkan komentar atas isi dari tulisan yang dipublikasikan, namun demikian ada juga yang yang sebaliknya atau yang bersifat non-interaktif.

Situs-situs web yang saling berkaitan berkat weblog, atau secara total merupakan kumpulan weblog sering disebut sebagai blogosphere. Bilamana sebuah kumpulan gelombang aktivitas, informasi dan opini yang sangat besar berulang kali muncul untuk beberapa subyek atau sangat kontroversial terjadi dalam blogosphere, maka hal itu sering disebut sebagai blogstorm atau badai blog.

Blog merupakan media yang baik untuk mempromosikan produk, perusahaan ataupun potensi diri di dunia maya. Di dunia pendidikan, blog merupakan sarana yang efektif untuk media pembelajaran, terutama pembelajaran  jarak jauh. Blog dapat dibuat dengan mudah, meskipun untuk kepentingan tertentu dalam pembuatan blog dibutuhkan pengetahuan yang advance.    Kita dapat membuat dan memajang blog di dunia maya secara gratis,  bagaimana caranya? Berikut adalah panduan membuat blog bagi pemula:

1 Apa itu blog

2 Panduan Membuat Blog1

3 Panduan Membuat Blog2

WHO Anthro untuk Penilaian Status Gizi (PSG) Balita dan Remaja

WHO Anthro (version 3.2.2, January 2011) and macros

New software and manual are now available to facilitate analysis of nutritional status in children 1 – 60 months

This page provides the option to download the software WHO Anthro for use on personal computers (PC) and mobile devices (MD) with Windows operating systems. In addition there are macros for the statistical software packages SPSS, SAS, S-Plus and STATA to facilitate survey data analysis.

Software

The WHO Anthro software for PC has been further updated to allow users to correct for cluster sampling in the analysis of nutritional surveys. Additionally the survey module includes now the option to collect address data similarly to the inidvidual assessment. This information can be useful for mapping and stratified analysis. Furthermore language options enable users now to change from the default English to Chinese, French, Spanish, Russian or Portuguese. The PC manual has also been updated to reflect these changes.

The software consists of three modules:

  • Anthropometric calculator
  • Individual assessment
  • Nutritional survey

Before downloading the software please read the license agreement.

To download the software and respective manuals click on the links below. Before downloading the software we recommend users to study first the manual, in particular the description of the requirements and installation.

For manual installation via e.g. OS X or Linux

Macros

All four macros, i.e. the SAS, S-Plus, SPSS and STATA macro calculate the indicators of the attained growth standards (length/height-for-age, weight-for-age, weight-for-length, weight-for-height, body mass index-for-age, head circumference-for-age, arm circumference-for-age, triceps skinfold-for-age and subscapular skinfold-for-age).

Should you encounter problems with the download due to slow internet connection, please send your contact details to the address below and we shall mail you a CD ROM including the software and manuals.

To report any software or macro problems please make a brief bug report containing the details on:

  • The kind of problem found
  • Whether it appeared systematically or randomly
  • Where it was found on what platform (PC or Mobile), in what module interface, or in what macro
  • How it occurred, including what sequence of commands or buttons
  • What the expected result would have been
  • In case you managed to circumvent/solve the problem, how you did it

 

WHO AnthroPlus 2007

Growth reference data for 5-19 years

 

New software and manual are now available to facilitate analysis of nutritional status in children and adolescents 5-19 years (see Application tools).

This web site presents growth reference data for children and adolescents, 5-19 years (or 61-228 months).

The WHO Reference 2007 is a reconstruction of the 1977 National Center for Health Statistics (NCHS)/WHO reference. It uses the original NCHS data set supplemented with data from the WHO child growth standards sample for under-fives. To develop this reference the same statistical methodology was used as in the construction of the WHO standards.

This reference complements the WHO child growth standards for 0-60 months published in April 2006 (see link on right column).

Documentation

The following article describes the sample and methods used to construct this growth reference.

Send this brief report including the error log file to the following address:
WHO Anthro
Department of Nutrition
World Health Organization
Avenue Appia 20
1211 Geneva 27
Switzerland
fax: +41 22 791 4156

 

Pendidikan Gender untuk Keluarga

Gender merupakan relasi antara laki-laki dan perempuan dalam masyarakat yang dikonstruksi oleh sosial budaya. Mencakup didalamnya karekteristik, status, peranan dan tanggung jawab yang dilekatkan pada laki-laki dan perempuan.
Relasi yang terjadi seharusnya terjadi keadilan dan kesetaraan, artinya tidak ada satu jenis kelamin yang dirugikan atau mengalami diskriminasi. Namun kenyataannya, di masyarakat masih banyak terjadi relasi yang tidak adil. Pihak perempuan dalam banyak hal sering pada posisi yang dirugikan.
Bagaimana untuk mengatasi ini? Diperlukan usaha bersama, baik pemerintah maupun masyarakat untuk melakukan penyadaran gender. Keluarga merupakan unit penting dimasyarakat yang harus melakukan sosialisasi keadilan dan kesetaraan gender. Ingin tahu lebih banyak bagaimana caranya klik: Pendidikan Keluarga Berbasis Gender

Cara Menghitung BMI pada Anak dan Remaja

Body Mass Index (BMI) is a number calculated from a person’s weight and height. BMI provides a reliable indicator of body fatness for most people and is used to screen for weight categories that may lead to health problems.

Tools:

  • Adult Body Mass Index Calculator Widget Add this widget to your Web site to let anyone calculate their BMI. BMI provides a reliable indicator of body fatness for most people and is used to screen for weight categories that may lead to health problems. This calculator provides BMI and the corresponding weight category. Use this calculator for adults, 20 years old and older.
  • The Children’s BMI Tool for Schools This Excel spreadsheet can be used by school, child care, and other professionals who want to compute Body Mass Index (BMI)-for-age for a group of up to 2000 children, such as for a school class room or grade.

We also have information on the following:

Note that the information about children and teens is written primarily for parents, but it may also be of interest to others, such as healthcare providers and the general public.

Materi Kuliah: Biokimia

1. Air-pH-elektrolit

2. Lemak

3. bioenergetika

 

Materi Kuliah: Ilmu Gizi

1. Ilmu Gizi – Pengertian dan Ruang Lingkup

2. Ilmu Gizi – Air

3. Ilmu Gizi – Energi

4. Ilmu Gizi – Karbohidrat

5. Ilmu Gizi – Protein

6. Ilmu Gizi – Lemak

7.Ilmu Gizi – Pengantar Vitamin

8.Ilmu Gizi – Vitamin Larut Air

9.

9.Ilmu Gizi – Pengantar Mineral

10. Ilmu Gizi – Pengetahuan Bahan Pangan

11. Penilaian Status Gizi

Menghitung Besar Sampel Penelitian

Keterwakilan populasi oleh sampel dalam penelitian merupakan syarat penting untuk suatu generalisasi atau inferensi. Pada dasarnya semakin homogen nilai variabel yang diteliti, semakin kecil sampel yang dibutuhkan, sebaliknya semakin heterogen nilai variabel yang diteliti, semakin besar sampel yang dibutuhkan.

Di samping keterwakilan populasi (kerepresentatifan), hal lain yang perlu dipertimbangkan dalam menentukan besar sampel adalah keperluan analisis. Beberapa analisis atau uji statistik memerlukan persyaratan besar sampel minimal tertentu dalam penggunaannya.

Bagaimana cara menghitung besar sampel suatu penelitian, dapat dibaca di sini: Menghitung Besar Sampel Penelitian

Menghitung Akurasi dan Presisi Pengukuran

Di setiap melakukan pengukuran, selalu saja terdapat error pada hasil pengukuran tersebut.  Lantas, bagaimana cara mengetahui error pengukuran sehingga nilai yang sebenarnya dapat diperoleh? Ada dua parameter yang berkaitan dengan error pengukuran tersebut, yaitu akurasi dan presisi. Hasil pengukuran yang baik dari suatu parameter, dapat dilihat berdasarkan tingkat presisi dan akurasi yang dihasilkan.

Akurasi menunjukkan kedekatan nilai hasil pengukuran dengan nilai sebenarnya. Untuk menentukan tingkat akurasi perlu diketahui nilai sebenarnya dari parameter yang diukur dan kemudian dapat diketahui seberapa besar tingkat akurasinya. Presisi menunjukkan tingkat reliabilitas dari data yang diperoleh. Hal ini dapat dilihat dari standar deviasi yang diperoleh dari pengukuran, presisi yang baik akan memberikan standar deviasi yang kecil dan bias yang rendah. Jika diinginkan hasil pengukuran yang valid, maka perlu dilakukan pengulangan, misalnya dalam pengukuran berat badan atau tinggi badan seseorang dilakukan pengulangan sebanyak n kali. Dari data tersebut dapat diperoleh ukuran harga nilai terukur adalah rata-rata dari hasil yang diperoleh dan standar deviasi. Perbandingan dari tingkat presisi, akurasi dan bias dari suatu hasil pengukuran dapat diilustrasikan pada gambar 1.

Gambar 1. Pola hasil pengukuran analitik

Gambar 1 menyajikan pola target hasil dari olah raga menembak atau memanah yang analog dengan pola hasil pengukuran analitik yang ideal. Pada gambar 1 (a) sebaran data cukup baik dan mendekati data aslinya. Hasil data dikatakan presisi dan tidak bias atau tidak  menyimpang. Gambar 1 (b) menunjukkan sebaran data yang presisi, tetapi menyimpang dari target yang sebenarnya berarti data dikatakan bias. Gambar 1 (c) menunjukkan sebaran data yang meluas berarti data yang diperoleh tidap presisi. Data 1 (c) tersebut tidak bias relatif jika dibandingkan dengan data 1 (d) yang sama-sama tidak presisi. Faktor-faktor presisi dan bias ini sangat ditentukan oleh terjadinya faktor-faktor kesalahan yang terjadi selama pengukuran.

Untuk mengetahui nilai presisi dan akurasi suatu pengukuran dapat dibaca di : Menghitung nilai Presisi dan Akurasi Pengukuran

Materi Kuliah Sosio-budaya Gizi

Bagi Anda yang tertarik memahami Materi Sosio Budaya Gizi dapat membuka arsip berikut :

1. bab1-Masyarakat & struktur masyarakat

2.bab2-Kelompok dan Lembaga Masyarakat

3.bab3-Stratifikasi masyarakat

4.bab4-kebudayaan

5.bab5-perubahan sosial budaya

6.bab7-gender dalam Gizi kesehatan

7.bab8-faktor kebiasaan Makan

8.bab9-Fungsi Sosial Pangan

9.bab10-Pantangan Makan

Etika Makan (Table Manners)

Etika makan atau Table Manners adalah aturan yang harus dilakukan saat bersantap bersama di meja makan.

Etika makan diperkenalkan oleh bangsa Eropa yang merupakan aturan standar terutama saat bersantap bersama-sama di sebuah acara resmi atau acara makan bersama di keluarga besar. Meskipun sebebarnya Etika tersebut telah ada jauh sebelum peradaban Eropa menyebar ke seluruh dunia.

Setiap negara memiliki aturan meja makan yang berbeda-beda. Namun, ada beberapa aturan dasar yang terdapat di setiap etika makan, yaitu :

  • Makan dengan mulut yang tertutup saat mengunyah makanan
  • Berbicara dengan volume suara yang rendah
  • Tutupi mulut saat batuk atau bersin
  • Jangan menyandarkan punggung di sandaran kursi
  • Jangan menimbulkan suara saat mengunyah makanan
  • Jangan memainkan makanan dengan peralatan makan
  • Jangan mengejek atau memberitahu seseorang bahwa dia memiliki etika makan yang buruk
  • Jangan bersendekap di meja makan
  • Selalu meminta ijin ke empunya acara saat akan meninggalkan meja makan
  • Jangan menatap mata orang lain saat dia sedang makan
  • Jangan berbicara di telepon di meja makan. Meminta ijinlah saat anda benar benar harus menjawab telepon, dan meminta maaflah saat kembali.
  • Jangan menimbulkan suara saat memakan sup
  • Letakkan garpu di sebelah kiri dan garpu disebelah kanan bersama-sama di arah jam 5 di atas piring dengan bagian pisau yang tajam menghadap ke dalam. Ini menandakan bahwa anda telah selesai makan.
  • Lap yang disediakan di atas meja tidak boleh digunakan
  • Jangan menghilangkan ingus dengan lap tangan. Lap yang disiapkan untuk anda hanya untuk membersihkan mulut bila kotor
  • Jangan mengambil makanan dari piring orang lain dan jangan memintanya juga
  • Telan semua makanan yang ada di mulut sebelum minum
  • Jangan menggunakan tangan saat mengambil makanan yang tersisa di dalam mulut, gunakan tusuk gigi
  • Usahakan untuk mencicipi semua makanan yang disediakan
  • Tawarkan ke orang di sebelah anda saat anda akan menuangkan minuman ke gelas anda
  • Sisakan makanan sedikit bila anda tidak ingin atau tidak sanggup menghabiskan makanan
  • Tunggu ada aba-aba untuk mulai memakan makanan yang dihidangkan
  • Menambahkan bumbu setelah mencicipi makanan dianggap kasar dan menghina koki
  • Kecuali di restoran, jangan minta untuk menyingkirkan sisa makanan anda kecuali acara makan sudah selesai dan jangan pernah melakukan bila diundang ke acara formal.
  • Jangan lupakan satu hal yang umum, jangan lupa untuk selalu mengatakan ‘tolong’ dan ‘terima kasih’ setiap kali anda meminta bantuan

Apabila Anda ingin tahu lebih banyak tentang etika di meja makan,  silahkan baca tulisan berikut : PENTINGNYA ETIKET MAKAN DALAM PERGAULAN

Daftar Komposisi Bahan Makanan (DKBM)

Daftar komposisi nilai gizi bahan makanan berisikan nilai gizi dari beragam pangan yang biasa dikonsumsi masyarakat Indonesia. Daftar ini berguna untuk merencanakan hidangan makanan yang baik dan memenuhi kecukupan zat gizi  serta sebagai penilaian pada konsumsi makanan sehari-hari apakah telah memenuhi kecukupan zat gizi. Daftar komposisi gizi bahan makanan ini ditujukan kepada semua pihak yang bersangkutan dengan makanan atau gizi, seperti: para petugas kesehatan dan gizi, ahli teknologi makanan, pengusaha makanan, pertanian, siswa sekolah dan lain-lainnya.

Berikut ini adalah Daftar Komposisi Bahan Makanan (DKBM) Indonesia yang dihimpun dari berbagai publikasi Departemen Kesehatan RI

Download :

1. DKBM Indonesia

2. Bahan Pangan Penukar

3. http://www.fao.org/infoods/tables_asia_en.stm

Materi Kuliah: Surveillance Gizi

Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi (SKPG) merupakan suatu sistem pengelolaan informasi yang dilakukan secara terus menerus untuk mendukung perencanaan dan penetapan langkah-langkah tindakan penanggulangan jangka pendek maupun jangka panjang berkaitan dengan masalah pangan dan gizi di suatu wilayah tertentu.

Menu ini hadir untuk memberikan informasi kepada anda tentang konsep dan pengertian Surveilans Gizi atau Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi serta implementasinya di lapang sesuai apa yang dikembangkan oleh Pemerintah, khususnya Direkorat Bina Gizi Masyarakat.

Materi:

1. SG1-Konsep Surveilans Gizi

2.SG2-SIDI-SITWI

3.SG3-Indikator-indikator Surveilans-gizi

4.SG4-Pengorganisasian Surveilance Gizi

5.SG5-Surveillance Gaki

6.SG6-Surveilans KLB Gizi Buruk

7.SG7-Pedoman Penanggulangan Masalah Gizi Darurat

Materi Kuliah Gender Kespro

Gender (cara pengucapan: [gènder]) dalam sosiologi mengacu pada sekumpulan ciri-ciri khas yang dikaitkan dengan jenis kelamin individu (seseorang) dan diarahkan pada peran sosial atau identitasnya dalam masyarakat. WHO memberi batasan gender sebagai “seperangkat peran, perilaku, kegiatan, dan atribut yang dianggap layak bagi laki-laki dan perempuan, yang dikonstruksi secara sosial, dalam suatu masyarakat.”[1]

Konsep gender berbeda dari seks atau jenis kelamin (laki-laki dan perempuan) yang bersifat biologis, walaupun dalam pembicaraan sehari-hari seks dan gender dapat saling dipertukarkan. Ilmu bahasa (linguistik) juga menggunakan istilah gender (alternatif lain adalah genus) bagi pengelompokan kata benda (nomina) dalam sejumlah bahasa. Banyak bahasa, yang terkenal dari rumpun bahasa Indo-Eropa (contohnya bahasa Spanyol) dan Afroasiatik (seperti bahasa Arab), mengenal kata benda “maskulin” dan “feminin” (beberapa juga mengenal kata benda “netral”).

Dalam isu LGBT, gender dikaitkan dengan orientasi seksual. Seseorang yang merasa identitas gendernya tidak sejalan dengan jenis kelaminnya dapat menyebut dirinya “intergender”, seperti dalam kasus waria.

Dalam konsep gender, yang dikenal adalah peran gender individu di masyarakat, sehingga orang mengenal maskulinitas dan femininitas. Sebagai ilustrasi, sesuatu yang dianggap maskulin dalam satu kebudayaan bisa dianggap sebagai feminin dalam budaya lain. Dengan kata lain, ciri maskulin atau feminin itu tergantung dari konteks sosial-budaya bukan semata-mata pada perbedaan jenis kelamin.

Materi:

 

Modul 1 Pengantar gender dan kesehatan reproduksi

Modul 2 Konsep Gender

Modul 3 Konsep Ketidakadilan gender

Modul 4 Ketidakadilan gender – Dating Violence

Modul 5 Peranan Perempuan dalam Pembangunan

Modul 6 ARAH KEBIJAKAN PP-PUHA

Modul 8 Model Analisis Gender

Modul 9 Analisis Gender dengan SWOT

Modul 10  Analysis Gender Pathway

Modul 11 Anggaran Responsif Gender

 

kuliah D4 kebidanan ngudi waluyo 2013

Protected: Ekonomi II (Lanjut)

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Manajemen Data

Membuat File Data Penelitian (Data Entry)
Proses yang harus dilakukan setelah pengumpulan data penelitian selesai adalah memasukkan data ke dalam file data penelitian (data entry). Proses ini harus dilakukan dengan hati-hati dan dilakukan dengan benar. Terdapat banyak aplikasi software yang dapat digunakan untuk keperluan data enty, salah satunya adalah menggunakan  aplikasi MS Excel. (modulnya silahkan baca di sini)  Selain itu kita juga dapat menggunakan jenis software pengolah data yang saat ini banyak digunakan yaitu SPSS, bagaimana prosedur data entry  dengan software ini silahkan  baca di sini.

Pemilihan Jenis Uji Statistik
Bagian penting dalam manajemen data adalah mempersiapkan data untuk dilakukana analisis dan menentukan jenis uji/analisis statistik yang sesuai dengan variabel yang dimiliki. Bagaimana cara mempersiapkan data dan memilih jenis uji statistik yang sesuai baca di sini

Transformasi Data
Transformasi data adalah salah satu cara pengolahan data untuk mendapatkan variabel baru yang diinginkan. Terdapat berbagai cara transformasi data, selengkapnya dapat dibaca : data transform

Uji Regresi
Salah satu hal yang penting dalam analisis data adalah menguji ada tidaknya pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat. Jenis analisis yang biasa dipilih adalah uji regresi. Bagaimana melakukan uji regresi secara benar, silahkan  baca di sini

Analisis Multivariat

Analisis multivariat merupakan salah satu teknik statistik yang digunakan untuk memahami struktur data dalam dimensi tinggi. Disebut dimensi tinggi karena melibatkan lebih dari satu variabel. Variabel-variabel itu saling terkait (berkorelasi) satu sama lain. Bagaimana memilih jenis analisis multivariat yang tepat, silahkan baca: Uji Multivariat

Gizi Daur Hidup

Mata kuliah ini membahas kebutuhan gizi, masalah gizi yang dialami dalam daur kehidupan manusia sejak masa bayi, balita, usia sekolah, remaja, dewasa, pekerja dan lansia.

Materi:
1. Gizi Haur Hidup: Pengantar
2. Gizi Bayi
3. Gizi dan ASI
4. Gizi Balita
5. Gizi Anak Sekolah
6. Gizi Remaja
7. Gizi Orang Dewasa
8. Gizi Manula/Lansia
9. Gizi Ibu Hamil
10. Gizi Ibu Menyusui
11. Gizi dan Reproduksi
12. Gizi dan Produktivitas Kerja

IKM (Epidemiologi)

Definisi ilmu kesehatan masyarakat (Public Health) menurut profesor Winslow dari Universitas Yale (Leavel and Clark, 1958) adalah ilmu dan seni mencegah penyakit, memperpanjang hidup, meningkatkan kesehatan fisik dan mental, dan efisiensi melalui usaha masyarakat yang terorganisir untuk meningkatkan sanitasi lingkungan, kontrol infeksi di masyarakat, pendidikan individu tentang kebersihan perorangan, pengorganisasian pelayanan medis dan perawatan, untuk diagnosis dini, pencegahan penyakit dan pengembangan aspek sosial, yang akan mendukung agar setiap orang di masyarakat mempunyai standar kehidupan yang adekuat untuk menjaga kesehatannya.

Materi:
1. ikm1-pengantar-ikm
2. ikm2-epidemiologi
3. ikm3-konsep-sehat
4. ikm4-konsep-sakit
5. ikm5-faktor-kesehatan
6. ikm6-tingkat-pencegahan-penyakit
7. ikm7-masalah-kesehatan-masyarakat
8. ikm8-ukuran-dan-indikator-kesehatan-masyarakat
9. ikm9-desain-penelitian-ikm-epid
10. ikm10-usaha-kesehatan-masyarakat

Tugas:
Tugas-1
Tugas-2
Tugas-3

Protected: IKM (Ilmu Sosial/Sosiologi)

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Protected: Ekonomi Pangan

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Nutritional Assessment (Penentuan Status Gizi)

Keadaan Gizi (Nutriture) merupakan keadaan yang diakibatkan oleh keseimbangan antara konsumsi dan penyerapan gizi di satu pihak dan penggunaan oleh organisme di pihak lain, atau keadaan fisiologik akibat dari tersedianya zat gizi dalam seluler tubuh. Tanda-tanda atau penampilan yang diakibatkan dari nutriture  dapat dilihat melalui variabel tertentu (indikator status gizi) seperti berat, tinggi dll  dan akan menunjukkan status gizi seseorang.  Dengan demikian, status gizi merupakan keadaan yang diakibatkan oleh status keseimbangan antara jumlah asupan (“intake”) zat gizi dan jumlah yang dibutuhkan (“requirement”) oleh tubuh untuk berbagai fungsi biologis, antara lain pertumbuhan fisik, perkembangan, aktivitas, pemeliharaan kesehatan, dan lainnya.

Cara penentuan status gizi  dapat dilakukan secara langsung dan tidak langsung. Metode penentuan status gizi secara langsung dapat menggunakan indikator antropometri, klinis, biokimia dan biofisik, sedangkan metode tidak langsung dapat menggunakan survei konsumsi pangan, data statistik vital dan& faktor ekologi.

Materi pada mata kuliah Penentuan Status Gizi, meliputi:

1. Pengertian Penentuan Status Gizi

2. Penentuan Status Gizi secara Biofisik

3. Penentuan Status Gizi secara Klinis

4. Penentuan Status Gizi secara Biokimia

5. Penentuan Status Gizi dengan Anthropometri

6. Penentuan Status Gizi dengan Statistik Vital

7. Penentuan Status Gizi dengan Faktor ekologi gizi

8. Penentuan Status Gizi dengan Survei Konsumsi

Protected: Manajemen Gizi Institusi

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Switch to our mobile site